
Sudah 4 bulan setelah hari dimana Ratih Mengungkapkan hal itu Baik Sisi Mau pun Aliando Mereka sama sama diam Merutuki kesalahan, dan Penyesalan itu
Aku harus pergi karena memang pada dasarnya Ini bukan tempat ku dan dia memang bukan milikku " Lirih seorang wanita yang berjalan di tengah hujan Melanda
Tin tin tin
Klakson mobil dari arah belakang berbunyi dan keluar lah Seorang lelaki berjas hitam menatap nyalang ke Wanita itu
Ingin kemana kau hujan deras seperti ini ha.. " Ujar Lelaki itu dengan tajam
Sedangkan wanita itu hanya diam saja
Sisi Jawab perkataan ku, ingin kemana Kau, Diego Menangis mencari mu " teriak lelaki itu
Aku ingin pergi sejauh-jauhnya " Ujar Sisi
Apa kau gila, Kau ingin meninggalkan Suami serta Anakmu ha, dimana akal sehat mu Sisi "Ujar Aliando Tajam
Kau berbicara tentang akal sehat, bagaimana dengan Akal sehat kau dan hati nurani kau mas Membohongi Dan mengkhianati seorang wanita yang begitu baik Seperti Mbak Nana, Menyia-nyiakan nya Demi aku Seorang Gadis Biasa ini " Teriak Sisi kencang di guyuran hujan yang Deras
Aku akui, Aku salah aku telah mengkhianati Kau dan Dia, Aku mintak maaf dengan mu tapi ku mohon Jangan tinggalkan aku dan Diego kami membutuhkan Kau, " Ujar Aliando menatap nya
Kau mintak maaf pada ku yang kau sakiti itu bukan Hanya aku mas Tapi dia juga bahkan sekarang dia Hamil anakmu mas " Lirihnya dengan isakan
Tak perlu Kau mengkhawatirkan Dia Ataupun Kehamilan nya Karena aku yang akan ada Untuk Mereka menggantikan figur seorang Ayah dan Sandaran Untuk Mereka "Ujar lelaki yang berada di belakang mereka berdua dengan Membawa payung serta tangan yang satu di saku celana
Ronald " ujar Aliando ya lelaki itu adalah Ronald
Ronald menaikkan satu alisnya
Kau sudah ku peringatkan sebelumnya bukan Li, Malah kau sia siakan dia dan kau hina dia, Aku tak Kan Tinggal diam itu Janji ku " Ujar Ronald tersenyum
Membuat Aliando diam karena apa Yang dikatakan oleh Ronald itu nyata sudah 3 bulan terakhir ini Ia pencari tau tentang Nana namun hasilnya zonk
Dan untukmu Nona Sisi tak perlu merasa menyesal Karena disini dirimu juga korban jadi jangan salahkan Dirimu sendiri, Benar Kata suami mu itu jangan tinggalkan Putra mu Karena dia Sangat membutuhkan Dirimu, " Ujar Ronald
Tapi Mbak Nana " Ujar Sisi terpotong
Sudah ku katakan jika aku yang akan ada Untuknya Lagi pula jika kau memaksa mereka bersama itu Akan Percuma mereka tak kan bahagia karena Suamimu Mencintai kau Dan Nana Tipe yang sudah jatuh tak Kan ingin diulangi " ujar Ronald
Aku pamit,.
Oh ya., Jangan cari dia lagi, urusi saja keluarga baru mu Li, Karena mereka yang ada untukmu saat ini " Ujar Ronald setelah itu dia melangkah pergi meninggalkan Mereka berdua, berjalan ke arah mobilnya
Sesampainya di dalam mobil
Cepat lah sadar Na, agar aku bisa membuat mu Bahagia gumam Ronald
ia pun menjalankan mobilnya ke RS untuk mengurus surat surat Kepindahan Sang putra kecil nya ke Jerman
...----------------...
...Flashback beberapa hari lalu...
...----------------...
Ronald yang duduk di dekat brangkar Natasya melantunkan ayat-ayat Alquran dengan menggenggam Tangan Nana dengan sesekali mencium tangan itu Seketika ia berhenti karena hp nya ber- getar
Hallo assalamualaikum Mom " ujar Ronald lembut
Hiks hiks Nald " Isak sang Mommy di sebrang telpon
Mommy kenapa " Tanya Ronald Kaget Karena sang Mommy nya menangis
Raffi nald hiks hiks " Isaknya lagi
Raffi kenapa Mom bicaranya pelan pelan" Ujar Ronald Panik
Raffi keracunan ASI nald " Ujar sang Mommy terisak
Astaghfirullah Al azim, Terus gimana keadaan nya Sekarang " Ujar Ronald khawatir
Sedangkan jari jari lentik Nana bergerak namun Ronald Tak mengetahui hal itu
Mommy juga tak tau Ratih dan Dokter yang lain Sedang Menangani nya hiks hiks " Ujar sang Mommy
Ya Allah " Lirihnya
Mommy tenang ya, Mommy jangan panik Ronald pulang ke Indonesia Sekarang, Raffi pasti baik baik Saja "Ujar Ronald membuat sang Mommy nya tenang
Hiks hiks iya sudah, Hati hati dijalan " Ujarnya terisak
Ronald pun pamit dan menutup telponnya
Ya Allah, cobaan apa lagi ini " ujarnya menunduk dengan masih menggenggam tangan Nana
Tak lama Nathan dan Novia masuk mereka heran melihat Ronald yang menunduk
Kau kenapa nald " tanya Nathan
Ronald pun menatap kedua pasangan itu dengan Sendu
Raffi Keracunan " Ujar nya lirih
Terus gimana keadaan nya " Ujar Nathan khawatir
Belum tau masih di periksa dengan Ratih dan dokter Yang lain," Ujarnya lagi
Lah terus Kau kenapa masih disini tak pulang, Ayah Edan" kesal Novi
Nana bagaimana " Ujarnya menatap Nana sendu
Nana ada kami Nald, tak perlu kau khawatir, pergilah Putramu lebih penting Nald " Ujar Nathan yang Paham Akan kekhawatiran Ronald kepada sang adik
Tap " belum sempat Ronald berkata sudah dipotong oleh Novia
Pergi Nald, Raffi butuh kau " Ujar Novia tegas
Baiklah, tapi jika ada apa apa dengannya lagi tolong Segera Hubungi aku " Ujar Ronald lirih
karena beberapa Waktu lalu Nana sempat drob detak Jantung nya melemah itu membuat dia sangat takut Untuk meninggalkan Nana
iya " ujar mereka berdua
__ADS_1
Ronald pun menatap Wanita yang tertidur itu dengan Sendu
Abang Zayn pamit pergi sebentar ya Na, Raffi Butuh Abang, Cepat lah sadar Na, Abang butuh Kamu untuk menjaga Raffa, Raffi dan anak Perempuan kita nanti, Abang mohon " Lirih Ronald Mencium tangan Nana Dengan Lembut
Aku pamit jaga dia baik baik, dan ingat Hubungi Aku, Assalamualaikum " Ujar Ronald dan pergi
WaAlaikum salam dasar unta Perancis china, main nyosor Tangan Adik ku saja dia " Omel Nathan kesal
Mas, mas lihat jari Nana Bergerak" Ujar Novia menepuk bahu sang Suaminya Agar melihat jika Jari Tangan Nana bergerak
Tak lama Matanya membuka
Nana kamu bangun dek " Seru mereka berdua serentak
Mas Panggil dokter cepat " Ujar Novia senang Nathan Pun cepat cepat berlari keluar untuk memanggil kan Dokter
Kak Via " Lirih Nana terbata bata
Iya dek,, bentar ya Abang lagi manggil dokter " Ujar Novia senang
Tak lama Dokter itu datang dengan Nathan
Dokter pun memeriksa Nana
Gott sei Dank. Das ist ein Wunder. Fräulein ist sich dessen bewusst
(Alhamdulillah Sungguh ini mukjizat, Nona sudah) sadar " Ujar dokter itu
Alhamdulillah, gib ihm eine Injektion zur Wiederherstellung der Körperkraft "Perintah Novia
(Alhamdulillah, Berikan dia suntikan pemulihan )
Okay, Miss, Schwester, bitte bereiten Sie die Injektion vor "Ujar Dokter itu
(Baik Nona, suster tolong siapkan suntikan nya )
OK Doktor, warten Sie einen Moment "Ujar suster itu
(Baik Dokter, tunggu sebentar)
Ia keluar untuk mengambil Apa yang di perintahkan
Bang " Panggil Nana Dengan lirih
Apa dek, Kamu jangan banyak bicara dan bergerak Dulu tubuh mu masih sangat lemas baby, Abang Mau ngabarin Bunda dan Ronald dulu" Ujar Nathan lembut
Nana tersenyum menatap sang Abang
Jangan bang " Cegah Nana lirih
Jangan kenapa? Bunda, Dan Ronald Harus tau ini Na " Ujar Nathan
Nana menggelengkan kepalanya agar sang Abang Jangan menghubungi mereka
Nathan menengok sang istri dan sang istri pun Mengangguk untuk melakukan apa yang di minta Nana
Tak lama suster kembali membawa suntikan itu
Dokter itu mengambil suntikan itu dan Menyuntikkannya ketangan Nana
(Tahan sebentar Nona, ini pasti akan sangat sakit )
Aish... " desis lirih Nana menahan Rasa sakit cairan Yang masuk di dalam kulitnya
Tak lama ia tertidur
Miss Natasya, Sie werden in ungefähr einer Stunde aufwachen, Mr, Madam,
(Nona Natasya, Akan sadar sekisaran 1 Jam lagi Tuan Nona ) " Ujar dokter itu
Okay, danke " Ujar Novia
Gern geschehen Miss, dann entschuldigen wir Sie
(Sama sama nona, kalau begitu kami permisi) "Pamit Dokter itu Novia Mengagguk membalas perkataan Mereka
Abang seneng dek kamu sadar " Gumam nya dan Mencium pucuk kepala sang adik dengan Lembut nan Penuh kasih sayang
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Satu Jam berlalu
Pasangan Suami istri itu masih dengan posisi nya Menunggu sang adik sadar
Tak lama yang ditunggu-tunggu pun bangun
Udah bangun dek " Ujar Nathan tersenyum Bahagia
Mas, dia baru juga bangun tunggu dulu kenapa " Omel Novia membantu Nana bangun dengan menaikkan brangkar bagian atas dan memberikan air minum ke Adik iparnya itu
Tau Abang ini adeknya masih lemes ditanyain Mulu Kayak rel " timpal Nana
Lah kompak pada an Ngomelin abang, ini juga baru Sadar udah ngomel-ngomel aja " Ujar Nathan Menjawil Hidung Nana
Situ nya aja menyebalkan " Ujar mereka serentak Saling Tatapan setelah itu tertawa
Mereka pun berbincang bincang untuk melepas rindu
Oh ya, Abang mau tanya Kamu tadi kenapa larang Abang buat nelpon Bunda, dan Ronald " Tanya Nathan
Ini udah malem Abang, Kasian Bunda sama Ayah Kalau dikasih tau pasti mereka akan kesini malam ini Juga, kalau Bang Zyan, aku pas sadar denger dia lagi Telponan sama mommy terus bahas tentang Raffi Kalau dia di RS " Ujar Nana
Emang kamu tau siapa Raffi " Novia
Tau, Anaknya Bang Zyan kan, bang Zyan selalu Ceritakan semuanya kak, ya akunya denger Semua nya Tapi posisinya aku susah buat bangun Namanya orang koma " ujar Nana
Mereka pun mengangguk mengerti
dan melanjutkan perbincangan mereka sampai pada akhirnya Nana ketiduran di pelukan sang Abang
Mas udah tidur itu, taruh gih adiknya pelan pelan tapi " Perintah sang istri Nathan mengangguk dan menaruhkan kepala sang adik ke bantal dengan Perlahan-lahan, Novia pun Membenahi selimut nya Tak lupa mencium Kening Nana Dengan sayang, Diikuti oleh Suaminya juga
Lekas lah pulih Baby/ dek" Ujar Pasangan suami istri Itu
__ADS_1
setelah itu mereka pun berjalan ke arah sofa, Nathan Menarik bawah Sofa itu agar memanjang seperti tempat tidur setelah itu mereka naik kesofa itu dan meng istrahat kan tubuhnya
...****************...
...Pesawat...
...****************...
Sedangkan Ronald Perasaan nya berkecamuk Memikirkan 2orang Yang terpenting di hidupnya
Ia pun memasuki kamar Yang berada dipesawat itu Merebahkan tubuh nya sejenak
Lebih baik, aku shalat agar lebih tenang dan dingin Fikiran ku " Gumamnya bangun dari tidurnya dan Melangkah ke Toilet untuk mengambil Air wudhu
Selesai mengambil air wudhu ia pun sholat berzikir Dan berdoa
Ya Allah Ya Maha Esa Maha penyayang Maha Pencipta Maha Membolak-balikkan Keadaan, Ya Rabb Sembuh kan lah 2 orang yang berarti dihidup saya ya Allah Berikanlah Hamba mu ini kesempatan Untuk Membahagiakan mereka Ya Allah Ya Rahman Ya Allah Ya Rohim, Subhana Rabbika Rabbil I'zzati Amma Yashifuuna Wasaalamun 'Alal Murshalhna Wal Hamdu Lillaahi Rabbill'Aalamina, Alfatehah 🙏
Setelah sholat ia pun Mengistirahatkan tubuh nya Sejenak karena selama dirumah sakit menunggu Nana Ia susah sekali tidur
15 jam 45 Menit tepat Pukul 11.25,
Ronald tiba di Bandara
Tuan Ronald " Panggil seseorang berbaju serba hitam
Ronald yang merasa dirinya dipanggil pun menoleh ke Arah Suara itu dan ternyata supir pribadi milik Keluarga nya sudah menjemput
Mari tuan, " Ujar Supir itu menunjukkan arah jalan Keluar dimana ia memarkir mobilnya
Ronald hanya mengangguk sebagai jawaban nya
Sesampainya diparkiran Supir itu membuka pintu Mobil dan mempersilahkan Ia masuk
Kita langsung ke Rumah sakit saja Pak " Perintah Ronal
Baik tuan " Balas supir itu sopan
20 menit perjalanan bandara ke Rumah Sakit mereka
Pun sudah sampai
Terimakasih pak, bapak tunggu sini nanti bapak Antar Mommy pulang " perintah Ronald
Baik tuan " ujar Supir itu
Ronald pun masuk kedalam menuju Ke resepsionis
Ruangan Putra Ku dimana " tanya dingin kepada para Resepsionis
Eh itu pak VVIP 1 " Ujar resepsionis itu Gugup
Ronald pun Mengangguk dan pergi dari sana
Pak Ronald Ganteng tapi nyeremin " Gumam nya
Saat sudah sampai Di Depan ruangan Ia berpas Pasan Dengan Mirna suster Raffi
Tu Aan " ujar nya gugup
Bagaimana bisa putra ku keracunan ASI " Ujar nya Tajam
Maaf Tu..an Aku pun tak tau Aku memberikan ASI Seperti biasanya pak maafkan aku pak " ujarnya Terisak karena merasa dirinya memang salah
Lain kali perhatian jangan Ceroboh, Jika terjadi Sesuatu Dengan Putra ku kau akan tau Akibatnya " Ujarnya tajam
Ini juga bukan Murni kesalahan nya Nald, karena pada Dasarnya nya ASI Itu Di campur dengan Bahan Kimia Lainnya, aku sudah menyelidiki hal itu dengan Para Polisi, mereka sedang mengusut hal itu "Ujar Ratih yang tepat berada dibelakangnya
Bagaimana keadaannya sekarang " Ujar Ronald dingin dan Tajam
glekk
Ini orang selama Nana Koma Lebih dingin " Batin Ratih menelan Selvianya
Alhamdulillah dia baik baik saja untung saja dia Bertindak dengan cepat " Ujar Ratih memberi tahu
Ronald mengagguk dan masuk kedalam disana Mommy dan Daddy sedang menjaga Putra nya
Mom Dad " Panggil nya
Kau sudah kembali Boy " Ujar Daddy Reno
Ronald mengagguk sebagai jawaban atas pertanyaan sang Daddy
Sebaiknya kalian pulang saja beristirahat biar Ronald Yang menjaga Raffi " perintah nya
Tapi " ujar sang mommy ingin menolak tapi dipotong Oleh Ronald
Mom, aku tak mau sampai Mommy juga ikutan sakit, Pulang lah untuk beristirahat " pinta Ronald Daddy pun Membujuk Sang Mommy dan akhirnya Ia mau pulang Setelah itu Mereka pun pamit
Ratih masuk untuk mengecek keadaan Raffi
Aku akan membawanya Ke Jerman " Ujar Ronald dingin
Baiklah, disana dia lebih baik Karena dekat dengan Sang Bundanya " Ujar Ratih tersenyum
Ia Ratih sudah tau jika Nana Sudah sadar dari Evi Namun ia tak memberi tahu tentang itu atas Permintaan Nana sendiri
Dan lagi tingkat kualitas dan kuantitas ASI eksklusif Disana lebih bagus " Ujar Ratih
Hemm " gumamnya
Ratih pun mendekati sang bayi dan mencium pipi Bayi itu
Kau akan meninggalkan Aunty sebentar lagi ganteng Baik baik ya disana dan sehat serta bahagia selalu " Ujarnya tersenyum
Ronald hanya menatap Ratih sekilas
Aku pergi dulu jika ada apa apa hubungi saja aku, " Ujar Ratih diangguki oleh Ronald
Ratih pun berjalan kearah pintu keluar
Semoga Dengan membawa Raffa dan Raffi Kau Bangun dari tidur panjangmu Na "Lirih nya menatap Foto Nana di wallpaper HP nya
__ADS_1
Dia sangat lah bucin sekali " Gumam Ronald