
Eum, Aish kepalaku sakit sekali" Lirih laki laki itu Memegang kepala nya yang pusing akibat obat Bius
Sedangkan 3 Gadis didepannya masih menatapnya Dengan tatapan yang sulit diartikan
Laki laki itu mendongak ke atas melihat 3 Gadis Yang Menatap nya salah satu diantara mereka Ada yang Menatap dengan tajam
Kenapa anda Mengintai saya, Tuan Zahfri " Ujar Syaci Menatap dengan tajam kearah Laki laki itu Yang tak Lain adalah Zahfri Leoxander Abizhar Nugraha
CK, terlalu percaya diri sekali Anda, Nona Aziva Alisha Angelecia Zayna Putri Salamon " Ujar Zahfri Sambil Berdiri dan menatap kearah Syaci dengan tersenyum
Kau, kira Saya bisa kau bo*oh.i Tuan Zahfri, Selama Bertahun-tahun anda menguntit saya kemanapun saya
Pergi,. " Ujar Syaci dingin
Zahfri tersenyum mendengar perkataan Syaci
Ternyata dia menyadari nya, " lirih Zahfri
Ya, jelas saya menyadari nya, Apa ini atas perintah Ayah saya, Atau Para Abang saya " Tanya Syaci
Ini bukan perintah mereka,. " ujar Zahfri
Terus " Ujar Syaci
Bukan kah 5Tahun lalu saya pernah berkata Ingin Menjagamu dan Melindungi mu " Ujar Zahfri Tersenyum
Aku bukan anak bayi yang harus kau jaga dan kau Lindungi, Dan siapa kau, kau hanyalah orang asing Dihidupku, jadi aku tak butuh penjagaan mu " Ujar Syaci tajam
Mungkin bagimu Aku hanya Orang Asing, Tapi bagiku Kau adalah Milikku dan wanitaku, Jadi aku Bertanggung jawab atas dirimu " Ujar Zahfri
Dàgē
Hey,. enak saja main klaim aku milikmu dan Wanitamu, aku adalah putri Ayahku dan Milik Keluargaku, Dan kau tak berhak atas diriku apalagi Dengan sok bertanggung jawab atas ku " Ujar Syaci Marah dan meninju perut Zahfri secara tiba-tiba
Ughuk ughuk " Ujar Zahfri terbatuk-batuk karena Tinjuan dadakan dari Syaci
Sadis sekali, Kau jadi wanita" Ujar Zahfri lirih dengan Memegang Perutnya yang ditinju oleh Syaci
Bodo Amat " Ujar Syaci pergi dari sana
Sedangkan Zoya Dan Reva diam melihat berdebatan Mereka, Namun saat Syaci meninju perut Zahfri Mereka Tertawa
Gimana Tuan, Dengan serangan yang tiba tibanya Sakit tak " Ledek Reva
Kalian berdua kenapa harus bersengkokol dengan Dia " Ujar Zahfri kesal Dengan mereka berdua
Why, " Ujar mereka mengangkat Alisnya sebelah
Aku sudah mempringati kalian bukan, Untuk tidak Mencampuri urusan dia " Ujar Zahfri
Dia, Saudara kami, jadi sudah semestinya jika dia Meminta bantuan kami bantu, " Ujar Zoya Tersenyum
__ADS_1
Permainan mu kurang cakep tuan sampai dia, jengah Dengan intaian anda " ujar Reva tersenyum
Ya beberapa waktu Lalu Zahfri Mengancam Mereka Lewat Pesan singkat untuk tak Mencampuri Urusan Syaci ( Pengintai) Namun mereka malah penasaran Jadi ya alhasil Membantu Syaci
Aku, Akan lebih kesulitan Untuk mendekati nya, Argh, Bagaimana ini " Ujar Zahfri kesal Mengacak Rambutnya
......................
Setelah Memberikan pelajaran Syaci Langsung Pergi Dari sana Menggunakan Mobil yang ia Pakai
Aku, Akan menemui Anty Ela " Ujar Syaci dianggu oleh Mereka Berdua
Pergilah, Jangan lupa Nanti malam " Ujar Zoya Mengingatkan nya
Syaci mengangguk sebagai balasan dari perkataan Zoya
Ia pun masuk ke mobil dan melajukan Mobilnya Dengan kecepatan tinggi
Tak butuh lama ia sudah sampai di Kediaman Ela Dan Elang
Assalamualaikum, Antyy " Teriak Syaci
WaAlaikum salam, Kenapa kak syaci teliak teliak, Kata Kak Syaci kalau di dalam Lumah tak boleh Berteliak " Ujar bocah laki laki berumur 3 tahun yang masih cadel
Kakak lagi kesal, Erick, Dimana mama mu " Tanya Syaci kepada bocah itu yang sedang bermain di ruang Tengah
Sedang dikamal dengan Papa " Ujar Erick
Anu non, Biasalah Pasangan suami istri," Ujar Pembantu yang duduk di sebelah Erick
Ha..Maksud Bibik apa " Ujar Syaci tak nyambung
Em Tidak non, mereka sedang beristirahat, iya sedang Beristirahat " Ujar Pembantu itu gugup keceplosan Syaci yang Memang tujuan nya Adalah ingin menemui Antynya tak urung dia melangkah kekamar
Non, Mau kemana " tanya Pembantu itu panik
Mau kekamar Anty mau bangunin dia lah, Udah siang Ini jangan tidur terus " Ujar Syaci kesal
Eh, tapi non" Ujar Pembantu itu ingin menghentikan Syaci tapi syaci sudah sampai di lantai Dua
Aaaantyyyyyy, " dor dor dor teriak Syaci dengan Menggedor pintu Kamar Ela dan Elang
Antyyy Buka Syafi ingin Bicara, Jangan tidur terus ini Sudah siang " teriak Syaci
Sedangkan yang didalam kamar seketika terkejut
Syaci, Kenapa dia " Ujar Lirih Ela
Sebentar mas, Buka pintunya dulu, " Ujar Elang turun dari Kasurnya
Mas tunggu, Ambilkan pakaianku dan kamu jg Pakai Pakaian mu dulu " Ujar Ela, Elang pun mengambil pakaian Istrinya dan Memakai pakaian nya dengan Mendengarkan gedoran pintu Syaci
__ADS_1
Buka Anty, Uncle kalau tak Syaci gedor " Ujar Syaci Kesal Saat itu Juga Elang membukakan Pintunya
Kenapa Syaci kamu teriak teriak sambil gedor gedor Pintu kamar gitu tak biasanya " Ujar Elang bingung
Dimana Anty " Ujar syaci
Ada apa de, " Tanya Ela yang ikut keluar dari kamar
Syaci mau bicara dengan Anty dan Uncle Sekarang Penting " Ujar Syaci tajam
Elang dan Ela yang mendengar perkataan Syaci pun Terkejut tak biasanya Anak Bosnya berbicara seperti Ini kepada mereka
Ada apa memang " Ujar Elang
Aku tunggu dibalkon anty dan uncle mandi dulu Sanalah " Ujar Syaci menyuruh kedua pasangan Itu mandi karena melihat Muka mereka yang acak-acakan
Ya sudah tunggu sebentar " Ujar Ela,
Syaci berjalan kearah balkon dan duduk disana dengan memejamkan matanya
20 menit berlalu Ela Dan Elang keluar dari kamar itu Dengan tampilan yang segar
Ada apa Hem,. " Ujar Ela mencium kening Syaci Dengan lembut, Ela sudah menganggap Syaci seperti Anaknya sendiri
Anty dan Uncle tau kan Siapa orang yang ngikutin aku, Makanya anty sama uncle tak menjawab pertanyaan Ku " Ujar Syaci menatap mereka bergantian
Huft, Dia yang tak mengizinkan nya sya, Bahkan Selama 5 Tahun ini dia yang selalu Mengawasi mu Bukan Uncle " Ujar Elang
Kenapa Uncle, apa alesan nya, Aku tak ingin Orang Asing yang masuk di kehidupan ku " Ujar Syaci
De ,dia udah dapat izin dari Ayah dan Bundamu jadi Baik Anty Atau Uncle tak bisa mencegah nya, Apalagi Tujuan nya Adalah menjagamu " Ujar Ela membelai pucuk kepala Syaci
Aku ingin bebas Anty, Aku tak ingin ada yang Mengawasiku , Aku ingin menjalankan keseharianku,
Tanpa ada yang mengawasinya " Ujar Syaci lirih
Sayang lihat Anty ," Ujar Ela memegang dagu syaci Agar melihat nya
Mainan mu itu bebahaya, Maka dari itu dia Mengawasimu, menjagamu Agar kamu tak terluka, Jika lau Tak ada dia Uncle Elang pun Yang akan melakukannya
Kami berdua disini diperintahkan Oleh Kedua orang Tuamu untuk menjagamu jika kamu terluka atau Terjadi apa apa pastinya kami akan terkena Dampaknya, Maka dari itu kami menjagamu Termasuk Dia " Ujar Ela
Tapi aku tak ingin dia yang mengawasi ku anty " Ujar Syaci
Apa Alesannya kamu tak ingin diawasinya Sedangkan Kedua Orang tuamu mengizinkan nya " Ujar Ela
Dia orang asing dihidupku Anty, Aku tak mau Orang Asing Ikut campur dihidupku dan lagi Pula kenapa dia Meminta izin kepada Ayah dan Bunda untuk Mengawasi ku " Ujar Syaci
Eum kalau itu kamu tanyakan sendiri dengannya " Ujar Ela
Ihh, Aku sudah bertanya tadi jawabannya Aku miliknya Dan wanitanya, Enak saja dia main klaim diriku begitu " Ujar Syaci tambah kesal ketika Mengingat Perkataan Zahfri
__ADS_1