Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part31


__ADS_3

Syaci bangun dari tidurnya ia menatap kesekeliling kamar nya tak menemukan Sosok ayah yang tadi tidur disampingnya


Ayah sudah pergi " Gumam Syaci


Ia mengambil I-pad nya dan menyalakan nya


TING. . 💌


Nona, mereka mulai bergerak, Target nya adalah Tuan Ali Syarief


Syaci yang membaca email itu pun Langsung berdiri dari tempat tidurnya Ia mengambil Earphonenya yang Ia taruh di nakas dekat Kasur


Ia pun mengklik nomor Selvi yang ada di I-pad itu


Hallo assalamualaikum ada apa Sya " Tanya Selvi


WaAlaikum salam, Mereka sudah bergerak Sel, Targetnya Papa " Ujar Syaci menggigit bibirnya


Sedari kemarin firasat nya memang Tak tenang iya Ingin ke Indonesia


Baiklah kita ke Indonesia sekarang, Aku hubungi Yora Dan Thea dulu,. " ujar Selvi di sebrang sana


Ya, Aku tunggu dibandara assalamualaikum " Ujar Syaci mematikan telponnya sepihak


Ia langsung mengambil koper nya yang memang sudah ia siapkan sejak kemarin setelah itu iya turun kebawah menggunakan lift


Sesampainya di bawah ia mencari Sang bunda untuk pamitan setidaknya jika tak Ada ayah atau yang lain Ia sudah pamitan kepada ratu dirumah itu,


Buk Bunda Dimana " Tanya Syaci kepada salah satu pembantu rumah nya yang sedang membersihkan Gucci


Nyonya ada di dapur Non " balas Pembantu itu


Terimakasih bik " Ujar syaci ia berlari ke arah dapur


Bunda " Panggil Syaci ketika melihat sang Bunda Sibuk memasak didapur


Iya sayang sebentar Bunda sedang memasak " Ujar Nana masih sibuk dengan masakan nya


Syaci mau ngomong sebentar saja Bun, " Ujar Syaci memohon kepada bundanya agar menengok kearahnya Nana yang mendengar perkataan sang putri pun menengok


Loh, Cece mau kemana, " tanya Nana saat ia melihat putrinya rapih dengan tas ransel nya


Syaci mau ke-indonesia Bun, " Ujar Syaci


Kok, buru buru banget, katanya mau bareng Sama Dàgē Koko Ajho dan bang yozza " Ujar Nana

__ADS_1


Kelamaan Bun, mereka sudah bergerak dan targetnya Papa Ali, Bolehkan Syaci pergi, Syaci pergi sama yang lain kok tak sendiri boleh ya " Ujar Syaci dengan khawatir dengan mata yang berkaca-kaca,


Nana yang melihat kekhawatiran di mata sang anak pun menatap nya dengan senyuman


Pergilah, Bunda izinkan kamu untuk membantu Papa mu, Tapi ingat jaga dirimu dan yang lain kalian jangan terpecah belah " Ujar Nana diangguki oleh Syaci Ia pun menyalami tangan ibu nya


Syaci pamit Bun, bilangin ke ayah dan yang lain, satu lagi si bocil pastinya dia merajuk nanti Assalamualaikum " Ujar Syaci


WaAlaikum salam hati hati nak " Ujar Nana diacungi jempol oleh Syaci


Nana mengambil hp nya dan menghubungi seseorang


Hallo assalamualaikum Nyonya " Ujar seseorang di sebrang sana


WaAlaikum salam Rony putri ku ke Indonesia Awasi dia jika terjadi Apa apa dengannya katakan padaku " Ujar Nana


baik Nyonya " Ujar Ronny setelah itu ia mematikan telponnya


Bunda, Cece mau kemana " Tanya bocah laki laki yang melihat Cece pergi tanpa berpamitan dengan nya


Aduh, bocilku ini liat Cecenya pergi lagi, pasti merajuk lagi ini " Batin Nana menggaruk kening


Bun, Akha tanya loh " Ujar Sakha menatap sang Bundanya


Papanya Cece lagi ada masalah nak, jadi Cece bantuin papanya dulu " Ujar Nana memberikan pengertian


Terus, kenapa Cece tak pamitan ke Akha " Tanya Nya dengan mata berkaca-kaca


Loh, Akha kan tadi masih tidur, jadi Cece pamitnya ke bunda, kata Cece Bun, nanti bilangin ke Akha Cece pergi akha jangan nakal, nanti kalau udah sampai pasti Cece Vidio Call Akha katanya " Ujar Nana membujuk anak bungsu nya itu


Hiks hiks, Kan bisa bangunin Akha dulu " Pecah tangisan bocil


Syakha, Kenapa nangis bun " Tanya Raffi saat mendengar adiknya menangis ia langsung berlari ke arah Dapur


Biasa merajuk, Syaci pergi tak pamitan " Ujar Nana terkekeh


Lah emang dia kemana " Ujar Raffi ia pun menggendong adiknya itu dan membujuk nya


Musuh papa Ali mulai menyerang dan targetnya beliau, makanya dia terburu-buru tak pamit " Ujar Nana


Dengan siapa dia pergi sayang " tanya Sang suami yang baru saja kembali dari kantor


Sama anak anak yang lain, Aku Juga sudah meminta Ronny untuk mengawasi dan menjaganya " Ujar Nana


Sttt sudah hey, nanti dada kamu sakit loh nak, Lagi pula Nantikan Cece Video Call Kalau sudah sampai " Ujar Sang ayah membujuk Putra bungsunya itu

__ADS_1


Tangisan nya semakin kencang membuat mereka disana kelabakan


Adek kenapa nangis nya nambah kenceng " Ujar Raffi seketika terkejut karena tangisan Syakha semakin kencang


Mau nyusul Cece, hiks hiks " Ujarnya terbata bata


Cece itu bukan lagi maen de, Cece lagi ada urusan,. Kalau kita nyusul Cece belum tentu Cece bisa nemuin kita " Ujar Raffi membujuk Adiknya itu


Tak berselang lama Raffa Dateng


Kenapa lagi Bun " Tanya Raffa ketika melihat sang adik menangis lagi


Biasalah adik mu kalau lagi merajuk gimana., " ujar Nana yang pusing dengan sang bungsu


Syaci sudah berangkat Bun, " tanya Raffa


Sudah, dan dia tak pamit dengan nya, ya pamit atau tak sama saja tetap merajuk kalau syaci pergi " Ujar Nana dengan menghela nafas panjang nya


Raffa yang melihat Raffi yang sudah kewalahan membujuk sang adik ia pun berjalan ke arah nya


Turunin Syakha Ko " Perintah Raffa


Raffi yang di perintahkan oleh sang Abang pun menuruti nya


Raffa menatap Adik nya, yang masih menangis


Bisa berhenti menangis, Cece bukan pergi untuk bermain Syakha, mengertilah jika Cece tau kamu Seperti ini, dia makin khawatir dan sedih, Cece sedang membantu papa Ali dan ditambah kau yang menangis seperti ini adanya Cece bingung dan disana Dia tak konsen malah terluka, Syakha mau Cece terluka " Ujar Raffa tegas Ia dia harus tegas dengan adik bungsu nya ini karena jika tidak dia akan merajuk dan jika Syaci tau itu akan membuat nya khawatir dan syaci tak kan konsen


Syakha membalas dengan gelengan kepala


Jika tidak mau, berhenti lah menangis, kalau syakha ingin bermain atau ingin kemana mana ada Dàgē ada Koko ada ajho yang menemani, toh Cece hanya sebentar setelah itu ia kembali " Ujar Raffa


Raffa mendekati sang adik ya menggendong adiknya itu mencium pipi gembulnya


Jangan menangis lagi nanti jika Cece sudah sampai Nanti dia akan Vidio call adek " Ujar Raffa tersenyum


Syakha mengagguk mengerti


Nah gitu, Adek Dàgē Koko sama Cece tak boleh nakal " Ujar Raffa


Oh, ya Syakha udah setoran hafalan belum sama Cece " Tanya Raffa


Syakha menggelengkan kepalanya sebagai jawaban jika ia belum setoran


ya sudah, hafalan nya sama Dàgē dulu nanti kalau Cece udah pulang baru sama Cece lagi oke " Ujar Raffa tersenyum

__ADS_1


Oke " Ujar Syakha dengan suara serak nya


__ADS_2