
Ke esokan paginya Zaffran Sudah berada di Perusahaan bersama Raffi
Kayak Bodyguard pribadi saja Aku nih bang, ngintilin kau kemana aja " Ujar Raffi kesal, ya dia di suruh ikut kemana pun Zaffran pergi
Hahaha, Sabar Ko, Jika kau ingin apa apa tinggal bilang saja " Ujar Zaffran menatap Calon Abang ipar nya itu
Aku tidak ingin apa apa aku hanya bosan bang, kerjanan ku wakeh bang, sedangkan aku disini jadi pengangguran tampan hanya ngejedog duduk aja" Keluh nya
Tak lama suara pintu terbuka
Maaf, Saya tidak tau jika anda sedang ada tamu " Ujar seorang laki-laki yang baru saja masuk
Santai saja tuan, Saya ini bodyguard khusus calon pengantin " Ujar Raffi terkekeh membuat Orang itu menyeringit bingung, karena yang ia tau pria itu adalah seorang pengusaha sukses di Jerman dan Prancis
Hahaha, Duduk lah se, dia Abang ipar ku " Ujar Zaffran terkekeh
Sean tambah bingung
Abang ipar maksudnya gimana sih " Ujar Sean menggaruk kepalanya yang tak gatal
Aduh tuan Sean, saya Abang Nya Ziva Calon istri dari bang Zaffran " Ujar Raffi
Sean mengagguk mengerti walaupun dia masih bingung
Ada apa se " Tanya Zaffran kepada Sean
Ah itu Gerry Akan kembali Ke indo siang ini tadi dia menelepon ku " Ujar Sean membuat Raffi yang tadi fokus ke hp langsung menatap Sean dengan tatapan tajam
Apa kau mengatakan jika kau ingin menikah kepada Gerry " Tanya Raffi menatap tajam kearah Zaffran
Tidak,bahkan aku berapa hari ini belum kontekan padanya " Ujar Zaffran yang bingung melihat Ekspresi wajah Raffi
Aku yang mengatakan jika kau ingin menikah " Ujar Sean seketika Raffi menatap tajam kearah Sean ia berdiri dan berjalan kearah Sean dengan pandangan tetap menusuk
Apa perkataan Adikku ziva kurang jelas bahwa jangan ada yang tau tentang pernikahan ini " ujar Raffi menekan semua kata katanya membuat Sean menegang
Tapi Gerry sahabat Zaffran dan aku jadi sewajarnya jika dia tau bukan " Ujar Sean gugup
Apapun Alasannya Seharusnya kau tau arti jangan Sampai siapapun tau berarti walaupun Keluargamu Bahkan sahabat kau pun jangan sampai ada yang tau " Ujar Raffi emosi
Jika sesuatu terjadi pada adikku kau orang yang pertama kali akan ku cari tuan Sean terhormat " Desis Raffi tajam
Aku pergi Zaff, sepertinya pernikahan kalian harus dibicarakan lagi aku tidak mau Adikku celaka, Lebih baik batal dari pada dia harus terluka " Ujar Raffi dia keluar dari ruangan itu dengan membanting pintu sampai Bingkai lukisan yang ada diruangan itu terjaduh karena kerasnya getaran
Zaffran yang sedari tadi diam menatap tajam kearah Sean sebenarnya ia bingung Dengan tingkah Raffi yang tiba tiba marah tapi saat perkataan terakhir Zaffran sekarang dia baru mengerti
Berarti Dia orangnya " Batin Zaffran yang sudah bisa menebak walaupun dia masih ragu akan hal itu
Aku pergi kau urus kantor " Ujar Zaffran dingin dan berdiri dari duduknya melangkah pergi keluar
Zaff, Apa aku salah " Ujar Sean pelan
Ntah lah, Tapi dari sikap dia aku bisa pastikan Akan lebih sulit aku bisa menikah dengan gadisku Se, " Ujar Zaffran lirih
__ADS_1
Kau memang sahabat ku dia juga sama tapi setidaknya aku lebih mempercayai mu makanya aku mengatakan hal itu tapi sepertinya Kau tak bisa dipercaya Se " Ujar Zaffran
Aku hanya mengatakan jika kau ingin menikah Minggu ini Dengan gadis kecil kau itu Zaff, aku tak mengatakan hal yang lain karena tad " Ujar Sean menjelaskan tapi Zaffran tak mendengar kan dia pergi begitu saja meninggalkan Sean didalam ruangan
Sedangkan Raffi dia sudah melesat ke RS, dengan Kecepatan tinggi
Aku tidak ingin adikku celaka " Gumam Raffi
sesampainya di RS dia langsung melangkah ke arah Ruangan adiknya
Zaffran pun sama ia menyusul Raffi ke RS
Assalamualaikum " Ujar Raffi saat sudah masuk keruangan Itu
waAlaikum salam " Ujar mereka semua
Disana masih ada para ayah dan Abang karena siang ini memang Syaci diperbolehkan untuk pulang
Ada Fi kenapa kau seperti menahan emosi " tanya Raffa kepada sang adik
Batalkan pernikahan Syaci dengan Zaffran yah, aku tidak mau Adikku terluka " Ujar Raffi
Zaffran yang baru saja tiba pun seketika terkejut mendengar perkataan Raffi
apa apain sih ko, tiba tiba langsung ngomong gitu " Tanya Syaci bingung
Gerry Mahesa Siang ini akan ke Indonesia Ce, kamu akan dalam bahaya " Ujar Raffi menatap adiknya itu dengan suara tercekat
Semua orang disana langsung terdiam
Sekertaris Zaffran yang mengatakan kepada dia jika Zaffran akan menikah Ajho " Ujar Raffi
membuat mereka menatap kearah Zaffran yang berada di belakang Raffi
Maafkan Saya, Saya teledor " Ujar Zaffran menunduk kepalanya
Ali Nathan dan Ronald menghela nafas panjang
Aku akan mengurus semuanya " Ujar Novan dia ingin pergi keluar namun terhenti dengan suara Nathan
Apa kamu siap jika malam ini kalian menikah " Ujar Nathan menatap Kearah Zaffran
insyaallah Kapan pun saya siap " Ujar Lantang Zaffran
Cece apa siap nak, karena jika kalian tak secepat nya menikah Akan lebih bahaya lagi ntah dalam zina hati atau dari kalian sendiri " Tanya Ronald
Insyaallah aku siap yah, karena aku juga dalam beberapa hari ini akan kembali ke Jerman Professor menunggu ku menghadap " Ujar Syaci
Apa kamu yakin Sweety " Tanya Raffi menatap sang adik
Ya aku yakin, benar kata ayah takut ada zina dan yang lain lagi pula Dengan menikah lebih cepat kita bisa menutupi nya lebih cepat " Ujar Syaci
Baiklah ini keputusan mu jadi apapun itu menjadi konsekuensi kalian berdua " Ujar Ali Diangguki oleh Zaffran dan Syaci
__ADS_1
Baiklah, Kita akan mengurus nya, Zaff kembali kekantor bersama Diego, urus Sekertaris mu itu dengan Thea dan Selvi, " Ujar Raffa Thea yang baru saja masuk bersama ke 4 sahabat nya bingung
Aku, memang ada apa " Ujar Thea dan Selvi bingung
Buat mereka lupa ingatan, beserta para investor termasuk sekertaris ember itu " Ujar Raffi kesal
Ah, baiklah hal yang mudah tapi ada apa " Ujar Selvi bingung
Diego akan menjelaskan " Ujar Raffa menatap Diego yang diangguki Diego
Apa aku boleh bertanya " Ujar Zaffran diangguki oleh mereka
Apakah dia orang itu " Ujar Zaffran
Ya, dia dan para saudara serta sekutunya " Ujar Syaci yang tau arah pertanyaan Syaci
Seketika Zaffran memejamkan matanya mengontrol emosi nya
Ternyata Sahabatnya yang menjadi dalang semua ini
Novan menepuk bahu Zaffran seolah memberi kekuatan
Jangan emosi mu menguasai dirimu karena Setan lebih menyukai hal itu " Ujar Novan diangguki pelan oleh Zaffran
Ayo kita pergi " Ujar Novan diangguki oleh mereka
Aku akan mengurusnya agar memundurkan penerbangan nya " Ujar Novan
Aku Akan membuat sedikit masalah dengan Yang lainnya " Ujar Raffi menyeringai
Aku akan mengurus Untuk nanti malam " Ujar Raffa
sejujurnya aku ini bingung apa yang terjadi sih nanti malam memang kenapa " Tanya Yora
Nanti malam Syaci akan menikah, " Ujar Raffa santai menjawab pertanyaan tunangan nya itu
Ha,, serius " Ujar Reva melotot
Ya, Makanya Kita akan mengurus nya kamu Va ikut aku dan Yora " Ujar Raffa
tapi kok dipercepat bukannya Minggu nanti " Tanya Yora bingung
Ada sedikit masalah dan Syaci pun akan ke Jerman nanti menemui Profesor " Ujar Raffa
Masalah masalah apa " Ujar Reva bingung
Bocah banyak bener omongnya tinggal kerjain nanti juga tau " Ujar Raffi kesal
Eh, kau ya " Ujar Reva ingin protes namun di potong oleh Raffa
Stop Kita berpisah disini, Kau Fi hati hati jangan sampai ketahuan " Ujar Raffa
tenang Dàgē selagi ada kak Zoya semua aman " Ujar Raffi
__ADS_1
hanya dibalas dengan mata yang berputar oleh Zoya