
Sedangkan di tempat berbeda Ada dua orang yang menatap kearah Makam itu sedari tadi...
Siapa mereka, Apa mereka keluarga mu, " Tanya Diego penasaran saat mobil terparkir didepan Mobilnya
Zaffran menggelengkan kepalanya
Aku tak mengenal mereka semua,. Mungkin mereka Kerabat Uncle Yozzi " Ujar Zaffran yang memang tak mengenal mereka
Tak Lama Ada seseorang yang datang ke makam itu
dan berjalan kearah beberapa orang disana
Nana... " ujar seseorang yang berada di belakang mereka
Mereka pun menengok ke asal suara itu
Ali, Mas Ali " Gumam mereka ya orang itu adalah Ali Syarief
Saat rombongan keluarga Abizhar pergi Ali baru saja sampai karena ia baru saja tiba dari luar negri Dan langsung menuju ke makam
Anak Anak,. Kalian kembali ke Mobil " Perintah Nathan kepada para Anak anaknya
Sesaat Keadaan hening
Na Nald, Maafkan Aku, Maafkan aku " Lirih Ali menunduk menyesali perbuatannya dulu
Nana menengok kearah suaminya yang berada disampingnya
Ronald tersenyum mengangguk
Kami sudah memaafkan mu mas " Ujar Lirih Nana
Bagaimana pun darah mu ada ditubuh Anakku, Aku tak mungkin bisa membenci dirimu " Ujar Ronald
Terimakasih Na, terimakasih Nald terimakasih " Ujar Ali menatap Nana Namun Nana malah menunduk kan kepalanya
Aku aku " Ujar Ali Menunduk tak bisa mengatakan Nya Karena ia merasa malu
Sudahlah, Semuanya sudah berlalu Li, Tak perlu membuka buku lama lagi,. " Ujar Ronald berjalan mendekati Ali dan memeluk nya
Ali pun membalas pelukan itu
Maaf, Aku salah Maafkan aku " Ujar Ali tercekat
Tak lama bunyi handphone milik Nathan berdering
Ada apa Van " Tanya Nathan ketika sudah mengangkat telpon nya
Daddy, Yora dan Syaci pinsan " Panik orang yang disebrang sana
Terus, Kalian sekarang dimana " Tanya Nathan khawatir
Kami sekarang menuju kerumah sakit Dad, Daddy dan Yang lain cepat menyusul, " Ujar Novan
Ajho, Tubuh Dede panas Banget " Seru Orang yang berada dibelakang Novan Membuat Suaranya terdengar oleh Nathan
Ya sudah Daddy dan yang lain akan menyusul, Jaga adik kalian " Ujar Nathan mematikan telponnya
Ada apa " Tanya Novia ketika melihat wajah sang suami begitu panik
Keadaan Anak anak, tak baik baik saja kita harus Pergi sekarang " Ujar Nathan
Ia sengaja tak memberi tahu keadaan Syaci dan Yora yang pinsan karena Takut semua orang Akan khawatir apa lagi disini ada Ali
Nald, kita harus pergi Anak Anak butuh kita " Ujar Nathan
Ronald pun melepaskan pelukannya dan menatap Nathan yang wajah nya begitu panik
Baik lah " Ujar Ronald
__ADS_1
Kami pamit dulu Li Assalamualaikum " Ujar Ronald melangkah pergi dengan menggegam tangan sang istrinya
Kami duluan Li " Ujar Rendy dengan menepuk bahu Ali
Nana Tunggu, Dimana anak kita " Ujar Ali bertanya keberadaan Syaci
Untuk saat ini Aku tak bisa Menjawabnya mas, tapi suatu saat nanti ia akan menemui mu " Ujar Nana
.....
Bukan kah itu, Om Rendy " Batin Diego yang mengenal Salah satu dari mereka
Nana, Seperti tak asing dengan nama itu... " Batin Diego Tatkala mendengar Papanya menyebut Nama Nana
Dia, Mantan istri papa " Gumam Diego yang mengingatkan Nama Nana dan mendengar sedikit percakapan Antara Wanita itu dengan papanya
Mantan istri Maksud mu Apa go " Ujar Zaffran yang mendengar Gumaman Diego
Aku tau siapa mereka Fran, Wanita itu Adalah mantan istri papa ku yang pernah aku ceritakan dulu dengan mu " Ujar Diego
Dan mereka semua Adalah Sahabat sahabat papaku " Ujar Diego lagi
Tak lama Ada suara ketukan Kaca mobil mereka
ternyata Ali melihat mobil Diego disana
Kalian, masih disini " Tanya Ali dengan tatapan yang sendu
Iya Pa,. " Ujar Diego menatap sang papa
Ya sudah cepat pergi ini sudah mau mendung
Diego pun mengangguk mendengar perintah sang papa ia pun menjalankan mobilnya pergi dari sana
...
Suster Dokter Tolong Kedua Adik saya " Teriak Novan saat sudah sampai di Rumah sakit
Yora Dan syaci pun dibawa ke Ruang UGD dan diperiksa
tak beberapa lama orang tua mereka pun datang
Bagaimana keadaan Yora dan syaci ? " Tanya mereka
Belum tau Dokter nya belum keluar " Ujar Thea
Selang beberapa menit dokter itu pun keluar
Dok, Bagaimana keadaan 2 putri kami " Ujar Nana
Dokter pun tersenyum
Mereka tak apa apa Nyonya Nana, Mereka hanya Syok Saja, Dan untuk Nona Ziva, ia mengalami demam karena kelelahan " Ujar Dokter itu
Mereka semua pun mengucapkan syukur karena keadaan nya baik baik saja
Boleh kami menjenguk Mereka " Ujar Liana
Silahkan, Mereka akan dipindahkan keruangan nya " Ujar Dokter
Mereka pun mengangguk
.....
Keesokan harinya
Baby, kamu sudah sadar Nak, " Ujar Ronald tersenyum senang saat melihat putri nya sudah Sadar
Ronald memencet tombol untuk memanggil dokter taklama dokter datang dan memeriksa Syaci
__ADS_1
Ayah, Syaci ingin pulang " Ujar Syaci menatap kearah Ronald dengan mata yang sendu
Iya Sayang kita akan pulang,. " Ujar Ronald
Sekarang ayah, Syaci ingin pulang sekarang " Ujar Syaci lirih
Ronald yang melihat sang putri pun mengangguk pasrah ia memeluk putri nya itu
Ikhlas sayang, Leon tak kan senang jika kamu sedih begini,. " Ujar Ronald lirih
Kenapa ayah, ketika aku menjaga diriku dan menjauhinya agar aku tak melakukan Zina, Tapi pencipta malah mengambil nya yah,. Hiks hiks hiks " Isak Syaci
Istighfar sayang, istighfar, semua makhluk akan kembali ke pencipta nya jangan mengeluhinya nak " Ujar Ronald
Allah ta'ala berfirman, tiada balasan yang akan kuberikan kepada hamba-Ku yang beriman yang nyawa kekasihnya di dunia Aku cabut, lalu dia menerimanya dengan hati ikhlas kecuali dengan balasan surga." (HR. Muslim). " Ujar Ronald mencium pucuk kepala putri nya yang di tutupi oleh kerudung
Ikhlaskan dia Nak, Agar dia tenang,. " Ujar Ronald dengan mengelus pucuk kepala sang Putri nya
Bagaimana keadaan Yora Ayah, Tadi dia sempat pinsan " Lirih Syaci
Keadaan nya baik baik saja, syok sama seperti kamu " Ujar Ronald tersenyum lembut
Tak lama kemudian Datang lah Raffa, Raffi,Novan,Nana Dan yang lainnya
Udah sadar dek " Ujar Sang Bunda tersenyum lembut menatap sang putri nya itu
Syaci mengagguk ia pun merentangkan tangannya untuk memeluk sang bunda
Nana pun mendekati sang anak dan memeluk nya
Bunda, Bunda baik baik saja " Tanya syaci
Iya sayang bunda baik baik saja " Ujar Nana tersenyum
Tapi kok perut bunda ada yang aneh ya " Ujar Syaci
Aneh gimana nak " Tanya Nana bingung
Perut bunda agak membuncit terus Ada yang gerak gerak " Ujar Syaci polos
Jangan jangan Ada dedeknya Bun " Celetuk Raffi
Kamu kalau ngomong ngelantur aja ko, " Ujar Ronald
Bisa jadi itu yah, Bunda kemarin kan cerita sama Syaci kalau Bunda Belum datang bulan dari 2 Bulan yang lalu,. " Ujar Syafi polos
Enggak lah Enggak mungkin, Bunda loh Emang Sering Tak teratur datang bulannya " Ujar Nana Mengelak Karena ia tak mau terlalu berharap
Gimana kalau tes aja dulu Na, " Ujar Novia
Iya sebenarnya Novia juga Sudah curiga pasalnya Porsi Makan Adik iparnya ini berbeda dari biasanya
Iya Bun, periksa aja mumpung disini, " Ujar Raffa
Nanti saja lah " Ujar Sang Nana Karena ia ingin Fokus dengan Syaci dulu
Bunda Tak papa, Kalau Memang benar kan Alhamdulillah " Ujar Sang Anak dengan mata menatap nya
Sedangkan Ronald ia sedikit cemas Karena ia takut Jika Memang benar istrinya Hamil Ia takut kejadian Saat Syaci lahir terulang
Nana pun pasrah, Ia menengok ke arah suaminya yang melamun
Mas " panggil Nana Menatap sang suami
Eh ,iya sayang " Ujar Ronald tersenyum lembut menatap sang istri
Kamu kenapa " Tanya Nana
Tak papa " Ujar Ronaldo tersenyum
__ADS_1
Ayo Na, Kita periksa " Ujar Novia Diangguki oleh Nana