Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part 50


__ADS_3

Sedangkan syaci berjalan dengan tergesa gesa melewati Gang itu


Kenapa Kau bisa kecolongan Sya "Gumamnya kesal


Ia langsung masuk ke mobil Dan langsung melakukan Mobilnya pergi dari sana


Zaffran yang mengikuti nya juga langsung masuk mobil Diego dan mengikuti mobil yang dikendarai oleh syaci


****, kencang sekali dia membawa mobilnya " Gerutu Zaffran ketika melihat Mobil yang di kendarai oleh Syaci melaju kencang


Tak butuh waktu lama hanya 15 menit Syaci sudah sampai


Ia keluar dari sana melihat orang orangnya yang menjaga adiknya dengan Seorang pemuda tak jauh dari sana ada beberapa orang yang terkapar ia tahu orang orang itu yang ingin mencelakai adiknya


Syaci berjalan kearah mereka menatap tajam kearah pemuda itu


Masuk ke mobil Alvira " Ujar Syaci dingin saat sudah sampai disana auranya mencekam walaupun di ruangan terbuka


Kakak " Ujar Gadis sma itu terkejut


Masuk kedalam Mobil kata ku " Ujar Syaci menatap tajam Adik nya itu dengan menunjukkan mobilnya


Gadis itu yang ditatap tajam oleh sang kakak langsung menunduk takut dan berjalan kearah mobil Sang kakak


Setelah Gadis Sma masuk kedalam mobil Syaci langsung berjalan kearah Anak laki laki itu


Terimakasih, tapi lain kali jangan membawa adikku pergi tanpa seizin kami keluarga nya " Ujar Syaci tajam tangan nya terkepal membuat tangan yang berkulit putih itu mengeluarkan urat urat nya


Maaf nona, saya hanya kasian melihat nya yang sedari tadi menunggu supir jemputan nya maka dari itu saya menawarkan diri untuk mengantarkannya pulang " Ujar pemuda itu dengan tenang


Syaci tersenyum menyeringai


Kau fikir aku bodoh, ini bukan jalan menuju kerumah kami, mungkin adikku percaya saja karena kau menipunya dengan berkata mutar agar lebih cepat sampai, aku memperingati mu untuk menjauh dari adikku " Ujar Syaci tajam nan dingin menatap tajam Pria itu yang membuat pria itu gemetar karena bola mata syaci yang biru


Urus mereka " Ujar Syaci dan membalikkan tubuhnya ia terkejut dibelakang nya ada Zaffran


Kau mengikuti ku " Ujar Syaci masih dengan matanya yang tajam membuat Zaffran tertegun membisu


Syaci yang menatap Zaffran yang tak menjawab perkataan nya langsung melewati laki laki itu dan menuju mobilnya


Ia masuk kedalam mobil dan melakukan mobil nya pergi dari sana


Suara didalam mobil mencekam


Gadis sma yang berada disamping syaci dia ketakutan tak lama suara HP nya berdering ada yang menelpon vidio call


Hallo assalamu'alaikum " cicit Gadis itu dengan suara yang sangat pelan


Wa'alaikumussalam salam, apa ada yang terluka dengan mu " Ujar Orang yang ada di layar HP itu


Tidak ada ko, Diega baik baik saja " Ujar Gadis itu yang tak lain adalah diega


Berikan HP mu ke kakak mu vira, koko ingin bicara dengan nya " Ujar Orang itu dengan senyuman


Diega menatap kakaknya dengan takut takut


Kak, koko raffi ingin bicara " Ujar Diega pelan


Syaci langsung Meminggirkan Mobilnya dan mengambil HP milik Diega


Hallo assalamu'alaikum " Ujar Syaci dengan suara yang pelan


Wa'alaikumussalam salam, istighfar kontrol amarah mu" Ujar laki laki itu yang tak lain Adalah Raffi


Astagfirullah astagfirullah astagfirullah " Ujar Syaci pelan dengan mengontrol emosinya agar lebih tenang


Bagaimana bisa kamu kecolongan Aziva, apa kamu tidak bisa menjaga Alvira " Ujar Raffi dengan matanya yang menatap kearah adiknya itu


Maaf " Ujar Syaci lirih menunduk

__ADS_1


Terima hukuman mu dari Selvi, Koko akan memperketat penjagaan untuk Alvira " Ujar Raffi menatap adiknya itu tanpa berkedip


Ko, " Ujar Syaci menatap sang koko


Kenapa, selama ini kamu terlalu santai bukan bahkan tugasmu untuk melindungi Alvira saja masih bisa kecolongan, sudah Koko ada rapat, jalani hukuman mu itu, Assalamu'alaikum " Ujar Diego di balas dengan Salam oleh Syaci


Syaci menghela nafasnya dan menatap adiknya seraya memberikan hpnya


Jangan ulangi lagi, jika tak ada yang menjemput mu, Chat Grup bilang pada mereka jika kamu tak ada yang jemput agar kejadian seperti ini tak terulang untung anggota Kakak ada yang mengikuti mu jika tidak, bagaimana " Ujar Syaci pelan merasa kasihan melihat adiknya itu ketakutan


Maaf kak " Lirihnya


Ini peringatan dari kakak, belajar yang benar, tujuan mu pergi dari rumah untuk belajar bukan untuk yang lain, jika kau ingin berdekatan dengan laki laki fikirkan papa dan mama yang mencari uang untuk membiayai hidupmu, fikirkan juga tanggungan papa diakhirat nanti, Anak perempuan adalah tanggung jawab seorang ayah didunia dan diakhirat" Ujar Syaci


Setelah berucap ia pun menjalankan mobilnya pergi


Namun saat dijalan ia membelokkan mobilnya ke sebuah mall


Turun " Ujar Syaci, diega pun mengangguk dan turun dari mobil


Syaci menggandeng tangan adiknya untuk masuk kedalam mall dan mencari toko baju


Belanja lah gunakan kartu ini pin nya tanggal lahirmu " Ujar Syaci mengeluarkan kartu ATM black cart


Membuat Diega terkejut


Sudah cepat belanja lah, kakak tunggu di restoran itu" Ujar Syaci menunjuk tempat duduk di toko itu


Tapi kak " Ujar Diega ingin menolak


Pakailah anggap saja kakak memberikan uang jajan kepadamu, Cari pakaian yang setidaknya menutupi lekukan tubuhmu " Ujar Syaci dan beranjak pergi menuju ke restoran itu


Diega pun mengangguk dan langsung mencari baju


Karena selama ini ia hanya dibelikan baju oleh sang mama jika pun ia belanja dengan sang abang itu pun ia akan memilih satu atau dua baju karena abangnya selalu menanti wanti agar tak boros


Mbak, apa stok baju ini ada " Ujar Diega bertanya kepada pelayanan toko itu yang sedari tadi mengikuti nya atas permintaan sang kakak sebelum ia pergi


Ada dek, kebetulan stok baju ini terbatas dan tinggal 4 dengan yang ini " Ujar Pelayan itu


Aku mau mbak, Ambilkan dan ini juga saya ambil ya " Ujar Diega semangat, pelayan itu mengangguk langsung meminta kawannya untuk mengambil baju yang diminta oleh Diega


Ia pun kembali mencari lagi pakaian untuknya tak sengaja ia melihat kerudung yang menjuntai panjang seperti milik kakaknya


Aku juga mau jilbab ini mbak " Ujar Diega


Mau berapa dek " Tanya pelayan itu


4 tapi dijadikan 2 terus jilbab ini 2 lusin " Ujarnya menunjuk jilbab pasmina


Baik lah " Ujar Pelayan itu mengangguk


Ternyata enak ya belanja hihihi aku bebas memilih ah itu nanti untuk kak Zoya, Kak reva ,kak thea, kak selvi dan kak Yora " gumam Diega ketika melihat jilbab pasmina itu


Terus yang Besar untuk Bunda Nana dan kakak " Ujar Nya tersenyum semangat


Dia pun mengetuk ngetuk dagunya melihat beberapa baju yang digantung dan memilih baju itu


Ah ini lucu, ini untuk syakha eh ada yang besar juga ternyata modelnya ah ambil saja untukku nanti aku Couple dengan nya " Ujar Diega tersenyum


Diega semalam ia vidio callan dengan Ronald Nana dan Syakha jadi dia sudah tau mereka , Nana pun menyuruh Diega kesana jika sudah liburan semester


Dia pun melihat baju baju laki laki


Mbak model ini ada banyak tidak " Ujar Diega


Ada dek, adek ingin berapa " tanya Pelayan itu


Diega menghitung laki-laki yang ada di keluarganya 7 Mbak, " Ujar Diega setelah menghitung laki laki itu

__ADS_1


Namun matanya tak sengaja melihat kearah restoran dimana kakaknya sedang duduk disana dengan seseorang laki laki


Abang Zaffran " Batinnya


Baik lah dek tunggu sebentar saya ambilkan " Ujar Pelayan itu


Eh tunggu mbak tambah satu lagi, terus em yang model ini untuk anak kecil umuran 5 tahun ada tidak mbk " Ujar Diega


Oh ada mbak tinggal satu " Ujar Pelayan itu


Ah saya mau satu mbk, tapi yang ini dipisahkan ya mbak bungkusnya " Ujar Diega diangguki oleh pelayan itu


Bang zaffran ngapain ya disana,. " gumam Diega dengan berjalan kekasir untuk membayar belanjaanya


Saat belanjaan nya sudah di total dan di bungkus Diega Terkejut melihat total jumlah belanjaan nya


Dia meneguk Ludahnya


Mbak ini gak salah " Ujar Diega bertanya pada kasir


Tidak dek memang total nya segitu " Ujar Kasir itu


Kenapa tidak bisa bayar, makanya jangan sok belagu deh " Ujar Orang yang ada disamping nya


Stevi " Ujar Diega yang melihat orang yang ada disamping nya yang tak lain adalah temannya


Ia kenapa, apa tidak bisa membayarnya, cih sok sok an belanja tapi tak bisa bayar " Ujar Gadis itu


Apa kah ada yang bisa saya bantu nona " Ujar Seorang wanita yang berada dibelakang Diega


Ah tidak kak, saya hanya terkejut saja " Ujar Diega tak ingin wanita yang tak lain adalah orang yang disuruh oleh Diego untuk menjaganya jika syaci tak berada di dekatnya ia akan marah dengan Teman yang ada disamping nya


Raffi sudah memberitahunya jika ada wanita yang akan menjaganya setiap waktu dan wanita itu juga sudah memperkenalkan dirinya tadi pagi saat dia sampai di mansion dia juga yang memberikan informasi kepada syaci tentang Diega


Emm baiklah, segera bayar belanjaan nona dengan kartu yang diberikan Nona Ziva setelah itu susul lah nona Ziva dia sudah menunggu anda " Ujar Wanita itu melirik wanita disamping Diega


Diega pun mengangguk dan memberikan kartu yang diberikan oleh Syaci dengan kasir namun kasir yang menerima kartu itu gemetaran karena kartu itu sangat langka hanya orang tertentu yang memiliki apalagi ada logo di kartu itu


I... Iinniii silahkan masukkan pinnya " Ujar Kasir itu dengan terbata bata dan tangannya gemetaran memberikan alat transaksi ke Diega


Diega menyeringit bingung dengan tingkah si kasir namun ia langsung mengabaikan nya dan Mengetik pin


Terimakasih Nona " Ujar kasir itu menundukkan kepalanya membuat Diega tambah bingung


Mari nona, " Ujar Wanita itu dengan tangan yang membawa semua barang barang Diega


Eh iya kak, Sini Ega yang bawa separuh " Ujar Diega


Tak papa Nona biarkan saya saja " Ujar Wanita itu


Tapi kak " Ujar Diega yang tak enak hati


Tak papa, ayo Nona, Nona Ziva sudah menunggu " Ujar Wanita itu


Diega pun mengangguk pasrah dan berjalan keluar dari toko itu


Sedangkan kasir yang tadi melayani Diega masih terkejut


Hei ada apa malah bengong " Ujar teman nya sambil melayani stevi teman nya Diega


Kau tau selama aku berkerja disini Aku memang sudah sering berapa kali melihat orang orang kaya menggunakan kartu Black cartnya tapi baru kali ini aku gemetaran memegang kartu black cart yang berlogo itu " Ujar Kasir itu


Emang logo apa " Ujar stevi penasaran


Aku pernah melihat di internet gambar logo itu


Itu adalah logo perusahaan yang terkenal di dunia dan hanya perusahaan itu yang memiliki logo itu dan tadi logo itu ada di black cart dan jumlah dari black cart itu tidak tau minimal nya walapun sudah menghabiskan miliar rupiah atau dolar sekalipun tak kan berkurang " Ujar kasir itu saat tadi penasaran mengecek kartu ATM black cart itu


Stevi hanya menelan ludahnya susah payah

__ADS_1


__ADS_2