
Di Sebuah perusahaan
Si*l " Umpat seorang pria membanting semua barang barang yang ada di ruangan nya
Ada Apa Babby kenapa kau membanting barang barang " Ujar Seorang Gadis Yang baru saja masuk
Diam Kau Bi*ch " Desis Pria itu
membuat Gadis itu diam dan memandang Pria itu dengan Tajam
Bi*ch kau bilang, Kau " Ujar Gadis itu terpotong oleh perkataan Seorang yang baru saja masuk kedalam ruangan itu
Sudahlah Bianca jangan membuat emosinya menjadi jadi " Bisik Seseorang yang baru saja masuk,
Percuma kau membanting semua barang barang mu, itu tidak akan menyelesaikan masalah mu Gerr " Ujar Orang itu
Diam kau, Hans , Gadis itu Harus aku Bunuh " desis Gerry ya pria yang membanting banting itu adalah Gerry
Kau ingin membunuhnya, apa kau yakin, jangan membuat masalah baru Gerr " Ujar laki laki yang dipanggil Hans itu
Gadis itu bukan gadis sembarangan, orang yang ada di belakang nya bukan orang yang biasa biasa saja apa lagi selama Bertahun-tahun ia menghilang pastinya ia mempunyai rencana yang sangat matang,
keturunan Salomon itu jangan dianggap remeh, " Ujar Hans lagi
Keturunan Salamon " Ulang gadis tadi
Ya, dia datang ketender itu dan memenangkan tender besar itu dan menekankan semua lawan, bahkan dia juga menyuntikkan Saham ke lawan agar sewaktu waktu lawan bermain curang dia bisa membabat habis perusahaan lawan " Ujar Hans
Ide nya sangat luar biasa, ku akui, " Ujar Hans terpotong oleh dering telepon miliknya
Ada apa " Ujar Hans saat telpon sudah di angkat
Apaaaa, bagaimana bisa IT mu sungguh rendahan, Sampai membereskan itu saja tidak Becus, " maki Hans
Baiklah aku akan mengirimkan mereka kesana " Ujar Hans lagi dan mematikan telponnya sepihak
__ADS_1
Ada apa " Tanya Gerry menatap Hans
Perusahaan Xxxx , Data mereka hangus disabotase, mereka tak bisa memulihkan nya kembali bahkan mereka juga tak bisa menemukan dalangnya " Ujar Hans Dengan wajah yang merah menahan emosi
Semuanya baru saja dimulai " Batin seseorang yang Ada di dekat mereka
Sedangkan di tempat yang berbeda
Bisa di ceritakan " Ujar Raffa menatap kedua gadis yang ada dihadapannya itu
percuma kau memaksa kami Dàgē, karena kami hanya mengikuti perintah " Ujar Zoya dengan Tenang seolah dirinya baik baik saja padahal dia sangat gugup ditatap oleh ketiga pria itu
Huh, benar Dàgē Percuma bertanya dengan mereka, mereka tak akan menjawab nya " Ujar Raffi
Kalian Sangat setia sekali pada adikku, jika terjadi apa apa konsekuensinya adalah nyawa kalian sendiri " Ujar Novan menatap tajam kearah mereka
Kami tau, dan kami paham ajho " Ujar Zoya menunduk
Jangan menekan mereka, karena mereka aku yang memintanya " Ujar Seseorang dengan suara seraknya khas orang bangun dari tidur
Maka dari itu ceritakan lah, jangan ada yang ditutupi lagi, dan bermain dibelakang secara sembunyi sembunyi Angelecia " Desis Nova menatap adik sepupunya itu geram
Aku hanya ingin bermain-main dengan mereka ajho, " Ujar Syaci pelan namun tajam
Cece tau kan jika mereka orang orang yang yang tidak mau diusik " Ujar Raffa dengan suara yang lembut
Sangat tau, maka dari itu aku ingin bermain-main dengan mereka agar mereka tidak menjadi merajalela Dàgē " Ujar Syaci duduk dihadapan Ketiga abangnya itu
Katakan yang sebenarnya ada apa Cece " Ujar Raffa menahan tangan adiknya agar tidak mengatakan apapun itu
Mereka orang-orang itu Dàgē " Ujar lirih Syaci dengan mata yang berkaca kaca
Mereka yang membunuh Alm Bang Leon, Nena, Dll Dan Mereka juga yang ampir membunuh Kak Yora, dan Ami Dàgē, mereka yang merencanakan Bom besar besaran Saat itu Dàgē, mereka semua orangnya " Ujar Syaci Tercekat dengan air mata yang mengalir membasahi Niqabnua membuat ketiga laki laki itu bungkam, seakan tak percaya jika Keluarga yang di bahas adiknya yang notabene nya Keluarga sangat baik dan terpandang Ternyata,
Selama ini aku diam aku bersembunyi di publik bahkan di hadapan orang orang untuk mengetahui Sejauh mana mereka bertindak, Sejauh mana, mereka menyembunyikan bangkai mereka tapi, bukan menutupi bangkai mereka malah ingin menambah bangkai itu lagi, Aku ingin tau penyebabnya kenapa mereka begitu kejam sampai ke Yora Ami pun ampir menjadi korbannya, " Ujar Syaci dengan Tangisan nya
__ADS_1
Novan langsung berjalan ke adiknya langsung mendekap tubuh sang adik
Ajho, mereka sangat jahat ajho, aku tak ingin menendam tapi kematian Alm Bang Leon membuat ku tertampar akan kesalahan ku karena aku ceroboh, dan diamku karena rasa bersalah seakan menggerogoti Diriku Ajho hiks hiks " Isak Syaci
Setelah perbincangan tadi semua orang diam dengan fikiran nya masing masing
Tubuh Syaci demam " Ujar Novan yang masih memeluk sang adik tiba tiba panik saat merasakan tubuh yang ia peluk tiba tiba panas
Hubungi dokter Rev " Ujar Novan, diangguki oleh reva
Zoya Raffa dan Raffi hanya diam menatap Kearah Novan yang menidurkan Syaci di sofa tempat ia duduk
Aku masih tak menyangka, " Gumam Raffi menatap adiknya dengan pandangan yang sulit diartikan
Pantas saja saat aku ingin memperkenalkan Gerry dan Hans, dia tak mau bahkan ia juga mengatakan jangan sebut namaku dan Keluarga Salamon Ko, Cukup mereka mengetahui kau dari Adelard, ternyata ini jawabannya " Ujar Raffi lagi
Flashback beberapa hari lalu
Dàgē aku melihat Ada foto, Gerry di laptop Syaci, dan Foto itu Ada 4 pertama Saat Bersama Raffi yang kedua saat Bersama Diego dan Zaffran, yang ketiga Dia bersama beberapa orang dan yang terakhir Gerry bersama seluruh keluarga nya , " Ujar Thea
Apa Syaci menyukainya " Ujar Selvi ..
Jika dia menyukai nya kenapa Syaci malah menerima Permintaan Kakek " Celetuk Yora
Ya juga ya, kenapa ada foto Gerry Mahesa di laptop Syaci, dan itu bukan hanya Satu loh Ada 4 Bahkan aku juga melihat data seluruh keluarga Mahesa lengkap " Ujar Thea
Apa kamu menyalin data nya Thea " tanya Raffa
Ya, " Ujar Thea mengangguk
Zza tugasmu cari tau sedetail mungkin " Ujar Raffa diangguki oleh Yozza
Ada yang janggal, Syaci bukan tipe pengagum rahasia apalagi aku pernah Berbicara dengannya tentang Bang Leon, Dia menjawab, aku akan mencintai seseorang yang memang sudah halal bagiku dan aku akan mengagumi Seseorang yang sudah Muhrim untukku, untuk saat ini hanya ingin menghindari dari Beberapa orang termasuk satu orang itu, yang masih gencar gencar nya mencariku, saat aku tanya siapa orang nya dia tak menjawa " Ujar Raffi
dan saat itu hanya bang Leon dan Zeo yang dihindari oleh Syaci bukan karena mereka yang Gencar mencari nya " Ujar Yora
__ADS_1
Bukan, bukan Leon tapi Zeo " Ujar Yozza
Zeo/ Zaffran maksud Abang " Ujar Yora diangguki oleh Yozza