
Sedangkan Direstoran
Syaci duduk di meja paling pojok namun masih bisa mengawasi adiknya berbelanja
Ia juga sudah memerintah satu anggotanya yang sudah disiapkan oleh koko nya untuk menjaga Diega
Awasi adikku, rekam aktivitasnya " Ujar Syaci lewat Earphones nya
Saat ia berkata ada seseorang yang duduk di depan mejanya ia menatap orang itu dengan menyeringit kan sebelah alisnya
Kau penguntit " Ujar Syaci
Namun tak dibalas oleh orang itu
Mbak saya pesan coklat panas " Ujar Orang itu kepada waiters
Kamu ingin apa, kamu belum memesan apa apakan " Ujar Orang itu membuat Syaci mendengus kesal
Saya Es Coffe cino dan jamur krispi " Ujarnya
Diangguki oleh Waiters itu setelah itu pelayan itu pergi
Nona, nona Gea membeli beberapa kerudung dan ia juga membeli beberapa baju gamis dan baju laki laki " Ujar seseorang di earphones itu
Biarkan saja, jaga dia " Ujar Syaci dengan tangannya melihat beberapa dokumen yang dikirim kan lewat Emailnya
Hukumannya cepat sekali " Lirih Syaci
Tingkah laku Syaci diperhatikan oleh Zaffran
Uuuhhh apa ini, Apa kau benar benar ingin menghukum ku agar aku tak tidur semalaman Selvi " Gumam Syaci lagi namun didengar jelas oleh Zaffran yang ada didepannya
Apa kau gadis kecil itu " tanya Zaffran yang mulut nya sudah gatal untuk bertanya
Gadis kecil apa maksud mu " Ujar Syaci menatap laki laki itu namun hanya sedetik setelah itu menundukkan pandangannya saat mata mereka bertemu
Gadis yang 17 tahun lalu di hutan gadis yang ku tolong namun bukannya berterimakasih malah mengataiku sombong karena menyebut marga keluarga ku " Ujar Zaffran
Syaci hanya berdehem saja tanpa berniat untuk menjawab pertanyaan Zaffran
Hey jawab aku " Ujar Zaffran kesal karena Syaci masih saja diam dan malah sibuk dengan iPadnya
Jika kau ingin banyak bicara lebih baik kau pergi ketempat lain saja, saya ingin sendiri " Ujar Syaci tajam menatap Zaffran yang sedari tadi mengganggu konsentrasi nya
Zaffran terkejut dengan tatapan tajam Syaci dia hanya diam tak berani berbicara sekatapun
Tak lama Pesanan mereka datang
__ADS_1
Terimakasih " Ujar Zaffran dingin dan singkat kepada pelayan yang sedari tadi menatap kearah Syaci
Tolong jaga pandangan anda dari wanita saya " Ujar Zaffran tegas nan tajam
Membuat Syaci dan pelayan terkejut, pelayan itu pun langsung menundukkan kepalanya dan pergi dari sana
Enak sekali mulut Anda mengklaim saya menjadi wanita anda " Ujar Syaci tajam namun matanya masih fokus dengan iPadnya
Memang kau adalah wanita ku, aku sudah mencari mu sejak dulu dan mengklaim mu menjadi wanita ku " Ujar Zaffran dengan entengnya berkata seperti itu
Memangnya aku barang yang bisa kau klaim milikmu, aku ini adalah seorang anak yang mempunyai orang tua enak saja kau mengklaim diriku begitu saja " Ujar Syaci kesal namun ia tak mau menatap kearah Zaffran
Kenapa dia dan Alm bang leon hobby sekali mengklaim diriku eh, disangka nya aku ini barang kali ya " Batin Syaci menghela nafasnya kasal
Aku akan meminta kepada orang tua serta keluarga mu " Ujar Zaffran tersenyum mengatakan perkataan yang sangat enteng yang membuat Syaci mendongakkan kepalanya menatap Zaffran
Kau" Ujar Syaci namun perkataan terpotong oleh Seseorang yang memanggilnya
Kak Ziva " Ujar Seorang gadis berdiri disampingnya
Ziva menghela nafas dan beristighfar 3x untuk meredakan kekesalan nya
Vira, apakah sudah selesai " tanya Syaci kepada adiknya saat ia melihat adiknya berdiri disamping nya
Sudah kak, tapi " Ujar Diega menundukkan kepalanya
Ada apa, apa ada masalah Rika " Ujar Syaci bertanya kepada wanita yang ada di belakang adiknya
Syaci pun menengok kearah adiknya
Duduk sini, ceritakan ada apa, Rika pesan lah makanan aku tau kau belum makan ajak Temanmu juga " Ujar Syaci diangguki oleh Rika,
Rika tak kan berani menjawab atau menolak jika diperintahkan makan atau pun sholat karena akan mendapatkan tatapan tajam. Dari nona nya itu
Aku, " Ujar Diega lirih ia mengeluarkan kertas dan ATM yang diberikan oleh Syaci tadi
Syaci menyeringit bingung dengan adiknya itu
Ada apa, katakan pada kakak, " Ujar Syaci mengelus pucuk kepala sang adik
Aku menghabiskan uang kakak banyak sekali " Lirihnya menunduk
Lah terus kenapa masalahnya " Ujar Syaci bingung
Aku takut kakak marah " Ujar Diega lirih
Kenapa harus marah, kan itu uang jajan mu ya terserah kamu untuk apa, yang penting gunakan sebaik mungkin " Ujar Syaci tersenyum menatap sang adik
__ADS_1
Kakak takkan marah hanya karena kamu membeli barang toh memang itu milikmu bukan milik kakak, ayah dan bunda menitipkan nya kepada kakak untukmu, jadi pakailah semau mu tapi ingat barang yang tak terpakai bisa menjadi hisab mu diakhirat nanti " Ujar Syaci menatap lembut mengelus pucuk kepala sang adik dengan lembut
diega menatap Syaci yang tersenyum ia pun membalas senyuman syaci
Sekarang makan lah setelah makan, kamu pulang ke RS temani mama, kakak masih ada urusan " Ujar Syaci
dibalas anggukan oleh Deiga
Zaffran tak melepaskan tatapan nya dari syaci sejak tadi, namun hanya di abaikan oleh Syaci
setelah Diega Selesai makan mereka pun keluar dari Restoran
Rika kau antar adikku pakai mobil ini " Ujar Syaci memberikan kunci mobil reva
Baik Nona " Ujar Rika mengambil kunci mobil yang diberikan oleh Syaci
...****************...
Di Parkiran mall
Apa dirimu sebegitu lenggang nya tuan Zaffran " Ujar Syaci yang menatap kepergian adiknya pergi
Untuk mengikuti ku kemana pun aku pergi " Ujar Syaci lagi
Aku akan menjawab jika dirimu menjawab pertanyaan ku tadi Nona Aziva " Ujar Zaffran..
Huft, Aku tak mengenal mu, dan kita juga tak pernah saling berkenalan atau bertemu sebelum nya " Ujar Syaci
Apa kau ingin berbohong Nona, Bukan kah Agama kita Sangat melarang Pendusta " Ujar Zaffran menyeringai
membuat Syaci yang menatap kearah Laki laki yang ada dihadapannya dengan raut wajah kesal
Ya, aku adalah gadis 17 tahun lalu, apa itu cukup membuat mu puas, " Ujar Syaci dengan menatap nya
Sangat, " Ujar Zaffran tersenyum manis
Cukup, jangan mengganggu diriku lagi " Ujar Syaci tajam dan dia pergi dari sana ketika Dia melihat Taxi yang akan melewati nya
Zaffran tersenyum memandang kepergian Syaci , ia pun Melihat jam tangannya Yang menunjukan pukul Setengah 3,
dia mengambil hpnya disaku dan mencari no telpon seseorang
Hallo " Ujar seseorang disebrang telpon
Hem, apa tugasmu sudah kau jalani " Ujar Zaffran dengan tetap berdiri diposisi tadi belum sama kali bergerak sedikit pun semangat
Sudah Tuan " Ujar Orang itu
__ADS_1
Baiklah Terima kasih " Ujar Zaffran
Kenapa aku tak pernah tau jika Opa kenal dengan Nya " Ujar zaffran