Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part51


__ADS_3

Sedangkan Direstoran


Syaci duduk di meja paling pojok namun masih bisa mengawasi adiknya berbelanja


Ia juga sudah memerintah satu anggotanya yang sudah disiapkan oleh koko nya untuk menjaga Diega


Awasi adikku, rekam aktivitasnya " Ujar Syaci lewat Earphones nya


Saat ia berkata ada seseorang yang duduk di depan mejanya ia menatap orang itu dengan menyeringit kan sebelah alisnya


Kau penguntit " Ujar Syaci


Namun tak dibalas oleh orang itu


Mbak saya pesan coklat panas " Ujar Orang itu kepada waiters


Kamu ingin apa, kamu belum memesan apa apakan " Ujar Orang itu membuat Syaci mendengus kesal


Saya Es Coffe cino dan jamur krispi " Ujarnya


Diangguki oleh Waiters itu setelah itu pelayan itu pergi


Nona, nona Gea membeli beberapa kerudung dan ia juga membeli beberapa baju gamis dan baju laki laki " Ujar seseorang di earphones itu


Biarkan saja, jaga dia " Ujar Syaci dengan tangannya melihat beberapa dokumen yang dikirim kan lewat Emailnya


Hukumannya cepat sekali " Lirih Syaci


Tingkah laku Syaci diperhatikan oleh Zaffran


Uuuhhh apa ini, Apa kau benar benar ingin menghukum ku agar aku tak tidur semalaman Selvi " Gumam Syaci lagi namun didengar jelas oleh Zaffran yang ada didepannya


Apa kau gadis kecil itu " tanya Zaffran yang mulut nya sudah gatal untuk bertanya


Gadis kecil apa maksud mu " Ujar Syaci menatap laki laki itu namun hanya sedetik setelah itu menundukkan pandangannya saat mata mereka bertemu


Gadis yang 17 tahun lalu di hutan gadis yang ku tolong namun bukannya berterimakasih malah mengataiku sombong karena menyebut marga keluarga ku " Ujar Zaffran


Syaci hanya berdehem saja tanpa berniat untuk menjawab pertanyaan Zaffran


Hey jawab aku " Ujar Zaffran kesal karena Syaci masih saja diam dan malah sibuk dengan iPadnya


Jika kau ingin banyak bicara lebih baik kau pergi ketempat lain saja, saya ingin sendiri " Ujar Syaci tajam menatap Zaffran yang sedari tadi mengganggu konsentrasi nya


Zaffran terkejut dengan tatapan tajam Syaci dia hanya diam tak berani berbicara sekatapun


Tak lama Pesanan mereka datang

__ADS_1


Terimakasih " Ujar Zaffran dingin dan singkat kepada pelayan yang sedari tadi menatap kearah Syaci


Tolong jaga pandangan anda dari wanita saya " Ujar Zaffran tegas nan tajam


Membuat Syaci dan pelayan terkejut, pelayan itu pun langsung menundukkan kepalanya dan pergi dari sana


Enak sekali mulut Anda mengklaim saya menjadi wanita anda " Ujar Syaci tajam namun matanya masih fokus dengan iPadnya


Memang kau adalah wanita ku, aku sudah mencari mu sejak dulu dan mengklaim mu menjadi wanita ku " Ujar Zaffran dengan entengnya berkata seperti itu


Memangnya aku barang yang bisa kau klaim milikmu, aku ini adalah seorang anak yang mempunyai orang tua enak saja kau mengklaim diriku begitu saja " Ujar Syaci kesal namun ia tak mau menatap kearah Zaffran


Kenapa dia dan Alm bang leon hobby sekali mengklaim diriku eh, disangka nya aku ini barang kali ya " Batin Syaci menghela nafasnya kasal


Aku akan meminta kepada orang tua serta keluarga mu " Ujar Zaffran tersenyum mengatakan perkataan yang sangat enteng yang membuat Syaci mendongakkan kepalanya menatap Zaffran


Kau" Ujar Syaci namun perkataan terpotong oleh Seseorang yang memanggilnya


Kak Ziva " Ujar Seorang gadis berdiri disampingnya


Ziva menghela nafas dan beristighfar 3x untuk meredakan kekesalan nya


Vira, apakah sudah selesai " tanya Syaci kepada adiknya saat ia melihat adiknya berdiri disamping nya


Sudah kak, tapi " Ujar Diega menundukkan kepalanya


Ada apa, apa ada masalah Rika " Ujar Syaci bertanya kepada wanita yang ada di belakang adiknya


Syaci pun menengok kearah adiknya


Duduk sini, ceritakan ada apa, Rika pesan lah makanan aku tau kau belum makan ajak Temanmu juga " Ujar Syaci diangguki oleh Rika,


Rika tak kan berani menjawab atau menolak jika diperintahkan makan atau pun sholat karena akan mendapatkan tatapan tajam. Dari nona nya itu


Aku, " Ujar Diega lirih ia mengeluarkan kertas dan ATM yang diberikan oleh Syaci tadi


Syaci menyeringit bingung dengan adiknya itu


Ada apa, katakan pada kakak, " Ujar Syaci mengelus pucuk kepala sang adik


Aku menghabiskan uang kakak banyak sekali " Lirihnya menunduk


Lah terus kenapa masalahnya " Ujar Syaci bingung


Aku takut kakak marah " Ujar Diega lirih


Kenapa harus marah, kan itu uang jajan mu ya terserah kamu untuk apa, yang penting gunakan sebaik mungkin " Ujar Syaci tersenyum menatap sang adik

__ADS_1


Kakak takkan marah hanya karena kamu membeli barang toh memang itu milikmu bukan milik kakak, ayah dan bunda menitipkan nya kepada kakak untukmu, jadi pakailah semau mu tapi ingat barang yang tak terpakai bisa menjadi hisab mu diakhirat nanti " Ujar Syaci menatap lembut mengelus pucuk kepala sang adik dengan lembut


diega menatap Syaci yang tersenyum ia pun membalas senyuman syaci


Sekarang makan lah setelah makan, kamu pulang ke RS temani mama, kakak masih ada urusan " Ujar Syaci


dibalas anggukan oleh Deiga


Zaffran tak melepaskan tatapan nya dari syaci sejak tadi, namun hanya di abaikan oleh Syaci


setelah Diega Selesai makan mereka pun keluar dari Restoran


Rika kau antar adikku pakai mobil ini " Ujar Syaci memberikan kunci mobil reva


Baik Nona " Ujar Rika mengambil kunci mobil yang diberikan oleh Syaci


...****************...


Di Parkiran mall


Apa dirimu sebegitu lenggang nya tuan Zaffran " Ujar Syaci yang menatap kepergian adiknya pergi


Untuk mengikuti ku kemana pun aku pergi " Ujar Syaci lagi


Aku akan menjawab jika dirimu menjawab pertanyaan ku tadi Nona Aziva " Ujar Zaffran..


Huft, Aku tak mengenal mu, dan kita juga tak pernah saling berkenalan atau bertemu sebelum nya " Ujar Syaci


Apa kau ingin berbohong Nona, Bukan kah Agama kita Sangat melarang Pendusta " Ujar Zaffran menyeringai


membuat Syaci yang menatap kearah Laki laki yang ada dihadapannya dengan raut wajah kesal


Ya, aku adalah gadis 17 tahun lalu, apa itu cukup membuat mu puas, " Ujar Syaci dengan menatap nya


Sangat, " Ujar Zaffran tersenyum manis


Cukup, jangan mengganggu diriku lagi " Ujar Syaci tajam dan dia pergi dari sana ketika Dia melihat Taxi yang akan melewati nya


Zaffran tersenyum memandang kepergian Syaci , ia pun Melihat jam tangannya Yang menunjukan pukul Setengah 3,


dia mengambil hpnya disaku dan mencari no telpon seseorang


Hallo " Ujar seseorang disebrang telpon


Hem, apa tugasmu sudah kau jalani " Ujar Zaffran dengan tetap berdiri diposisi tadi belum sama kali bergerak sedikit pun semangat


Sudah Tuan " Ujar Orang itu

__ADS_1


Baiklah Terima kasih " Ujar Zaffran


Kenapa aku tak pernah tau jika Opa kenal dengan Nya " Ujar zaffran


__ADS_2