
Setelah semuanya sudah selesai Jenazah pun di bawa ke rumah duka
Aku sudah meminta mereka ketempat itu " Ujar Reva Hanya dibalas Anggukan Oleh Syaci yang menggendong Anak perempuan itu yang kelelahan menangis
Biar aku saja yang menggendong nya " Ujar Zaffran Karena kasian melihat Syaci yang menggendong anak itu
Syaci hanya menggelengkan kepalanya pertanda ia tidak mau
Syaci membawa Anak itu keluar di ikuti oleh mereka
Aku akan masuk ke Dalam Mobil Ambulance " Ujar Zoya memberikan kunci mobil kepada Reva
Biar aku saja yang menyetir " Ujar Zaffran yang mengambil kunci mobil itu, mereka tak membantah menuruti permintaan Zaffran
Saat sudah sampai di Depan mobil Zaffran membukakan pintu mobil didepan Untuk Syaci
Aku dibelakang saja " Ujarnya lirih
Zaffran mengangguk dan membuka pintu mobil belakang untuk Syaci dengan satu tangan ia taruh di bawah dap pintu mobil agar kepala Syaci tidak terbentur
Semua tingkah laku Zaffran di perhatikan oleh Reva yang ingin masuk kedalam mobil jok depan
Tatapan nya, perlakuan nya sama seperti Alm Bang Leon, apa kebetulan saja " Batin Reva
Setelah Dirasa Syaci sudah masuk dan duduk dimobil ia memutar i mobil itu dan membuka pintu kemudi dan menjalankan mobil itu mengikuti Mobil Ambulans yang ada didepannya
Suasana di dalam mobil itu sunyi sampai suara hp Reva berdering
Hallo assalamualaikum " Ujar Reva
waAlaikum salam, Apa Syaci baik baik saja Rev, " Tanya seseorang yang ada di sebrang telpon
Reva menengok kearah belakang menatap Syaci tapi Syaci hanya diam tak merespon
Ra, nanti saja aku hubungi lagi " Ujar Reva pelan
Jawab pertanyaan ku Reva, apa adikku baik baik saja " Ujar Orang itu dengan suara dingin
Kau fikir Sendiri Ra, Sekarang dia Hanya diam, dan berfikir dirinya tak berguna sama seperti Kejadian itu " Ujar Reva Kesal dan mematikan telponnya
Rev Tahan emosimu, " Tegur Syaci
__ADS_1
Huft, aku harus menahan Emosi ku terus bagaimana dirimu Sya, yang menyalahkan dirimu sendiri sama saat kejadian itu " Ujar Reva kesal
Syaci tersenyum menatap Reva dibalik niqabnya
Aku baik baik saja, Aku pun tak menyalahkan diriku, karena aku paham itu adalah takdir " Ujar Syaci
Mulut bisa bicara itu takdir tapi sorot matamu Sya,. sorot mata yang sama dengan beberapa tahun lalu " Ujar Reva
Aku merasa Gagal menjaga mu Sya " Ujar Reva dan keluar dari mobil saat Mobil itu sudah sampai di Gang yang tak mungkin mobil mereka masuk kedalam
Zaffran diam menatap kearah spion mobil
Astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah, Bang, bisa gendong Zakiya " Ujar Syaci lirih Zaffran tak membalas perkataan Syaci dia langsung menuju pintu mobil belakang dan menggendong Syaci
Syaci yang sudah melihat Zaffran menggendong Zakiya pun ia keluar dari mobil itu
Duluan lah " Ujar Zaffran
Syaci mengagguk Dan berjalan terlebih dulu di ikuti Zaffran yang ada dibelakang nya
Sesampainya dirumah duka, hanya ada tetangga samping Rumah saja karena memang itu masih malam jadi belum banyak orang
Zakiya " Ujar lirih ibu berjilbab pink itu saat melihat Anak perempuan Yang digendong oleh Zaffran
nak sebaiknya dia tidurkan saja dirumah ibu sebelah sini, " Ujar Ibu yang lain, itu namun Syaci menggelengkan kepalanya kearah Zaffran
Zaffran yang mengerti pun mengangguk
Maaf buk biar kan saja dia digendongan saya " Ujar Zaffran
tapi kamu pasti kelelahan nak, kalian juga bisa beristirahat dirumah saya " Ujar Ibu ibu itu seperti mencari perhatian mereka
Tidak perlu buk, sebentar lagi juga Sudah waktunya subuh, kami akan disini saja Sambil Membaca Yasin untuk Alm Ujar Zaffran yang tau apa maksud ibu itu
Baiklah jika seperti itu saya kembali saja jika tak butuh tumpangan dasar anak orang kaya sombong " Ujar ibuk itu dan pergi meninggalkan mereka Ber4
Kalau bukan lagi suasana seperti ini ku ladenin itu ibu-ibu " Ujar Reva kesal
Maaf nak, dia memang seperti itu jangan dimasukin kehati " Ujar Ibu berjilbab pink
Ya buk, tak papa , Maaf buk kami masuk dulu " Ujar Syaci masuk menarik baju Bagian Zaffran, Zaffran yang ditarik baju nya pun mengikuti Syaci masuk
__ADS_1
Boleh saya tau Nak, kalian ini siapa, Karena setahu Saya, ibuk Sumi tak mempunyai saudara atau kerabat Ada pun ia punya kakak Madam Isni " Ujar ibu itu bertanya kepada Reva
Kami Kebetulan Kenal dengan Alm Suami ibu Sumi, Bu, " Ujar Reva Ya mereka sudah mencari informasi tentang Zakiya serta ibunya saat Siang tadi karena Syaci mengatakan jika ia membantu Seorang anak perempuan tapi seperti tak asing wajahnya ternyata Suami Ibu Sumi adalah tukang kebun Neneknya( ortu Ronal) yang sudah meninggal beberapa tahun lalu
Oalah ,Syukur kalau begitu Nak, sebelum nya saya ucapkan terima kasih, tapi bisakah saya meminta tolong pada kamu " Ujar Ibu itu
Apa buk " Ujar Reva
Bisakah kalian membawa Zakiya ikut bersama kalian, Karena ia tak memilik siapa siapa lagi, Keluarga dekat nya hanya madam Isni tapi, saya yakin iya tak mungkin mau merawat Zakiya, Sedangkan saya , saya tak sanggup untuk menghidupi nya " Ujar Ibu itu yang Prihatin dengan Zakiya
Ibuk tak perlu khawatir kami akan menjaga dan merawat dia, dia akan tinggal bersama kami " Ujar Reva
Terimakasih nak, terimakasih tolong jaga dia, dia tak lagi memiliki siapa siapa di dunia ini " Ujar ibu itu diangguki oleh Reva
tak lama kemudian Suara Azan subuh berkumandang
Zoya keluar menghampiri Reva
va kita sholat dulu , biar bisa gantian dengan yang lain ujar Zoya Diangguki oleh Reva ,
Reva dan Zoya Serta beberapa Orang disana pergi Ke masjid yang hanya melewati beberapa rumah sedangkan Zaffran dan Syaci masih khusuk Membaca Yasin untuk alm
Bu, tenanglah Saya akan menjaga putri mu Selayaknya Saya menjadi Para adik adik saya " Gumam Syaci setelah selesai membaca Yasin
Gumaman Syaci bisa didengar oleh Zaffran
Zaffran tersenyum lembut menatap Syaci
Tak butuh waktu lama Reva Dan Zoya serta beberapa anggota yang sudah selesai sholat pun kembali
Lebih baik Kalian Sholat dulu Mumpung Waktunya masih ada " Ujar Zoya Hanya diangguki oleh mereka berdua mereka pun pergi keluar untuk Menuju ke Masjid
Namun saat di jalan Hp Zaffran berbunyi
Hallo assalamualaikum Go " Ujar Zaffran
waAlaikum salam kau dimana, kau udah balik " Ujar orang di sebrang telpon yang tak lain adalah Diego
Belum aku, di Daerah xxxx bersama adikmu Ziva " Ujar Zaffran membuat Diego kaget dia kira adiknya Itu pindah Tidur dikamar
Sama adikku , kau ngapain bawa adikku kedaerah sana, Jangan macem macem Zaff ku bogem kau " Ujar Diego khawatir
__ADS_1
Kami ada sedikit urusan, dan satu lagi aku tak mungkin Macam macam, disini juga aku tak berdua dengan adikmu ada 2 Sahabatnya juga, sudah ku matikan telepon nya aku ingin sholat dulu takut abis waktu nya assalamualaikum " Ujar Zaffran langsung mematikan telponnya sepihak, saat melihat Syaci sudah masuk kedalam masjid