
Zaffran Apa kah kamu akan membatalkan Lamaran Mu ketika sudah melihat Wajah Syaci " Ujar Sisi menatap kearah Zaffran ,
Zaffran tersenyum lembut
Insyaallah Tidak Tante, Karena kecantikan Wanita bukan dilihat dari rupanya tapi akhlak aqidah serta Bagaimana dia menutup Aurat nya " Ujar Zaffran Tenang nan tegas
Baik lah kalau begitu , Sayang bukalah Niqabmu " Ujar Sisi tersenyum menengok kearah Syaci
Syaci mengangguk sebagai balasan,
Bismillahirrahmanirrahim " Lirih syaci, ia membuka niqab nya perlahan membuat Ketiga Orang yang ada dihadapannya Terperangah, Liana yang notabene nya mengenal Syaci sejak kecil pun Ikut Terperangah karena Wajah Syaci yang Bersih putih Berseri dengan bibir pink yang alami membuat Wajahnya Cantik
Masya Allah " Ujar Mereka bertiga
Ami, yang selama ini bersama mu sampai terkejut nak, Masya Allah Cantik sekali kamu Sya " Ujar Liana langsung mendekati Syaci, Syaci langsung kikuk Karena selama ini dia tak pernah membuka Niqabnya dihadapan banyak orang terkecuali sedang dikamar bersama Sahabatnya atau kemarin Dengan Sisi Dan Diega Serta Sang Papa
Tutup lah kembali " Ujar Zaffran tersenyum,
Syaci pun mengangguk dan menutup Niqabnya kembali
Umma, " Panggil Zaffran ke sang ibu
Zelly yang mengerti pun Langsung membuka Tasnya dan mengambil Kotak Beludru
Bukain " Ujar Zelly memberikan kotak beludru itu kepada Zaffran, Zaffran pun langsung membuka kan Kotak itu yang Berisi Sebuah Kalung berlian dan Cincin
Zelly mengambil kalung Brilian itu dan berjalan kearah Syaci
Umma Pakaikan kalung nya ya " Ujar Zelly tersenyum
Nyonya, ini sangat berlebihan " Ujar Syaci Belum sempat melanjutkan Perkataannya sudah dipotong oleh Zelly
Ini tidak berlebihan Sayang, Ini sebagai pengikat jika Kamu Sudah menerima Zaffran, dan kalung serta cincin ini Zaffran Sendiri yang membuat desainnya , Jadi diterima ya " Ujar Zelly Lembut
Syaci hanya mengangguk pasrah, dan tak berkata kata lagi
Zelly langsung memasangkan Kalung Brilian itu ke leher Syaci, setelah itu Memasangkan Cincin Brilian itu jari Manis Calon menantu nya
Pas, dan Sangat Indah " Ujar Selly tersenyum bahagia, sampai ia langsung memeluk Syaci
Selamat Datang Di Keluarga Abizhar Nugraha Sayang " Ujar zelly dengan Suara yang lirih menahan air matanya yang ingin menetes
Umma, Umma kenapa " Ujar Syaci mendongakkan kepalanya menatap Zelly
Umma, umma Bahagia Nak, sangat bahagia, Zaffran Bisa menuruti permintaan Alm Leon Yang membawa Calon menantu Seperti Kamu di Keluarga Umma, Tanpa ada bantahan, Dan kamu pun menerima Zaffran Dengan Lapang Dada " Ujar Zelly dengan suara tercekat
Umma Kita manusia Hanya menjalankan Takdir selebihnya Itu sudah kehendak Sang illahi yang harus kita terima " Ujar Syaci lirih Tangannya mengusap Air mata Zelly yang mengalir Begitu saja diwajahnya
Sedangkan Zaffran sedari tadi ia diam melihat interaksi antara Ummanya dengan Gadis yang notabene akan menjadi istrinya nanti
Bismillahirrahmanirrahim ya Allah Ridhoi lah hamba untung menjadi seorang suami untuk dia " Ujar batin Zaffran
...****************...
Setelah Acara selesai mereka pun pamit pulang, karena Sudah malam
...----------------...
...Di mansion Zen...
...----------------...
Alhamdulillah Semuanya lancar " Ujar Zelly tersenyum senang.,
Diangguki oleh sang suami
Alhamdulillah, Tinggal Selangkah lagi Zeo, Kamu Akan menjadi seorang suami , Pesan Baba Hargai dan hormati Istrimu Seperti kamu Menghargai dan menghormati Umma mu,
__ADS_1
Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sebaik-baik orang beriman adalah yang terbaik dalam akhlaknya. Dan sebaik-baik dari kalian, adalah orang-orang terpilih (secara akhlak) kepada para wanita.”
" Ujar Zen Menatap putranya
Tanggung jawab mu bukan lagi didiri kamu lagi Nak, Ada istri Mu jadi setiap langkah mu Pastikan Dia tau,
" Ujar Zelly Menasehati anaknya
Zaffran mendengar perkataan setiap perkataan dari Keluarga nya itu
Namanya rumah tangga itu harus saling melengkapi, Dan Peran mu penting Sebagai Pemimpin keluarga, Syaci Masih Sangat muda Mungkin pikiran nya Masih Belum Terbuka luas Kamu yang menjadi Kepala keluarga Harus bisa mengarahkan dan mengayomi Istrimu " Ujar Yozzi
Syaci Masih sangat muda Umi Pun Turut Ikut andil Mengasuh nya saat itu, jika dia Salah Berjalan tuntun dia, Nasehati dia pelan pelan jangan Kau Naikan Suaramu Zeo, karena sejak kecil Dia tak Pernah mendengar Nada tinggi , " Ujar Liana
Sejak Dia kecil sampai Saat ini Aku dan Mereka Berempat menjaganya ntah dari jauh atau dekat, Dan sekarang itu tugasmu, jadi tolong lindungi dia, " Ujar Yozza menatap Zaffran tajam
Insyaallah " Ujar Zaffran tegas
Aku tak ragu dalam hal apapun bang, karena Selama ini aku pun turut andil Dalam menyembunyikan identitasnya dari kau, yang selalu Mencari informasi nya, Usahamu cukup ku ancungi jempol, tapi yang harus kamu Tau, dia pernah jatuh Saat kehilangan Alm Bang Leon, Dan Jangan Sampai aku melihat Dia jatuh lagi karena kau yang menyakiti nya, Akan Ku hantam kau , Baginya saat ini kau orang baru yang dia temui dan harus ia percayai, Jadi tolong jangan Membuat Rasa percaya nya hancur " Ujar Yora
Zaffran tersenyum lembut Ia Akan banyak mencari tau tentang Calon istri nya dari sang sepupu
Waktu Nya Satu Minggu lagi jadi semuanya harus disiapkan dengan Sangat matang dan aman, Syaci tidak mau publik atau orang lain tau cukup Keluarga inti saja jadi pastikan itu Aman " Ujar Abizhar
Baik Akan aku urus semuanya, tapi apa kah boleh aku memperkenalkan dia keperusahaan karena Aku akan Memindahkan nama kepemilikan perusahaan atas namanya " Ujar Zaffran
Kalau itu tanyakan langsung pada dia boleh apa tidak " ujar Abizhar mengangkat dagu kearah cucu perempuan nya
Aku akan tanyakan padanya, " Ujar Yora Yang diangguki oleh Zaffran
Tanyakan lah secepatnya " Ujar Zaffran
Baiklah malam ini aku akan ada Meeting dengan mereka ada yang ingin dibahas " Ujar Yora diangguki oleh mereka
setelah berbincang bincang Mereka pun masuk kekamar masing masing
Zaffran yang Sudah ada dikamar nya keluar ke balkon ia menatap kearah balkon Sang sepupunya yang pintunya terbuka,
Astaghfirullah bang, ngapain kau kesini ampek loncat pembatas gitu " Ujar Yora terkejut
Zaffran tersenyum
Katanya kau ingin meeting aku ingin dengar apa yang kalian bahas " Ujar Zaffran
Yora mengkerut bingung,
Tumben kau kepo urusan orang " Ujar Yora, karena biasanya sang sepupu ini tak ingin tau tentang urusan dia atau orang lain
Karena Orang orang itu salah satunya adalah Calon Ratuku jadi aku perlu tau dong urusan nya " Ujar Zaffran
Yora mendengus kesal, karena tak biasanya Abang ny itu Sebucin ini
Terserah ente saja" Ujarnya, membuat Zaffran terkekeh
Tak lama Panggilan Vc Di laptopnya muncul,
Yora langsung mendeal nya dan muncul lah wajah wajah Sahabatnya,
Assalamualaikum Bestie " ujar Selvi
WaAlaikum salam" Ujar 5 Orang itu sedangkan Zaffran menjawabnya dalam hati
Eh, itu bang Yozza ya, te tumbenan di kamar ente Malam begini " Tanya Reva
Bukan bang Yozza, tapi Calon manten " Ujar Yorra membuat Mereka Ber 4 di dalam layar senyum senyum
Oh, Calon manten, pantesan Nongkrong di kamar ente, pen Curcol ya tentang Calon nya, " Ledek Selvi
__ADS_1
Hust, kalian ini malah ngegosip, ini kita VC mau bahas Masalah perusahaan dan Misi loh bukan mau ngeledekin Calon manten,tuh lihat Adik ku kayak tomat merah pipinya " Ujar Zoya Terkekeh
Sama Bae ente juga Kak " Sungut Syaci membuat mereka tertawa
Ane matiin ini Vcnya kalau gak penting " Ujar Syaci yang kesal dengan para sahabatnya
Eh tunggu jangan di matiin, Bang Zaffran mau ngomong " Ujar Yora
Syaci pun mengurungkan Niatnya dia hanya diam saja
Bang ngmng lah " Ujar Yora menengok kearah Zaffran
Zaffran pun bangun dari tidur nya dan menatap ke layar Laptop Yora
Apa boleh, mas memberitahu kepada karyawan dan memperkenalkan kamu dengan mereka, karena bagaimanapun pun Perusahaan Itu Akan menjadi atas namamu " Ujar Zaffran,
Syaci menghela nafasnya
Mas, tak perlu berlebihan, Perkataan Ajho Novan juga jangan difikirkan itu kan hanya ibaratkan atau misalkan juga, " Ujar Syaci
Mas bertanya apa boleh mas memperkenalkan kamu dengan karyawan Perusahaan, bukan Penolakan mu untuk tidak menerima perusahaan itu Cia " Ujar Zaffran gemas dengan sang calon
membuat Syaci menghela nafas kesal
Kalau begitu, tanyakan pada Selvi atau kak Zoya, karena mereka yang mengatur jadwalku " Ujar Syaci kesal
jawaban Kesal Syaci membuat bibir Zaffran terangkat
Bagaimana " Tanya Zaffran
Bagaimana apa, ya tanyakan pada mereka berdua lah " Ujar Sewot Syaci
Ya, Cia mas ini lagi nanya mereka berdua loh, " Ujar Zaffran terkekeh membuat Syaci Sangat malu ia pikir Zaffran bertanya kepada nya
Sedangkan mereka yang mendengar hanya cengar cengir tak jelas
Duh duh, kalau soal itu sih Dari aku sih yes , tapi tak tau Dari Kak Zoya bisayes tidak " Ujar Selvi tersenyum
Lah, ente main yes yes aja gampang bener " Ujar Zoya
Selvi hanya tersenyum manis menatap Zoya Dengan mata yang mengerjap ngerjap
Oke Ane juga Yeees " Ujar Zoya namun sebelum itu Syaci langsung mematikan vcnya
Lah kok vcnya dimatiin " Ujar Thea, ia pun langsung menelpon lagi Syaci namun Sudah tak aktif
Non aktif " Ujar Reva
Coba Earphonenya " Tanya Yora
Sama Bae, non aktif " Ujar Selvi
Lah kemana ini bocah masa ia pundung sih " Ujar Selvi bingung
Emang Syaci bocil pundungan, paling juga dia ada Pesan darurat "Celetuk Zoya yang masih sibuk mengotak ngatik Ipadnya
Sedangkan Zaffran langsung menyalakan hpnya dan melacak Keberadaan Syaci dan benar saja Titik koordinat Syaci berjalan cepat
Zaffran langsung beranjak dari kasur itu dan keluar dari kamar Yora dengan tergesa-gesa, membuat Yora bingung melihat tingkah sang Abang
Tu orang kenape " Gumamnya
Gimana, " Ujar Yora menatap laptop
Syaci mengganti password nya " Ujar Zoya
Coba kau lacak gelangnya Sel " Ujar Thea,
__ADS_1
Eh itu orang mau kemane malam malam begini " Gumam Yora saat melihat Dari jendela kamarnya mobil Zaffran pergi
titik koordinat nya Berjalan, keluar dari Mansion " Ujar Selvi