Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part23


__ADS_3

...Hutan...


...----------------...


Dor dor dor


Syaci awaaaas " Teriak Zahfri berlari kearah syaci memeluknya sampai terjatuh


Argh " Ringis Zahfri


Bang Leon " Ujar Syaci panik


Kenapa kau malah menolong ku " Ujar Syaci dengan suara tercekat


Terus Aku membiarkan kau terluka ughuk ughuk " Ujar Zahfri lirih terbatuk-batuk


Reva,. berapa lama lagi bantuan " Ujar Zoya yang sudah kewalahan menghadapi para musuh yang bertambah


Sebentar lagi , mereka dalam perjalanan " Ujar Reva yang berusaha menghubungi bantuan


Ckckck jadi segini saja Queen dan King Agents yang terkenal itu " Ujar seseorang laki laki berjubah hitam


Syaci yang tadinya menembak musuh musuh yang mendekat menatap lekat orang itu


Siapa sebenarnya kau " Ujar Syaci tajam


Aku adalah malaikat maut mu Nona Muda salamon " Ujar laki laki dengan gesit iya sudah berada di belakang Syaci dan ingin menusuk nya namun


Zahfri yang berada di dekat Syaci dan mengetahui apa yang ingin dilakukan oleh laki laki itu iya menendang syaci sampai terjatuh dan menembaki kaki laki laki itu.,


Sesenti pun tak ku biarkan kau mendekati nya " Ujar Zahfri lirih ia berusaha bangun


Ternyata kau masih bisa bangun juga Tuan Muda " ujar Laki laki itu


Aku takkan membiarkan mu Melukai Wanita ku " Ujar Zahfri


Kita lihat saja apa kau masih bisa berbicara seperti ini dan melindungi nya " Ujar laki laki itu tersenyum


Dia menebak kearah Syaci namun dengan gesit syaci bisa menghindari nya tapi ia tak mengetahui jika dari jarak jauh ada yang meleparkan pisau ke arahnya


Syaci Awas " teriak Zahfri menarik tangan syaci hingga Pisau itu mengenai punggungnya


Bang Leon "lirihnya


Apa kau terluka " Ujar Zahfri


Cukup, sudah cukup kau melindungi ku " Ujar Syaci menatap Zahfri dengan mata yang berkaca-kaca


Wow sosweet sekali ya hahaha" Ujar laki laki itu mencoba berdiri


Syaci yang mendengar perkataan laki laki itu menembak laki laki itu dengan Pistol milik Zahfri


Dor dor dor


Kalian fikir aku lemah,. " Ujar Syaci dingin


Orang yang melempari pisau tadi iya menembaki syaci namun dengan gesit Syafi bisa menghalau nya dan menembaki nya sampai tewas


Bukan berarti aku tak bisa membunuh kalian, aku bukan pecundang yang bermain senjata dibelakang " Ujar Syaci dingin


Ughuk ughuk apa kau yakin nona " Ujar laki laki itu mencoba berdiri namun tangan nya menggegam pistol yang ingin menembak Zahfri syaci yang tau itu langsung mengnangkis pistol itu membuat pistol itu terlempar jauh namun ia tidak melihat jika Laki laki itu Mengambil pisaunya dan menusuk lengannya


Argh " Ringis Syaci


Syaci " Teriak Zahfri Rafa Rafi Novan yang baru saja datang


Syaci menendang laki laki itu terpental dan mencabut pisau yang ada di bahunya hingga darah itu mengalir


jleb


Ia menusuk laki laki itu dengan pisau tadi


Argh " Teriak laki laki itu

__ADS_1


Krek korek krek


dan mematahkan kaki tangan laki laki itu


Seharusnya aku tak terlihat lemah dihadapan mu agar Kau tak bermain main dengan ku, dan sekarang kupastikan kau dan keluarga mu akan menjadi targetku " Ujar Syaci tajam


Ia membuka Masker itu dan melihat wajah orang itu


Gerry " Gumamnya dan seketika kesadaran nya hilang


karena luka tadi beracun


Syaci Ughuk " Panggil Zahfri lirih mencoba mendekati Syaci


Syaci " Teriak mereka semua dan menghampiri Syaci


Bawa Syaci Fi Van " Ujar Raffa dan diangguki oleh Raffi Raffi pun menggendong syaci dibantu oleh Novan


( Karena yang bisa nyentuh/ Muhrimnya Itu Novan Abang sepupunya yang jelas dia sekandung dan Raffi Sepersusuan )


Leon,. " Ujar Raffa terkejut melihat Leon sudah berlumuran darah


Iya dan Yoza pun membantu Leon dan membawanya ke RS


Bang Le " hesteris l Yora ia berlari ke arah mereka


mereka pun pergi dari hutan menuju Ke RS


sedangkan Laki laki tadi tergeletak begitu saja disana


Tuan Muda " Ujar seseorang berbaju hitam


Tolong Aku " Ujar laki laki itu terbata bata


Ia pun menolong nya dan membawa laki laki itu pergi


( Masih ingatkan Gerry temannya Si Raffi dulu )


...----------------...


Doctor Help my sister


" Teriak Novan di lobby membuat mereka yang berada disana tergopoh-gopoh keluar


(Dokter Tolong Adik saya)


Behind there are still people helping too " ujar Novan


(Dibelakang masih ada orang tolong juga)


Syaci dibawa kedalam Ruangan UGD dengan beberapa dokter dan suster yang akan menangani nya


tak lama Raffa datang


Hurry help my friend " Teriak Raffa ketika melihat para dokter dan suster itu bengong melihat wajah Raffa


(Cepat tolong teman saya)


Zahfri pun di angkat dan ditaruh dibrangkar di Dorong keruangan UGD


Hubungi keluarga Leon Za " Lirih Raffa


Ntahlah perasaan nya tak karuan sekarang


Tak lama Keluarganya datang


Raffa, bagaimana keadaan adikmu " Isak Bunda


Aku belum tau Bun, Syaci masih diperiksa " Lirihnya


Bagaimana bisa dia terluka, apa Zahfri tak menjaganya dengan baik" Ujar Sang deba


Jika dia tak menjaganya dengan baik dia juga tak mungkin mendapatkan banyak luka di tubuhnya deba " Ujar Raffa dingin

__ADS_1


Bahkan luka yang ia dapatkan kan lebih parah dari pada Luka Syaci, " Ujar Raffa lirih


9 Jam berlalu


tak Lama keluarga dari Zahfri leonxander Abizhar Nugraha pun datang


Bagaimana keadaan Putraku ... " Ujar Zelly menatap Liana khawatir


Kita belum tau dokter belum keluar " Ujar Liana lirih


Bagaimana bisa terjadi seperti ini Yozzi " Ujar Zen tajam


Dia dijebak di misi yang ia lakukan dengan timnya " Ujar Yozzi


Apa, bagaimana bisa Seharusnya Abang punya plan dan tak mungkin Abang terluka sebegitu parahnya " Ujar Zaffran


Ntahlah, " Ujar Yozzi dingin


Saat mereka sampai beberapa jam sebelum Operasi Yozzi masuk kedalam Ruangan UGD Zahfri atas permintaan nya


Abi " lirih Zahfri


Yozzi menatap nya sendu


Zahfri Abi Mohon bertahan lah " Ujar Yozzi lirih


Zahfri hanya tersenyum menatap sang paman


Bi, nanti jika aku tiada tolong jaga Dia bi, Nyawanya sekarang Terancam pastinya Apalagi dengan kejadian ini Pasti dunia bawah tau siapa dia para musuh Keluarga ku juga pasti sudah tau hal itu " Ujar Zahfri terbata bata


Abi akan menjaganya yang penting sekarang kau pulih, " Ujar Yozzi


Bi, aku sangat mencintainya bi, Aku ingin ia menjadi Menantu Umma " ujar Lirihnya


taklama pintu terbuka Datang lah Sang kakek Abizhar


Kek " Lirihnya


Kenapa kau lakukan yang membahayakan dirimu seperti ini Leon " Ujar Abizhar


Dan aku membiarkan wanitaku terluka kek, itu tak mungkin, Aku sangat mencintainya kek aku takkan rela jika ia terluka sedikitpun, tapi sekarang aku gagal menjaganya " Ujar Zahfri


Kau tak gagal menjaganya Leon " Ujar Kakek


Dia terluka kek, Aku gagal untuk hal itu " Ujar Leon


Sudahlah sekarang kau fokus dengan keadaan mu jangan memilih dia " Ujar sang kakek


Kek, jika suatu saat nanti aku tiada tolong jaga dia kek, Seluruh musuh kita sudah mengetahui siapa dia, " Ujar Zahfri


Heemm " Deheman kakek


Kek bi, apa aku bisa meminta sesuatu " Ujar Zahfri


Sudahlah nanti saja sekarang kau akan dioperasi Le, setelah selesai oprasi baru kita bahas " Ujar Yozzi


Zahfri menggelengkan kepalanya


ia pun mengeluarkan Kotak beludru berwarna merah Di sakunya


Aku ingin ia menjadi menantu sekaligus putri dan istri untuk keluarga ku kek bi " Ujar nya


Yozzi dan abizhar hanya diam mendengarkan permintaan Zahfri


Tolong, kabulkan permintaan ku kek bi, jika suatu saat Nanti aku tak bisa mengabulkan nya tolong berikan dia Kepada Zeo agar dia yang mengabulkan permintaan ku " Ujar Zahfri


Tak lama dokter dan suster masuk


Maaf Tuan tuan Pasien akan di oprasi Sekarang " Ujar Dokter itu


Baik lah dok, " ujar Yozzi


Akan kakek lakukan apa yang kau inginkan tak perlu Zeo kakek ingin kau sendiri " Ujar sang kakek mengambil kotak beludru itu dan pergi dari ruangan itu

__ADS_1


__ADS_2