
...Hutan...
...----------------...
Dor dor dor
Syaci awaaaas " Teriak Zahfri berlari kearah syaci memeluknya sampai terjatuh
Argh " Ringis Zahfri
Bang Leon " Ujar Syaci panik
Kenapa kau malah menolong ku " Ujar Syaci dengan suara tercekat
Terus Aku membiarkan kau terluka ughuk ughuk " Ujar Zahfri lirih terbatuk-batuk
Reva,. berapa lama lagi bantuan " Ujar Zoya yang sudah kewalahan menghadapi para musuh yang bertambah
Sebentar lagi , mereka dalam perjalanan " Ujar Reva yang berusaha menghubungi bantuan
Ckckck jadi segini saja Queen dan King Agents yang terkenal itu " Ujar seseorang laki laki berjubah hitam
Syaci yang tadinya menembak musuh musuh yang mendekat menatap lekat orang itu
Siapa sebenarnya kau " Ujar Syaci tajam
Aku adalah malaikat maut mu Nona Muda salamon " Ujar laki laki dengan gesit iya sudah berada di belakang Syaci dan ingin menusuk nya namun
Zahfri yang berada di dekat Syaci dan mengetahui apa yang ingin dilakukan oleh laki laki itu iya menendang syaci sampai terjatuh dan menembaki kaki laki laki itu.,
Sesenti pun tak ku biarkan kau mendekati nya " Ujar Zahfri lirih ia berusaha bangun
Ternyata kau masih bisa bangun juga Tuan Muda " ujar Laki laki itu
Aku takkan membiarkan mu Melukai Wanita ku " Ujar Zahfri
Kita lihat saja apa kau masih bisa berbicara seperti ini dan melindungi nya " Ujar laki laki itu tersenyum
Dia menebak kearah Syaci namun dengan gesit syaci bisa menghindari nya tapi ia tak mengetahui jika dari jarak jauh ada yang meleparkan pisau ke arahnya
Syaci Awas " teriak Zahfri menarik tangan syaci hingga Pisau itu mengenai punggungnya
Bang Leon "lirihnya
Apa kau terluka " Ujar Zahfri
Cukup, sudah cukup kau melindungi ku " Ujar Syaci menatap Zahfri dengan mata yang berkaca-kaca
Wow sosweet sekali ya hahaha" Ujar laki laki itu mencoba berdiri
Syaci yang mendengar perkataan laki laki itu menembak laki laki itu dengan Pistol milik Zahfri
Dor dor dor
Kalian fikir aku lemah,. " Ujar Syaci dingin
Orang yang melempari pisau tadi iya menembaki syaci namun dengan gesit Syafi bisa menghalau nya dan menembaki nya sampai tewas
Bukan berarti aku tak bisa membunuh kalian, aku bukan pecundang yang bermain senjata dibelakang " Ujar Syaci dingin
Ughuk ughuk apa kau yakin nona " Ujar laki laki itu mencoba berdiri namun tangan nya menggegam pistol yang ingin menembak Zahfri syaci yang tau itu langsung mengnangkis pistol itu membuat pistol itu terlempar jauh namun ia tidak melihat jika Laki laki itu Mengambil pisaunya dan menusuk lengannya
Argh " Ringis Syaci
Syaci " Teriak Zahfri Rafa Rafi Novan yang baru saja datang
Syaci menendang laki laki itu terpental dan mencabut pisau yang ada di bahunya hingga darah itu mengalir
jleb
Ia menusuk laki laki itu dengan pisau tadi
Argh " Teriak laki laki itu
__ADS_1
Krek korek krek
dan mematahkan kaki tangan laki laki itu
Seharusnya aku tak terlihat lemah dihadapan mu agar Kau tak bermain main dengan ku, dan sekarang kupastikan kau dan keluarga mu akan menjadi targetku " Ujar Syaci tajam
Ia membuka Masker itu dan melihat wajah orang itu
Gerry " Gumamnya dan seketika kesadaran nya hilang
karena luka tadi beracun
Syaci Ughuk " Panggil Zahfri lirih mencoba mendekati Syaci
Syaci " Teriak mereka semua dan menghampiri Syaci
Bawa Syaci Fi Van " Ujar Raffa dan diangguki oleh Raffi Raffi pun menggendong syaci dibantu oleh Novan
( Karena yang bisa nyentuh/ Muhrimnya Itu Novan Abang sepupunya yang jelas dia sekandung dan Raffi Sepersusuan )
Leon,. " Ujar Raffa terkejut melihat Leon sudah berlumuran darah
Iya dan Yoza pun membantu Leon dan membawanya ke RS
Bang Le " hesteris l Yora ia berlari ke arah mereka
mereka pun pergi dari hutan menuju Ke RS
sedangkan Laki laki tadi tergeletak begitu saja disana
Tuan Muda " Ujar seseorang berbaju hitam
Tolong Aku " Ujar laki laki itu terbata bata
Ia pun menolong nya dan membawa laki laki itu pergi
( Masih ingatkan Gerry temannya Si Raffi dulu )
...----------------...
Doctor Help my sister
" Teriak Novan di lobby membuat mereka yang berada disana tergopoh-gopoh keluar
(Dokter Tolong Adik saya)
Behind there are still people helping too " ujar Novan
(Dibelakang masih ada orang tolong juga)
Syaci dibawa kedalam Ruangan UGD dengan beberapa dokter dan suster yang akan menangani nya
tak lama Raffa datang
Hurry help my friend " Teriak Raffa ketika melihat para dokter dan suster itu bengong melihat wajah Raffa
(Cepat tolong teman saya)
Zahfri pun di angkat dan ditaruh dibrangkar di Dorong keruangan UGD
Hubungi keluarga Leon Za " Lirih Raffa
Ntahlah perasaan nya tak karuan sekarang
Tak lama Keluarganya datang
Raffa, bagaimana keadaan adikmu " Isak Bunda
Aku belum tau Bun, Syaci masih diperiksa " Lirihnya
Bagaimana bisa dia terluka, apa Zahfri tak menjaganya dengan baik" Ujar Sang deba
Jika dia tak menjaganya dengan baik dia juga tak mungkin mendapatkan banyak luka di tubuhnya deba " Ujar Raffa dingin
__ADS_1
Bahkan luka yang ia dapatkan kan lebih parah dari pada Luka Syaci, " Ujar Raffa lirih
9 Jam berlalu
tak Lama keluarga dari Zahfri leonxander Abizhar Nugraha pun datang
Bagaimana keadaan Putraku ... " Ujar Zelly menatap Liana khawatir
Kita belum tau dokter belum keluar " Ujar Liana lirih
Bagaimana bisa terjadi seperti ini Yozzi " Ujar Zen tajam
Dia dijebak di misi yang ia lakukan dengan timnya " Ujar Yozzi
Apa, bagaimana bisa Seharusnya Abang punya plan dan tak mungkin Abang terluka sebegitu parahnya " Ujar Zaffran
Ntahlah, " Ujar Yozzi dingin
Saat mereka sampai beberapa jam sebelum Operasi Yozzi masuk kedalam Ruangan UGD Zahfri atas permintaan nya
Abi " lirih Zahfri
Yozzi menatap nya sendu
Zahfri Abi Mohon bertahan lah " Ujar Yozzi lirih
Zahfri hanya tersenyum menatap sang paman
Bi, nanti jika aku tiada tolong jaga Dia bi, Nyawanya sekarang Terancam pastinya Apalagi dengan kejadian ini Pasti dunia bawah tau siapa dia para musuh Keluarga ku juga pasti sudah tau hal itu " Ujar Zahfri terbata bata
Abi akan menjaganya yang penting sekarang kau pulih, " Ujar Yozzi
Bi, aku sangat mencintainya bi, Aku ingin ia menjadi Menantu Umma " ujar Lirihnya
taklama pintu terbuka Datang lah Sang kakek Abizhar
Kek " Lirihnya
Kenapa kau lakukan yang membahayakan dirimu seperti ini Leon " Ujar Abizhar
Dan aku membiarkan wanitaku terluka kek, itu tak mungkin, Aku sangat mencintainya kek aku takkan rela jika ia terluka sedikitpun, tapi sekarang aku gagal menjaganya " Ujar Zahfri
Kau tak gagal menjaganya Leon " Ujar Kakek
Dia terluka kek, Aku gagal untuk hal itu " Ujar Leon
Sudahlah sekarang kau fokus dengan keadaan mu jangan memilih dia " Ujar sang kakek
Kek, jika suatu saat nanti aku tiada tolong jaga dia kek, Seluruh musuh kita sudah mengetahui siapa dia, " Ujar Zahfri
Heemm " Deheman kakek
Kek bi, apa aku bisa meminta sesuatu " Ujar Zahfri
Sudahlah nanti saja sekarang kau akan dioperasi Le, setelah selesai oprasi baru kita bahas " Ujar Yozzi
Zahfri menggelengkan kepalanya
ia pun mengeluarkan Kotak beludru berwarna merah Di sakunya
Aku ingin ia menjadi menantu sekaligus putri dan istri untuk keluarga ku kek bi " Ujar nya
Yozzi dan abizhar hanya diam mendengarkan permintaan Zahfri
Tolong, kabulkan permintaan ku kek bi, jika suatu saat Nanti aku tak bisa mengabulkan nya tolong berikan dia Kepada Zeo agar dia yang mengabulkan permintaan ku " Ujar Zahfri
Tak lama dokter dan suster masuk
Maaf Tuan tuan Pasien akan di oprasi Sekarang " Ujar Dokter itu
Baik lah dok, " ujar Yozzi
Akan kakek lakukan apa yang kau inginkan tak perlu Zeo kakek ingin kau sendiri " Ujar sang kakek mengambil kotak beludru itu dan pergi dari ruangan itu
__ADS_1