Gadis Nakal Kesayangan Om Mafia

Gadis Nakal Kesayangan Om Mafia
Bab 77 - Hukuman


__ADS_3

"T-tuan Jayden.." Lirih nya, jujur saja jantung nya hampir saja berhenti berdetak saat melihat sosok pria yang selama ini paling dia takuti. Ya, dia tahu seperti apa sosok Jayden, dia juga tahu kalau pria berwajah tampan bak malaikat itu adalah mafia berdarah dingin.


"Ya, ini aku." Jawab Jayden dengan datar, dia menatap wajah pria itu dengan tatapan tajam nya, kedua tangan nya terselip di saku celana bahan nya yang dia kenakan.


"Suatu kehormatan anda berkunjung ke toko saya, Tuan Jayden." 


"Hmm, tapi aku mendapatkan pengalaman yang memalukan, Smith. Pegawai mu sangat membuat aku malu, kau tahu?" Tanya Jayden, membuat pria bernama Smith itu terkejut.


"Maafkan saya, Tuan Jayden."


"Kau tahu dengan jelas bagaimana aku, Smith. Aku takkan pernah memaafkan siapapun yang sudah mengusik kehidupan ku, istri dan juga anak ku!" Tegas Jayden membuat Smith ketar ketir sendiri. 


"Daddy.."


"Tuan, maafkan atas keteledoran saya."


"Tidak akan pernah sebelum wanita itu bersimpuh meminta maaf pada istri dan juga anak ku!"

__ADS_1


"Panggilan Miranda, Ver." Ucap Smith, wanita yang di panggil dengan sebutan Ver itu langsung bergegas memanggil Miranda, dia adalah staff yang paling angkuh di toko ini.


Tak lama kemudian, wanita itu keluar dengan kepala yang tertunduk dalam. Jayden tersenyum smirk, dia menyukai saat orang memohon hanya untuk kata maaf dari nya.


"Minta maaf padanya, tunggu apalagi." Tegas Smith, sejujurnya dia juga merasa muak dengan sikap angkuh staff nya ini, tapi karena suatu alasan dia tak bisa memecat nya dari sini. Tapi setelah yang terjadi hari ini, dia yakin akan memecat nya. 


Wanita itu berlutut dan meminta maaf dengan air mata yang luruh membasahi wajah nya. Lagi-lagi Jayden tersenyum penuh kepuasan. 


"Saya minta maaf, nyonya. Sungguh, saya tidak berniat melakukan hal itu. Sekali lagi saya minta maaf, Nyonya."


"Ckkk, air mata buaya. Aku yakin kau tak benar-benar tulus meminta maaf padaku, tapi karena aku baik hati, jadi ya silahkan saja. Aku memaafkan mu, jadikan ini semua pelajaran bagi mu. Kau tak berhak mempermalukan orang lain."


"Ya, terserah." Jawab Ayyara. Dia pun mengajak suami nya untuk pergi dari toko itu.


"Kalau sampai hal ini terjadi lagi, aku takkan segan-segan menutup toko mu ini, Smith. Lihat saja nanti." Tegas Jayden, dia pun menggandeng tangan putra nya meninggalkan toko sepatu itu. 


"Astaga, harus nya sudah dari lama aku memecat mu, Mira!"

__ADS_1


"Maaf.." lirih wanita bernama Miranda itu. 


"Andai saja kau tahu siapa pria yang kau permalukan itu, Mira! Bisa-bisa nyawa mu melayang saat itu juga, kau mengerti?"


"Memang nya siapa dia, Tuan?" Tanya Miranda, masih sempat-sempatnya dia menanyakan hal ini disaat seperti ini. 


"Dia adalah King Jayden Wiratama, pemimpin klan mafia The Black Wolf, dia di beri julukan iblis haus darah karena dia benar-benar tak segan untuk membunuh saat dia merasa di permalukan seperti yang kau lakukan tadi."


"Wanita dan anak kecil yang datang bersama nya adalah istri dan anak nya, Mira. Astaga, kau harus banyak belajar untuk mengenali wajah-wajah orang berpengaruh dan berbahaya agar tidak ceroboh seperti ini." Celoteh Smith membuat Miranda semakin menundukan kepala nya. 


"Aku tak siap jika harus kehilangan toko ini, jadi kau aku pecat!"


"Tapi, tuan.."


"Pergilah, aku tak mau mengambil resiko hal yang sama akan terulang. Kurangi sifat angkuh dan congkak mu itu, Mira. Kelakuan mu itu akan membuat mu hancur, kau aku pecat tanpa ada pesangon!" Tegas Smith, lalu pergi dari hadapan Mira, meninggalkan wanita itu yang merasa frustasi sendiri karena perbuatan nya sendiri.


"Makan tuh sombong dan keangkuhan mu, Mira. Malu-maluin banget, untung leher kamu gak di tebas sama Tuan Jayden." Celetuk Veronica sambil berlalu, dia memilih beres-beres di toko. Dia malas banyak bicara dengan wanita itu.

__ADS_1


......


🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2