guruku, imam ku

guruku, imam ku
11


__ADS_3

tidak terasa sudah 6 bulan alfian dan mutiara menikah, dan selama itu pula mereka belum pernah melakukan hubungan selayaknya pasangan yang sudah menikah.


hari ini sekolah sedang libur, karena baru selesai ulangan. tapi tidak dengan alfian, walaupun sekolah libur dia masih harus bekerja di perusahaan papah nya.


seperti biasa tiara bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan untuk nya dan juga alfian. setelah selesai dia kembali ke kamar dan membangun kan alfian.


" kak bangun sudah siang, apa kakak tidak ke kantor.. ? " tanya tiara


alfian bukan nya bangun tapi malah menarik tangan tiara dan memeluk nya,


" hari ini aku nggak ke kantor, tapi kamu bersiap - siaplah sebentar lagi kita akan pergi berlibur.. " kata alfian dengan posisi memeluk tiara dan mata nya terpejam


" memang kita mau kemana kak.. " tanya tiara penasaran


" sebuah pulau " jawab alfian singkat


kini mereka pun bersiap - siap, setelah selesai mereka pun pergi sarapan bersama.


▪▪▪▪▪


setelah menempuh perjalanan yang sangat melelahkan kini mereka sudah sampai di pulau yang di maksud alfian. alfian pun segera memanggil taxi dan mereka mulai meninggalkan bandara.


setelah sampai di pelabuhan alfian menaiki sebuah kapal, tidak butuh waktu lama mereka pun sampai disini.


alfian mengajak tiara untuk turun


mereka mulai berjalan tidak jauh terlihat sebuah rumah, rumah yang sangat sederhana tapi tiara menyukainya.


" ini rumah siapa kak.. ? "tanya tiara


" kita.. " jawab singkat alfian membuat tiara binggung


" ini rumah kita dan selama liburan kita akan tinggal disini, bukan nya libur sekolah 2 minggu, dan selama itu pula kita akan disini.. " jelas alfian


tiara pun melihat - lihat kesekeliling rumah, bagian belakang rumah menghadap ke arah pantai.

__ADS_1


" ayo aku tunjukan kamar kita.. "


mereka pun berjalan memasuki sebuah kamar, setalah masuk tiara merasa kagum dengan pemandangan dari kamar ini.


hampir sebagian dinding kamar ini dari kaca, jadi mereka bisa melihat pemandangan pantai tanpa harus keluar dari rumah.


alfian memeluk tiara dari arah belakang,


" apa kamu suka.. ? "


" ya aku suka terima kasih kak.. " kata tiara sambil tersenyum


memang sudah tidak aneh mereka berpelukan seperti ini, mereka sudah sering melakukan nya. tidur pun tanpa berpelukan seperti nya ada yang kurang.


setelah menikmati pemandangan dari dalam kamar mereka pun memutuskan untuk bersih - bersih.


" kak apa disini tidak ada orang lain lagi.. ? " tanya tiara penasaran karena sejak tadi dia tidak melihat satu pun orang yang datang kesini.


" tidak akan ada yang berani datang kesini tanpa ijin dari ku.. karena ini pulau pribadi milik kita.. " kata arya


malam pun tiba tiara pergi ke dapur dan membuka kulkas, dia dapat melihat isinya sangat penuh.


tiara pun mulai memasak, setelah selesai dia membawa nya ke halaman belakang. tiara ingin makan sambil melihat pemandangan.


tidak lama alfian menyusul tiara ke belakang dan mereka pun menikmati makanan nya.


setelah selesai makan mereka berjalan - jalan di pinghir pantai tiara sangat senang bisa bermain air.


alfian yang melihat tiara pun mendekat dan menarik tangan tiara, kini posisi mereka saling berhadapan dan saling memandang.


alfian memperhatikan wajah tiara dan matanya melihat bibir tiara yang selama ini sangat mengoda nya.


karena sudah tidak tahan lagi alfian pun menempelkan bibir nya dengan bibir tiara, alfian melihat mata tiara dan alfian juga dapat merasakan tiara tersenyum.


alfian pun ******* bibir tiara, karena ini pertama kali nya bagi tiara jadi dia tidak tahu harus berbuat apa.

__ADS_1


sampai alfian menggigit bibir tiara. tiara langsung membuka mulut nya dan alfian pun mulai memasukan lidah nya ke dalam mulut tiara mereka saling ******* sampai mereka merasa udara di sekitar nya berkurang.


alfian menempelkan kening nya ke kening tiara.


" tia apa aku boleh meminta hak ku malam ini, tapi kalau kamu masih belum siap tidak apa - apa aku tidak akan memaksa.. "


tiara pun terdiam, memang benar selama mereka menikah tiara belum memberikan hak nya alfian, tapi mau sampai kapan dia akan menghindar.


toh mereka sudah sah dan tidak ada salah nya kalau sekarang dia memberikannya.


tiara pun menganggukan kepala nya sebagai jawaban


alfian yang mendapat lampu hijau langsung menggendong tiara dan membawa nya kedalam kamar.


di sepanjang perjalan mereka saling *******, tiara yang takut terjatuh melingkarkan tangan nya ke leher alfian, dan membalas ******* alfian


sesampai nya di dalan kamar alfian merebah kan tubuh tiara di atas tempat tidur dia mulai membuka baju tiara dan membuangnya asal.


ini kali pertama tiara merasakan sensasi aneh seperti ini, tubuh nya seperti tersengat aliran listrik, mereka sangat menikmatinya.


tiara pun mencapai klimaks untuk pertama kalinya


" akan terasa sakit tapi itu hanya sebentar.. " bisik alfian


tiara pun sudah pasrah dan hanya bisa mengagukan kepala nya saja, dan benar saja dia merasa di bawah dana terasa sakit.


sampai tiara mulai menitikan air mata nya, alfian yang melihat tiara menangis langsung kembali ******* bibir tiara.


dan malam itu untuk pertama kali nya mereka melakukan hubungan layak nya suami istri, kini tiara sudah benar - benar menjadi istri seutuhnya bagi alfian.


setelah selesai dengan urusan mereka alfian pun mengecup kening tiara dengan sangay lembut.


" terima kasih sayang kamu sudah menjaga nya untuk ku, dan terima kasih untuk malam ini.. " alfian pun mengecup bibir tiara


dan berbaring di samping nya, dia menyelimuti tubuh polos tiara dan memeluk nya, mereka pun tertidur sambil berpelukan dengan perasaan yang bahagia

__ADS_1


__ADS_2