guruku, imam ku

guruku, imam ku
48


__ADS_3

tiara terbangun dari tidurnya, dia melihat di sampingnya ada alfian yang masih terlelap dia pun merasakan sakit di bagian bawah tubuhnya.


tiara mengingat kejadian kemarin sore dia pun menjadi malu sendiri kenapa kemarin dia juga sangat agresif.


bahkan alfian yang akan menyudahinya pun malah di pancing kembali oleh tiara, tiara tersenyum mengingatnya.


dia tidak menyadari kalau alfian ternyata sudah bangun dan kini sedang memandang tiara.


tiara melihat ke arah alfian dan mata mereka pun bertemu.


alfian tersenyum jahil kepada tiara


" kamu kenapa pagi - pagi senyum - senyum sendiri, ah.. kakak tahu kamu pasti lagi ngebayangin yang kemarin ya.. " goda alfian


tiara pun mencubit perut alfian dengan sangat kencang


" aawww.. sakit sayang, kok kakak malah di cubit sih.. ? " ringis alfian


" habisnya kakak godain aku terus pagi - pagi gini.. " rengek tiara sambil membenamkan kepalanya di dada bidang milik alfian


" tapi jujur ya, kakak suka kamu kalau lagi agresif kaya kemarin.. " goda alfian lagi sambil tersenyum


" iih kakak ini.. " kata tiara sambil mencubit lagi perut alfian


" aaaawww iya maaf.. " alfian pun memeluk tubuh tiara semakin erat


" terima kasih ya sayang kamu selalu saja bisa membuat kakak senang.. " tambah alfian


tiara hanya tersenyum sebagai jawaban.


" sudah siang sebaiknya kita segera mandi dan bersiap - siap ke kantor kakak ada rapat jam 9 pagi.. " jelas alfian hendak bangun

__ADS_1


tapi alfian melihat tiara hanya diam saja sambil menggigit bibirnya dan itu membuatnya tambah manis menurut alfian.


" sayang kamu jangan gigit bibir kamu seperti itu nanti kakak bisa khilaf lagi.. " goda alfian


tiara pun segera menghentikannya, sedangkan alfian hanya tersenyum karena berhasil menggoda tiara.


" ayo kita mandi bersama.. " ajak alfian


" kak aku pengen di gendong ke kamar mandinya, aku sakit kalau harus jalan.. " kata tiara pelan tapi masih bisa di dengar oleh alfian


alfian melihat tiara dan dia pun tersenyum sambil mengelus rambut panjang tiara.


" maaf ya sudah bikin kamu sakit.. " kata alfian lalu mengecup kening tiara


" gak apa - apa kok kak nanti juga setelah berendam sakitnya juga akan hilang.. " jelas tiara


alfian pun menggendong tubuh tiara dan membiarkan tiara untuk berendam sebentar di air hangat sedangkan dirinya langsung menguyur tubuhnya di bawah air dingin.


alfian sudah selesai terlebih dahulu, sebelum keluar dari kamar mandi dia menghampiri tiara yang masih berendam.


tiara membuka matanya dan melihat alfian


sambil tersenyum


" enggak usah kak, aku bisa sendiri.. kakak siap - siap saja dulu sebentar lagi juga aku selesai.. " kata tiara sambil mengelus pipi alfian


" ya sudah kalau gitu, kakak tunggu kamu di kamar ya.. " alfian pun mengecup kening tiara dan berlalu meninggalkan tiara yang masih ingin merendam tubuhnya yang terasa sakit.


setelah selesai bersiap - siap alfian duduk di atas tempat tidur sambil menunggu tiara keluar dari kamar mandi.


tidak lama tiara pun keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk untuk menutupi tubuhnya.

__ADS_1


tiara langsung berjalan ke arah lemari pakaiannya dan memilih baju, alfian mendekat dan memeluk tiara dari belakang dia terus menciumi leher serta tengkuk tiara tanpa henti.


" kakak jangan seperti ini kita bisa telat ke kantor.. " kata tiara


" salah kamu sendiri malah menggoda kakak seperti ini " jelas alfian lalu membalikan tubuh tiara sehingga kini mereka saling berhadapan


" aku tidak sedang menggoda kakak aku sedang bersiap - siap " jelas tiara


" tapi menurut kakak kamu sekarang sedang menggoda kakak hanya dengan memakai handuk seperti ini di depan kakak.. " alfian pun ******* bibir tiara dengan lembut


tiara menghentikan ******* mereka dan tersenyum


" aku enggak mau kita kesiangan gara - gara melakukannya lagi, lagian yang di bawah sana masih sakit.. " kata tiara sambil mengedipkan matanya


" terus nanti malam kamu mau.. " bisik alfian di telinga tiara


" memang kemarin kakak belum puas sudah melakukannya berulang - ulang.. ? "


" belum dan kakak enggak akan pernah puas buat bisa makan kamu.. "


" sudah ah aku mau siap - siap dulu bukannya kakak juga ada rapat jam 9 nanti.. " tiara pun melepaskan pelukannya dan kembali mencari baju


" pokoknya nanti malam kakak mau kita melakukannya lagi, kita buat adik untuk nadira.. " kata alfian lalu pergi meninggalkan tiara yang masih mencerna perkataan alfian tersebut.


tiara segera berganti baju, setelah selesai bersiap - siap mereka pun turun kebawah dan mulai sarapan.


" nanti sore kita pulang ke rumah mamahkan.. ? " tanya tiara


" mau kesini lagi juga enggak apa - apa jadi tidak ada yang mengganggu kita.. " kata alfian


" kakak iih orang aku bicara serius juga, kasihan nadira kalau kita tinggal lama - lama " jelas tiara

__ADS_1


" iya kita akan pulang ke rumah mamah.. " jawab alfian sambil tersenyum


setelah selesai sarapan tiara dan alfian pun segera berangkat ke kantor bersama - sama.


__ADS_2