guruku, imam ku

guruku, imam ku
74


__ADS_3

hari berganti hari bulan berganti bulan begitu pun dengan tahun, setiap hari dokter itu akan datang dan memeriksa keadaan pasiennya terkadang dia sengaja tidak pulang kerumah hanya untuk menemaninya.


entah kenapa dia merasa laki - laki yang ada di hadapannya itu sangat berbeda dari yang lain, tanpa dia sendiri sadari benih - benih cinta pun mulai tumbuh di hatinya.


setiap hari setelah selesai bertugas dia akan datang ke ruangan laki - laki itu, dia akan bercerita banyak hal.


pagi ini seperti biasa dokter itu memeriksa pasien -pasiennya, saat dia keluar dari ruangannya seorang suster berlari dan memberikan kabar yang sangat bahagia.


dia pun segera berlari ke ruangan laki - laki yang selama ini tertidur.


" saya senang kamu akhirnya sadar juga.. apa kamu tahu nama kamu siapa.. ? " tanya dokter itu setelah selesai memeriksanya


" nama saya... alfian dokter " jawab alfian pelan


" ok pak alfian saya wina, saya yang selama ini merawat anda disini " kata wina memperkanalkan diri


" dokter sudah berapa lama saya disini.. ? " tanya alfian lagi

__ADS_1


" kamu disini sudah empat tahun lebih " jelas dokter wina


alfian pun terdiam ketika dia ingin bangun dia merasa kakinya tidak bisa di gerakan.


" dokter kaki saya kenapa tidak bisa di gerakan.. ? " tanya alfian panik


" karena saat di bawa kesini kaki anda sudah retak sepertinya terbentur dengan keras, di tambah lagi selama 4 tahun terakhir ini tidak di gerakan.. jadi harus butuh waktu untuk memulihkannya lagi " jelas dokter wina


setelah alfian sadar wina semakin dekat dengannya, dia lebih sering menghabiskan waktu di ruangan alfian.


terkadang wina juga sering membawa alfian ke taman yang berada tidak jauh dari klinik, dan rasa cinta itu tumbuh semakin besar.


sampai suatu hari dia harus merasakan sakit hati ketika dia tahu ada seorang wanita yang mengaku sebagai istri dari alfian.


wina juga dapat melihat kalau alfian juga sangat mencintainya, walau pun diri nya menolak tapi sorot matanya mengatakan hal yang lain.


wina dapat melihat alfian juga sangat merindukan wanita itu.

__ADS_1


flash back off


wina terus saja menangis di dalam kamarnya, dia harus ikhlas melepas alfian mungkin dengan cara ini dia juga bisa mendapat kebahagian yang lainnya.


wina pun memutuskan untuk pergi ke tempat yang jauh, dia ingin memulai hidupnya yang baru tanpa bayang - bayang alfian.


wina mengambil sebuah foto yang ada di meja nya, dia pandangi foto itu sambil terus menangis foto kebersamaannya bersama alfian ketika alfian masih menjadi pasiennya.


" semoga kamu bahagia dengan dia, aku akan pergi jauh dan tidak akan datang lagi di kehidupan kamu.. cukup aku saja yang tahu rasa ini.. terima kasih karena kamu sudah pernah hadir dalam hidup ku, kamu sudah memberikan warna yang berbeda.. terima kasih " kata wina lalu mengecup foto itu


dia pun segera bergegas beres - beres dia tidak ingin lebih lama lagi berada disini.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡


maaf ya parts ini cuma sedikit autor nya lagi galau, tapi insya allah nanti di bab selanjutnya di panjangin lagi.


tetap setia baca kelanjutannya, karena nanti akan ada kejutan dari alfian untuk tiara.

__ADS_1


happy reading 😘😘


__ADS_2