guruku, imam ku

guruku, imam ku
50


__ADS_3

alfian datang dengan membawa makanan dia membuka pintu dan berjalan masuk, sesaat pandangannya teralihkan kepada tiara yang memakai gaun yang di berikannya tadi sore.


alfian terpesona dengan kecantikan tiara malam ini, tiara menyadari kedatangan alfian dia segera menutup tubuhnya menggunakan kedua tangannya.


alfian berjalan ke arah tiara dan melepaskan kedua tangan tiara yang menutupi tubuh nya.


" kenapa mesti di tutup sayang, kamu sangat cantik " kata alfian


" tapi aku enggak nyaman kak.. "


" kan hanya kakak yang melihat, lagian kakak juga sudah sering lihat tubuh polos kamu " goda alfian


" iih kakak nyebelin " rengek tiara


alfian memeluk tubuh tiara dengan sangat erat.


" sayang kalau seperti ini kakak tidak bisa menahannya lagi, sebaiknya kita segera buat adik buat nadira " kata alfian lalu tanpa menunggu jawaban dari tiara alfian segera ******* bibir tiara.


tiara mengalungkan kedua tangannya di leher alfian dan dia pun membalas ******* alfian.


alfian membawa tiara untuk bersandar di sebuah meja yang berada di dekat situ.


di dudukannya tiara di atas meja itu, tangan alfian pun tidak mau tinggal diam. dia memasukan tangannya kedalam balik gaun yang sedang di pakai tiara.


malam ini hanya terdengar suara - suara merdu yang memenuhi semua ruangan.


mereka tidak ingin malam ini cepat berlalu begitu saja.


####

__ADS_1


tiara terbangun dari tidurnya, dia melihat alfian masih terlelap tidur. di pegangnya wajah alfian yang banyak di tumbuhi rambut - rambut halus dan itu menambah kesan seksi bagi tiara.


alfian pun membuka matanya karena dia merasakan sentuhan tiara di wajahnya.


di kecupnya bibir tiara dengan sangat lembut.


" pagi sayang.. " kata alfian dengan suara khas orang baru bangun tidur.


" pagi juga, apa aku membangunkan kakak.. ? " tanya tiara sambil mengeratkan pelukannya sehingga kini kulit mereka saling bersentuhan satu sama lain.


" tidak tapi kalau seperti ini kamu malah membangunkan yang di bawah.. " bisik alfian sambil menyeringai


tiara mencubit perut alfian dengan sangat kencang.


" aaaaw sakit sayang, dari pada kamu mencubit perut kakak mending kamu kasih kakak jatah.. " kata alfian sambil menarik tangan tiara dan memeluknya semakin erat.


tiara tersenyum dengan kelakuan suaminya itu, tapi bukannya menolak tiara malah menuruti permintaan alfian dan sontak membuat alfian terbakar.


alfian pun ******* bibir tiara dengan sangat panas tiara yang mendapat serangan tiba - tiba tidak bisa mengimbangi ******* alfian, dia menyesal karena telah menggoda alfian dan akhirnya dia harus berakhir seperti ini.


dan lagi - lagi pagi ini mereka harus bekerja lebih keras lagi untuk memuaskan hasrat mereka berdua.


setelah pelepasan mereka yang pertama pagi ini tiara berbaring di samping alfian, mereka masih mengatur nafas mereka.


" kak udah ya, aku cape baget dari semalam kita melakukannya apa kakak belum puas juga.. ? " kata tiara


" salah kamu sendiri malah membangunkan macan yang sedang lapar.. " jawab alfian


" tapi kan itu bukan sepenuhnya kesalahan aku kak, kakak sendiri yang minta aku. " jelas tiara tidak mau kalah

__ADS_1


" apa kamu tahu sayang kalau pagi hari itu bagus kalau kita melakukannya biar cepat kasih adik buat nadira.. " kata alfian beralasan


" kan barusan udah, jadi sekarang aku mau mandi dulu ya.. aku juga sudah lapar.. " kata tiara


tiara hendak bangun dari tidurnya tapi alfian langsung menarik tubuh tiara dengan sangat cepat.


" jangan dulu mandi, kita mandi sama - sama tapi sebelum itu kakak pengen sekali lagi.. " pinta alfian


" tapi kak.. " belum sempat tiara menyelesaikan perkataannya alfian sudah memotongnya terlebih dahulu.


" enggak boleh nolak keingginan suami loh, nanti dosa.. " kata alfian


tiara tidak dapat berkata apa - apa lagi dia tahu suaminya ini tidak akan melepaskannya dengan mudah sebelum dia mendapatkan apa yang di inginkannya.


dan mau tidak mau tiara pun harus menuruti keinginan alfian.


" tapi sekali lagi ya, udah itu kita mandi terus sarapan, aku enggak mau kita hanya menghabiskan sisa liburan kita dengan hanya tinggal di dalam kamar saja.. " kata tiara


" iya sayang hanya sekali sudah itu kita mandi dan kakak akan menemani kamu kemana pun kamu mau pergi " kata alfian sambil tersenyum penuh kemenangan


dan akhirnya pagi ini mereka pun melakukannya lagi, tiara juga tidak dapat menolak sentuhan yang di berikan alfian untuknya.


dia pun mulai menikmati permainan alfian terhadap dirinya, dan lagi - lagi hanya terdengar suara - suara merdu yang memenuhi setiap sudut kamar itu.


alfian benar - benar memanfaat kan waktu berdua mereka tanpa membiarkan tiara beristirahat sedikit pun.


dan keputusan tiara mengiyakan keinginan suami nya itu harus dia sesali karena alfian sama sekali tidak mau melepaskan nya.


tiara hanya bisa pasrah dan menikmati dengan apa yang alfian berikan pagi ini untuk nya.

__ADS_1


karena dia tahu alfian itu tidak akan pernah cukup hanya satu kali berolah raga, rasanya untuk urusan yang satu itu alfian tidak pernah ada kata lelah.


walau berapa banyak waktu yang mereka habis kan bersama tetap saja bagi alfian itu masih kurang.


__ADS_2