guruku, imam ku

guruku, imam ku
77


__ADS_3

malam ini alfian berencana mengajak tiara untuk makan malam di luar dan hanya mereka berdua.


dia juga sengaja menghubungi mamah nya untuk membantu menjaga nadira di rumah, alfian pun segera memesan sebuah tempat di sebuah restoran.


hari ini dia sengaja akan pulang lebih awal.


" assalamualaikum " salam alfian ketika sudah sampai di dalam rumah


" waalaikumsalam " jawab semua orang serempak


" loh yang kok tumben udah pulang.. ? " tanya tiara


" sengaja kakak pulang cepat, soalnya nanti malam kakak mau ajak kamu kesuatu tempat.. " jelas alfian


" kemana.. ? terus nadira nanti ikut.. ? " tanya tiara penasaran


" ada deh nanti kamu juga tahu sendiri.. " kata alfian sambil tersenyum


" ih nyebelin " tiara pun memajukan bibirnya


" dan soal nadira biar mamah sama papah yang jaga kalian bersenang - senang saja sana.. " tambah mamah alfian


" tuh kan jadi kamu nggak perlu khawatir lagi, dan sekarang kamu ambil ini.. kakak ingin nanti malam kamu pakai ya.. " kata alfian sambil memberikan sebuah kotak kepada tiara


tiara menerima kotak itu dan mulai membukanya, terlihat ada sebuah gaun yang sangat bagus tiara pun mengambilnya.


" yang ini bagus banget tapi apa aku pantas pakai gaun seperti ini.. apa lagi kan aku lagi hamil besar.. " kata tiara sambil memandangi baju itu


" sayang kamu pasti akan terlihat tambah cantik kalau pakai gaun itu, jam 7 malam nanti kakak pengen kamu sudah siap ya.. " kata alfian sambil pergi meninggalkan tiara dan mamahnya.


" menurut mamah gimana.. apa nggak apa - apa kalau aku pakai gaun seperti ini.. ? " tanya tiara ragu


" sayang kamu dengar sendiri kan apa kata alfian barusan jadi menurut mamah kamu pasti akan terlihat lebih cantik jadi pakai saja.. " kata mamah


" ya sudah, mah kalau gitu tiara mau ke kamar dulu ya.. " pamit tiara


" iya sayang "


tiara pun berjalan ke arah kamarnya, saat dia membuka pintu dia tidak melihat alfian di mana - mana tapi saat dia semakin mendekat dia mendengar suara air dari dalam kamar mandi.


tiara pun berjalan ke arah lemari dan menyiapkan baju untuk suaminya.


setelah tiga puluh menit alfian pun keluar dia melihat tiara sedang duduk di atas tempat tidur sambil membaca buku.


alfian pun segera berjalan ke arah lain dan mengambil baju yang sudah di siapkan oleh tiara.

__ADS_1


setelah semua selesai dia pun segera ikut naik ke atas tempat tidur, alfian mengelus -elus perut tiara yang semakin besar.


tidak lupa dia pun mengecup dan mengajak ngobrol anak yang ada di perut tiara itu, tiara terus saja memperhatikan alfian dan dia pun tersenyum sambil mengelus rambut hitam suaminya.


" yang.. " panggil tiara


" hmmmm " jawab alfian tanpa melihat ke arah tiara


" nanti malam memang nya kita mau pergi kemana sih.. ? " tanya tiara yang masih penasaran


" sayang kakak nggak akan bilang sekarang nanti juga kamu tahu sendiri, jadi nanti malam kamu harus berpenampilan yang paling cantik.. " jawab alfian sambil menarik hidung tiara


" ih sok misterius banget sih.. " rajuk tiara


alfian pun hanya menggelengkan kepalanya karena melihat tingkah lucu tiara seperti itu.


alfian pun merubah posisinya hingga kini dia duduk di samping tiara, dia juga menarik tubuh tiara kedalam dekapannya.


tidak lupa di kecupnya kening tiara dengan penuh rasa sayang.


" sebaiknya kita istirahat dulu, biar nanti malam lebih segar.. " ajak alfian


tiara pun akhirnya mengikuti keinginan alfian dia mulai memejamkan matanya sambil memeluk tubuh suaminya.


¤¤¤¤¤¤¤


alfian berjalan sambil menggandeng tangan tiara, dia juga membuka kan pintu mobil untuk wanita yang ada di sampingnya itu.


setelah di rasa tiara sudah merasa nyaman di kursi penumpang barulah dia menutup pintu mobil dan berjalan ke arah sisi lain mobilnya.


dia pun segera masuk, sebelum dia menjalankan mobilnya dia mengambil sesuatu dari jok belakang dan memberikannya kepada tiara.


" bunga special untuk orang spesial.. " kata alfian sambil memberikan bunga mawar merah kesukaan tiara


tiara pun tersenyum sambil menerimanya, dia juga mencium wangi bunga mawar itu


" terima kasih, tumben kamu romantis kaya gini yang.. " kata tiara sambil melihat ke arah alfian


" kamu tuh suami romantis malah di komen.. " keluh alfian


alfian pun segera menghidupkan mesin mobil dan segera membawa tiara pergi dari sana.


" bukannya gitu, kamu kan nggak biasa - biasanya bersikap seperti ini.. " kata tiara


" ya udah pokoknya buat malam ini biarkan kakak bersikap romantis sama kamu ya.. " kata alfian sambil mengecup tangan tiara

__ADS_1


selama 45 menit telah mereka habiskan di perjalanan dan kini mereka sudah sampai di tempat tujuan.


alfian segera membawa tiara masuk, di awal mereka masuk tiara mendapatkan setangkai bunga mawar merah lagi yang di berikan oleh seorang pelayan.


setelah mengucapkan terima kasih mereka pun segera masuk kedalam. tiara juga dapat melihat restoran ini sangat sepi hanya ada mereka berdua saja disini.


" yang kok tempatnya masih sepi banget.. " kata tiara berbisik


" kakak sengaja memesan tempat ini hanya untuk kita berdua, biar nggak ada yang ganggu.. " kata alfian sambil tersenyum


tiara pun menatap alfian tidak percaya, selama mereka berdua menikah baru hari ini alfian bersikap romantis seperti ini.


pelayan pun segera membawa menu makan malam mereka dan menyusunnya di meja.


" selamat menikmati hidangan kami tuan dan nyonya alfian.. " kata si pelayan itu lalu segera meninggalkan tiara dan alfian


setelah mengucapkan terima kasih kepada pelayan itu mereka pun mulai menikmati hidangan yang tersedia.


" sayang kakak punya sesuatu untuk kamu.. " kata alfian sambil mengeluarkan kotak kecil dari balik kantong jasnya.


tiara pun segera menghentikan makannya dan melihat ke arah alfian.


alfian pun memberikan kotak itu


" apa ini yang.. ? " tanya tiara penasaran


" kamu buka aja " kata alfian sambil tersenyum


tiara pun mulai membukanya dan alangkah terkejutnya dia ketika melihat sebuah kalung yang sangat indah berada di dalam sana.


alfian pun berdiri dan mengambil kalung itu dari dalam kotak lalu dia pun segera memakaikannya di leher tiara.


tiara memegang kalung yang kini telah berada di lehernya itu,


" terima kasih sayang, kalungnya sangat indah sekali.. " kata tiara tanpa berhenti tersenyum


" sama - sama sayang, kalung ini tambah indah kalau kamu yang pakai " jawab alfian


tiara pun langsung memeluk alfian dengan sangat erat, tiara tidak menyangka suaminya bisa seromantis ini.


" apa kamu suka.. ? " tanya alfian


" tentu aku sangat suka.. " jawab tiara


" syukurlah kalau kamu suka, kamu tahu siapa yang memilih kalung ini.. ? " tanya alfian lagi

__ADS_1


dan langsung mendapat gelengan oleh tiara


__ADS_2