guruku, imam ku

guruku, imam ku
63


__ADS_3

malam ini alfian mendapat undangan dari salah satu teman nya sewaktu dulu dia duduk di bangku kuliah.


alfian pulang cepat agar bisa bersiap - siap, sesampainya di rumah dia langsung mencari tiara tapi orang yang di cari tidak ada di mana - mana.


dia pun langsung menuju kamar dan benar saja tiara berada di sana sedang berbaring.


alfian mendekati tiara dan duduk di sampingnya, di belainya rambut tiara dengan sangat lembut.


tiara membuka mata dan melihat siapa yang sudah mengganggu tidur siangnya, tiara langsung tersenyum ketika melihat siapa pelakunya.


tiara pun mulai mencoba untuk duduk sambil di bantu oleh alfian.


" akhirnya kakak pulang juga " kata tiara sambil memeluk alfian


alfian tersenyum dan membalas pelukan tiara,


" kenapa kamu kangen sama kakak.. ? " goda alfian


" iya aku kangen banget sama kakak "


" sayang nanti malam kamu tidak lupa kan, kita akan pergi ke pestanya teman kakak.. " kata alfian mengingatkan


" aku inget kok.. tapi kak, bisa tidak kita tidak datang.. ? " kata tiara hati - hati


" loh kenapa sayang ? " tanya alfian heran


" aku merasa tidak nyaman berada di tempat ramai seperti itu.. " jelas tiara


" sayang tapi kalau kita tidak datang kakak juga merasa tidak enak dia itu sahabat kakak sewaktu kuliah dulu, jadi begini saja kita datang kesana.. tapi kita tidak usah menunggu acaranya sampai selesai bagai mana.. ? "


tiara pun mulai memikirkan usul dari suaminya itu.


" ya sudah tapi kakak janji cuma sebentar.. "


" iya sayang kakak janji.. " alfian pun lalu mengecup kening tiara


malam pun tiba, setelah berganti baju dan memberi riasan di wajahnya tiara tidak langsung turun menemui alfian.


dia sebenarnya sangat tidak ingin pergi ke pesta itu, entah kenapa akhir - akhir ini jika dia berada di tempat yang ramai dia merasa tidak nyaman.


kepalanya juga jadi tiba - tiba sakit, tapi tiara tidak bisa berbuat apa - apa dia juga tidak mungkin membiarkan alfian pergi sendiri.


saat tiara sedang duduk diam pintu kamarnya terbuka dan dia melihat alfian masuk.


" sayang kamu sudah siap.. ? " tanya alfian sambil menghampiri tiara


" sudah kak "


" ayo sekarang kita berangkat nanti terlambat.. " ajak alfian

__ADS_1


tiara pun beranjak dari tempatnya dan mulai berjalan beriringan dengan alfian.


malam ini sengaja nadira di suruh menginap di rumah oma nya mereka khawatir kalau meninggalkan nadira hanya dengan pengasuhnya saja.


di sepanjang perjalanan tiara hanya diam saja, tanpa mau mengatakan apa pun juga alfian yang melihat itu merasa heran.


" sayang kamu kenapa.. ? " tanya alfian


" aku tidak apa - apa kak.. "


" terus kenapa dari tadi kamu diam saja.. apa ada yang di rasa..? " tanya alfian khawatir


" nggak kak, aku baik - baik saja.. sebaiknya kakak fokus menyetir saja ya.. " kata tiara sambil tersenyum


akhirnya alfian pun mengalah dan mengikuti keinginan tiara.


tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai juga di tempat terselenggaranya pesta.


pesta di adakan di sebuah hotel bintang lima, bukan cuma teman kuliah dan kerabat saja yang meghadiri pesta ini.


banyak pengusaha - pengusaha besar yang juga ikut datang.


alfian menggandeng tangan tiara dan mereka pun mulai masuk.


setelah mereka berada di dalam dapat di lihat sudah banyak orang yang hadir, alfian dan tiara menyapa para tamu undangan yang sebagian besar sudah mereka kenal juga.


setelah cukup lama mencari tuan rumah akhirnya alfian pun menemukannya.


" hai bro selamat ya akhirnya loh bisa bangun hotel semegah ini.. " kata alfian sambil memeluk tubuh sahabatnya itu


" ah loe bisa aja "


" oh iya kenalin ini istri gue.. sayang ini damar dia teman kakak dulu waktu kuliah.. " kata alfian memperkenalkan keduanya


" tiara "


" damar "


" oh iya mana istri loe.. ? " tanya alfian


" ada sebentar lagi dia kemari... oh iya ngomong - ngomong loe udah punya anak berapa..? " tanya damar


" baru mau dua, anak gue yang gede baru berusia 6 tahun dan sekarang istri gue lagi hamil anak kedua.. nah kalau loe sendiri..? " jelas alfian


" gue sudah punya 3 orang anak, sepasang anak kembar perempuan dan satu orang anak laki - laki "


" wah pasti seru tuh ya kalau punya anak kembar.. ? "


" ya gitu lah.. "

__ADS_1


obrolan pun terus berlanjut tiara merasa kepalanya pusing, dia pun pamit untuk pergi ke toilet terlebih dahulu.


setelah cukup lama berada di toilet tiara pun kembali ke pesta itu, dia mencari alfian tapi tidak melihatnya di mana pun.


tiara juga sudah menghubungi alfian tapi tidak di angkat sama sekali, dia merasa khawatir suami nya kenapa - napa.


dia bertanya kepada salah satu tamu yang lewat di depan nya.


" permisi pak, apa bapak melihat pak alfian.. ? " tanya tiara


" oh tadi saya lihat dia pergi ke arah sana.. " tunjuk si tamu


" makasih ya pak.. "


tiara pun segera bergegas ke arah yang di tunjukan si tamu tadi, tempatnya agak jauh dari keramaian.


" kenapa kak alfian kesini.. ? " kata tiara heran


saat dia berbelok dia tidak sengaja melihat alfian sedang memeluk tubuh seorang wanita dan tiara juga dapat melihat mereka saling memandang satu sama lain.


tiara berjalan mendekat dan mulai memanggil alfian.


" kak apa ini maksudnya.. ? " tanya tiara sambil menahan tangisnya


alfian yang mengenal suara itu segera melepaskan tangannya dari tubuh wanita itu dan berbalik menghadap tiara begitu pun dengan wanitanya.


tiara semakin tidak percaya ternyata suaminya memeluk wina dokter yang dulu menolong alfian ketika kecelakaan.


tiara pun mendekat dan menampar pipi wina dengan sangat keras.


alfian menarik tangan tiara dengan sangat kasar


" tiara apa yang kamu lakukan sama wina, kamu salah paham " kata alfian dengan nada yang agak tinggi


" oh jadi kamu bela dia di depan aku.. " tiara pun menarik tangan nya dengan paksa dan pergi meninggalkan mereka berdua.


dia terus berlari tanpa memperdulikan para tamu undangan yang sedang memperhatikannya.


dia pun segera naik taxi yang kebetulan melintas di depan hotel, dia masih tidak percaya suaminya memeluk wanita lain di hadapannya.


sedangkan alfian setelah kepergian tiara dia meminta maaf kepada wina,


" win maafkan sikap tiara dia sedang hamil jadi emosinya tidak stabil, pasti ini sakit sekali kan..? " kata alfian sambil mengelus pipi wina


" al aku nggak apa - apa sebaik nya kamu kejar istri kamu, aku takut dia kenapa - napa nantinya.. " pinta wina


" sekali lagi maaf kan tiara ya win.. aku pergi dulu ya.. " kata alfian


" iya kamu hati - hati ya.. "

__ADS_1


setelah sebelumnya pamit kepada tuan rumah alfian pun pergi mengejar tiara,


pasti saat ini tiara sudah sampai di rumah.


__ADS_2