
sesampainya alfian di rumah dia segera pergi ke kamar, tapi yang dia dapat tiara tidak ada disana.
alfian pun kembali turun dan mencari tiara di semua tempat, dia pun ke dapur dan melihat bi narti sedang berada di sana.
" bi tiara di mana..? "
" loh den bukannya neng tiara pergi sama aden ya tadi.. ? " tanya bi narti balik
" iya tadi dia pergi sama saya tapi dia sudah pulang duluan.. " jelas alfian
" tapi neng tiara belum pulang den.. " jawab bi narti dia khawatir majikannya itu kenapa - napa
alfian bingung harus mencari tiara kemana lagi dia pun mencoba menghubungi tiara tapi tidak tersambung sama sekali.
dia mulai merasa khawatir, seharusnya tadi dia langsung mengejar tiara tanpa menunggu lama lagi.
alfian pun mencoba menghubungi mamah nya berharap tiara berada di sana.
" hallo mah.. " kata alfian setelah terdengar suara dari seberang sana.
" .... "
" maaf fian ganggu mamah malam - malam gini, fian cuma mau nanya tiara datang ke sana nggak ya mah..? "
" ..... "
" ada masalah sedikit, nanti fian jelaskan.. mah untuk sementara waktu mamah bisa kan jaga nadira dulu fian mau cari tiara.. "
" ... "
" makasih ya mah "
alfian pun segera menutup sambungan teleponnya, dia berjalan kembali keluar dan masuk kedalam mobilnya.
alfian pun mulai pergi mencari tiara dia datangi setiap tempat yang memungkinkan tiara datang kesana.
sudah hampir tengah malam tapi dia tidak menemukan tiara dimana pun, alfian benar - benar merasa khawatir dengan keadaan tiara saat ini.
dia terus berusaha menghubungi tiara tapi tidak ada hasilnya sama sekali.
jam dua pagi alfian kembali ke rumahnya, dia berharap tiara sudah berada di rumah.
alfian membuka pintu kamar dan dia tidak melihat tiara di mana pun, dia mengambil foto tiara dan memandanginya.
dia mengingat kejadian di pesta tadi, seharusnya tadi dia jangan membentak tiara seperti itu.
" sayang kamu di mana.. ? kakak harap kamu baik - baik saja " kata alfian sambil mengelus foto tiara
__ADS_1
karena kelelahan alfian pun akhirnya tertidur pulas.
pagi pun datang menjemput alfian bangun dari tidurnya dan melihat ke samping, biasanya pagi - pagi seperti ini tiara sudah bangun dan sedang bermanja - manja dengan dirinya.
tapi pagi ini dia tidak dapat melihat tiara, alfian sangat merindukan tiara.
alfian pun bangun dan segera bersih - bersih, setelah semua beres alfian segera turun kebawah.
alfian berusaha menelan sarapannya, sebenarnya dia tidak berselera tapi dia juga tidak ingin jatuh sakit saat tiara belum kembali lagi ke sisinya.
setelah selesai sarapan alfian pun bergegas mencari tiara lagi, dia akan pergi ke pantai.
tiara sangat suka sekali pantai dan alfian berharap dia berada disana.
cukup lama perjalanan yang alfian tempuh, dia pun kini sudah sampai di pantai dan mulai menyusuri setiap tempat.
di sana dia tidak sengaja kembali bertemu dengan wina.
" wina kamu disini juga.. ? " tanya alfian heran
" mas.. kamu sedang apa disini.. ? "
" aku lagi cari tiara " jelas alfian
" apa dari semalam tiara belum kembali.. ? " tanya wina
dan bodohnya wanita itu jika meninggalkan alfian, wina memegang pundak alfian berusaha membuatnya merasa nyaman dan tenang.
" mas kamu yang sabar ya, pasti nanti istri kamu ketemu " kata wina
" terima kasih ya win " kata alfian lalu memegang tangan wina dengan sangat erat
" oh iya kamu sendiri sedang apa disini dan sama siapa.. ? " tanya alfian
" aku sendiri semalam sehabis pulang dari pesta aku putuskan untuk pergi kesini dan menginap di villa, kebetulan aku punya villa di sekitar sini.. apa kamu mau mampir.. ? " tawar wina
" ah tidak usah nanti aku malah merepotkan kamu lagi " kata alfian sambil tersenyum
" tidak sama sekali aku malah senang, dan kamu juga kan bisa istirahat sejenak untuk mencari istri kamu itu, kamu juga pasti sangat lelah kan.. ? "
alfian pun berfikir sebentar lalu dia pun menyetujui usul wina untuk ikut ke villanya sebentar saja setelah itu dia kan kembali melanjutkan mencari tiara.
alfian pun berjalan beriringan dengan wina, mereka pun terus mengobrol dan sesekali terlihat senyuman di antara mereka berdua.
akhirnya mereka sampai di sebuah villa yang tidak terlalu besar, wina pun menarik tangan alfian dan mengajaknya masuk.
alfian pun mengikuti wina masuk kedalam.
__ADS_1
sementara itu tiara sudah kembali ke rumah ibu mertuanya dia menjemput nadira seorang diri.
" loh sayang alfian mana.. kok kamu datang sendiri.. ? " tanya mamah alfian heran
" kak fian lagi ada urusan mah jadi tiara yang jemput nadira sendiri.. " jawab tiara
mamah melihat tiara seperti habis menangis, akhirnya mamah pun memberanikan diri untuk bertanya.
" sayang kamu kenapa.. apa kalian sedang ada masalah.. ? semalam alfian juga telepon mamah dia mencari kamu katanya semalam kamu belum pulang kerumah.. " tanya mamah khawatir
tiara berusaha menahan air matanya dan tersenyum ke arah mamah.
" tiara nggak apa - apa kok mah dan kami tidak ada masalah.. mah aku harus segera pergi takut kak fian keburu pulang.. "
setelah berpamitan kepada mamah mertuanya tiara pun pulang bersama nadira dan mbak yeyen menggunakan taxi.
mereka pun akhirnya sampai di rumah, tiara juga meminta mbak yeyen membereskan barang - barang milik nadira dan meminta memasukannya kedalam tas.
sedangkan dia akan membereskan barang - barangnya juga.
" bunda kita mau kemana.. ? " tanya nadira ketika mereka mulai meninggalkan rumah
" sayang kita akan pergi berlibur, kamu mau kan liburan sama bunda.. ? "
" lalu ayah.. ? "
" ayah sedang ada pekerjaan jadi tidak bisa ikut sayang.. apa kamu tidak mau pergi sama bunda.. ? "
" ira mau bunda "
tiara pun memeluk nadira dengan sangat erat, putri kecilnya ini adalah penyemangatnya di saat seperti ini.
mereka pun pergi meninggalkan rumah menggunakan taxi.
setelah cukup lama berada di villa milik wina alfian pun segera pamit dan kembali mencari tiara.
sore pun datang, alfian bergegas pergi ke rumah kedua orang tuanya, dia sangat merindukan putri kecilnya itu.
hanya nadira yang bisa mengobati kekacauan di hatinya ini.
sesampainya disana alfian langsung masuk dan memanggil nadira berulang kali, tapi bukannya nadira yang keluar malah mamah yang menemui alfian.
" mah nadira mana.. ? " tanya alfian sambil menyalami mamahnya
" loh kamu nggak tahu nadira kan sudah pulang sama tiara.. " jelas mamah
" tiara tadi datang kesini mah.. ? "
__ADS_1
" iya tadi siang tiara kesini jemput nadira, sayang sebenarnyan apa yang sedang terjadi di antara kalian berdua, mamah tadi melihat tiara sepertinya sudah menangis.. apa kalian sedang bertengkar.. ? " selidik mamah