
pagi ini alfian dan tiara pergi sekolah dari rumah kedua orang tua alfian, setelah berpamitan kepada mamah dan papah mereka pun mulai meninggalkan rumah itu dan menuju ke sekolah.
pelajaran pun di mulai, jam pelajaran pertama adalah bahasa indonesia.
alfian masuk ke kelas tiara, dan mulai mengajar siswa yang ada di kelas ini. sesekali mata nya melihat ke arah tiara yang sedang fokus memperhatikan nya menjelaskan pelajaran.
rere yang merasa kalau alfian selalu melihat kearah nya berbisik ke tiara.
" ra lihat deh pak alfian lihat ke arah gue terus, dia suka kali ya ma gue.. "
tiara tidak menanggapi perkataan rere karena dia tahu alfian sedang melihat ke arah nya. waktu pun berlalu bel berbunyi tanda pelajaran telah usai. alfian memberi tugas kelompok kepada mereka sebelum meninggalkan kelas.
tiara satu kelompok dengan rere, sinta, nina, wawan, dan piyan.
mereka sepakat untuk mengerjakan nya di rumah tiara, dengan alasan mereka belum pernah mampir ke rumah tiara.
tiara binggung harus mengajak nya kemana, sebelum menjawab pertanyaan teman - teman nya tiara sengaja meminta ijin ke toilet terlebih dahulu kepada mereka.
sebenar nya tujuan awal nya bukan ke sana tapi dia ingin membicarakan soal teman - teman nya yang meminta kerja kelompok di rumah tiara kepada alfian.
sesampainya di ruangan alfian tiara langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. dia melihat alfian melihat nya sekilas.
" ada apa.. ? " tanya alfian setelah tiara duduk di depan nya.
" itu soal kerja kelompok yang kakak berikan tadi.. "
alfian menghentikan aktifitas nya dan melihat ke arah tiara.
" kenapa katakan saja.. " kata alfian lagi
" itu kelompok ku ngajak ngerjain tugas nya di rumah, aku binggung harus setuju atau menolak mereka.. " jelas tiara
alfian yang mengerti maksud tiara pun tersenyum dan berjalan ke arah tiara.
__ADS_1
" bawa saja kerumah mamah, bukan nya sekarang kita sedang menginap disana.. " tanya alfian
" iya tapi nanti kalau mereka tanya hubungan ku sama kakak dan keluarga kakak gimana.. ? " tanya tiara ragu
" sayang kamu bisa mengatakan kalau kamu itu istri kakak yang paling cantik.. " goda alfian sambil menarik hidung tiara
" iiihhh kakak aku serius, kalau aku bilang yang sebenarnya aku takut nantinya aku atau kakak dapet masalah, dan aku gak mau itu.. " jelas tiara
alfian faham maksud tiara mungkin sebagian orang akan mulai menjauhi nya atau bahkan membuat nya menjadi masalah besar dan alfian tidak ingin tiara mendapat kan masalah itu.
" ya udah kamu bilang aja kalau kamu itu saudara jauh dari kakak, dan sekarang tinggal di rumah kakak.. " jelas alfian
" lalu mamah sama papah gimana.. ? " tanya tiara lagi
" biar nanti kakak yang jelasin, sekarang kamu kembali ke kelas sana pelajaran kedua sudah mau di mulai.. "
tiara pun segera meninggalkan ruangan alfian dan kembali ke kelas nya. dan benar saja sudah ada guru disana. setelah meminta ijin tiara pun kembali duduk di kursinya dan mulai mengikuti pelajaran.
sepulang sekolah tiara dan teman - teman nya yang lain langsung pergi kerumah tiara, tiara tidak pulang bareng dengan alfian karena alfian harus rapat guru dulu di sekolah nya.
mereka menyalami tangan mamah satu persatu,
" loh alfian mana.. ? tidak pulang sama kamu.. ? " tanya mamah pada tiara setelah melihat tidak menemukan alfian disana.
" kak al sedang ada rapat dulu mah di sekolah, bentar juga pulang.. " jawab tiara.
" oh gitu ya uda kalian lanjutin aja belajar nya mamah akan meminta bi sumi buatin minuman dan mengantarkan nya kesini.. " kata mamah sambil berjalan ke arah dapur.
" ra yang di maksud nyokap lo alfian itu pak alfian guru kita.. ? " tanya rere penasaran
tiara hanya menganggukan kepala nya sebagai jawaban.
" lo sama pak alfian tinggal satu rumah.. ? " tanya wawan yang juga penasaran
__ADS_1
" iya.. udah ah.. aku mau ke kamar dulu mau ganti baju, kalian tunggu dulu sebentar.. " tiara pun segera pergi ke kamarnya.
setelah berganti baju dengan yang lebih santai tiara kembali ke ruang keluarga dan mereka pun mulai belajar.
saat mereka belajar tiara mendengar suara mesin mobil dan tiara yakini itu mobil milik alfian.
benar saja tidak lama alfian masuk kedalam rumah.
" assalam mualaikum.. " salam alfian
" waalaikum salam.. " jawab mereka serempak.
" eh kalian sudah ada disini, ya udah saya mau ke dalam dulu, kalian lanjutkan saja belajar nya.. " kata alfian lalu pergi meninggalkan mereka
rere melihat terus alfian sampai tubuh nya alfian tidak terlihat lagi.
" ra kamar kamu sama pak alfian deketan ya.. ? " tanya rere tiba - tiba.
" memang nya kenapa.. ? " tanya balik tiara
" ya aku lihat kamu tadi ganti baju kamar nya juga ke atas sekarang pak alfian juga ke atas.. " jelas rere
" iya malah saking deket nya kita tidur selalu berpelukan.. " batin tiara
" oya kamar kita bersebelahan.." jawab tiara
" oh iya memang ada hubungan apa sih antara kamu sama pak alfian ko kamu dan pak alfian tinggal satu rumah.. ? " tanya piyan yang dari tadi hanya mendengarkan.
" aku sama kak al itu saudara, sebenar nya ini tu rumah kak al, dan mamah itu ya mamah nya kak al, kedua orang tua ku sudah meninggal karena kecelakaan, dan sebelum ibu meninggal beliau menitipkan ku pada keluarga ini.. " jelas tiara
teman - teman tiara yang mendengar cerita dari tiara pun merasa sedih dan bersalah karena telah mengingatkan nya pada masa lalu tiara.
" kamu yang sabar ya, kamu gak perlu sedih lagi masih ada kita - kita yang akan selalu ada buat kamu.. " kata nina
__ADS_1
rere, nina, dan sinta pun memeluk tiara bersamaan. alfian yang melihat adegan ini sangat bersyukur karena tiara memiliki sahabat yang baik.
mereka pun melanjutkan tugas mereka yang tertunda dan tidak membahas lagi soal ini.