
alfian membalik tubuh tiara dan langsung ******* bibir tiara dengan rakusnya, tiara pun tidak mau tinggal diam dia membalas ******* alfian dengan sama rakusnya.
karena malam ini tiara juga menginginkan dirinya di jamah oleh suaminya itu.
kecupan alfian pun mulai turun keleher dan dia tidak lupa membuat tanda merah yang banyak di sekitar sana.
setelah mereka puas bermain - main kini saatnya masuk ke acara utamanya.
alfian pun menggendong tiara dengan sangat hati - hati tanpa melepaskan ******* mereka.
dia pun membaringkan tiara di atas tempat tidur dan dia pun segera menyusulnya.
malam ini mereka kembali berolah raga, di seluruh ruangan hanya terdengar suara - suara merdu dan kata cinta yang keluar dari mulut keduanya.
dan untung saja kamar ini kedap suara sehingga suara mereka tidak akan terdengar sampai keluar sana.
tepat jam 2.30 dini hari aktifitas mereka yang melelahkan baru saja terhenti, mereka berdua sama - sama puas.
tiara merebahkan tubuhnya di samping alfian dengan berbantalkan lengan suaminya itu.
" terima kasih sayang malam ini kamu sangat panas.. " bisik alfian sambil tersenyum
tiara pun tersipu malu, jika di ingat lagi pergelutan mereka barusan dia yang lebih banyak beraktifitas.
entah kenapa tiara juga tidak mengerti, apa karena sudah lama mereka tidak melakukannya atau bawaan bayi tapi yang jelas dia sangat menikmatinya.
" kamu tahu andai kamu sedang tidak hamil besar pasti kakak tidak akan membiarkan kamu beristirahat sampai pagi.. " kata alfian lagi
" memang barusan belum cukup.. ? " tanya tiara sambil terus memainkan jari tangannya di dada alfian
" tidak akan cukup jika itu berurusan dengan kamu sayang.. " alfian pun mengecup bibir tiara lalu turun keleher
__ADS_1
" sayang aku sudah sangat lelah.. . " kata tiara yang tidak kuasa menahan serangan alfian yang terus menjamah tubuhnya itu.
alfian pun tersenyum dan segera menghentikan perbuatannya sebelum semua terlambat dan dia tidak bisa mengontrolnya lagi.
dia tidak ingin membuat tiara semakin kelelahan karena ulahnya itu.
" ya sudah sebaiknya sekarang kita istirahat hari sudah sangat larut.. " ajak alfian lalu dia pun menarik selimut dan menutupi tubuh mereka berdua serta di akhiri dengan sebuah kecupan singkat di bibir serta kening tiara.
karena kelelahan mereka pun akhirnya terlelap sambil berpelukan.
¤¤¤¤¤
tiara terbangun dari tidurnya dan melihat jam dia sangat kaget karena hari sudah sangat siang.
dia pun segera bergegas bangun dan masuk kedalam kamar mandi setelah selesai mandi dan berganti baju dia segera membangunkan alfian yang masih betah dengan selimut tebalnya.
" yang.. sayang bangun udah siang.. " kata tiara sambil mengelus pipi alfian
" hmmm.. " jawab alfian tanpa membuka matanya
alfian pun membuka mata dan melihat tiara sudah segar.
" jam berapa sekarang yang.. ? " tanya alfian dengan suara khas bangun tidurnya.
" jam 9 pagi.. ayo cepat bangun kamu mau ke kantor kan.. ? " tanya tiara
" hari ini aku kerja di rumah saja sambil jagain kamu dan nadira " kata alfian tersenyum
" ya sudah kalau gitu ayo cepat mandi kita turun dan sarapan aku laper banget.. " pinta tiara
alfian pun segera merubah posisinya sehingga kini dia menjadi duduk dan menghadap tiara yang masih ada di hadapannya.
__ADS_1
alfian pun mengecup bibir tiara dan lama kelamaan kecupan itu berubah menjadi sebuah *******.
" sayang udah.. mandi sana.. " pinta tiara sambil menahan tangan alfian agar tidak berbuat lebih jauh lagi
alfian pun tersenyum dan kembali mengecup bibir tiara sekilas setelah itu dia pun segera bangun dan berjalan ke arah kamar mandi.
tiara hanya bisa geleng - geleng kepala melihat tingkah suaminya itu, sambil menunggu alfian tiara pun membereskan tempat tidur mereka yang berantakan serta mengambil baju - baju mereka berdua yang ada di lantai.
setelah semua selesai dia pun duduk di sofa sambil menunggu alfian keluar dari dalam sana.
tidak lama alfian pun keluar dan berjalan ke arah tempat tidur, dia segera memakai baju yang sebelumnya telah di siapkan oleh tiara.
setelah semua selesai alfian pun segera menghampiri tiara yang sejak tadi terus saja memperhatikannya.
mereka pun turun ke lantai bawah sambil berpegangan tangan.
" kalian sudah bangun.. ? " tanya mamah ketika mereka sampai di ruang keluarga
" sudah mah.. mah nadira sudah berangkat sekolah.. ? " kata tiara sambil duduk di samping mertuanya itu
" sudah tadi di antar sama supir.. kalian sarapan dulu sana, fian ajak tiara makan kasihan dia pasti sudah lapar, di meja makan masih ada nasi goreng, sengaja mamah sisakan buat kalian.. " kata mamah sambil mengelus pipi tiara
" mamah yang bikin kan.. ? " tanya tiara
" iya sayang mamah yang bikin khusus buat kamu.. " jawab mamah
" terima kasih mah.. " kata tiara lalu memeluk mertuanya itu
" iya sayang, ya sudah sekarang sana kalian sarapan dulu nanti baru kita ngobrol - ngobrol lagi " kata mamah
tiara dan alfian pun segera berjalan ke arah ruang makan, di sana sudah tersedia nasi goreng beserta lauknya.
__ADS_1
tiara segera mengambil piring kosong dan mengisinya dengan nasi serta lauknya setelah di rasa cukup segera tiara berikan piring itu ke alfian.
lalu dia juga mengulang hal yang sama tapi kini untuk dirinya sendiri, mereka pun segera memakan makanan yang ada di hadapan mereka tanpa bersuara.