
" tapi saya sudah lama sekali tidak bertemu dengan tiara, terakhir kami bertemu saat acara wisuda dan setelah itu saya sudah tidak pernah mendengar kabar darinya lagi " jelas damar
alfian pun sedih dia harus kembali kecewa karena tidak bisa menemukan istrinya itu.
" mungkin mas damar punya nomer telepon atau alamat teman - teman tiara yang lainnya.. ? "
damar pun berpikir sejenak
" dulu di kampus dia sangat dekat dengan wulan dan vina.. tapi saya dengar vina sekarang tinggal di luar negeri dan wulan kebetulan rumah nya tidak jauh dari sini.. kalau mas alfian mau saya bisa antar kesana.. " tawar damar
" tentu.. sekali lagi terima kasih mas " kata alfian sambil tersenyum
damar dan alfian pun pergi ke rumah wulan yang hanya terhalang 5 rumah saja.
damar mengetuk pintu rumah itu dan terlihat seorang anak kecil membukanya.
" hallo sayang mamih ada nggak.. ? " tanya damar
anak laki - laki itu kembali berlari masuk kedalam dan tidak lama dia kembali lagi bersama wulan
" damar tumben loe mampir kesini ada apa.. ? " tanya wulan heran
" loe ini ada tamu bukannya di suruh masuk malah di biarin berdiri di depan seperti ini.. " protes damar
" sorry - sorry, ya sudah yuk masuk "
setelah mempersilahkan kedua tamunya masuk wulan meninggalkan mereka berdua, tidak lama wulan sudah kembali lagi dengan membawa minuman serta cemilan untuk ke dua tamunya.
" ada apa nih..? " tanya wulan penasaran
" sebelumnya kenalin ini alfian suaminya tiara.. jadi kedatangan kita kesini itu buat nanyain tiara sama loe.. siapa tahu tiara ngehubungin loe atau mungkin loe pernah ketemu sama dia.. " jelas damar
" tiara teman kampus kita dulu.. ? " tanya wulan memastikan
" lah iya tiara yang mana lagi "
" nggak, terakhir gue ketemu sama dia itu waktu ulang tahun nadira 2 tahun yang lalu.. "
jelas wulan
" memang dia kenapa.. ? " tanya wulan lagi
" tiara pergi dari rumah semalam " kata alfian
" kok bisa.. ? maaf sebelumnya apa kalian ada masalah.. ? "
__ADS_1
" tiara salah paham sama saya, saya ingin luruskan masalah ini tapi dia keburu pergi.. " jelas alfian
" ya ampun tuh anak bener - bener ya.. hmmm coba tanya sama kak andra dulukan dia deket sama kak andra " usul wulan
" tadi pagi saya baru dari sana dan malah dia kasih alamat mas damar ke saya " jelas alfian
" terus kemana tuh anak.. " wulan pun berpikir sebentar
dia pun mengambil teleponnya dan mulai menghubungi seseorang, cukup lama alfian dan damar menunggu.
setelah mencoba menghubungi beberapa orang wulan pun kembali duduk lagi.
" gue sudah coba hubungi anak - anak yang lain tapi mereka nggak ada yang lihat atau ketemu tiara.. kenapa nggak tanya sama vina aja.. ? " kata wulan sambil tersenyum
" vina kan sekarang tinggal di luar loe lupa apa.. " jawab damar
" yeee loe nya aja yang ketinggalan berita, vina udah balik kali ke indonesia. baru dua minggu yang lalu.. gue waktu itu sempet ketemu dia di bandara.. dan yang gue tahu dia bakalan menetap lagi disini.. "
" apa mbak wulan tahu alamatnya vina "
" kalau alamatnya yang dulu tahu tapi sebelum berangkat keluar negeri rumahnya sudah di jual, dan untuk alamat barunya saya sendiri tidak tahu.. " jelas wulan
" nomer vina udah ganti apa masih yang dulu.. ? " kini damar yang bertanya
wulan hanya mengangkat kedua bahunya sebagai jawaban.
¤¤¤¤¤¤
sebulan sudah kepergian tiara tapi alfian masih belum menemukannya.
dia saat ini sangat kacau, sampai saat ini alfian pun masih mencari tiara.
karena sudah siang alfian pun memutuskan untuk mampir ke sebuah cafe untuk mengisi perutnya yang sudah lapar.
di sana dia tidak sengaja bertemu dengan damar yang kebetulan juga sedang makan.
alfian pun ikut bergabung dengan damar, mereka mulai mengobrol dan damar juga menanyakan tentang tiara.
di saat yang bersamaan damar melihat vina masuk kedalam cafe itu.
" vina.. " panggil damar sambil melambaikan tangan
vina melihat ke arah suara dan dia pun tersenyum setelah tahu siapa yang sudah memanggilnya.
vina pun berjalan mendekat kearah damar.
__ADS_1
" hai apa kabar.. ? " sapa vina sambil tersenyum
" kabar gue baik, loe sendiri apa kabar.. gue dengar loe tinggal di luar kok ada disini.. ? "
tanya damar
" gue baik kok.. iya lulus kuliah gue sempat tinggal dan kerja di sana tapi sekarang gue putusin buat balik lagi kesini. " jawab vina
" oh iya vin loe sama siapa kesini..? " tanya damar penasaran
" gue sama tiara.. loe masih ingat tiara kan teman kuliah kita dulu.. " jelas vina
dia tidak tahu laki - laki yang di depannya adalah suami tiara.
" tiara lagi sama loe.. ? " tanya damar tidak percaya
" iya sudah dua minggu ini dia di rumah gue.. " jawab vina
tidak lama pintu cafe terbuka dan alfian melihat wanita yang di carinya selama sebulan ini masuk kedalam cafe.
matanya mencari seseorang dan untuk sesaat pandangan mereka berdua bertemu.
alfian tersenyum bahagia akhirnya dia bisa melihat tiara lagi, dia pun langsung berdiri dan mulai berjalan ke arah tiara.
vina yang melihat itu merasa heran kenapa laki - laki yamg di hadapannya itu kini malah menghampiri tiara.
setelah dekat alfian segera memeluk tiara dia sangat merindukan wanitanya ini, tapi berbeda dengan tiara dia malah berusaha melepaskan pelukannya dari alfian.
damar yang melihat vina kebinggungan pun mulai bercerita siapa alfian sebenarnya, setelah mendengar cerita dari damar dia tidak percaya alfian sampai mencari tiara seperti itu.
tiara terus mencoba melepaskan diri dari dekapan alfian setelah lepas tiara segera berlari meninggalkan alfian.
alfian hendak mengejar tiara tapi tangannya keburu di tahan oleh vina.
" mas biar saya yang kejar, ini alamat rumah serta telepon milik saya.. mas bisa datang dan jelaskan semuanya sama tiara, tapi saya mohon untuk sekarang biarkan tiara tenang dulu.. " kata vina sambil tersenyum
alfian pun menerima kartu nama milik vina dan dia pun akhirnya menuruti keinginan vina, hari ini dia akan membiarkan tiara tenang.
besok baru dia akan datang kerumah vina untuk menjelaskan semuanya dan membawa kembali tiara serta nadira pulang.
sedangkan di dalam mobil tiara menangis kalau boleh jujur dia sebenarnya sangat merindukan alfian, dia merindukan belaian dan pelukan hangat suaminya itu.
tidak lama pintu terbuka dan tiara melihat vina masuk kedalam.
" ra maaf ya aku tidak tahu dia suami kamu " sesal vina
__ADS_1
" nggak apa - apa vin, ini semua bukan salah kamu juga " kata tiara sambil terus menangis
vina merasa kasihan kepada sahabatnya itu, dia pun langsung memeluk tiara dengan sangat erat berharap pelukannya bisa mengurangi beban berat sahabatnya itu.