
alfian pun menceritakan kejadian semalam kepada kedua orang tuanya.
" fian kamu sebaiknya sekarang pulang, bicara baik - baik dengan tiara ingat satu hal kamu harus menahan emosi kamu.. tiara sedang hamil emosinya bisa naik turun jadi kamu harus lebih sabar menghadapinya " kata mamah
" iya mah fian ngerti.. kalau gitu fian pulang dulu ya mah, pah "
setelah berpamitan kepada kedua orang tuanya alfian pun segera pulang, sesampainya di rumah dia menanyakan keberadaan tiara kepada mbak yeyen yang kebetulan melintas di hadapannya.
" mbak nadira dan bunda nya di mana.. ? " tanya alfian
" ibu sama non nadira sedang tidak di rumah pak.. " jawab yeyen
" kemana mereka.. ? "
" saya kurang tahu tapi tadi saya hanya di suruh untuk merapikan baju non nadira sesudah itu saya tidak tahu lagi.. " jelas yeyen
alfian pun bergegas pergi ke kamarnya dia akan memeriksa apa barang - barang tiara masih ada atau tidak.
sesampainya di dalam kamar alfian langsung membuka lemari dan dia melihat sebagian baju tiara juga tidak ada di sana.
alfian kembali menutupnya dan berjalan ke arah tempat tidur.
" sayang kamu pergi kemana.. ? " kata alfian sambil berusaha terus menghubungi tiara.
alfian melempar teleponnya sembarangan, dia bingung harus mencari tiara kemana.
cukup lama alfian berfikir akhirnya dia pun memutuskan untuk pergi mencari tiara, alfian pun mulai meninggalkan rumahnya.
dia terus berkeliling mencari tiara tapi tidak ada hasilnya.
akhirnya dia pun kembali ke rumah kedua orang tuanya.
" fian kok kamu kesini lagi.. tiaranya mana sayang.. " tanya mamah heran
" mah tiara pergi dari rumah.. " kata alfian yang mulai menangis
" tiara pergi kemana fian.. ? " kini gilaran papah yang bertanya
" fian nggak tahu pah, tadi fian pulang mereka sudah tidak ada.. barang - barang tiara juga tidak ada di lemari " jelas alfian
" ya allah kemana perginya tiara dia sedang hamil lagi.. " kata mamah khawatir
" apa kamu sudah menghubungi teman - temannya.. ? " tanya papah
" fian sudah cari dia kesana tapi teman -teman tiara sewaktu sekolah dulu tidak ada yang tahu.. "
" kalau teman - teman sewaktu dia kuliah kamu sudah coba cari.. ? " kini giliran mamah yang buka suara
" kalau teman kuliahnya fian nggak tahu mah.. "
__ADS_1
" mamah punya nomer andra mungkin dia tahu teman - teman tiara yang pernah dekat dengannya.. karena sewaktu kuliah dulu tiara tidak pernah bawa teman kerumah dan hanya andra yang kesini.. " mamah pun memberikan nomer andra kepada alfian
" kamu tenang saja papah akan bantu cari tiara, mungkin dia hanya ingin menenangkan dirinya untuk sementara waktu.. " kata papah menenangkan
" iya pah terima kasih "
alfian pun memutuskan menginap dirumah kedua orang tuanya, besok pagi sebelum pergi ke kantor dia akan menemui andra terlebih dahulu.
pagi pun datang alfian sengaja berangkat pagi - pagi sekali, dia pun menuju rumah andra.
alfian terus melihat alamat yang tadi di berikan mamah kepadanya, dia pun mulai memastikan keadaan sekitar.
dia masih berharap kalau tiara tidak berada di dalam sana, setelah cukup lama alfian di dalam mobil kini dia pun mulai beranjak turun.
setelah menekan bel berulang kali alfian melihat pintu akhirnya terbuka.
" mas cari siapa ya.. ? " tanya seseorang dari balik pintu
" maaf mbak apa andra ada di rumah.. " tanya alfian
" pak andra ada, beliau sedang bersiap - siap
kalau boleh tahu mas siapa.. ? "
" bilang saja sama andra alfian datang "
cukup lama alfian menunggu sampai akhirnya andra datang menemui dirinya.
" ada apa tumben pak alfian datang kemari.. ? " tanya andra heran
" maaf kalau saya ganggu waktu kamu pagi - pagi begini.. saya cuma mau bertanya soal tiara... " jawab alfian
" tiara kenapa dengan dia.. ? "
" apa kemarin dia pernah kesini atau mungkin pernah menghubungi anda..? "
" kami sudah lama tidak berhubungan terakhir kali kami bertemu saat dia dan nadira sedang bermain di mall dan sampai sekarang saya tidak pernah mendengar kabarnya lagi.. " jelas andra
" apa anda punya nomer teman - teman tiara sewaktu kuliah dulu, karena saya dengar anda satu kampus dengan dia "
" kalau saya boleh tahu sebenarnya ada apa, kenapa anda menanyakan nomer telepon teman - teman tiara.. ? "
" tiara pergi dari rumah semalam "
" apa.. bagai mana bisa.. ? " tanya andra heran
" hanya sebuah kesalah pahaman saja "
andra pun merasa khawatir bagai mana bisa tiara pergi dari rumah dengan keadaan hamil bahkan dia juga membawa nadira bersamanya.
__ADS_1
" saya punya alamat damar dia dulu satu tempat kuliah dengan tiara bahkan dulu mereka selalu bersama, coba saja cari tiara kesana " andra pun menuliskan sebuah alamat di secarik kertas lalu memberikannya kepada alfian
" ini alamat rumahnya, tapi saya tidak tahu dia masih tinggal disana atau tidak... "
" terima kasih banyak, kalau begitu saya permisi dulu " alfian pun berdiri
" saya juga akan bantu cari tiara dan nanti kalau tiara sudah ketemu tolong kabari saya.. "
alfian hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban, lalu dia pun pergi meninggalkan rumah andra.
andra melihat kepergian alfian, dia masih saja memikirkan tiara, sebenarnya apa yang terjadi di antara mereka berdua.
dulu tiara menolak lamarannya karena menganggap alfian masih hidup tapi sekarang tiara sendiri yang meninggalkannya.
andra pun merasa khawatir, jujur saja dia masih menyimpan rasa sayang nya terhadap tiara.
sekeras apa pun dia berusaha melupakan wanita itu tetap saja dia selalu hadir.
andra pun bergegas pergi dia akan mencari tiara sampai ketemu.
alfian sampai di alamat yang di berikan andra setelah mengetuk pintu berulang kali terlihat pintu terbuka.
alfian melihat ada seorang laki - laki keluar dari rumah itu.
" iya mas cari siapa ya.. ? " tanya si lelaki
" apa betul ini rumahnya damar..? "
" iya saya sendiri, kalau boleh tahu mas siapa...? "
" perkenalkan nama saya alfian, saya suaminya tiara "
" tiara..? "
" iya mutiara saya dengar mas damar dulunya satu kampus dengan istri saya.. "
damar pun mulai mengingat - ngingat dan dia pun tersenyum
" oh tiara yang itu.. iya saya teman satu kampusnya dulu.. ya sudah mari masuk kita ngobrol di dalam saja "
alfian pun mengikuti damar masuk kedalam rumah.
" jadi kenapa dengan tiara dan kenapa mas alfian sampai mencari saya kesini.. ? "
" begini maaf sebelumnya kalau saya sudah ganggu waktu mas damar tapi tujuan saya kesini hanya ingin mencari tiara siapa tahu mas damar pernah bertemu atau mungkin syukur - syukur mas damar tahu keberadaan tiara.. " jelas alfian
" maaf mas kalau saya boleh tahu memangnya tiara kemana.. ? "
" tiara semalam pergi dari rumah, saya sudah mencari ke semua tempat serta teman - temannya tapi tidak ada yang tahu, saya dengar dari andra kalau mas damar ini dulu berteman baik dengan tiara jadi saya kesini.. mungkin mas tahu sesuatu.. ? "
__ADS_1