
selesai makan siang tiara memutuskan untuk beristirahat di kamarnya, sedangkan alfian masih saja di ruang kerja.
selesai mengerjakan semua pekerjaan nya dia segera turun di ruang makan sudah tidak ada tiara.
" aden mau makan sekarang.. ? " tawar bi narti
" boleh bi.. bi tiara sudah makan.. ? " tanya alfian
" sudah den, sekarang lagi istirahat di kamar katanya mau tidur siang " jelas bi narti
alfian pun makan sendiri dia ingin segera menghabiskan makanannya dan menemani tiara tidur siang.
dia merasa bersalah kepada tiara karena sedari pagi dia sibuk dengan pekerjaan nya.
setelah selesai makan alfian pun menyusul tiara kedalam kamar, terlihat tiara sudah tertidur pulas.
alfian pun berjalan mendekat dan ikut berbaring di samping tiara, dia langsung memeluk tubuh tiara dengan sangat erat.
" sayang kakak sangat mencintai kamu dan tidak ingin kehilangan kamu lagi.. " bisik alfian
setelah membisikan kata - kata itu alfian pun ikut terlelap.
alfian terbangun dan tidak mendapati tiara di sisinya, dia pun segera ke kamar mandi tidak butuh waktu lama bagi alfian untuk bersih - bersih.
setelah semua di rasa sudah selesai alfian pun mulai mencari keberadaan tiara, alfian mencari keseluruh tempat yang ada di rumah ini.
tapi tiara masih belum terlihat juga, dan secara kebetulan bi narti datang.
" bi tiara kemana.. ? " tanya alfian
" neng tiara katanya mau jalan - jalan sore di sekitaran komplek den.. " jawab bi narti
" dari kapan dia pergi.. ? "
" sudah setengah jam yang lalu den "
" ya sudah terima kasih bi "
tanpa menunggu jawaban dari bi narti alfian pun langsung pergi dia akan mencari tiara, dia pun segera mengambil kunci mobil dan berjalan ke arah garasi.
tidak lama alfian pun sudah meninggalkan rumahnya, alfian terus menyusuri jalanan komplek tapi tiara masih belum ketemu juga.
dia mulai khawatir tiara kenapa - napa dan kemungkinan terburuknya tiara pergi lagi dari rumah dan itu yang alfian takutkan.
sudah setengah jam alfian mencari tapi tiara masih belum ketemu juga, dia pun mengambil jalan pintas siapa tahu tiara lewat sana.
dan benar saja dari jauh alfian dapat melihat tiara sedang duduk di depan penjual bakso keliling.
__ADS_1
alfian pun segera memarkirkan mobilnya dan menghampiri tiara.
" sayang kakak cari kemana - mana tahunya ada disini " kata alfian setelah berhadapan dengan tiara
sedangkan tiara hanya tersenyum saja sambil terus memakan bakso miliknya, alfian pun mengambil sendok dari tangan tiara dan mencoba nya.
tapi yang ada dia malah kepedasan.
" sayang ini pedas sekali, tadi pagi kamu sudah makan pedas sekarang makan lagi.. " kata alfian
" sayang kamu masih ingat tadi pagi kata ku apa.. dan lagian ini nggak pedas kok lihat saja aku nggak kepedesan sama sekali.. " jawab tiara dengan ekspresi biasa saja
alfian pun terdiam dia lebih memilih memesan baksonya sendiri, tidak lama pesanannya pun datang alfian pun mulai memakannya dengan nikmat.
tapi itu tidak berlangsung lama tiba -tiba tiara memberikan sambal yang banyak pada mangkuk baso alfian.
" sayang kenapa di kasih sambal nya banyak sekali.. kamu tahu kan kakak nggak suka pedas.. " protes alfian
" tapi aku pengen makan berdua sama kakak.. tapi bakso kakak tidak terasa apa - apa jadi aku kasih sambal biar tambah enak.. " jelas tiara sambil tersenyum
alfian hanya bisa menarik nafas, dia bisa apa kalau pun dia protes pasti nanti ancaman tiara keluar.
dia pun hanya bisa melihat tiara memakan baksonya sampai habis tidak tersisa.
" apa sekarang sudah kenyang.. ? " tanya alfian
alfian pun segera membayar bakso yang tadi mereka makan.
" sekarang ayo kita pulang " ajak alfian
tiara dan alfian pun masuk kedalam mobil, saat dalam perjalanan pulang tiara melihat ada penjual gorengan.
" kak berhenti dulu " kata tiara
" kenapa sayang apa ada yang di rasa.. ? " tanya alfian khawatir
" bukan, tuh lihat ada penjual gorengan disana.. " kata tiara sambil menunjuk ke penjual gorengan di seberang sana.
" terus.. ?? " tanya alfian yang belum mengerti
" ya ampun kak masa kakak nggak ngerti... aku mau makan gorengan.. " pinta tiara
" sayang tadi kamu makan bakso aja udah 2 porsi belum lagi punya kakak kamu habiskan dan sekarang kamu masih mau makan gorengan.. ? " kata alfian tidak percaya
" oh jadi kakak tidak mau, ya sudah kalau gitu.. "
belum juga tiara menyesaikan perkataan nya alfian sudah memotongnya terlebih dahulu.
__ADS_1
" ya sudah kakak belikan, kamu tunggu di sini jangan kemana - mana ingat itu " kata alfian
tiara pun tersenyum, setelah memarkirkan mobilnya alfian pun segera berjalan ke seberang jalan untuk membeli gorengan untuk tiara.
setelah dapat apa yang di inginkan alfian pun segera kembali masuk kedalam dan menyerahkan bungkusan gorengan kepada tiara.
tiara langsung memakan gorengan itu tanpa memikirkan alfian, sampai rumah pun tiara masih saja memakan sisa gorengan tadi.
setelah semua gorengannya habis tiara pun mulai merebahkan tubuhnya di sofa, kakinya sudah sangat pegal karena tadi di pakai berjalan kaki agak jauh.
alfian yang melihat itu pun langsung menghampiri tiara dan duduk di sampingnya, di angkatnya kaki tiara dan dia mulai memijat kaki tiara bergantian.
" capek ya.. makanya lain kali kalau mau jalan - jalan kaya tadi bilang sama kakak, kakak pasti mau nemenin.. " kata alfian
" tapi tadi kakaknya lagi tidur.. " jawab tiara beralasan
" kan kamu bisa bangunin kakak.. biasanya juga gitu.. "
" iya nanti kalau aku mau jalan - jalan lagi aku bilang sama kakak.. "
alfian pun kembali melanjutkan pekerjaannya, sedangkan tiara karena merasa keenakan malah terlelap.
alfian melihat kearah tiara karena dari tadi dia panggil tidak menjawab.
" ye nih orang malah tidur.. kebiasaan banget sih sekarang suaminya sendiri suka di tinggal tidur, awas aja nanti malam kalau kaya gitu.. nggak bakalan ada ampun lagi.. " kata alfian setengah berbisik
alfian pun meghentikan pijitannya dan membenarkan posisi tidur tiara agar lebih nyaman.
setelah itu dia pun memilih menonton tv sambil ngemil pisang goreng hangat yang baru saja bi narti bawa.
sesekali dia akan melihat tiara dan kembali melihat acara bola yang sedang di tayangkan di tv.
tiara terbangun dari tidurnya dan melihat alfian sedang duduk di bawah sambil makan sesuatu.
tiara pun penasaran dan melihat apa itu.
" iih kakak makan pisang goreng nggak bagi - bagi sama aku.. " protes tiara
alfian pun melihat ke arah suara dan tersenyum
" ya kan tadi kamunya tidur sayang.. " jawab alfian
" ya tapi kan tetap aja harus ingat sama aku.. " protes tiara
" sayang kamu tenang saja kakak itu tidak rakus kaya kamu, bi narti sudah sisakan di dapur " kata alfian sambil menahan tawa
" jadi maksud kakak aku rakus gitu.. ? " tiara pun mulai merajuk dia memajukan bibirnya semakin kedepan.
__ADS_1
alfian pun hanya bisa tersenyum melihat tingkah istrinya itu, dia sangat gemas dan ingin sekali ******* bibir tiara yang seksi itu