guruku, imam ku

guruku, imam ku
29


__ADS_3

cukup lama tiara berada di dalam, kedua mertuanya langsung datang ketika mendengar kabar tentang menantunya itu.


" tiara bagaimana pak.. ? " tanya papah saat sudah sampai di depan ruangan tiara


" saya belum tahu tuan dokter masih belum keluar dari tadi.. " jawab pak yono


mereka menunggu dengan sangat gelisah, mereka berdoa untuk keselamatan menantu dan cucu mereka.


tidak lama terdengar suara tangis bayi dari dalam ruangan tiara.


kedua mertua tiara saling berpandangan


" pah cucu kita sudah lahir.. " kata mamah yang mulai meneteskan air mata


" iya mah.. papah sekarang sudah jadi kakek.. " jawab papah sambil memeluk mamah


mereka sangat terharu dan bahagia


tidak lama keluar dokter yang menangani tiara, kedua orang tua itu langsung menemui sang dokter.


" dokter bagaimana keadaan menantu dan cucu kami dok.. ? " tanya papah


" keadaan ibu dan anaknya alhamdulilah sehat pak dan jenis kelamin bayinya perempuan.. " jelas si dokter


" apa kami sudah bisa melihat menantu kami.. ? " tanya mamah


" silahkan bu, nanti setelah pasien di pindahkan ke ruang rawat ibu dan bapak bisa langsung melihatnya, kalau begitu saya permisi dulu.. "

__ADS_1


tidak lama tiara pun di pindahkan ke ruang rawat mamah dan papah segera masuk ke kamar tiara.


mamah mendekat dan mengusap rambut tiara dengan penuh kasih sayang.


tiara terbangun saat merasakan sentuhan mamah.


" sayang kamu sudah bangun nak.. ? " tanya mamah


" sudah mah, mah bayi ku gimana keadaannya.. ? "


" bayi kamu baik - baik saja sayang, apa kamu tahu dia sangat cantik sama seperti ibunya.. " jelas sang mamah


tiara tersenyum bahagia mendengar perkataan mamah mertuanya itu.


keesokan paginya tiara terbangun dari tidurnya dia melihat seseorang masuk ke dalam kamarnya.


dan ternyata itu adalah dokter yang akan memeriksa dia, setelah selesai di periksa tidak lama datang mamah sambil menggendong bayi tiara.


tiara tersenyum bahagia karena bisa melihat wajah bayinya.


" kak apa kamu tahu anak kita sudah lahir dia sangat cantik dan lucu.. " batin tiara


tidak terasa air mata tiara terjun bebas tanpa di minta, mamah yang melihat itu langsung memeluk tubuh tiara sambil mengelus rambutnya.


" sayang kamu pasti inget suami kamu ya, dia pasti akan sangat bahagia disana, dia pasti sedang melihat kita di atas sana.. " kata mamah menenangkan


" mah aku yakin kak fian masih hidup dan aku yakin suatu saat nanti kak fian akan kembali pulang dan berkumpul sama kita lagi.. "

__ADS_1


" sayang udah dong kamu jangan gini terus, kasian fian nya diakan sudah tenang disana.. " kata mamah yang juga mulai menangis


" tapi mah aku yakin banget kak fian masih hidup.. "


" sayang mamah mohon cukup, yang ngerasa kehilangan itu bukan cuma kamu aja tapi mamah sama papah juga sama kami merasa kehilangan.. tapi kita harus kuat dan ikhlas fian sudah tenang disana.. mamah mohon kamu jangan ngebahas soal ini lagi ya.. " pinta mamah


tiara pun akhirnya diam dia sebaiknya mengalah dari pada nantinya dia malah akan berdebat dengan mamah mertuanya itu.


cukup dia aja yang tahu tentang perasaannya ini.


tidak terasa seminggu sudah tiara berda di rumah sakit hari ini dia sudah di perbolehkan pulang.


tiara merasa sangat senang akhirnya dia sudah bisa pulang, sebenarnya dia sudah bisa pulang beberapa hari yang lalu.


tapi kedua mertuanya ngotot untuk tetap meminta tiara di rawat sampai benar - benar sembuh.


tiara masuk kedalam kamarnya, dia pandangi wajah mungil bayi kecilnya.


" sayang kamu tahu ayah pasti sangat senang melihat kamu, kamu berdoa ya biar ayah cepat pulang dan berkumpul lagi dengan kita.. " kata tiara sambil mengelus pipi gembul putri nya itu.


pintu terbuka dan tiara melihat mamah masuk ke dalam kamarnya.


" sayang apa kamu sudah menyiapkan nama untuk cucu mamah.. ? " tanya mamah setelah duduk di samping tiara


" sudah mah, namanya nadira putri " jawab tiara sambil tersenyum


" nadira putri nama yang bagus sayang.. " kata mamah sambil tersenyum ke arah cucunya itu

__ADS_1


" hallo nadira sayang.. " mamah terus saja mengajak ngobrol nadira


sekarang keluarga ini terasa sangat lengkap karena kehadiran nadira di tengah - tengah mereka.


__ADS_2