
setelah pulang kerumah tiara langsung masuk kedalam kamarnya di temani oleh nadira.
dia sangat merindukan putri kecilnya itu, setelah bersih - bersih dan berganti baju tiara segera menemui kedua mertuanya yang kini sedang bersantai di ruang keluarga bersama alfian.
" kalian jadi minggu ini pindah ke rumah lama.. ? " tanya papah
" jadi pah, kemarin juga kami sudah mulai membereskan beberapa barang disana.. " jelas alfian
" bagai mana sebelum kalian pindah kesana kalian pergi bulan madu lagi, kalian kan sudah lama tidak pergi liburan berdua.. " usul mamah
" kalau menurut aku sih gak perlulah mah, lagian nanti nadira siapa yang jaga kalau aku dan kak alfian pergi.. ? " tanya tiara
" ya kamu tenang saja kalau soal nadira biar mamah sama papah yang urus, lagian semenjak kamu melahirkan nadira kamu enggak pernah pergi jalan - jalan. apa lagi setelah kamu kerja, kamu tidak pernah ada waktu buat kamu sendiri dan sekarang waktunya kamu untuk jalan - jalan bareng fian ya sekalian bulan madu, siapa tahu aja kan setelah kalian pulang bulan madu kita dapet kabar bahagia.. " jelas mamah
" tapi mah.. " belum selesai tiara mengatakan maksudnya alfian sudah memotongnya terlebih dahulu
" usul bagus tuh mah, aku sih setuju - setuju aja, nah ira apa kamu mau punya adik.. ? " tanya alfian kepada nadira sambil mengelus rambutnya
" aku mau banget yah, teman - teman ira sudah punya adik sedangkan ira tidak punya.. bunda mau ya buat adik buat ira.. ? " rengek nadira
tiara tidak bisa berkata apa - apa lagi dia hanya bisa pasrah dan menganggukan kepalanya sebagai jawaban
" yeeee ira mau punya adik.. " kata nadira sambil lompat - lompat
" rencananya kalian mau pergi kemana.. ? " kini giliran papah yang bertanya
" bagaimana kalau bali atau kalian mau pergi keluar negeri.. ? " tanya mamah
" bali ok juga mah, gimana sayang kamu mau kan pergi ke bali.. ? " tanya alfian
semua orang yang ada di ruangan itu pun melihat kearah tiara.
dan mau tidak mau dia pun menyetujuinya.
" baiklah biar tiket pesawat dan hotel papah yang urus, ya itung - itung hadiah dari kami berdua.. " kata papah
__ADS_1
" makasih ya pah.. " kata alfian sambil tersenyum
" lalu kalian rencana nya kapan akan pergi, mamah harap sih lebih cepat lebih baik.. "
" gimana kalau besok saja.. " kata alfian semangat
" mamah sama papah setuju sayang.. " kata mamah tersenyum bahagia
" kak apa enggak kecepetan, bahkan kerjaan aku aja banyak banget di kantor.. "
" tiara papah setuju dengan alfian kalian bisa pergi besok ke balinya dan soal pekerjaan biar papah dan pak irwan yang tangani, kalian bersenang - senang saja disana.. " kata papah meyakinkan
" tu yang, denger kata papah.. bukannya lebih cepat lebih baik jadi kita juga bisa segera memberikan adik untuk nadira.. " kata alfian sambil tersenyum kearah tiara
setelah di rasa cukup malam tiara pun segera masuk kedalam kamarnya sedangkan alfian sedang menidurkan nadira di kamarnya.
setelah selesai dengan nadira alfian pun menyusul tiara ke dalam kamar.
alfian membuka pintu kamar dan melihat tiara sedang duduk sambil membaca buku, alfian pun mendekat dan ikut naik keatas tempat tidur.
dia pun melihat kearah alfian
" kak apa tidak terlalu cepat kita pergi apa lagi selama seminggu kita akan meninggalkan nadira dan kantor.. ? " tanya tiara
" enggak sayang, kamu tadi dengar sendiri kan kata mamah sama papah, urusan kantor bisa di pegang papah sama pak irwan sedangkan nadira kan ada mamah sama pengasuhnya yang selalu menemani dan menjaganya disini.. jadi kamu tidak perlu khawatir lagi.. atau jangan - jangan kamu tidak mau pergi sama kakak.. ? " kata alfian
" bukan gitu kak, aku cuma khawatir aja papahkan akhir - akhir ini kesehatannya sedang menurun jadi aku khawatir papah akan kecapean nantinya.. " jelas tiara
" kamu tenang saja papah pasti enggak akan kenapa - napa.. sebaiknya kita sekarang beristirahat karena besok pagi kita akan berangkat dan aku harap kamu bersiap - siap dari sekarang.. " kata alfian sambil menyeringai
" bersiap - siap untuk apa.. ? " tanya tiara tidak mengerti
" nanti kamu juga akan tahu sendiri sayang, sudah sebaiknya kita tidur sudah malam.. " alfian pun menarik selimut dan menutupi tubuh mereka berdua.
¤¤¤¤¤
__ADS_1
perjalanan yang sangat melelahkan telah di tempuh oleh tiara dan alfian, kini mereka sudah berada di kamar hotel.
tiara merasa tidak percaya papah mertuanya memberikan fasilitas kamar hotel yang sangat mewah.
tiara merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang sangat besar, alfian mendekat dan mengecup kening tiara dengan sangat lembut.
" cape ya yang.. ? " tanya alfian
" hmmm.. " jawab tiara tanpa membuka matanya
" yang nanti malam kamu pake ini ya.. aku sengaja beli ini buat kamu.. tadinya aku mau berikan pas kita pindah kerumah baru tapi setelah di pikir - pikir lagi sebaiknya aku memberikannya sekarang saja.. " kata alfian sambil memberikan sebuah kotak ke tangan tiara
tiara membuka mata dan melihat kotak yang ada di tangannya.
" apa ini kak.. ? " tanya tiara heran
" kamu nanti buka aja, tapi nanti kamu bukanya malam ya, jangan di pakai sekarang.. " pinta alfian
tiara pun menuruti perkataan alfian, walaupun penasaran tapi dia meletakan kotak yang di berikan alfian itu di meja di sampingnya.
alfian dan tiara pun beristirahat, karena mereka datang kemari agak sorean jadi tidak butuh waktu lama untuk tiara menuggu untuk melihat hadiah yang di berikan oleh alfian.
malam pun datang alfian pamit keluar kamar untuk membeli cemilan di toko yang dekat hotel mereka, tidak lupa dia juga memesan makanan untuk makan malamnya bersama tiara.
sedangkan tiara sendiri setelah bersih - bersih dia membuka kotak yang tadi sempat di berikan alfian untuk nya.
tiara membukanya dengan sangat hati - hati, setelah kotak itu terbuka semua tiara melihat ada beberapa gaun malam di dalamnya dengan warna yang berbeda - beda.
gaun itu sangat seksi menurut tiara.
" kak fian gak salah nyuruh aku pakai baju kaya gini.. ? ini sih sama aja aku gak pake apa - apa.. " kata tiara sambil mengangkat salah satu gaun yang ada di kotak itu.
tiara mengingat perkataan alfian tadi sore yang memintanya untuk memakai baju itu malam ini.
tiara pun terdiam dan dia mengambil salah satu baju yang berwarna merah beserta dalamannya yang berwarna senada.
__ADS_1
tiara memakainya, dan dia melihat bayangan dirinya di kaca sungguh membuatnya tidak nyaman.