guruku, imam ku

guruku, imam ku
15


__ADS_3

sore ini alfian dan tiara akan menginap di rumah orang tua alfian, tiara sudah menyiapkan semua perlengkapan buat besok dia pergi sekolah.


setelah sholat ashar mereka pun mulai berangkat, tidak butuh waktu lama bagi merek untuk sampai di rumah orang tua alfian.


alfian memarkirkan mobilnya dan setelah itu mereka bergegas berjalan kearah pintu, alfian pun mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.


tok... tok.. tok...


" assalam mualaikum.. " kata alfian


tidak lama pintu pun terbuka dan terlihat mamah rena tersenyum kearah alfian dan tiara.


" waalaikum salam.. kalian ko datang gak ngabarin dulu sih.. " kata mamah rena sambil memeluk tiara dan alfian secara bergantian.


" kita kan mau bikin kejutan buat mamah sama papah.. " jelas alfian mereka pun masuk kedalam.


mamah mengandeng tiara sedangkan alfian mamah biarkan di belakang.


" mah yang anak mamah itu aku loh.. " kata alfian sambil mengikuti mamah rena dan tiara dari belakang.


mamah rena tidak menanggapi perkataan alfian dan malah langsung berjalan ke arah ruang keluarga.


disana ternyata ada papah doni sedang menonton acara bola.


" pah lihat siapa yang datang.. " kata mamah saat sampai di ruang keluarga


papah yang sedang menonton acara bola pun melihat ke arah mamah, papah langsung tersenyum bahagia melihat anak dan menantu nya datang.


alfian dan tiara pun mulai bersalaman dengan papah.


" sehat pah.. ? " tanya alfian


" ya seperti yang kamu lihat papah sangat sehat... " jawab papah


mereka pun mulai berbincang,


" tiara bantu mamah yu.. " pinta mamah


tiara pun pamit kepada papah dan alfian untuk membantu mamah di dapur.


tiara mengikuti mamah dari belakang.

__ADS_1


" mau masak apa kita mah.. ? " tanya tiara setelah sampai di dapur.


" gimana kalau masak makanan kesukaan alfian.. opor ayam.. " jawab mamah


" iya mah boleh... "


mereka pun mulai menyiapkan bahan - bahan nya, mereka juga memasak makanan lain untuk pendamping opor ayamnya.


" alfian sama kamu bagai mana selama di rumah.. ? " tanya mamah sambil memotong sayuran


" ya nggak gimana - gimana mah.. kak alfian baik ko.. " jawab tiara jujur


" syukur lah kalau dia baik sama kamu, jujur saja mamah sempat khawatir kalau dia nanti nya akan bersikap yang aneh - aneh sama kamu.. " jelas mamah


" mamah nggak usah khawatir hubungan aku sama tiara baik - baik aja ko.. malah jauh lebih baik.. " jawab alfian yang sudah mendengar pembicaraan mereka sejak tadi.


alfian pun mendekat ke arah tiara dan memeluk nya dari belakang.


" iya kan sayang.. " kata alfian lalu mengecup tengkuk tiara


tiara yang merasa tidak nyaman di perlakukan seperti ini di depan ibu mertuanya merasa sangat malu.


" ko nggak di jawab si yang.. ? " tanya alfian kembali karena tiara hanya diam saja


" malu sama siapa.. ? mamah.. ? anggap aja mamah lagi nggak ada disini.. " kata alfian sambil tersenyum melihat ke arah mamah


mendengar perkataan alfian sontak tiara mencubit perut alfian.


" aww.. ko aku di cubit sih yang, kan sakit.. " rengek alfian


" makanya jangan asal bicara.. udah sana temenin papah lagi, ngapain sih gangguin aku di sini.. "


" jadi kamu ngusir nih yang..? " tanya alfian meyakinkan.


" iya.. "


" beneran nih yang.. kakak pergi ya, jangan cariin kakak ya.. jangan kangen juga entar ma kakak ya.. " goda alfian


" NGGAK.. " tiara menjawab dengan tegas


bukan nya pergi alfian malah makin erat memeluk tubuh mungil tiara.

__ADS_1


" kakak katanya mau pergi ko masih disini sih.. aku mau masak kak, lepasin tangan nya.. " protes tiara


" kalau mau masak, masak aja kakak nggak ganggu ko.. ya kan mah.. ? " tanya alfian pada mamah


mamah yang melihat tingkah mereka berdua seperti itu merasa bahagia, karena anak dan menantunya mau membuka diri.


acara memasak pun akhir nya selesai juga walau pun kadang - kadang alfian mengacau kan nya sedikit.


setelah selesai memasak alfian membawa tiara ke kamar nya untuk mandi. sesampai nya di kamar alfian tiara segera membereskan baju - baju nya dan menyimpan nya di lemari alfian.


setelah selesai semua tiara pun segera berjalan ke arah kamar mandi sedangkan alfian sedang memainkan handphone nya.


saat tiara mau menutup pintu ada tangan yang menghalangi nya, tiara sudah tahu siapa pelaku nya.


" kak al mau apa sih.. ? aku mau mandi nih.. " kata tiara sambil melihat ke arah alfian


" ya kakak mau mandi juga lah.. " jawab jujur alfian


" tapi kan tiara duluan yang masuk.. "


alfian mendorong tubuh tiara dengan sangat pelan, dan dia mulai masuk ke dalam kamar mandi serta menutup dan mengunci pintu nya.


" kakak tahu kamu mau mandi, kita mandi berdua aja.. " kata alfian


tiara merasa malu karena melihat tubuh polos suami nya, alfian terus saja menggoda tiara. dan pada akhirnya alfian sendiri yang tergoda.


alfian menyandarkan tubuh tiara ke tembok kamar mandi dan mulai ******* bibir tiara, tiara yang mula - mula nya hanya diam saja kini mulai membalas ******* alfian.


akhirnya proses mandi yang seharus nya cukup 30 menit menjadi satu setengah jam lama nya.


setelah selesai menuntas kan urusan mereka alfian dan tiara pun mulai mandi.


alfian dan tiara berjalan sambil berpegangan tangan menuju ke ruang makan dimana kedua orang tua alfian sudah menunggu mereka.


" sudah nunggu lama mah.. ? " tanya alfian setelah duduk di kursi.


" belum ko sayang, ya udah sebaik nya kita segera makan.. " kata mamah


mereka pun mulai makan sambil sesekali mengobrol, tiara sangat bahagia bisa berada di tengah - tengah keluarga bahagia ini.


dia sangat beruntung karena bisa menjadi bagian keluarga ini, walau pun mereka belum lama kenal tapi keluarga ini sudah sangat baik kepada dirinya bahkan tiara sendiri merasa kasih sayang keluarga ini sama seperti kasih sayang keluarga kandung nya sendiri.

__ADS_1


tiara benar - benar nyaman berada di tengah - tengah mereka dan dia berjanji tidak akan membuat keluarga ini kecewa, dia akan berusaha membahagiakan keluarga ini semampunya.


karena hanya tinggal mereka saja yang tiara punya saat ini.


__ADS_2