guruku, imam ku

guruku, imam ku
84


__ADS_3

selama beberapa hari ini alfian bekerja sangat keras, begitu banyak pekerjaan yang menunggu nya.


setiap hari dia pulang kerumah sudah sangat larut dan dia harus pergi pagi - pagi sekali, alfian sangat merindukan saat - saat berkumpul bersama keluarganya.


begitu pun mereka tiara selalu berusaha memberikan pengertian kepada anak - anaknya dia juga tahu anak - anak nya sangat merindukan alfian.


seperti sekarang setelah menidurkan kedua anaknya tiara pun berjalan ke arah ruang tamu, dia biasa menunggu suaminya pulang disana.


tiara duduk sambil melihat - lihat majalah yang tadi siang baru di belinya.


tiara melihat jam dan ternyata ini sudah sangat larut tapi alfian masih belum pulang juga, biasa nya paling malam jam 10 alfian sudah ada di rumah.


tiara merasa khawatir dia terus melihat ke arah pintu berharap suaminya segera datang, tidak lama terdengar suara mesin mobil memasuki garasi.


tiara pun tersenyum senang, rasa khawatirnya pun lenyap begitu saja dia pun segera bangun dan berjalan ke arah pintu.


tiara segera membuka pintu sebelum alfian mengetuk nya, ketika tiara membuka pintu terlihat alfian kaget.


" loh sayang kamu belum tidur.. ? " tanya alfian lalu mengecup kening tiara


" aku nunggu kamu, kok pulangnya sampai malam gini.. ? " tanya tiara sambil mengambil tas kerja milik suaminya itu


mereka pun masuk ke dalam tiara segera mengambil air minum untuk alfian dan memberikanya.


" kamu sudah makan yang.. ? " tanya tiara sambil duduk di samping suaminya itu

__ADS_1


" hmmmm.. sudah, anak - anak sudah tidur.. ? " kini giliran alfian yang bertanya


" sudah tadi mereka nunggu ayah pulang tapi karena sudah terlalu malam aku suruh mereka tidur saja.. " jelas tiara


" maaf ya yang akhir - akhir ini ayah pulangnya larut terus, bahkan tidak ada waktu untuk kalian bertiga " kata alfian


" udah nggak apa - apa yang terpenting ayah selalu jaga kesehatan.. makan juga jangan sampai telat " kata tiara sambil mengusap tangan alfian


alfian pun tersenyum dan menarik tubuh tiara untuk masuk kedalam dekapannya, alfian sungguh merindukan saat - saat kebersamaan mereka.


di dalam hati dia berjanji setelah semua pekerjaannya selesai dia akan lebih banyak lagi menghabiskan waktu bersama keluarganya.


setelah cukup lama mereka berpelukan alfian pun mengajak tiara masuk ke kamar mereka.


tiara pun tersenyum sambil mengikuti suaminya, mereka pun jalan beriringan sambil berpegangan tangan.


tiara hanya tersenyum sambil mengangukan kepalanya, alfian pun segera masuk ke dalam kamar mandi sedangkan tiara naik ke atas tempat tidur dan masuk ke dalam balutan selimut tebal.


10 menit kemudian alfian sudah selesai bersih - bersih dia sekarang terlihat lebih segar.


alfian tersenyum melihat tiara masih terjaga dan sekarang malah sedang melihat kearahnya.


alfian pun ikut masuk ke dalam selimut dan memandang tiara sangat dalam.


tiara langsung memeluk tubuh suaminya itu dengan sangat erat, akhir - akhir ini mereka sudah jarang sekali bersama.

__ADS_1


" yang di kantor lagi sibuk banget ya, sampai tiap hari kamu harus lembur seperti ini.. ? " tanya tiara sambil tangannya terus saja bermain di dada alfian


" hmmm.. sayang kalau nanti ayah sudah tidak kerja di perusahaan papah lagi bagai mana.. ? " tanya alfian tiba - tiba


" di kantor sedang ada masalah.. ? " tanya balik tiara


" nggak ada semua baik - baik saja, cuma ayah merasa sudah jenuh dan ingin kembali mengajar seperti dulu.. kalau ayah kembali menjadi guru pasti punya banyak waktu luang untuk kalian bertiga " jelas alfian


tiara melihat alfian dia tahu suaminya sedang menyembunyikan sesuatu, tapi dia tidak tahu apa itu.


" sayang apa perlu aku kembali bekerja dan membantu kamu di kantor.. ? " tanya tiara sambil membenarkan posisi duduk nya


" kenapa kamu ingin kembali ke kantor, kamu cukup mengurus aku dan anak - anak biar kantor menjadi urusan ayah.. " alfian pun mengusap pipi tiara dengan sangat lembut


" tapi.. " belum sempat tiara menyelesaikan perkataannya alfian sudah lebih dulu membungkam mulutnya dengan sebuah kecupan


alfian pun tersenyum melihat tiara sedikit kesal dan itu membuat alfian semakin gemas saja.


dia pun kembali mengecup bibir tiara dan bahkan kecupan itu berubah menjadi sebuah lumatan


tiara pun tidak mau kalah dia juga membalas setiap lumatan yang suaminya berikan.


setelah merasa puas alfian pun segera menghentikan perbuatannya, jujur saja dia sangat merindukan tiara dan ingin memakannya.


tapi badannya terlalu lelah untuk bekerja extra lagi, dia lebih memilih beristirahat agar besok lebih segar lagi.

__ADS_1


" sebaiknya kita tidur ini sudah larut malam.. " kata alfian sambil menarik tiara agar tidur di dalam pelukannya


mereka pun mulai memejamkan mata dan pergi ke alam mimpi sambil berpelukan.


__ADS_2