
akhirnya setelah satu bulan lebih alfian di sibukan dengan pekerjaannya kini dia bisa bersantai.
selama seminggu ini dia sengaja mengambil cuti, alfian ingin mengajak keluarga kecilnya berlibur.
sejak pagi tiara sudah menyiapkan semuanya, setelah semua di rasa sudah siap mereka pun segera pergi.
alfian berencana mengajak keluarganya ini berlibur ke ke bandung tentu saja itu di sambut baik oleh tiara.
mereka pergi di antar oleh supir, sepanjang perjalanan tidak henti - hentinya bagas berceloteh.
semua yang dia lihat selalu menjadi pertanyaan yang sangat sulit di jawab, dan itu membuat tiara geleng - geleng kepala.
setelah menempuh perjalanan yang sangat melelahkan akhirnya mereka sampai juga di rumah lama tiara.
" assalamualaikum.. " salam tiara kepada seorang wanita paruh baya yang menghampirinya.
" waalaikumsalam.. akhirnya neng tiara dan keluarga datang juga.. " kata wanita itu
dia adalah bi ani, tiara sengaja memperkejakan bi ani untuk mengurus rumah peninggalan orang tuanya.
dia tidak ingin rumah ini rusak begitu saja, kalau tiara sedang ke bandung dia akan tinggal di rumah ini.
dan sudah lama sekali dia tidak menginjakan kakinya disini.
dia melihat sekitar rumahnya dan tidak ada yang berubah sama sekali,
" ayo neng masuk.. " ajak bi ani sambil membawa barang - barang majikannya itu
alfian pun menepuk pundak tiara dia tahu istrinya ini sedang merindukan kedua orang tuanya.
" besok kita pergi ke makam mereka ya.. " bisik alfian lalu mengajak tiara untuk masuk
tiara tersenyum bahagia mendengar perkataan suaminya itu dia beruntung memiliki suami pengertian seperti alfian.
" kamar nya sudah bibi bersihkan silahkan neng tiara dan keluarga beristirahat saja dulu, bibi mau ke dapur dulu mau lanjut masak buat nanti makan siang.. " kata bi ani
tiara melihat semua sudut rumah ini, semuanya masih sama ketika dia terakhir datang kesini 5 tahun lalu.
di saat dia belum hamil bagas, dan waktu itu dia hanya menginap 2 hari karena ada pekerjaan di dekat sini.
dan kini dia kembali lagi bersama dengan seluruh keluarga kecilnya.
" sayang sebaiknya kita beristirahat dulu.. " ajak alfian
tiara pun tersadar dari lamunannya dan melihat ke arah alfian lalu kedua anaknya yang sedang duduk di kursi.
__ADS_1
terlihat jelas kedua anaknya ini sangat lelah dan mengantuk
" sayang kalian istirahat dulu ya, sini bunda tunjukin kamar kalian "
karena di rumah ini kamar hanya ada 3 jadi tiara memutuskan anak - anak akan tidur di kamar yang dulu pernah di tempatinya.
sedangkan dia dan alfian akan tidur di kamar kedua orang tua tiara.
setelah menidurkan kedua anaknya dia segera keluar dan menghampiri alfian yang kini sedang duduk santai sambil menikmati teh manis hangat dan juga cemilan.
" anak - anak sudah tidur.. ? " tanya alfian
" sudah, kita juga sebaiknya istirahat pasti ayah juga lelah kan..? " kata tiara sambil mengelus tangan alfian
alfian pun tersenyum dan akhirnya mereka pun masuk kedalam kamar untuk beristirahat sebentar.
¤¤¤¤¤¤¤¤
di sini semakin sore udaranya semakin dingin tapi itu tidak membuat anak - anak berhenti bermain di luar.
tiara dan alfian melihat kedua anaknya sedang bermain kejar - kejaran, mereka terlihat sangat bahagia.
karena hari sudah semakin sore tiara pun mengajak mereka masuk kedalam rumah.
anak - anak tiara pun menurut dan mereka segera berlari meghampiri kedua orang tuanya.
setelah masuk kedalam rumah mereka memutuskan bermain di ruang keluarga, nadira dan bagas lebih memilih menggambar sedangkan alfian dan tiara menonton acara pavorit mereka di tv.
tidak terasa waktu pun berjalan dengan sangat cepat, bi ani datang menghampiri tiara.
" neng makan malam nya sudah siap.. " kata bi ani
" iya bi makasih.. " jawab tiara
bi ani pun segera pergi dari sana dan kembali ke dapur.
" sayang ayo kita makan dulu, setelah selesai makan bunda ingin kalian langsung masuk ke kamar, biar besok kita bisa pergi pagi - pagi.. " kata tiara
" iya bunda " jawab mereka bersamaan
mereka pun berlarian menuju ruang makan bi ani tersenyum bahagia melihat keluarga kecil majikannya itu, dia tahu bagai mana dulu tiara berjuang menunggu dengan harapan yang tidak pasti.
tapi lihat sekarang mereka sudah berkumpul lagi dan malah terlibat sangat bahagia,
bi ani berdoa yang terbaik untuk majikannya itu.
__ADS_1
¤¤¤¤¤¤¤
pagi - pagi sekali keluarga kecil tiara sudah siap semuanya, mereka akan jiarah kemakam kedua orang tua tiara yag tidak jauh dari rumah.
hanya butuh 10 menit saja dengan menggunakan mobil untuk sampai di sana.
setelah membeli bunga mereka pun segera masuk ke area makam tiara langsung tersenyum ketika melihat tempat terakhir kedua orang tuanya.
dia pun berjongkok dan memegang batu nisan mereka.
air mata tiara pun tidak dapat di tahan lagi, alfian mendekat dan memeluk tubuh tiara berharap pelukannya dapat memberikan ketenangan untuk tiara.
" mereka sudah bahagia di sana, sebaiknya sekarang kita doa kan mereka " bisik alfian dan langsung di angguki oleh tiara
alfian pun segera memimpin doa untuk kedua mertuanya itu, setelah selesai berdoa dan menabur bunga mereka pun segera beranjak pergi.
tiara meminta alfian mengantarkannya ke sekolahnya dulu, dia sangat merindukan tempat itu.
sesampainya di depan sekolah tiara melihat kesekitar tidak ada yang berubah dengan sekolah ini.
matanya tidak sengaja menangkap bayangan seorang wanita seusianya yang kini juga sedang menatap dirinya.
tiara berjalan ke arah wanita itu dan setelah dekat dia pun tersenyum
" ayu / tiara " panggil mereka bersamaan
mereka pun tertawa bersama dan langsung saling berpelukan
" kamu apa kabar ra.. ? " tanya ayu
" baik.. kamu sendiri apa kabar dan kenapa ada disini..? " tanya tiara dia masih tidak percaya bisa bertemu dengan teman sewaktu SMA nya dulu.
" baik juga, aku sekarang mengajar di sekolah ini.. " jawab ayu
" kamu sendiri sedang apa di sini dan sama siapa.. ? " tanya ayu
" tadi aku habis mengunjungi makam ayah sama ibu, terus aku mampir ke sini sudah lama sekali aku tidak melihat sekolah ini.. dan tuh aku bersama dengan keluarga kecilku.. " tunjuk tiara kepada alfian dan kedua anaknya
ayu pun melihat ke arah tiara menunjukannya, dia tersenyum bahagia melihat sahabatnya ini sudah hidup bahagia.
" aku senang kalau kamu bisa bahagia dengan dia.. dia laki - laki yang baik, dulu dia selalu bertanya banyak hal tentang kamu.. " kata ayu sambil tersenyum ke arah alfian
" masa sih..? " tanya tiara tidak percaya
" iya dia sering menghubungi ku hanya untuk bertanya apa makanan kesukaan kamu, pokoknya semua hal yang kamu suka dia tanyakan.. dan aku senang sekarang kalian hidup bahagia.. " jelas ayu
__ADS_1