
tidak terasa kandungan tiara kini sudah masuk bulan keempat, alfian meminta tiara untuk homeschooling saja di rumah.
hari ini tiara dan alfian akan menggelar acara syukuran, para tamu undangan sudah berdatangan. alfian mengundang anak - anak panti asuhan dan juga rumah singgah untuk ikut mendoakan tiara dan calon bayi nya.
kedua orang tua alfian pun turut hadir, mereka benar - benar bahagia karena sebentar lagi mereka akan segera menimang cucu.
acara pun sudah di mulai, alfian menggelar acara nya dengan sangat mewah dan meriah.
▪▪▪▪▪▪
sore hari setelah acara selesai dan para tamu undangan sudah pulang, alfian beserta kedua orang tua nya mulai bisa bersantai.
begitu pun dengan tiara, setelah acara selesai tiara langsung masuk kedalam kamarnya untuk beristirahat.
hari ini dia sangat lelah sekali, tanpa menunggu lama tiara pun tertidur.
setelah berbincang dengan kedua orang tua nya alfian pun menyusul tiara ke dalam kamar, saat membuka pintu kamar dia melihat tiara sudah tertidur.
alfian mendekati tiara dan duduk di sisi ranjang, dia mengelus rambut tiara dengan sangat hati - hati.
dia tidak ingin membuat tiara terbangun karena ulah nya.
" tidur yang nyenyak ya sayang.. kamu pasti cape banget hari ini, sampe kamu langsung tidur seperti ini... " kata alfian pelan
setelah puas memandangi wajah tiara alfian pun menarik selimut dan menutupi tubuh tiara.
dia pun bergegas kembali ke luar kamar dan pergi menuju ke ruang kerjanya.
jam 8 malam tiara terbangun dan melihat ke sekeliling, dia melihat jam yang berada di sisi kanan tempat tidur nya.
tiara pun segera melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi, tidak butuh waktu lama untuk tiara bersih - bersih.
setelah selesai bersih - bersih dan berganti baju tiara segera keluar dari kamar nya dan berjalan menuju dapur.
di dapur hanya ada bi nani yang sedang bersih - bersih
" neng butuh apa..? biar bibi ambilin.. " kata bi nani ketika melihat tiara berjalan ke arah dapur.
" gak usah bi aku cuma pengen minum aja.. " jawab tiara sambil melangkahkan kaki nya menuju kulkas dan mengambil air dingin.
" bi kak al kemana.. ? " tanya tiara setelah dia selesai minum.
" oh tuan mengantar tuan besar dan nyonya pulang neng.. " jawab bibi
" mamah sama papah pulang ko aku gak di bangunin sih bi.. ? mereka sudah makan kan.. ? "
" sebelum pulang mereka makan dulu neng, dan katanya mereka mau langsung pulang aja tanpa menunggu neng tiara bangun, kasihan neng kelihatan cape sekali.. " jawab bi nani
tiara pun terdiam, dia merasa tidak enak kepada kedua mertuanya itu. memang tiara tadi tertidur cukup lama sehingga dia tidak sadar mertuanya sudah pulang.
" neng mau bibi siapin makan.. ? " tanya bi nani
__ADS_1
" gak usah bi, nanti aja.. " tiara pun pergi meninggalkan bi nani dan kembali ke kamar nya.
dia akan menunggu alfian disana.
pukul 9 malam alfian baru kembali dari rumah orang tuanya, dia pun langsung bergegas menuju kamar nya.
setelah pintu kamar terbuka dia tidak melihat tiara, dia pun melihat ke sudut kamar dan melihat tiara sedang duduk di kursi sambil melihat keluar jendela.
alfian berjalan mendekati tiara dan setelah dekat dia peluk tubuh tiara dari belakang, tiara pun melihat ke arah alfian.
" kakak kapan datang... ? ko aku gak dengar kakak masuk.. " tanya tiara heran
" gimana kamu mau dengar kakak masuk orang perhatian kamu fokus nya keluar jendela terus, memang ada siapa sih di sana.. "
" kakak nih apaan sih.. " tiara pun menyandarkan kepala nya di tangan alfian yang sedang memeluk nya.
" kamu sudah makan.. ? " tanya alfian
tiara hanya menggelengkan kepala nya sebagai jawaban
" kenapa.. ? kamu mau makan apa biar nanti kakak belikan.. " alfian pun mengusap rambut panjang tiara
" aku pengen makan bakso yang di depan sekolahan kak, kayanya enak banget.. " pinta tiara
" masih buka gak jam segini.. ? " tanya alfian
tiara hanya mengangkat kedua tangan nya.
" kakak mau kemana.. ? "
" mau beli bakso buat kamu.. "
" aku ikut kak.. "
" ini udah malam sayang, kamu tunggu aja di rumah ya.. "
tiara yang mendengar jawaban alfian merasa sedih, matanya sudah mulai berkaca - kaca. alfian yang melihat perubahan pada istri nya itu pun kembali mendekati tiara dan memeluk nya sangat erat.
" ya udah kamu boleh ikut tapi harus pake jaket ya, di luar dingin banget.. "
mendengar itu tiara pun langsung tersenyum dan memeluk alfian.
dia segera berjalan ke arah lemari dan mengambil jaket serta memakai nya.
mereka pun mulai pergi ke penjual bakso yang berada di depan sekolahan tiara sebelum nya.
sesampainya disana alfian dan tiara merasa senang karena warung baksonya masih buka.
setelah memarkirkan mobil tiara dan alfian segera memesan dua porsi bakso. tidak perlu menunggu lama pesanan mereka pun datang.
tiara langsung memakan baso milik nya, sedangkan alfian hanya melihat tiara.
__ADS_1
" kakak kenapa lihatin aku kaya gitu.. ? "
" gak kenapa - napa, kakak cuma seneng aja bisa ngasih apa yang kamu mau.. " jelas alfian
mereka pun saling melempar senyuman. lalu alfian pun mulai memakan basonya.
di saat mereka sedang menikmati baso mereka, datang tiga orang wanita yang sangat mereka kenal.
siapa lagi kalau bukan rere, nana, dan sinta.
mereka pun sudah melihat tiara dan alfian, mereka memutuskan untuk menyapa mereka.
" tiara apa kabar.. ? " sapa rere sambil memeluk tubuh tiara
" baik.. kalian juga apa kabar.. ? " tanya tiara balik
" kami semua baik ko ra.. kamu kemana aja ko udah gak masuk sekolah lagi, udah hampir tiga minggu kamu gak sekolah.. kamu tahukan sebentar lagi kita ujian.. " kata sinta
" itu.. sekarang aku sudah gak sekolah lagi, kak alfian meminta ku untuk homeschooling.. " jelas tiara
mereka bertiga melihat alfian.
" loh kenapa harus homeschooling.. ? " tanya nana penasaran
" itu... " tiara pun ragu untuk menjelaskan keadaan nya saat ini, dia takut ketiga sahabat nya itu tidak bisa menerima dirinya lagi
" tiara sedang hamil jadi saya tidak mau dia kelelahan saya tidak ingin terjadi sesuatu kepada tiara maupun anak nya.. " jelas alfian
sedangkan tiara hanya bisa menundukan kepala nya.
ketiga sahabat tiara pun kaget dengan apa yang di katakan alfian barusan, mereka tidak percaya tiara sedang hamil.
" tiara hamil.. ? ko bisa.. ? " tanya sinta polos
" ya bisa lah, apa salah nya tiara hamil.. wajar kan buat wanita yang sudah menikah hamil.. " tanya alfian
" kamu nikah sama siapa ra.. " selidik rere
" memang yang kamu lihat tiara sedang makan sama siapa kalau bukan sama suami nya.. " jawab alfian ketus
mereka pun semakin terkejut dengan pernyataan alfian dan mereka pun memandang tiara mencari jawaban lain disana.
tapi tiara malah menganggukan kepala nya sebagai jawaban.
bagai tersambar petir rere merasa dada nya tertusuk pisau, sangat sakit.
laki - laki yang selama ini dia cintai secara diam - diam nyata nya sudah menikahi sahabat nya sendiri bahkan kini tiara sedang hamil anak nya.
rere pun mencoba bersikap normal dia tidak ingin semua orang tahu tentang perasaan nya saat ini.
cukup dia dan tuhan saja yang tahu.
__ADS_1