
sore ini tiara sedang duduk di halaman belakang, dia tengah menemani nadira bermain.
di usia nadira yang memasuki dua tahun dia sedang lucu - lucunya, selalu ada saja yang di tanyakan oleh nadira.
dan tiara terkadang suka kewalahan menjawab pertanyaan anaknya itu.
tiara kembali teringat dengan alfian, sungguh dia sangat merindukan suaminya itu.
" kakak kami sangat merindukan mu, dimana pun kamu berada kami akan selalu menunggu mu pulang.. " batin tiara
tiara pun memeluk tubuh mungil putrinya itu.
selesai makan malam tiara menemani nadira di dalam kamarnya, tiara akan menidurkan nadira.
nadira sangat senang di bacakan sebuah dongeng sebelum dia tidur.
tiara membacakan dongeng timun mas, nadira sangat antusias mendengarkan cerita tiara.
cukup lama tiara bercerita sampai dia merasa kalau nadira sudah terlelap tidur.
tiara segera menutup buku yang sedang di bacanya, dan mengecup kening nadira.
" selamat tidur sayang " bisik tiara
tiara pun menyelimuti tubuh nadira dengan selimut, setelah itu tiara berjalan ke arah kamarnya.
di rebahkannya tubuh tiara di atas tempat tidur, dia mengambil foto alfian dan memeluknya.
sudah dua tahun ini tiara selalu melakukan ini, memeluk foto alfian agar dia bisa terlelap.
pagi pun datang tiara bangun dengan badan yang lebih segar lagi.
dia segera keluar kamar dan masuk ke kamar putrinya, di lihatnya nadira baru saja terbangun dari mimpi indahnya.
tiara berjalan ke arah tempat tidur nadira, di peluknya tubuh nadira dan sesekali tiara mengecup kening putrinya itu.
" pagi sayang, ayo kita sekarang mandi.. "
" pagi bunda, ira mau di mandiin sama bunda ya.. "
" iya sayang ayo.. "
tiara menggendong nadira dan membawanya masuk kedalam kamar mandi, nadira sangat suka bermain air.
setelah di rasa cukup tiara segera membilas tubuh nadira dan kembali menggendongnya.
tiara segera memakaikan baju nadira dan mulai mendandani putri kecilnya itu, setelah selesai dengan nadira tiara segera kembali ke kamarnya untuk bersiap - siap ke kampus.
hari ini dia ada kelas pagi, tidak butuh waktu lama bagi tiara untuk bersiap - siap kini dia sudah turun bersama nadira dan berjalan ke arah ruang makan.
__ADS_1
tiara menyuapi nadira dengan sangat hati - hati, sesekali dia juga menyuap untuk dirinya sendiri.
" oma kapan kita akan jalan - jalan ke taman bermain ira sudah tidak sabar.. ? " tanya nadira
" nanti siang ya sayang "
" horeee.. oma ira mau naik semua permainan yang ada disana, boleh ya oma.. ? "
" boleh sayang "
" sudah sekarang ira makan dulu, gak baik makan sambil bicara " kini giliran tiara yang berbicara
nadira pun kini diam dan makan kembali.
setelah selesai sarapan tiara segera pergi ke kampus.
" bunda pergi dulu ya sayang, kamu jangan nakal ingat harus dengerin apa kata oma sama opa.. " pesan tiara
" iya bunda "
tiara pun mencium kening anaknya setelah itu tiara baru berangkat ke kampus dengan di antar oleh supir.
sesampainya di kampus tiara langsung masuk kelas disana sudah ada teman - temannya yang lain.
kelas pun di mulai, tiara memperhatikan penjelasan dosen dengan sangat serius dia terkadang mencatat yang menurutnya sangat penting.
sesampainya di rumah tiara tidak melihat siapa pun
" sepertinya mereka belum pulang " kata tiara pada dirinya sendiri
tiara pun langsung masuk ke dalam kamar dan mulai mengulang apa yang tadi di pelajari di kelasnya.
¤¤¤¤¤¤
tidak terasa tiara sudah liburan semester lagi, dia berencana mengajak nadira untuk bermain di sebuah mall yang ada disini.
mereka pun berangkat, sebuah senyuman tidak pernah luntur di wajah nadira.
sesampainya di mall tiara dan nadira segera ke tempat permainan.
nadira sangat senang, begitu pun dengan tiara, tidak ada kebahagian lain selain melihat anaknya tertawa seperti ini.
setelah puas bermain tiara mengajak nadira untuk makan siang terlebih dahulu.
" sayang kamu mau makan apa.. ? " tanya tiara
" aku mau makan ayam bunda.. "
" ayam ya, ya sudah kita kesebelah sana saja ya.. "
__ADS_1
tiara pun berjalan ke arah penjual makanan yang menjual ayam kesukaan nadira.
nadira terus saja berceloteh di pangkuan tiara, sesampainya di sana tiara segera memesan makanan serta minuman.
tiara pun duduk dan menunggu pesanannya.
setelah pesanan mereka datang tiara langsung makan sambil sesekali menyuapi nadira.
" bunda ira mau es cream " rengek nadira
" boleh tapi nadira harus habiskan dulu makanannya ya "
" iya bunda "
setelah selesai makan tiara segera menggenggam tangan mungil nadira dan membawanya ke arah penjual es cream.
" kamu mau rasa apa sayang.. ? "
" coklat bunda "
tiara pun mulai memesan es cream yang di inginkan putrinya, tanpa tiara sadari nadira sudah berjalan meninggalkan dirinya.
setelah selesai membayar tiara tidak melihat nadira di sisinya lagi, tiara terus saja memanggil nama nadira berharap anaknya itu datang kehadapannya.
" nadira kamu dimana nak.. ? "
" maaf mbak, apa mbak melihat anak perempuan usianya sekitar dua tahun dia pakai baju warna biru dan rambutnya di kepang dua.. ? " tanya tiara pada salah satu pengunjung mall
" maaf saya gak lihat "
" terima kasih mbak "
tiara pun segera berjalan lagi dia menyusuri setiap toko yang ada di lantai ini, es cream yang dia pegang pun sudah dia buang.
" nadira kamu dimana nak, maafkan bunda sudah lalai menjaga kamu " batin tiara sambil menangis
dia terus berjalan tanpa tahu arah, dia menanyakan nadira pada setiap pengunjung mall yang lewat.
satu tempat yang tiara belum datangi, tempat permainan.
tiara segera berlari ke tempat itu berharap nadira ada disana, dia terus mencari di setiap wahana pernainan yang ada.
tapi putri kecilnya masih saja belum ketemu.
tiara berjalan ke arah kursi kakinya sudah sangat lemas.
tiara terus saja menangis dia tidak perduli dengan orang - orang yang melihatnya.
" nadira kamu dimana.. " kata tiara pelan
__ADS_1