guruku, imam ku

guruku, imam ku
75


__ADS_3

beberapa bulan kemudian


kini usia kehamilan tiara sudah memasuki usia 8 bulan lebih, sebentar lagi dia akan segera melahirkan.


alfian pun menjadi suami dan ayah siaga, bertambahnya usia kandungan tiara tidak merubah sikap manjanya.


tetapi alfian sama sekali tidak mempermasalahkannya, dia malah senang dengan sikap manja tiara.


hari ini tiara merasa sangat bosan terus - terusan tinggal di rumah, dia pun memutuskan untuk menjemput nadira di sekolah.


tiara pun segera meminta supir untuk mengantarkan nya, dia berencana setelah menjemput nadira dia akan pergi ke toko yang menjual perlengkapan bayi.


dia ingin membeli beberapa barang yang belum ada, sesampainya tiara di sekolah dia langsung pergi ke kantin karena masih ada waktu setengah jam sampai nadira pulang.


di sana juga banyak ibu - ibu lain yang sedang menunggu anak mereka, tiara pun ikut bergabung.


" eh bunda nadira baru kelihatan.. "


" eh iya bu, biasa kalau hamil besar seperti ini suka males kemana - mana.. " jelas tiara sambil tersenyum


" sudah berapa bulan bunda.. ? " tanya salah satu dari mereka


" sudah 8 bulan lebih " jawab nadira lagi


" wah sebentar lagi dong ya.. "


" iya bu minta doanya aja ya.. semoga nanti lahirannya lancar.. " pinta tiara


" aamiin " jawab mereka serempak


saat di rasa nadira akan segera pulang tiara segera kembali ke depan kelas bersama dengan ibu - ibu yang lainnya.


tidak lama nadira pun keluar kelas dia sangat senang karena bisa di jemput oleh tiara.


nadira pun segera berlari ke arah tiara dan langsung memeluknya.


" bundaaa.. " panggil nadira


" hai sayang.. " jawab tiara sambil memeluk dan mencium anaknya itu


mereka pun segera masuk ke dalam mobil, tiara meminta supir untuk mengantarkannnya ke toko perlengkapan bayi.


" kita mau beli baju buat dede bayi ya bunda.. ? " tanya nadira antusias


" iya sayang, kita beli beberapa barang buat dede bayi " jelas tiara


tidak butuh waktu lama mereka pun sampai di tempat tujuan.


tiara dan nadira segera melihat - lihat barang - barang yang akan mereka beli.

__ADS_1


" bunda lihat baju ini bagus sekali buat dede bayi.. " kata nadira sambil menunjukan baju berwarna biru kepada tiara


" ira mau beli ini buat dede bayi.. ? " tanya tiara sambil tersenyum


" iya "


tiara pun mengambil baju itu dan mulai memasukan kedalam keranjang belanjaannya.


cukup lama mereka berada di tempat ini, tiara pun segera menyudahi acara berbelanja mereka, kalau tidak bisa - bisa mereka bisa memborong semua barang yang ada di toko ini.


setelah membayar belanjaannya tiara mengajak nadira untuk makan es cream di sebuah kedai yang tidak jauh dari tempat mereka.


tentu saja nadira tidak menolaknya sama sekali.


" pak saya mau es cream rasa coklat sama vanila ya.. " kata tiara kepada penjual es cream itu.


setelah memesan es cream mereka pun segera mencari tempat duduk, di saat mereka sedang memakan es cream nadira bediri dan berlari ke arah seorang laki - laki yang sedang menggandeng anak laki -laki.


" om baik.. ira kangen " kata nadira ketika sudah sampai di depan om baiknya


" sayang kamu disini juga... sama siapa.. ? " tanya andra sambil berjongkok


" iya tadi ira habis beli baju buat dede bayi, dan pulangnya bunda ngajak kesini, tu bundanya disana.. " tunjuk nadira pada tiara yang kini sedang melihat ke arah mereka


andra pun menggandeng tangan nadira dan mengajaknya kembali ke tiara.


" hai ra apa kabar.. ? " kata andra ketika sudah sampai di depan tiara


" iya nih sekarang kakak tinggal di bali jadi jarang ke sini.. " jawab andra sambil memperhatikan tiara


" kalian berdua saja suami kamu nggak ikut.. ? " tanya andra lagi


" iya kami berdua saja, kebetulan ayahnya nadira sedang ada rapat penting yang tidak bisa di tinggalkan jadi tidak bisa nemenin kami dulu.. " jelas tiara


" kamu semakin cantik saja ra.. " kata itu pun meluncur begitu saja dari mulut andra


tiara melihat andra sekilas,


" apaan sih cantik dari mananya lagi, badan udah bengkak semua gini.. " kata tiara sambil tersenyum


memang semenjak hamil berat badan tiara ikutan naik dengan cepat, bahkan sampai 90 kg.


tapi baginya itu tidak menjadi masalah asalkan bayi yang ada di dalam kandungannya baik - baik saja.


" beneran ra aku nggak bohong, suami kamu sangat beruntung bisa dapetin kamu.. " kata andra lagi


" oh iya kakak sendiri sekarang sudah menikah belum.. terus ini anak siapa.. anak kakak " tanya tiara


" nanya nya satu - satu kenapa.. " kata andra sambil tersenyum

__ADS_1


tiara pun tersenyum mendengar perkataan andra barusan.


" maaf kak.. "


" iya nggak apa - apa kakak sampai saat ini belum menikah, bahkan pacar saja nggak ada.. dan ini adalah anak dari adik kakak, dia dan suaminya mengalami kecelakaan sampai mereka berdua tidak bisa di selamatkan, karena anak ini tidak ada yang mengurus jadi kakak saja yang merawatnya sekarang, ya itung - itung latihan.. " jelas andra


tiara pun merasakan kesedihan yang andra alami, dulu saat suaminya kecelakaan dan dinyatakan meninggal dia sangat bersedih dan terpuruk, apa lagi saat itu dia sedang hamil nadira buah cinta mereka.


" aku turut berduka cita ya kak.. " kata tiara


" iya terima kasih, makanya sekarang kakak memilih tinggal di bali ya biar anak ini juga bisa melupakan tragedi yang menyakitkan itu.. " kata andra lagi


" iya aku ngerti, kasihan sekali anak ini di usianya yang masih kecil dia harus kehilangan kedua orang tuanya secara bersamaan.. " kata tiara


di saat mereka sedang asyik mengobrol handphone tiara berbunyi, tiara pun segera melihat siapa yang sudah menghubunginya


dan ternyata itu alfian.


" hallo assalamualaikum.. "


" ..... "


" aku lagi di kedai es cream sama nadira, kamu sudah selesai rapatnya yang.. ? "


" .... "


" beneran kamu mau nyusul kesini.. ? "


" .... "


" ya sudah aku tunggu, kamu hati - hati ya yang.. "


" ... "


" love you too "


setelah selesai tiara pun segera mematikan sambungannya.


" alfian mau kesini.. ? " tanya andra


" hmm iya, katanya rapat sudah selesai jadi dia mau nyusul kesini " jelas tiara


" ra.. aku boleh nanya sesuatu nggak sama kamu.. ? " tanya andra ragu


" nanya apa.. ? "


" apa kamu bahagia hidup sama dia.. ? "


" ya aku sangat bahagia, kamu tahu kak alfian itu cinta pertama ku dan akan menjadi cinta terakhir ku juga.. walaupun awalnya kami menikah karena di jodohkan tapi yang aku tahu sekarang aku sangat mencintainya dan tidak ingin kehilangan dia juga.. " jelas tiara

__ADS_1


" dia sungguh beruntung bisa dapetin kamu ra, andai saja dulu aku ketemu kamu lebih dulu mungkin sekarang aku yang ada di posisinya... " kata andra sambil tersenyum, senyum yang di paksakan


__ADS_2