Hai.. Tentaraku.

Hai.. Tentaraku.
Tuan Muda Rayhan


__ADS_3

Ada yang bilang cinta datang karena terbiasa. Hal itulah yang terjadi pada Loly.


Awal-awal bertemu dengan Joan, tidak ada perasaan istimewa yang memercik di hati Loly. Bahkan getaran-getaran itu belum hadir. Tetapi karena Joan yang tidak mudah menyerah melakukan pendekatan sehingga Loly mulai terbiasa lalu cinta untuk Joan tumbuh tanpa disadarinya.


Lain hal dengan yang Joan alami. Sejak pertama kali berjumpa dengan Loly. Pertemuan yang tidak biasa memang. Namun dari sana Joan mulai terpikirkan tentang Loly. Berniat ingin menyambangi kota tempat tinggal Loly. Tapi alangkah bahagianya seorang Joan. Dia tidak perlu melakukan perjalanan keluar kota demi bertemu dengan Loly yang mampu mengusik ketenangan hatinya. Secara kebetulan Joan kembali dipertemukan dengan Loly disaat yang tidak terduga. Di luar bayangan Joan.


Kini ada satu orang lagi yang mengalami hal sama seperti yang Joan alami. Dia adalah seorang tuan muda. Satu-satunya pewaris dari Bintang Grup. Perusahaan yang bergerak di bidang instan food namun tetap mempertahankan kandungan dari bahan alami. Kerajaan bisnis yang dimiliki oleh tuan muda ini sudah terdengar hingga ke pelosok negeri. Karena kehebatan orang-orang terdahulunya. Namun karena keahlian tuan muda juga, Bintang Grup berhasil lebih dikenal dan dicintai oleh masyarakat.


Tuan muda ini sangat tertarik mengenai apapun yang menyangkut Loly. Meski sekecil apapun itu. Tanpa disadarinya,benih-benih cinta itu sudah mulai tumbuh sejak pandangan pertama. Sayangnya hanya tuan muda yang menganggap pertemuan antara dirinya dan Loly merupakan sesuatu yang istimewa.


Tuan muda yang hebat, baik hati namun tidak tersentuh.


Sebelumnya tuan muda dikenal sebagai seorang mahasiswa kakak tingkat Loly. Sejak dahulu tuan muda merupakan orang yang sangat sulit dijangkau kecuali oleh teman-teman terdekatnya. Tiada yang tahu menahu bahwa dia adalah pewaris kerajaan bisnis Bintang Grup. Bahkan teman sekampusnya juga tidak mengetahui identitas asli seorang tuan muda.


Semua orang hanya tahu satu nama, Rayhan. Untuk bagaimana rupa seorang tuan muda Raihan, masih menjadi rahasia. Sosoknya yang hebat itu semakin terasa hebat saja karena menyembunyikan siapa dirinya di hadapan publik. Banyak orang yang mengagumi tindakannya. Berpikir bahwa tuan muda Rayhan juga ingin menikmati kehidupan layaknya manusia biasa pada umumnya.


Tuan muda Rayhan sudah lulus dari mengenyam pendidikannya di kampus yang sama dengan Loly. Dan kini di kursi kebesarannya dia bersandar. Dalam benaknya tuan muda sangat ingin berjumpa dengan Loly. Tapi hal itu mustahil. Loly sudah bersuami.


Haiish.


Chan, asisten pribadi tuan muda mendekat setelah mendengar tuannya mendesah.


"Apakah tuan muda ingin mendapatkannya?"


Rayhan melayangkan tatapan tajam pada Chan.


"Jangan bodoh." sergah tuan muda.


"Maafkan saya tuan muda. " Chan menunduk. Dia tahu, selama ini tuan mudanya ini sangat terganggu dengan satu sosok wanita. Namun Chan heran, saat ada kesempatan untuk mendekati Loly, kenapa tuan muda malah diam saja. Tidak memberikan perintah apapun.


"Chan." tuan muda menyebut nama Chan lalu mendesah lagi.


"Jaga pikiranmu Chan. Tetap berikan pantau dia. "


"Baik tuan muda. "


Tuan muda mengibaskan tangannya mengusir Chan dari pandangannya. Artinya Chan sudah dapat melanjutkan pekerjaannya.


***

__ADS_1


Loly terbangun dari tidurnya. Ketika membuka mata, nampak lah sosok rupawan yang memandanginya lengkap dengan senyum manis khas Joan.


"Hai tentaraku. Kenapa tidak membangunkan ku?" bisik Loly. Tak lupa senyum manis yang senantiasa terukir di bibirnya setiap kali melihat keadaan suaminya yang baik-baik saja.


"Kamu sangat nyenyak sayang. Emm, aku suka kamu menyebut ku sebagai tentaramu."


Cup


Kecupan mesra mendarat di kening Loly. Loly yang mendapatinya hanya semakin melebarkan senyumnya.


Tak lama, kecupan-kecupan sayang itu sudah berubah menjadi panas. Loly hanya pasrah ketika mendapatkan serangan fajar dari Joan. Biarlah, ini juga kewajiban Loly sebagai istri yang harus siap kapanpun sang suami menginginkan dirinya.


"Terima kasih sayang. Aku mencintaimu."


Cup.


Serangan fajar telah usai dengan diakhiri oleh kalimat cinta dari Joan. Loly hanya tersenyum lemah saat mendengarnya.


***


Hari sudah siang.


Weekend yang sempurna untuk Loly. Ditemani oleh kedua ibunya dan juga suami tercinta. Hari ini mereka berempat sedang berlibur di salah satu pantai.


Melihat Joan yang berlari mengejar Loly dengan background pantai di belakangnya.


Sungguh indah karunia Allah. Yang dalam sekejap mencabut kesedihan yang melanda keluarga mereka.


"Ayo kejar aku kak." sesekali terdengar teriakan Loly yang berlari dengan tangan yang menjinjing sepatu lalu melemparnya ke arah Joan. Bukan untuk melukai, hanya sebuah kode agar Joan saja yang membawa sepatu itu.


Dengan nafas yang masih ngos-ngosan Joan menunduk memungut sepasang sepatu yang sudah Loly lempar.


"Tunggu, jangan lari dulu." kata Joan.


Namun Loly semakin semangat saja berlari menjauh dari Joan. Lihatlah ! Lidahnya terjulur mengejek Joan. Lalu berlari dengan tawa cerianya.


Kedua ibu yang menyaksikannya hanya menggelengkan kepala. Hati mereka sangat bahagia. Keceriaan Loly telah kembali lagi. Juga Joan telah kembali ke pelukan mereka. Keluarganya sudah lengkap. Tinggal menunggu cucu saja. Tapi mereka tidak akan menuntut Joan dan Loly untuk segera memiliki anak. Mereka membebaskan jika pasangan itu ingin menunda.


Bruk.

__ADS_1


Kedua ibu menjadi khawatir saat Loly menabrak seseorang. Beruntung Loly tidak terjatuh karena orang tersebut segera menangkap tubuh Loly.


Loly yang menabrak seseorang pun memejamkan matanya. Namun saat ia tidak merasakan sakit atau terjatuh. Perlahan dia membuka matanya. Dan matanya memelotot saat mendapati dirinya berada di pelukan seorang pria.


Gegas Loly bangun dari pelukan itu.


"Maaf, saya tidak sengaja." Loly menundukkan kepala malu. Bagaimana bisa dia sangat ceroboh. Sehingga harus tersentuh oleh lelaki selain suaminya. Dalam hatinya Loly merutuki kecerobohan yang ia lakukan. "Dasar, kenapa tidak hati-hati sih?"


Tadi karena sedang asik berlari dengan pandangan mata yang sesekali melirik Joan yang berada di belakangnya. Hingga tidak menyadari ada seseorang yang sedang berdiri dan parahnya Loly menabrak orang tersebut.


"Tidak masalah. Apa kamu baik-baik saja?"


"Aku baik. Terima kasih sudah menolong."


"Syukurlah. "


Joan sudah sampai pada Loly. Lalu mengecek apakah istrinya terluka atau tidak. Dia sangat khawatir jika Loly terluka.


"Apa ada yang sakit sayang?"


Loly tersenyum manis dengan perlakuan manis suaminya ini. Bagi Loly kekhawatiran Joan adalah hal yang romantis juga.


"Loly baik-baik saja kak."


Dan orang yang merelakan dirinya ditabrak oleh Loly tadi, meninggalkan Loly ketika Joan memeriksa Loly.


Ketika Joan sudah puas memastikan istrinya baik-baik saja, dia pun mendongak. Bermaksud ingin meminta maaf dan mengucapkan terima kasih karena tidak membiarkan istrinya terjatuh.


"Terima.. Loh orang yang tadi kemana sayang ?" tanya Joan. Heran, kok tiba-tiba sudah tidak ada lagi.


Loly pun menoleh ke arah tempat orang tadi berdiri.


"Loh kan tadi dia disini kak. Tapi kemana ya?" Loly juga heran, kenapa pergi begitu saja. Padahal saling kenal.


"Biarlah kalau begitu, nanti Loly akan meminta maaf lagi saat bertemu di kampus."


Dahi Joan mengernyit mendengar itu.


"Di kampus?" tanya Joan.

__ADS_1


"iya kak. Dia itu kakak tingkat Loly. Sudah wisuda sih. Tapi kabarnya besok adalah hari pengambilan ijazah untuk seluruh mahasiswa yang sudah diwisuda bulan lalu.


"Oh. Ya sudah ayo kita makan. Aku sudah lapar."


__ADS_2