He Mine

He Mine
Episode 10


__ADS_3

” Apa kau masih tidak menganggap kita keluarga mu ” Tanya mama Rita yang sambil berjalan



Mama Rita


Mama Rita pun berjalan ke arah Arnold.


” Sampai kapan kau akan menganggap kita orang lain ” Tanya mama Rita yang sampai di depan Arnold


” Maafkan saya ” Ucap Arnold


” Bahkan kau enggan memanggilku mama ” Ucap mama Rita


” Maaf ma ” Ucap Arnold lirih


Mama Rita pun menepuk nepuk pundak Arnold. Lalu pandangan nya beralih ke Senja.


” Bagaimana kabarmu sayang? ” Tanya Mama Rita menghampiri menantu nya


” Baik ma ” Jawab senja memeluk Mertuanya


” Steven, dia adalah Menantu keluarga Mahendra, dia adalah Kakak iparmu, jadi jaga sikap mu ” Ucap mama Rita menasehati Steven


” Baiklah nyonya Mahendra ” Jawab Steven membungkuk kan badan nya


Mama Rita pun menggeleng geleng kan kepala nya melihat tingkah putra bungsunya.


” Ayo ayo kita masuk ke dalam ” Ajak Mama Rita


Ketika semua orang hendak melangkahkan kaki nya ke ruangan keluarga suara Steven memberhentikan semua orang.


” TUNGGU ” ucap Steven dengan merentangkan tangan kanan nya


” Siapakah nona cantik satu ini ” Tanya Steven sambil menunjuk Ela yang sedari tadi diam


Pandangan semua orang tertuju ke arah Ela. Ela yang merasa dirinya menjadi pusat perhatian semua orang pun merasa kikuk sendiri.


” Dia Ela, Dia saudariku sekaligus asisten pribadi ku ” Jawab Senja menjelaskan


” Salam kenal nona cantik ” Ucap Steven mengulurkan tangannya


” Salam kenal tuan Steven ” Ucap Ela membungkuk kan badan nya tanpa menerima uluran tangan Steven


Semua orang menyaksikan nya pun tertawa. Steven yang merasa dirinya di acuhkan pun salah tingkah.


” Sudah sudah ayo kita masuk sekarang ” Ajak Mama Rita


Semua orang pun masuk dan berkumpul di ruangan keluarga. Tuan Mahendra pun turut berkumpul di sana.


” Senja, papa dengar dengar sebentar lagi ayahmu ulang tahun? ” Tanya Tuan Mahendra



” Iya pa ” Jawab Senja


” Apakah akan di gelar di hotel seperti sebelumnya ” Tanya Tuan Mahendra lagi


” Tidak pa, seperti nya akan diadakan di mansion sendiri” Jawab Senja menjelaskan


” Apa kamu sudah mencari kado untuk ayahmu sayang ” tanya Nyonya Rita


” Belum ma ” Jawab Senja


” Kalau begitu besok kita cari Kado bersama untuk ayah mu bagaimana? ” antusias mama Rita


” Iya ma ” Jawab Senja dengan senang hati


...----------------...

__ADS_1


Di tempat lain, di sebuah kamar apartemen Aurel sedang mencari tahu kehidupan tentang Senja. Aurel membuang nafas nya dan melemparkan iPad nya ke arah kasur. Dia hanya menerima berita yang kebanyakan memberitakan Senja adalah keluarga Maheswari.


” Berita bodoh, Siapa yang tidak tau tentang keluarga Maheswari ” Ucap kesal Aurel


” Kau kini mengibarkan bendera perang ke padaku Senja, jadi jangan salahkan aku jika aku akan membuat mu menderita ” Ucap Aurel dengan mengepalkan tangan nya


” Bagaimana pun Evan adalah milikku dan tetap akan menjadi milikku ” Sambung nya lagi


Aurel pun segera mengambil tas nya dan keluar dari kamar apartemen nya. Ketika dia baru saja keluar dari apartemen nya, dia melihat seorang laki laki yang baru saja masuk.


” Deon ” Ucap Aurel lirih


Aurel pun tersenyum dan menemukan ide untuk melawan Senja. Dia pun berjalan dan sengaja menubruk kan dirinya ke tubuh Deon.


Bugh...


” aaahkk ” Teriak Aurel


Tubuh Aurel yang akan jatuh pun segera di tangkap oleh Deon dan segera membantu Aurel.


” Kau tidak apa- apa nona ” Tanya Deon


” Aku tidak apa apa ” Jawab Aurel


” Sorry saya tidak memperhatikan jalan saya ” Ucap Deon


” Aku juga yang salah ” Jawab Aurel


” Anda bukankah Deon Maheswari ” Tanya Aurel


” Iya, Apa kita saling kenal ” Ucap Deon


” Saya Aurelia Veronica. Saya dulu pernah dapat tawaran dari perusahaan Maheswari untuk menjadi model brand nya ” jelas Aurel yang mengulurkan tangan nya


Deon pun menerima uluran tangan Aurel. Deon melihat wajah Aurel yang tersenyum ramah.


” Cantik ” Ucap Deon dalam hati


” aku baru saja mau bertemu dengan teman ku ” Jawab Deon


” apa anda sudah makan siang ” tanya Deon basa basi


” why? Apa anda akan mengajak saya have lunch bersama? Tanya Aurel


” Kalau nona cantik ini bersedia, saya akan merasa terhormat ” Jawab Deon


” Yes I will ” jawab Aurel


Deon dan Aurel pun keluar untuk makan bersama.


...----------------...


Setelah makan siang bersama Kini Keluarga Mahendra berkumpul lagi di ruang tengah, Mama Rita yang menunjukkan foto foto putra putra nya saat masih kecil, dan Senja yang tertawa dengan cerita cerita mama Rita.


Evan, Steven dan Arnold dulu sangat lucu lucu sekali. Senja yang melihat Foto kecil Evan pun tersenyum, dia begitu lucu sekali.


” Jangan melihat foto foto kakak Evan ” Ucap Steven yang langsung duduk di sebelah Mama nya


” Why ” Tanya Senja yang tidak mengerti


” pasti beda jauh bukan. Dia sekarang sudah tua ” Ejek Steven memandangi Evan yang duduk di depan nya


” Justru Evan semakin menawan ” Jawab Senja yang langsung melihat suami nya


” Hahahaha menawan? Kau pasti sedang berbohong, bukan kah aku yang lebih terlihat menawan ” Ucap Steven dengan PD nya


Senja pun menoleh ke arah Steven.


” Jadi apakah lelaki menawan ini sudah memiliki kekasih ” Tanya Senja

__ADS_1


Steven pun langsung terdiam ketika mendapat kan pertanyaan seperti itu dari Kakak ipar nya, Dia mati kutu sendiri sekarang. Semua orang yang berada di ruangan itu menunggu jawaban dari Steven. Senja pun mengangkat alisnya sebelah.


” Apakah tuan yang menawan ini tidak memiliki kekasih ” Tanya Senja dengan nada mengejek


” Berarti anda tidak menawan tuan ” Ucap Senja yang tersenyum


Steven yang mendapatkan ledekan dari Kakak ipar pun hanya terdiam. Senja memang juara nya jika untuk membuat lawan bicara nya mati kutu.


Mama Rita yang melihat interaksi antara menantu dan putranya pun tersenyum. Rita merasa bahwa menantu dan putranya kini sudah saling menyukai satu sama lain.


Hari sudah semakin gelap menandakan bawah malam telah tiba. Evan, Senja, Arnold dan Ela pun berpamitan untuk pulang.


Setibanya mereka sampai di mansion, Evan dan Senja melihat ada 1 mobil yang terparkir di halaman mereka. Mereka pun turun dan masuk ke dalam. Mereka melihat Ayah dan ibu nya sudah duduk manis di ruang tamu.


” Malam sayang ” Sapa ibu tirinya Senja


” Kenapa kau disini ” tanya Senja yang tidak bersahabat


” Senja, apa ayah salah datang ke tempat mu ” Tanya tuan Bagas


” Selamat malam ayah, ibu ” Sapa Evan


” Selamat malam tuan ” Sapa Arnold dan Ela bersamaan


” Malam ” Jawab tuan Bagas


Arnold dan Ela lun berpamitan untuk masuk ke dalam. Senja yang masih berdiri pun enggan sebenarnya menerima kedatangan kedua orangtuanya. Evan yang melihat sikap dingin Senja pun menggenggam tangan nya dan mengajak nya untuk duduk.


” Dari mana kalian ” Tanya Mayang tersenyum


Evan yang melihat Senja akan menjawab segera memegang tangan istrinya.


” Kami dari mansion papa dan mama ayah ” Jawab Evan


” Wah ada acara apa di sana Van ” Tanya Mayang sekali lagi


” Tidak ada Bu, hanya saja adik saya baru pulang dari Amerika ” Jawab Evan


” Steven sudah pulang dari Amerika ” Tanya Tuan Bagas


” Iya ayah ” jawab Evan


Tuan Bagas pun mengangguk.


” Evan disini ayah dan ibu datang ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian ” Ucap Bagas


” Apa ayah ” Tanya Evan


” 2 hari lagi ayah akan ulang tahun, jadi ayah mohon sebelum ayah ulang tahun menginap lah semalam di kediaman kami ” Ucap Tuan Bagas


” Baik ayah kami akan menginap di mansion ayah ” ucap Evan dengan tersenyum


” Senja ” panggil tuan Bagas


Senja pun menoleh ke arah ayah nya, dan melihat wajah ayah nya.


” Ayah mohon, jangan semakin jauh nak, Ayah sudah semakin tua. Sampai kapan kau akan memperlakukan ayam mu sendiri seperti musuh ” Ucap Tuan Bagas lembut


” Bukan akan ayah sendir yang menginginkan kita seperti ini ” Jawab Senja


” Senja-- ” Ucapan nyonya Mayang terpotong


” Aku tidak berbicara denganmu ” Potong Senja


” sudah malam aku akan istirahat ” Ucap Senja kepada Evan


Tanpa berpamitan Senja pun masuk kedalam dan naik ke atas kamar nya.


” Ayah maafkan Senja ” Ucap Evan

__ADS_1


” Tidak apa apa Evan, mungkin lain kali aku bisa mengambil hati putri ku lagi ” Ucap Tuan Bagas


Bersambung..........


__ADS_2