
Di tengah malam Evan dan Senja tertidur pulas setelah selesai melakukan ritual malam pertama, Senja yang merasa dirinya kelaparan terbangun, dia melihat Evan yang tertidur di sampingnya dengan terus memeluk nya, Senja melepaskan pelukan Evan dengan hati-hati agar suaminya tidak bangun, dia berusaha bangun dengan keadaan sakit di **** *************.
” sstt aww ” Rintih Senja kesakitan
Evan yang mendengar rintihan dari sampingnya terbangun dan melihat senja berusaha untuk berdiri.
” sayang ” panggil Evan dengan suara seraknya
Senja yang mendengar panggilan dari Evan menoleh dan melihat suaminya sudah membuka matanya.
” kau terbangun ya? ” tanya Senja tidak enak
” kau mau kemana sayang? ” tanya Evan yang sudah duduk
” aku lapar sayang dan ingin bangun, tapi disini sakit ” ucap Senja menunjuk ke bawah
” kenapa kau tidak membangunkan ku ” tanya Evan yang sudah berdiri
Dia memutarkan dirinya ke tempat Senja, dia menggendong Senja dan mendudukkannya di atas kasur.
” aku tidak enak membangunkan mu sayang, kau sangat pulas tidurnya ” jawab Senja
” sayang, bangunkan aku apa pun yang terjadi ” ucap Evan
” kau ingin makan apa, aku akan turun dan menyuruh pelayan untuk menyiapkan nya ” tanya Evan
” nasi goreng ” jawab Senja tersenyum
” baiklah sayang aku akan turun ya ” ucap Evan berdiri
Evan keluar kamar dan turun dari lantai 2, dia sama sekali tidak melihat seorang pun di sana, dia melihat jam dinding di ruang tengahnya yang menunjukkan sudah jam setengah satu malam.
Saat Evan hendak naik lagi ke kamarnya, Ela keluar dari kamarnya dan melihat Evan.
” Tuan ” panggil Ela
Evan mengehentikan langkahnya dan menoleh ke arah suara dan melihat Ela keluar dari kamarnya.
” ada yang bisa saya bantu ” tanya Ela
” Senja ingin makan nasi goreng, tapi aku melihat jam dan ternyata sudah malam sekali dan tidak ada pelayan ” jawab Evan
” mau saya buatkan tuan ” tawar Ela
” kau bisa membuat nya? ” tanya Evan
” bisa tuan ” jawab Ela
” anda bisa tunggu di kamar, nanti saya akan mengantarkan nya ” sambung Ela
Evan mengangguk dan menaiki tangga untuk ke atas, Ela masuk ke dalam dapur dan menyimpan semua perlengkapan untuk memasak nasi goreng. Dia mengeluarkan bahan bahan yang dia butuhkan dari kulkas, dia menggulung rambutnya agar tidak menggangu pekerjaan.
Evan membuka kamar nya saat sudah berada di atas, dia masuk dan melihat istrinya sedang duduk manis di atas kasur.
” bagaimana? ” tanya Senja
” Sedang di buatkan Ela ” jawab Evan yang sebenarnya ragu
” Ela? ” tanya Senja tersenyum
” iya sayang, Ela menawarkan dirinya ” jawab Evan yang sudah duduk di sebelah Senja
Evan yang melihat istrinya tersenyum itu mengkerut kan dahinya.
__ADS_1
” kenapa kau tersenyum sayang ” tanya Evan heran
” buatan nasi goreng Ela itu sangat enak ” jawab Senja
” oh iya? Dia bisa memasak? ” tanya Evan
” bisa sayang dia itu sudah dari kecil bisa melakukan apa pun ” ucap Senja membanggakan asisten nya
Evan hanya mengangguk mendengar cerita dari istrinya. Di bawah sana Ela sedang menghaluskan bumbu-bumbu untuk nasi goreng yang dia buat, dia juga mengoreng udang untuk lauk nya.
Arnold yang merasakan tenggorokan nya kering segera bangun untuk mengambil gelas di samping tempat tidurnya, tapi dia melihat gelasnya itu kosong, dia segera bangun untuk mengambil air putih di dapur, saat dia berjalan ke arah dapur dia melihat pemandangan yang langkah, Ela yang memasak dengan rambut yang dia Cepol membuat langkah Arnold terhenti, dia terus memandangi Ela dari kejauhan, Arnold sangat terpanah dengan tampilan Ela saat ini. Dia melangkah mendekati Ela yang sedang sibuk dengan kegiatan nya.
” kau sedang apa ” tanya Arnold menyapa Ela
Ela yang mendengar suara Arnold segera mengangkat kepalanya yang tertunduk fokus dengan masakan nya.
” kau bangun? ” tanya Ela
” iya, ingin mengambil air putih ” jawab Arnold
” kau sedang apa El ” tanya Arnold sekali
” membuat nasi goreng untuk nona Senja ” jawab Ela
” kau bisa memasak? ” tanya Arnold
” bisa, kau mau? ” jawab Ela dan menawarkan untuk Arnold
” boleh ” jawab Arnold tersenyum
Ela kembali dengan aktivitas nya membuat nasi goreng, dia menambhakan bumbunya nya untuk porsi yang lebih banyak, Dia segera menumis bumbu yang sudah halus ke dalam wajan, dia menumis dan memasukan nasi putih dua piring yang full ke dalam wajan, dia terus mengaduk bumbu nya agar tercampur dengan nasi, Arnold terus memandangi Ela yang sibuk dengan masakannya.
Setelah beberapa menit masaka Ela telah selesai, dia mengambil empat piring dan menuangkan nasi goreng yang sudah masak ke dalam piring-piring tersebut dan juga meletakkan udang di atas nasi goreng tersebut.
” ini untukmu dan untukku ” ucap Ela menyodorkan dua piring ke Arnold
” aku akan naik ke atas mengantarkan nasi goreng untuk tuan dan nona ” ucap Ela
Arnold mengangguk mengerti, Ela berjalan ke menaiki tangga dan menuju ke kamar Evan.
Tok..tok..tok..
Evan yang mendengar pintu kamar nya terketuk segera berjalan ke arah pintu dan membukanya nya, Ela masuk kedalam kamar dengan membawa nampan berisikan nasi goreng yang dia buat.
” sudah jadi ” tanya Senja
” ini makanlah ” ucap Ela
” Thank You El ” ucap Senja
” saya permisi tuan ” pamit Ela
Evan dan Senja mengangguk, Ela keluar kamar dan turun, dia melihat Arnold di meja makan menyiapkan air putih untuk mereka berdua.
” makanlah ” ucap Ela
” kau tidak makan ” tanya Arnold melihat Ela ke dapur
” aku akan membersihkan dapur dulu ” jawab Ela
Di dalam kamar Senja sudah siap untuk menyantap nasi goreng yang di buat Ela, dia melahap makanan nya dengan nikmat, Evan yang melihat istrinya itu sangat menikmati nasi goreng buatan Ela segera ikut memakannya.
” hhhmm ini enak ” ucap Evan
__ADS_1
” iya kan sayang, Ela itu memang pintar dalam segala hal ” ucap Senja memuji Ela
” iya sayang ” ucap Evan
” segera habiskan nasi goreng mu sayang dan kembali lah tidur lagi, badan mu pasti capek karena kegiatan kita tadi kan ” ucap Evan mengelus rambut Senja
” iya sayang ” ucap Senja tersenyum
Evan dan Senja segera menghabiskan makanannya, dan setelah mereka selesai makan, Senja dan Evan bersiap untuk tidur lagi.
Di bawah, setelah Ela selesai mencuci semua peralatan yang di pakai dia menghampiri Arnold yang duduk manis di meja makan.
” kau tidak makan? ” tanya Ela yang melihat piring Arnold masih utuh nasi goreng
” aku menunggumu ” jawab Arnold
” kau bisa memakannya dulu ” ucap Ela dan duduk
” tidak sopan rasanya jika yang memaksa justru belum memakannya ” ucap Arnold
” yasudah segera makanlah sekarang ” ucap Ela
Arnold segera menyuapkan makanan nya ke dalam mulut, saat sudah masuk kedalam mulutnya Arnold mengunyah makan tersebut dengan perlahan dia merasakan nasi goreng buatan Ela itu ternyata sangat enak.
” hhmm nasi goreng buatan mu ini sangat enak El ” puji Arnold
” oh iya? ” tanya Ela
” iya El sangat enak ” ucap Arnold
” ternyata kau bisa masak juga ya ” ucap Arnold
” bisalah, aku sendiri yang ngurus dan menyiapkan makan dulu saat di rumah ” ucap Ela yang juga ikut makan
” oh iya? pantas saja kau sangat telaten terhadap nona Senja ” ucap Arnold
” lalu dimana ibumu jika kau sendiri yang mengurus keluarga mu ” tanya Arnold
Ela menghentikan kunyahan nya saat mendengar pertanyaan dari Arnold, dia melihat Arnold yang sedang menunggu jawaban darinya.
” ibuku sudah pergi jauh ” jawab Ela
” kemana? ” tanya Arnold
” entah, mungkin bersama keluarga barunya sekarang ” jawab Ela
Arnold yang mendengar jawab dari Ela itu juga mengehentikan kunyahan nya, dia merasa tidak enak dengan Ela.
” maaf, maaf atas kelancanganku ” ucap Arnold
” tidak perlu minta maaf, kau sendiri juga tidak tau apa-apa ” ucap Ela yang melanjutkan makannya
Arnold mengikuti Ela melanjutkan memakan makanannya. setelah mereka selesai dengan makanan nya Ela berdiri dan hendak mengambil piring Arnold, namun segera di cegah oleh Arnold.
” aku saja yang mencucinya ” ucap Arnold
” baiklah ” ucap Ela
” kau mau kopi? ” tawar Arnold
Ela yang mendengar tawaran kopi dari Arnold tersenyum, dia mengangguk kan kepalanya.
” Baiklah kau tunggu dulu, aku akan mencuci piring dan membuatkan mu kopi ” ucap Arnold
__ADS_1
Arnold menuju ke dapur untuk mencuci piring yang telah mereka gunakan untuk makan, setelah selesai mencuci piring Arnold segera membuat kopi untuknya dan Ela.
Bersambung.....