He Mine

He Mine
Episode 13


__ADS_3

Pagi harinya Senja sudah bersiap akan pergi ke mansion nya, seperti perintah ayahnya dia akan menginap satu hari sebelum acara ulangtahun ayah nya, Evan pun dua hari akan off berangkat ke kantornya.


Senja yang di bantu pelayan untuk bersiap siap pun telah selesai. Dia pun turun dan menyusul suami nya. Dia melihat Ela dan Evan sedang duduk berhadapan di ruangan keluarga.



” terimakasih Ela sudah menyelamatkan istri saya ” Ucap terimakasih Evan


” tidak ada yang harus berterima kasih tuan, Bagaimana pun itu adalah tugas saya ” Ucap Ela yang tangan nya masih berbalut perban



” Tapi aku tidak mau kau berbuat seperti itu lagi Ela ” Senja pun menyahuti perkataan Ela



Senja pun turun menuruni anak tangga terakhir, dia berjalan ke arah Suaminya dan asistennya.


” Apa pun yang terjadi ke depannya, Kau juga harus menjaga dirimu sendiri ” Pinta Senja


” tapi Nona__” Ucapan Ela terpotong


” Kau adalah asisten ku, pekerjaanmu adalah mengurusku bukan melindungi ku. Aku tidak mau ada orang lain yang terluka lagi karena ku ” ucap senja yang memotong bantahan Ela


Senja tidak mau jika ada orang lain yang terluka Karena dia, cukup Bundanya yang saja yang melindungi dia, tidak ingin ada orang orang yang dekat dengannya terluka karena dia lagi. Ela pun mengerti kenapa Senja mengatakan seperti itu, pasti karena luka itu belum sembuh.


” apa kalian sudah siap ” tanya Senja mengalihkan topik


Evan dan Ela hanya mengangguk kan kepala nya.


Mereka semua pun berangkat ke mansion keluarga Maheswari dengan satu mobil yang di kemudikan Evan sendiri.


” Dimana Arnold, aku tidak melihatnya sama sekali ” Tanya Senja yang tidak melihat keberadaan Arnold


” dia sedang mendapatkan pekerjaan tambahan sayang ” Jawab Evan yang mengemudikan mobilnya


” Ohh ” Jawab Senja yang


” Ela setelah sampai di mansion kau langsung beristirahat saja, tidak perlu melakukan apa pun ” Perintah Senja


” Tapi non__” Belum sempat Ela membantah perintah senja, ucapan nya sudah terpotong


” Tidak ada tapi tapian, kau mengerti!! ” Ucap Senja yang tidak bisa di bantah


” Baiklah nona ” Jawab Ela


Sesampainya mereka di mansion keluarga Maheswari, mereka sudah melihat banyak orang pelayan yang menyiapkan acara pesta untuk besok.


Mereka bertiga pun masuk ke dalam mansion dan di sabut oleh Mayang.

__ADS_1


” Wahh kalian sudah datang ” Sapa Mayang



Senja yang mendapatkan sapaan ibu tirinya hanya melengos. Mayang langsung menghampiri Evan dan Senja.


” Evan, keluarga mu pasti datang kan besok ” Tanya Mayang basa basi


” Iya ibu ” jawab singkat Evan dengan tersenyum


Tuan Bagas dan Prayoga baru saja keluar dari ruangan kerja tuan Bagas, dia melihat putrinya dan menantunya sudah datang pun mendekat kan diri.


” Kalian sudah sampai ” Tanya Tuan Bagas


” Iya ayah ” Jawab Evan


Prayoga pun membungkuk kan badan nya untuk menyapa Nona Senja dan menantu keluarga Maheswari, Saat Prayoga membungkukkan tubuhnya, dia melihat tangan putrinya di balut dengan perban.


” ada apa dengan tangan mu El ” Tanya Prayoga kepada putrinya


” tidak kenapa kenapa ayah ” Bohong Ela


Senja yang melihat Ela berbohong pun segera mengadu kepada Prayoga.


” Tangan El terluka karena menyelamatkan ku paman ” ucap Senja yang mengadu kepada Prayoga


” Tuan, tuan tidak perlu khawatir, nona Senja aman ” Jawab Ela cepat


Pelan pelan Ela pun menjelaskan apa yang terjadi.


” Seperti itu tuan ” Selesainya Ela menjelaskan kejadian tersebut


Tuan Bagas pun menghela nafas nya dan memegang dadanya , Jantung nya pun terasa begitu sakit ketika mendengarkan penjelasan dari Ela. Mayang yang melihat keadaan suaminya mengutus Prayoga untuk mengantarkan suaminya untuk pergi beristirahat.


” Senja kau begitu tenang dengan keadaan ayahmu, ayahmu telah mengkhawatirkan mu. Tapi kau begitu tenang melihat nya kesakitan ” Ucap Mayang yang mem pojok kan Senja


Senja pun hanya tersenyum mendengar ocehan dari ibu tirinya itu.


” lalu aku harus apa? Membuat drama seperti yang kau lakukan ” ucap Senja


” Ela pergilah untuk beristirahat ” Sambung Senja memerintahkan Ela masuk ke dalam kamarnya


” Baik nona ” jawab Ela


Senja pun mengajak Evan untuk pergi ke kamarnya dan meninggalkan Mayang seorang diri. Mayang yang merasa dirinya semakin tidak di hargai Senja pun mengepalkan tangan nya.


Sesampainya di depan kamar Senja bertemu dengan Saudara tirinya Deon Maheswari. Deon yang melihat adik tirinya nya mendekatkan dirinya.


” Selamat datang adik ipar ku ” Sapa Deon untuk Evan

__ADS_1


” iya ” Jawab Evan seadanya


” Masuklah aku akan menyusul mu ” Suruh Senja


Evan Hanya mengangguk dan segera masuk ke dalam kamar Senja, Kini Senja hanya berdua Dena Deon.


” Apa kau yang melakukan semuanya ” Tanya Senja tanpa basa basi


” Apa maksudmu ” jawab Deon yang tidak mengerti apa yang di maksud Senja


Senja pun melempar kan satu foto yang di ambil di tasnya. Deon pun segera mengambil foto yang jatuh tepat di bawah nya. Itu adalah foto mobilnya yang terparkir di tempat di depan mall, dimana Ela mengalami kecelakaan.


” Kau tidak mau mengatakan sejujurnya ” Tanya Senja


” Senja, aku sendiri tidak tau apa yang kau maksud ” Jawab Deon


Nyonya Mayang yang saat hendak naik atas tidak sengaja mendengar percakapan Senja dan Deon. Nyonya Mayang pun berniat menguping.


” Kalau sampai terjadi sesuatu dengan orang orangku, Akan aku pastikan kau tidak akan pernah lepas dariku ” Ancam Senja yang mengakhiri pembicaraan nya


Deon pun bingung dengan semua ucapan Senja. Deon pun merogoh ponselnya dan segera menghubungi Aurel, Mobil yang di maksud Senja itu memang milik Deon, tetapi mobil itu Sedang di pakai Aurel.


Belum selesai Deon menghubungi no Aurel, Mayang pun merebut ponsel nya dan mematikan telfonnya.


”ibu..” Ucap Kaget Deon


” Ikut ibu ” Ajak Mayang yang langsung pergi


Deon pun mengikuti ibunya yang menuju ke arah balkon.


” Apa kau yang mencelakai Senja ” Tanya langsung Mayang


” Bu__


” Jaga sikap mu Deon, Kalau sampai terjadi apa apa dengan Senja, bukan hanya kau tapi ibu juga bisa tersingkirkan, dan usaha ibu selama belasan tahun akan sia sia, Kau faham !! ” potong Mayang


” Tapi bukan aku bu, aku sendiri tidak tau apa yang di bicarakan oleh Senja ” Jawab Deon


” Apa pun itu, Jangan pernah kau sentuh Senja ” Mengerti!! ” ucap Mayang sekali lagi


Deon pun hanya diam dan melihat ibunya yang berdiri di depan nya.


” Masuklah jangan membuat ulah apa pun ” Suruh Mayang


Deon segera beranjak pergi dari arah balkon, Mayang pun memejamkan mata nya.


” Jangan membuat perjuangan ibu selama ini sia sia Deon, Kelak hanya kau yang akan menjadi anak dari Bagas Maheswari dan hanya kau yang akan menjadi satu satu nya pewaris Maheswari ” ucap Mayang dalam hati


Bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2