He Mine

He Mine
Episode 8


__ADS_3

Evan yang merasakan suasana nya semakin mencekam pun berusaha mencari kan suasananya.


” Ayah, bukan kah sebentar lagi ulangan tahun ayah ” Tanya Evan kepada Bagas


” Iya ” Jawab Bagas


” Ayah sudah punya rencana untuk pesta nya? ” Tanya Evan sekali lagi


” Semua pasti sudah di atur dengan ibu mertuamu, Dia yang akan mengatur semua nya Van ” Ucap Bagas menjelaskan


” Kalau ayah dan ibu membutuhkan sesuatu, langsung kabari saya ” Ucap Evan


Mayang dan Bagas pun mengangguk tersenyum. Deon yang sedari tadi memperhatikan Evan pun membuka suaranya.


” Apa kau Adik ipar ku? ” Tanya Deon


Evan pun menatap Deon, Mayang melihat keduanya ikut membuka suaranya.


” Dia adalah Deon Van . bisa di bilang dia adalah Kakak Tiri nya Senja ” Ucap Mayang


” Tapi aku tidak melihatnya saat pernikahan ku Bu ” Tanya Evan


” Saat itu dia sedang berada di luar negeri Van, dia di sana menjalankan Usaha nya ” Terang Mayang


Senja yang mendengar pernyataan ibu tirinya pun tertawa, Evan yang mendengar tawa dari Senja pun menoleh ke arah istrinya. Senja pun menoleh ke arah Evan.


” Usaha yang tidak tau bagaimana nasibnya ” Ejek Senja.


” Senja..” Panggil Ayahnya


Senja pun mengakhiri tawanya, Bagas tau bagaimana hubungan antara putri dan istrinya, sangat sulit untuk mendamaikan mereka berdua.


Makan siang pun berakhir Bagas, Mayang dan Deon pun masuk kedalam mobil. Mereka berpisah di depan Restoran. Senja dan Evan masuk kedalam mobil yang sama sedangkan Ela dan Arnold pun masuk ke mobil berbeda. Mobil Evan berada di depan sedangkan mobil yang di tumpangi Ela dan Arnold berada tepat di belakang mobil Evan.


” Kau tidak kembali ke kantor ” Tanya Senja


” Tidak, aku sedang ingin berdua denganmu ” Jawab Evan sambil melihat wajah Senja


Senja yang mendapatkan gombalan dari Evan pun memerah pipinya.


” Fokuslah Evan ” Ucap Evan memandang lurus


Setibanya mobil Evan dan mobil yang di tumpangi Arnold tiba di mansion, pelayanan datang menghampiri mereka dan memberikan laporan.


” Tuan di dalam ada tamu untuk tuan ” Lapor sang pelayan


” Untukku? siapa? ” Tanya Evan


” Seorang wanita tuan ” Jawab pelayan


Senja yang mendengar laporan tersebut pun penasaran, siapa yang ada di dalam.


langkah Evan dan Senja pun masuk ke dalam Mansion dan Di ikuti Arnold dan Ela.


Ketika berada di dalam ruang tamu, seseorang wanita berdiri memunggungi mereka, dia menghadap ke foto pernikahan Senja dan Evan yang di pajang di ruang tamu.

__ADS_1


” Aurel ” Panggil Evan


Sang pemilik nama pun menoleh dan tersenyum.



” Hai sayang ” Sapa Aurel


Aurelia Veronica adalah seorang model. Dan Aurel adalah bagian masa lalu bagi Evan, wanita yang pernah di cintainya ini meninggal kan nya. Aurel ingin menjadi model yang yang go internasional, tetapi Evan melarang nya untuk pergi dan tetap untuk berada di sampingnya. Namun Aurel memilih jalan lain, Aurel pergi tanpa berpamitan kepada Evan, dan saat itu juga Evan memutuskan hubungannya dengan Aurel.


Langkah Aurel maju dan berdiri tepat di hadapan Evan.


” Apa kabar sayang ” Tanya Evan


” Kenapa kau disini ” tanya Evan dingin


” Van aku tau kamu marah sama aku, tapi aku mohon maafin aku Van ” mohon Aurel


Senja, Ela dan Arnold Hanya menjadi penonton dua orang ini. Senja tidak membuka mulut nya untuk bertanya walau pun rasa ingin tahu nya sangat besar.


” Van ” Rengek Aurel


” Ya!! Kau tidak dengar apa yang di ucap suamiku ” ucap Senja menyahuti


Evan dan Aurel pun menoleh ke arah Senja.


” Suami? ” Tanya Aurel


” Selain kau tuli ternyata kau juga buta ” Ledek Senja


” bukankah kau berdiri di sana dan melihat foto itu ” Ucap Senja menunjukan foto pernikahan nya dengan dagunya


” Apa kau pikir aku bodoh, Evan menikahi mu hanya karena perjodohan, tapi hatinya selama nya milik ku ” Ucap Aurel dengan percaya diri


Senja yang mendengar ocehan Aurel pun hanya tersenyum. Senja pun maju berdiri tepat di sebelah Evan.


” apa menurutmu orang sekamar dan seranjang tidak akan ada hal yang terjadi , apa kau pikir Evan lelaki yang tidak normal ” Ucap Senja sambil menggenggam tangan Evan


” Mungkin dulu dia milikmu, tapi sekarang dia MI-LIK-KU ” Ucap Senja dengan nada menekan


Senja pun menoleh ke arah Arnold dan Ela.


” Arnold tolong antarkan tamu yang tidak di undang ini ” suruh Senja


Senja pun menarik tangan Evan untuk menaiki anak tangga dan menuju ke kamar mereka. Aurel yang melihat kedua nya hanya bungkam dan menahan rasa yang begitu sesak di hatinya.


Senja dan Evan memasuki kamar lalu menutup pintu kamarnya, Senja langsung melepaskan genggaman tangannya.


” Aku bisa jelaskan ” Ucap Evan


” Aku tidak perduli, Evan ingat tawaran ku saat kita menikah. Kau akan mendapatkan kebebasan. Termasuk menjalani hubungan dengan orang lain. tapi tidak di depan orang orang lain atau tempat umum” Ucap Senja


” Apa menurutmu aku menikahi mu hanya untuk tawaran mu ” Tanya Evan


” Aku tidak perduli dengan niatan mu Van. yang aku perdulikan hanya pernikahan ini kita jalani. Dan tentunya akan ada batas waktunya ” Jelas Senja

__ADS_1


” Batas waktu? ” Tanya Evan tidak mengerti


” Iya batas waktu, pernikahan kita cuma akan bertahan selama 2 tahun ” ucap Senja


” Setelah 2 tahun kita akan bercerai ” Sambung nya lagi


Evan yang mendapatkan pernyataan tersebut kaget.


” apa maksudmu bercerai Senja, aku tidak akan pernah mencerai kan mu ” Ucap Evan dengan mantap


” Senja, apa kau lupa apa yang telah kita lakukan tadi pagi, Apa menurutmu aku melakukan nya hanya semata mata aku nafsu. tidak Senja, aku melakukan nya karena kau memang sudah mencintai mu ” Jelas Evan


” Evan, lupakan. anggap saja tadi pagi tidak pernah terjadi apa apa ” Ucap Senja


Senja hendak masuk kedalam kamar mandi tetapi tangan nya langsung di cekal Evan. Evan langsung mendarat kan ciuman ke bibir Senja, lebih tepatnya Ciuman yang sangat kasar. Evan kesal ketika mendengarkan Senja mengucapkan perceraian, iyaa saat ini seorang Evan Mahendra telah jatuh cinta kepada Senja. seorang wanita yang sama sekali dia tidak kenal, seroang wanita yang tiba tiba menjadi istri nya, Namun apakah salah jika Evan menganggap pernikahan suci ini adalah takdir yang menemukan tambatan hatinya.


Senja berusaha memberontak dan melepaskan dirinya namun sia sia kekuatan Evan jauh lebih kuat dari kekuatan nya, Senja pun akhirnya menggigit bibir Evan.


” Aawwww ” Rintih Evan yang kesakitan


Plak...


Satu tamparan dari Senja untuk Evan.


” You are crazy " Ucap Senja dengan marah


” Salah ku dimana Senja, Aku hanya mencium istri ku apa itu salah? ” Tanya Evan


” Salah Evan ” Jawab Senja


” kau salah mencintai seseorang Van. Jangan mencintai ku. aku tidak suka dicintai, itu akan membuat ku lemah dan itu akan membuat ku berfikir tidak ada salahnya menjadi lemah, jadi aku mohon jangan mencintai ku ” Ucap Senja dengan menangis


Evan yang melihat Senja menangis melangkah kan kaki nya untuk mendekat, dia memeluk tubuh istri nya, Evan merasakan bagaimana getaran tubuh istrinya, Istri kecilnya ini yang sedang memendam begitu banyak luka.


” Aku mohon jangan menyuruh ku untuk tidak mencintai mu Senja, karena aku tidak bisa ” Ucap Evan yang masih memeluk tubuh istrinya


Senja pun semakin menangis di pelukan Evan. dia menumpahkan semua Air nya ke pundak Evan. ini adalah pertama kali seorang senja menangis di depan orang lain, memberitahu kan bahwa dia sedang sangat terluka.


...----------------...


Di bawah di taman belakang Arnold dan Ela sedang menikmati secangkir kopi yang di buat Arnold sendiri. Ela yang kini suka dengan kopi buatan Arnold tidak menolak untuk berkata tidak untuk sebuah kopi.


” Jadi kau adalah teman semasa kecil nona Senja ” Tanya Arnold yang selesai menikmati kopi buatan nya sendiri


” Iya, Aku dan nona Senja telah tumbuh bersama ” jawab Ela


” Jadi bisa di bilang kau tau semua tentang nona Senja ” Tanya Arnold lagi


Ela hanya menjawab dengan anggukan.


” Lalu bagaimana dengan kematian nyonya Rantih ” Tanya Arnold


Ela yang sedang menikmati kopi nya pun menghentikan tegukan nya, Ela menoleh ke arah Arnold dan melihat nya.


” Kau tau ” Selidiki Ela

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2