He Mine

He Mine
Episode 43


__ADS_3

Bughk....


Steven datang dan memukul Reno, Reno jatuh dan tersungkur di bawah lantai. Steven segera menoleh ke arah Laura dan memastikan dia tidak terluka.


” Kau tidak apa-apa? ” tanya Steven


Laura menatap Steven yang berdiri tepat di sampingnya, Dia menjawab pertanyaan Steven dengan menggeleng kan kepalanya.


Steven kembali menatap Reno yang tersungkur di bawah. Reno mengusap mulut nya dan melihat darah yang keluar dari ujung bibirnya.


Cuih....


Reno meludahkan darahnya ke lantai, dia segera bangkit dan berdiri.


” Siapa kau? ” tanya Reno


” Kau tidak perlu tau siapa aku, tapi yang harus kau ketahui aku tidak suka dengan laki-laki yang bermain kasar pada wanita ” jawab Steven


” jangan ikut campur urusanku, pergilah ” ucap Reno


” Kau yang seharusnya pergi dari sini, kau sudah mengganggu kenyamanan orang lain disini ” ucap Steven


Reno tidak menggubris ucapan dari Steven, Reno segera menggapai tangan Laura, tapi saat Reno hendak menggapai tangan Laura, dengan cepat Steven menyembunyikan tubuh Laura di belakang nya.


” selain kau kasar ternyata kau tuli juga ya” ucap Steven


” serahkan dia ” ucap Reno


” kenapa aku harus menyerahkan kekasihku padamu ” ucap Steven


Reno yang mendengar ucapan dari Steven itu segera menoleh kearah Laura, Sedangkan Laura yang berada di belakang Steven itu kaget dengan ucapan yang keluar dari mulut Steven.


” Apa benar yang di ucapkan dia Lau? ” tanya Reno


Laura melihat Reno tapi tidak menjawab pertanyaan nya.


” JAWAB LAU!! Bentak Reno


” jangan kau bentak wanitaku ” ucap Steven yang mengangkat kerah Reno


Senja dan Ela yang melihat Steven sudah bermain tangan itu segera menghampiri mereka, Senja menarik Steven agar tangan nya terlepas dari Reno.


” Steve sudah ” ucap Senja menarik Steven


” Aku masih berbaik hati padamu karena Kakak iparku yang menahanku, jika tidak ada dia maka akan aku pastikan kau hari ini tidak bisa bangkit ” Ucap Steven


” Jadi kau juga berselingkuh Lau? ” tanya Reno pada Laura


Laura tidak menjawab pertanyaan Reno, dia hanya melihat Reno dari belakang tubuh Steven.


” oh aku ingat lelaki ini, Bukankah dia lelaki yang tadi malam juga berada di restoran. Kau datang bersamanya? ” Tanya Reno lagi


” itu bukan urusan ” jawab Laura


” DASAR WANITA MURAHAN ” Maki Reno


Plak...


Senja menampar pipi Reno. Senja tidak terima saat ada seseorang yang menghina sahabatnya.

__ADS_1


” jaga ucapan mu ” ucap Senja menunjuk Reno


Reno menoleh ke arah Senja setelah mendapatkan tamparan darinya. Dia menatap Senja dan mengangkat tangannya untuk membalas tamparan Senja. Senja sudah menutup matanya, Tapi sudah cukup lama dia tidak merasakan apa-apa, Senja akhirnya membuka matanya.


” Berani sekali kau mengangkat tanganmu di hadapan istriku ” Ucap Evan menahan tangan Reno


Evan mendorong Reno ke belakang hingga dia tersungkur ke lantai.


” sayang kau tidak apa-apa? ” tanya Evan memastikan istrinya tidak terluka


Senja melihat Evan dan menggelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Evan.


” kenapa kau ada disini? ” tanya Senja


” Aku berniat menjemput mu sayang ” jawab Evan


Reno yang lagi-lagi jatuh ke lantai segera bangkit, dia berdiri dan menatap Evan.


” Siapa lagi kau, kenapa kau ikut campur ” ucap Reno


” Aku adalah suaminya ” Jawab Evan


Reno yang mendengar jawaban dari Evan segera memundurkan langkahnya, Reno pun juga melihat Arnold yang juga tiba di dalam Cafe, dia melihat ada tiga laki-laki di sana, sedangkan dirinya hanya seorang diri.


” Aku tidak ada urusan dengan kalian semua, aku hanya ada urusan dengan dia ” ucap Reno dan menunjuk Laura


” Jika kau ada urusan dengannya, maka itu berarti kau juga memiliki urusan dengan ku ” ucap Steven


Reno tertawa mendengar ucapan dari Steven, Dia segera mengambil amplop nya di atas meja.


” Oke-oke aku kalah, aku memang tidak memiliki kuasa seperti kalian samua, aku kalah. Dan kau ambilah bekasku ” ucap Reno


” Brengsek ” ucap lirih Laura


Laura mengambil minumannya dan segera melangkahkan kaki nya untuk menyusul Reno, dia menarik tangan Reno dan membalikkan tubuh mantan kekasihnya nya itu agar berhadapan dengan dia. Laura menyiramkan minuman nya ke wajah Reno.


” LAURA ” bentak Reno


plak..plak..


Laura menampar pipi Reno dua kali, Steven dan yang lain melihat itu hanya diam saja, Laura mengatur nafasnya, dia masih menatap Reno yang memegangi pipinya.


” apa kau bilang? Aku adalah bekasmu? ” tanya Laura


” hahaha harus kau garis bawahi Reno, disini kau lah yang bekas ku. Aku yang menghidupi mu selama ini, aku yang memberikan semua fasilitas mewah dalam hidupmu, dan apa kau pikir itu murah?, jelas tida Ren, jika kau beranggapan kau sudah menyentuh ku karena kau yang mau, kau salah besar, disini aku yang membeli tubuhmu bahkan aku juga yang membeli harga dirimu ” Ucap Laura


” Jadi bukankah sudah jelas siapa yang tidak memiliki harga diri di sini ” sambung Laura


Reno yang mendengar semua hinaan dari Laura segera memajukan dirinya agar lebih dekat dengan Laura


” kau__ ”


” jangan pernah mengancam ku Reno, seharusnya kau yang harus berhati-hati. Kau taukan bagaimana konsekuensinya saat berlawanan dengan ku, Jadi lebih baik sekarang kau pergi jauh-jauh dan jangan menampakkan wajahmu lagi di hadapanku ” ucap Laura memotong Reno


Reno terdiam dan memundurkan langkahnya, dia berbalik dan meninggalkan Laura. Steven yang melihat Laura meneteskan airmata nya segera mendekat dan memeluk Laura. Dia menenangkan Laura dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang Steven.


” Sayang..” panggil Evan


Senja menoleh ke arah suami, Evan segera mendekat dan meraih tangan istrinya itu. Senja kembali menoleh ke arah Laura dan mendekatinya.

__ADS_1


” Lau” panggil Senja


Laura segera mengusap air matanya saat melihat Senja dan Ela mendekat.


” sorry ” ucap Laura


” sorry aku sudah membuat keadaannya menjadi kacau ” ucap Laura


” kau tidak perlu meminta maaf Lau, bukan kau yang salah ” ucap Senja


Laura tersenyum saat mendengar ucapan dari senja.


” aku pulang dulu ya, kau juga segera pulang dan beristirahatlah, biar Steven mengantar mu pulang ” ucap Senja


” tidak perlu Senja ” tolak Laura


” tidak Lau, aku tidak mau ada penolakan apapun ” ucap Senja


” Steve tolong antar Laura pulang ya ” ucap Senja kepada Steven


” Siap laksanakan ” jawab Steven


Senja dan Ela berpamitan kepada Laura, setelah berpamitan mereka berdua pergi keluar dari Cafe, Steven dan Laura pun juga segera keluar dari cafe tersebut.


Di perjalanan pulang, Laura duduk di depan di sebelah Steven yang mengemudikan mobilnya nya.


” bagaimana bisa kau ada di sana? ” tanya Laura


” aku? cafe itu milik sahabat ku, dan aku juga dapat kabar dari kakak ku bahwa kakak ipar ku sedang berada di sana, aku hanya di utus untuk mengawasi nya ” jawab Steven


” oh ” ucap Laura saat mendengar jawaban dari Steven


Laura kembali diam dan tidak membuka suaranya, Steven pun juga fokus pada jalan.


” Steve ” panggil Laura


Steven yang mendapatkan panggilan dari Laura menoleh sebentar ke arah Laura.


” ada apa? ” tanya Steven yang kembali fokus di jalan


” Thank You ” Ucap Laura


” For? ” tanya Steven lagi


” untuk semuanya, terimakasih semalam kau sudah membantu ku, dan terimakasih lagi untuk yang tadi ” ucap Laura


” jangan sungkan Lau, Aku sendiri juga tidak menyukai lelaki yang bermain tangan terhadap wanita. Bagaimana pun itu akan mengingat ku kepada mama ku ” ucap Steven


” hanya saja aku tidak menyangka bagaimana bisa kau mencintai lelaki brengsek seperti dia ” sambung Steven


” entahlah, yang aku lihat dulu Reno tidak seperti ini ” jawab Laura


” tapi ini juga bisa membuat pelajaran untukmu, bahwa tidak semua laki-laki itu tulus ” ucap Steven


” termasuk kau juga? ” tanya Laura yang menggoda Steven


” hahahaha iya, aku juga tidak akan setulus itu. Tetapi jika aku sudah mencintai seorang wanita, aku tidak akan pernah membuat nya meneteskan airmata, walaupun itu airmata kebahagiaan ” ucap Steven


Laura yang mendengar ucapan dari Steven itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Mereka berdua terus mengobrol di dalam mobil hingga sampai Steven sudah berada di rumah milik Laura.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2