He Mine

He Mine
Episode 54


__ADS_3

Deon terbangun dari tidurnya, dia merasakan berat sekali di bagian kepalanya. Dia melihat sekitar nya dan menyadari bahwa saat ini dia sedang berada di kamarnya, Deon turun dari ranjangnya dan keluar dari kamar. Dia turun ke bawah lantai satu dan melihat ibunya sedang mengobrol dengan Aurel di taman.


” Deon ” panggil Aurel


Mayang segera menoleh dan melihat putranya itu berdiri di dekat pintu.


” kau sudah sadar? ” tanya Mayang


Deon tidak menjawab pertanyaan dari ibunya, dia segera berjalan dan menghampiri Aurel di sana.


” Ambil tas mu, aku akan mengantarmu ke apartemen mu ” ucap Deon Kepada Aurel


” Kau tidak mandi dulu? Atau makan? ” tanya Aurel


” nanti saja ” jawab Deon


Mayang merasa putra nya itu sedang mengabaikan nya, dan bahkan Deon sama sekali tidak menyapa nya atau bahkan sekedar menoleh saja tidak.


” Deon ” panggil Mayang


” Aku akan menunggumu di depan ” ucap Deon


Deon berbalik badan dan berjalan untuk pergi meninggalkan Mayang, tapi dengan cepat Mayang menarik tangan putranya.


” Deon!! ” panggil Mayang


Aurel yang melihat situasi menjadi dingin antara ibu dan anak itu segera pamit terlebih dahulu.


” aku tunggu di depan ya ” ucap Aurel


” ibu saya pamit dulu ya ” pamit Aurel ke pada Mayang


Aurel segera berjalan keluar dan menunggu di depan, sedangkan Mayang di sana masih menatap anak semata wayangnya itu.


” kau ini kenapa Deon, pulang-pulang dengan keadaan mabuk seperti itu. Jika sampai ayahmu tau dia pasti akan marah ” ucap Mayang


” kenapa sih denganmu? Tidak biasanya kau minum dan pulang sampai mabuk seperti tadi malam, dan bahkan kau sama sekali tidak pulang dari kemarin deon ” sambung Mayang


Deon masih diam, dia tidak menjawab atau bahkan meminta maaf kepada ibunya tersebut.


” Deon!! Jawabb!! ” ucap Mayang


” apa yang harus aku jawab, apa aku harus bilang ke ibu kalau aku melakukan itu karena aku kecewa dengan kalian? ” tanya Deon balik


” apa maksudmu? kecewa karena apa? ” tanya Mayang


” karena aku baru tahu siapa ayah kandung ku!!! ” jawab Deon


Deg..


Mayang yang baru saja mendengar jawaban dari putranya itu seketika terdiam, dia melihat putranya yang berdiri tepat di hadapan itu dengan kaget.


” apa? Apa maksudmu Deon? ” tanya Mayang terbata-bata


Deon hanya diam dan tersenyum ketika melihat ekspresi dari ibunya, dia membuang muka untuk melihat ke arah lain.

__ADS_1


” sekarang aku tau, kenapa ibu selalu melarang dan mencegah ku ketika aku ingin ke makam ayah, Karena ini bukan? Karena ternyata ayahku masih hidup dan tinggal bersama ku selama ini!! ” ucap Deon


” kenapa Bu? Kenapa ibu dan ayah menyembunyikan semua ini? Apa karena ibu dulu wanita simpanan ayah!!?” tanya Deon marah


Plak...


” jaga bicaramu Deon!! ” ucap Mayang


Mayang memapar pipi Deon, dia kecewa dengan ucapan yang keluar dari mulut putranya itu.


” bagaimana bisa kata-kata itu keluar dari mulutmu Deon? Bagaimana bisa kau menyakiti ibumu sendiri dengan perkataan itu? ” tanya Mayang yang menangis


Deon hanya diam saat melihat ibunya menangis, jauh di lubuk hatinya, Deon sangat marah pada dirinya sendiri, bagaimana bisa dia mengucapkan dan merendahkan ibunya sendiri. Tapi sakit yang dia rasakan saat ini jauh lebih banyak dari pada rasa sakit hati ibunya.


” apa aku salah Bu? Apa aku salah jika aku marah saat ini? Apa aku salah jika aku kecewa kepada ibu? Bagaimana bisa ibu selama puluhan tahun ini ibu menyembunyikan identitas ku? Bagaimana bisa aku sendir tidak tahu siapa ayah kandung ku!! ” ucap Deon kecewa


” kau tidak tau bagaimana semua ini terjadi Deon, cerita masa lalu itu sangat panjang. Tapi yang harus kau ketahui adalah, ibu bukan simpanan ayahmu, justru ibu lah yang pertama kali mendapatkan ayahmu, buka Ranti !! ” ucap Mayang


” ibu melakukan semua ini juga memiliki alasan Deon, ibu melindungi mu dan sekarang yang ibu lakukan ini semua juga untukmu ” sambung Mayang


” apa? katakan kebenaran nya padaku Bu, agar aku tidak merasa seperti orang bodoh saat ini!! ” ucap Deon.


...----------------...


Laura yang turun dan melihat mamanya duduk sendirian di meja makan itu segera menghampiri, dia duduk di kursi sebelah mamanya dan mengambil piring untuk sarapan.


” vano dimana ma? ” tanya Laura


” dia sudah berangkat bersekolah ” jawab Linda


” tidak ada susu ma? ” tanya Laura


” ada di kulkas, kau mau? ” tanya Linda


” hhm aku mau ” jawab Laura


Laura segera berdiri dan mengambilkan susu untuk putrinya, ketika Linda sedang berada di dapur, ponsel Linda bergetar tanda pesan masuk. Laura segera mengintip siapa yang mengirim pesan untuk mamanya.


” Bella ” ucap Laura dalam hati


” bisa, kita bertemu dia cafe depan taman kota ” begitulah isi pesannya


Laura Segera mematikan ponsel milik mamanya dan kembali duduk dengan seperti awal. Linda kembali dengan membawa segelas susu yang di minta Laura.


” ini susunya sayang ” ucap Linda


Laura menerima susu itu dan meminum nya hingga habis, Laura segera berdiri dan berpamitan kepada mamanya.


” ma aku pergi dulu ya ” pamit Laura


” kau mau kemana sayang? sarapanmu belum habis ” ucap Linda


” ada kabar mendadak dari agensi ” jawab Laura berbohong


Laura segera mengambil kunci mobilnya dan langsung keluar, dia mengambil kunci mobilnya dan masuk, dia melajukan mobil nya ke arah taman kota, dimana tempat mama nya dan selingkuhan papa nya akan bertemu.

__ADS_1


Sedangkan Linda yang di rumah membuka ponsel nya dan melihat pesan nya di balas oleh Bella, Linda segera mengambil tas nya dan memesan taxi.


Setelah sampai di cafe tempat dia dan Bella janjian bertemu, Linda segera masuk dan mencari keberadaan Bella, dia menemukan Bella yang duduk di dekat jendela, Tanpa Linda sadari Laura putrinya ternyata sudah ada di dalam cafe dan duduk membelakangi nya.


Laura yang melihat mamanya itu dari kaca mendekat ke arah di mana Bella sedang duduk, Linda menyapa Bella dan duduk di hadapannya.


” sudah lama menunggu? ” tanya Linda


” tidak nyonya, saya juga baru datang ” jawab Bella


” nyonya mau pesan apa? Biarkan saya pesankan ” ucap Bella


” tidak perlu ” ucap Linda tersenyum


” apa yang mau nyonya sampaikan ” tanya Bella langsung


” bagaimana dengan keadaan Hardi? ” tanya Linda


” Hardi baik nyonya, dia tinggal di apartemen milikku ” jawab Bella


Saat mendengar jawaban dari Bella tentang kabar suaminya itu, Linda sangat merasakan sakit sekali di dalam hatinya, tapi dengan cepat Linda bersikap biasa saja.


” syukurlah ” ucap Linda


” nyonya Linda ” panggil Bella


” saya mengucapkan maaf dengan tulus kepada anda ” ucap Bella menunduk


” maaf telah membuat keluarga anda hancur dan merebut suami anda ” sambung Bella mengangkat wajahnya


” Saya dan Hardi bersalah karena telah menyakiti hati anda dan kedua anak-anak anda, tapi ini bukan keinginan kita berdua nyonya, hanya saja perasaan itu tidak bisa hilang di antara kita berdua ” ucap Bella


Laura yang duduk membelakangi mamanya dan Bella itu menahan amarahnya saat mendengar ucapan yang keluar dari mulut Bella.


” Bella ” panggil Linda


” iya nyonya ” jawab Bella


” lebih tepatnya anak-anak ku dengan dengan Hardi. Bagaimana pun situasi nya saat ini, mereka tetaplah anak-anak dari Hardi ” ucap Linda


” iya nyonya maaf ” ucap Bella


” aku disini ingin berbicara denganmu. Bahwa sekarang aku sudah melepas Hardi, tapi bukan karena aku merelakan nya karena aku tidak mencintainya lagi, Tapi karena aku sudah sangat lelah, jiwa dan bahkan raga ku sudah lelah ” ucap Linda


” aku sudah menyuruhnya untuk mengurus perceraian ku dengan nya ” sambung Linda


” aku harap kau mampu menjaganya dan bersedia menemani nya di saat dia sedang suka maupun duka ” ucap Linda


Bella yang mendengar itu menangis dan memegang tangan milik Linda.


” entah ini perkataan yang pantas atau tidak saat situasi seperti ini, tapi saya mengucapkan terimakasih nyonya, terimakasih telah melepaskan dia ” ucap Bella


Laura yang mendengar ucapan-ucapan yang tidak masuk akal dari Bella itu segera berdiri dan menghampiri meja mamanya. Linda dan Bella yang melihat kehadiran Laura itu kaget.


” Laura ” panggil Linda saat melihat Laura

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2