
Hari ini adalah hari ulang tahun tuan Bagas Maheswari, dan malam ini kediaman keluarga Maheswari begitu sangat rame. Semua para tamu undangan datang dan hadir di acara tersebut. Tidak terkecuali keluarga Mahendra pun turun hadir.
Nyonya Mayang pun kini disibukkan dengan para tamu tamu yang hadir. Banyak tamu kolega bisnis tuan Bagas yang hadir.
” Sayang hari ini kamu sangat cantik ” Ucap nyonya Rita Kepada menantunya
” Terimakasih ma, mama juga sangat cantik ” Ucap Senja
Senja malam ini mengenakan gaun yang mengikuti bentuk tubuhnya, Gaun yang berwarna putih pas dengan dengan dirinya
Senja saat ini sedang menemani papa dan mama mertua nya. Evan sendiri sedang menjumpai kolega bisnis nya yang hadir di acara tersebut. Evan pun juga mengenakan setelan jas berwarna putih yang senada dengan warna gaun istri nya.
Mereka semua sibuk dengan para tamu. Dan Deon pun datang dengan menggandeng seorang wanita yang cantik, siapa lagi kalau bukan Aurel.
Deon pun langsung melangkah kan kaki nya menuju kedua orang tuanya. Deon pun langsung memperkenalkan Aurel ke ayah dan ibu nya.
” Ibu kenalan dia adalah Aurel, dia wanita yang kemarin aku ceritakan ” Ucap Deon memperkenalkan Aurel
” Selamat malam nyonya dan Selamat ulang tahun tuan Bagas ” Ucap Aurel ramah
” Terimakasih ” Ucap tuan Bagas
” Selamat malam nak, wahh Deon kau pintar sekali mencari calon istri ” Ucap Mayang tersenyum bangga
” Cantik sekali ” Sambung Mayang
” Terimakasih nyonya ” Jawab Aurel
” Jangan memanggilku nyonya, panggil saja ibu ” Ucap Mayang ke pada Aurel
Aurel dan Deon pun tersenyum.
Di kejauhan Senja melihat Aurel datang dengan kakak tirinya begitu terkejut.
” Apakah wanita yang dia sebut kemarin Aurel ” Tanya Senja dalam hati
Evan yang menoleh istrinya pun bingung dengan ekspresi wajahnya, dia pun segera melihat ke arah istrinya menatap.
" Aurel ” Ucap Evan dalam hati
” Sayang kenapa ” Tanya mama Rita
” tidak ada ma ” Jawab Senja yang langsung menoleh ke arah mertuanya
Saat Senja menatap Aurel, Aurel pun tanpa sengaja bertemu pandang dengan Senja, dia melihat Senja dan tersenyum. Senyuman nya itu pun memiliki arti sendiri.
” aku ke toilet sebentar ya ” Izin Aurel
Deon pun mengangguk kan kepalanya, Aurel pun melepaskan gandengan nya dan melangkah kaki nya ke arah Senja. Senja yang tau Aurel mendekati nya dia pun segera mendekati nya.
” Sebentar ya ma ” Ucap Senja kepada Rita
Mereka pun bertemu di tengah tengah banyak nya tamu.
” Halo Senja, apa kabar ” Tanya Aurel basa basi
__ADS_1
” Sepertinya aku melewatkan satu tamu ” ucap Senja
” iya, bagaimana bisa kau melewatkan tamu mu ini Senja ” Tanya Aurel dengan tersenyum
” apa mau mu ” Senja bertanya langsung ke intinya
” Hahahaha, apa maksudmu Senja ” Tanya Aurel
” kau pasti tau maksudku ” jawab Senja
” Senja tenang, jangan terburu-buru aku tidak mungkin merusak pesta ayahmu, kau juga berpikir seperti itu bukan ” ucap Aurel
Aurel pun mendekat dirinya, dan berbisik ke Senja
” Bagaimana dengan tangan asisten mu ” bisik Aurel
Setelah Aurel membisikkan tersebut dia pun melewati Senja begitu saja, Senja yang mendengar bisikan nya Aurel pun kaget. Dia menoleh ke arah Aurel yang berjalan meninggalkan nya.
” Jadi kau yang melakukan nya ” Ucap Senja dalam hati
Senja pun mengikuti langkah Aurel dari belakang, tangan nya pun mengambil segelas minuman dan dia tetap berjalan mengikuti Aurel dari belakang.
Evan yang melihat istrinya pergi mengikuti Aurel pun segera menyusul mereka berdua. Sesampainya di depan kamar mandi, Aurel yang hendak masuk ke dalam terhenti langkahnya karena mendengar panggilan dari Senja.
” BERHENTI KAU ****** ” teriak Senja
Aurel pun menoleh, saat Aurel menoleh Senja pun menyiramkan minuman dari gelas yang di bawa ke arah wajah Aurel.
Pyarrr.... Senja membuang gelasnya begitu saja
” ARE YOU CRAZY ” Teriak Aurel yang kaget karena minuman itu di siram di wajahnya
” kau bahkan belum melihat kegilaan ku ” Ucap Senja dengan sinis
” Apa kau mau melihatnya sekarang ” Sambung Senja
” Aawww lepas senja ” Rintih Aurel
” Apa yang sudah kau rencanakan ” Tanya Senja yang masih menjambak Aurel
” Sa-kit Senja ” Keluh Aurel
” Sakit? LALU BAGAIMANA DENGAN TANGAN ELA ” teriak Senja
Senja saat ini sudah tidak bisa mengontrol amarahnya lagi. Aurel pun hanya merintih kesakitan dan berusaha melepaskan tangan Senja dari rambutnya. ketika Evan sampai dia terkejut melihat istrinya sedang menjambak rambut Aurel, dia pun segera mendekat dan berusaha melepaskan tangan Senja.
” Senja sudah cukup, cukup Senja ” Ucap Evan yang berusaha melepaskan tangan Senja
Tangan senja pun terlepas, Nafas Senja yang tidak beraturan menandakan bahwa dia Sedang menahan amarahnya.
” Jika kau sekali lagi menyentuh orang orang ku, bukan hanya rambut mu saja yang lepas dari kepalamu, tapi akan aku pastikan kau tidak akan berada di dunia ini lagi ” Ancam Senja yang langsung meninggalkan Evan dan Aurel
Kini Evan memandangi Aurel, wajah Aurel yang basah karena siraman dari Senja, rambut yang acak acakan karena jambakan yang dia dapat.
” Apa istrimu itu seorang psikopat ” Tanya Aurel yang menahan rasa sakit di kepalanya
” Apa yang sudah kau lakukan, Hingga Senja menyerang mu ” Tanya Evan
” Evan apa kau pikir aku adalah wanita yang akan bertindak bodoh ” Ucap Aurel
Evan pun hanya menarik nafas nya.
” Bersihkan dirimu dulu ” Ucap Evan yang lalu meninggalkan Aurel
__ADS_1
Aurel pun hanya tersenyum saat Evan sudah pergi.
” Kita lihat senja, bagaimana kau akan berselisih faham dengan suamimu ” Ucap Aurel dalam hati
...----------------...
Evan kini mengejar Senja yang menuju ke arah taman belakang, Evan pun segera meraih tangan Senja untuk memberhentikan langkahnya.
” Senja tunggu ” Ucap Evan
” Apa? ” Jawab ketus Senja
” Ada apa denganmu, kenapa kau tiba tiba menyerang Aurel ” Tanya Evan
” Lalu apa aku harus diam saja ketika mengetahui siapa di balik Dalang terluka nya Ela ” Jawab Senja yang tak terima.
Evan hanya mengkerut kan keningnya.
” Apa maksudmu Senja ” Tanya Evan yang meminta penjelasan
” Dia adalah orang yang sudah membuat Ela terluka Van, lalu kau menyuruh ku untuk diam saja ” Ucap Senja
” Senja kau salah faham ” Ucap Evan
” Salah faham? Apa maksudmu ” Tanya Senja
” Saudara mu sendiri yang sudah membuat asisten mu terluka, Deon lah dalang di balik ini semua ” Ucap Evan sedikit meninggikan Suara nya
” apa? ” tanya Senja
” Iya, aku sudah menyelidiki sendiri siapa dalang ini semua. tidak mungkin Aurel, dia tidak akan pernah bertindak dan melakukan kekonyolan semua ini ” Jelas Evan
” Dan jangan salahkan semua orang atas trauma yang kau alami Senja ” Sambung Evan
Senja yang mendengar semua ucapan Evan pun diam. Dia tidak habis pikir bagaimana Evan mengetahui trauma dia, sedang kan Senja saja tidak pernah menceritakan apa pun tentang dirinya.
” Berusaha lah untuk menerima semuanya senja, ikhlaskan kepergian bunda mu. Berdamai lah dengan masa lalu mu ” Ucap Evan dengan nada lembut
” Kau mencari tahu tentang ku ” Tanya Senja
” Maaf ” Ucap Evan yang membuang nafasnya
” maaf kala__”
” Apa hakmu ” Tanya Senja datar yang memotong ucapan Evan
” Apa hak mu untuk mencari tau masa lalu ku ” Tanya Senja sekali lagi
Evan yang mendengar pertanyaan Senja pun tersenyum hambar.
” Apa hak ku ” Tanya Evan yang tersenyum hambar
” Senja, kita sudah menikah dan aku adalah suami mu, jadi__”
” Jadi kau bisa bersikap semau mu ” potong Senja
” Senja __”
” Berhenti bersikap kau mengenal diriku Evan ” potong lagi senja
” Kau bahkan tidak tau apa yang selama ini aku rasakan ” Ucap Senja yang berbalik badan
Senja pun melangkah kan kakinya untuk meninggalkan Evan, Namun langkahnya terhenti ketika mendengar kan ucapan Evan
__ADS_1
” Lalu apa kau akan terus bersikap seperti ini ” Ucap Evan
Bersambung..........