Janji

Janji
Dua Titik


__ADS_3

Pagi harinya Papah mengajak Cantika untuk periksa ke rumah sakit. Mamah dan Fatir sudah pasti ikut.


Cantika saat tau hamil,bibirnya selalu tersenyum.saat ini ke empatnya ada di dalam mobil yang melaju ke rumah sakit.


Papah semalam sudah memeriksa Cantika lagi di rumah. dan Papah sudah memastikan kalau Cantika memang sedang hamil.


Papah mengajak Cantika periksa di rumah sakit agar bisa USG. biar tau kandungan Cantika berapa minggunya.


Sampai di rumah sakit,Cantika dan semuanya masuk ke ruang praktek Papah. Papah Frengki sendiri yang akan memeriksa Cantika.


Keluarga Fatir belum di beri tau. Fatir akan memberi tau setelah Cantika di USG.


Cantika sudah tiduran di ranjang pemeriksaan. Papah juga di bantu Suster.


Papah tersenyum lebar saat melihat ke monitor yang memperlihatkan rahim Cantika. Mamah yang tau Papah tersenyum ikut melihat ke monitor. Mamah Jihan dulu pernah kuliah kedokteran,jadi langsung tau kenapa Papah tersenyum.


"Ya Tuhan Pah."Mamah langsung teriak senang saat melihat ke monitor.


"Iya Mah."


"Ada apa Mah. Pah,?"tanya Fatir yang melihat Mamah teriak.


"Lihatlah di monitor itu. di sana ada dua titik. berarti Cantika hamil anak kembar,"Mamah sambil menujukan ke Fatir.


Fatir melihat ke monitor dan benar ada dua titik hitam kecil di layar monitor.


"Ya Tuhan. Sayang kamu hamil anak kembar. Abang sangat senang. makasih Tuhan engkau telah mempercayakan dua anak sekaligus ,"Fatir menciumi kening Cantika. Cantika tidak bisa berkata. Cantika hanya bisa menangis.

__ADS_1


Kandungan Tika sudah masuk 4 minggu,dan kandungannya sehat.


Setelah Cantika selesai di USG,semuanya kembali duduk. Papah menjelaskan apa saja yang boleh dan ngga boleh di lakukan Cantika. juga Cantika harus menjaga pola makan.


"Pah. kalau jatah malamnya Fatir gimana,?"Papah dan Mamah tersenyum. Cantika sedikit melirik ke Fatir. untung ngga ada Suster,cuman ada Papah sama Mamah aja.


"Tenang aja.jatah malam kamu masih bisa kok.tapi tunggu kandungannya berusia 4 bulan,"Fatir langsung kaget dengar 4 bulan.


"Ya Tuhan Pah lama banget.kenapa sampai lama gitu sih."


"Kalau hamil muda itu rentan keguguran. ibu hamil ngga boleh capek.kamu pasti melakukanya dengan tenaga ,itu kan berbahaya sama calon anak kamu."


"Tapi kalau Fatir melakukanya pelan boleh kan Pah."


"Abang. orang di bilang ngga boleh. sabar kenpa sih Bang. cuman 3 bulan ini."


"Masa Abang suruh puasa 3 bulan. ngga mau itu kelamaan."


Cantika dan Fatir malah berdebat. Papah langsung menyetopnya.


"Eehh udah udah.kok kalian malah debat. Fatir gini yah, kamu masih bisa melakukanya tapi kalau kondisi Cantika sehat ,nyaman dan sedang tidak capek.itu pun kamu harus main pelan. ngga boleh kasar. ngerti.!?"


"Iya Pah,Fatir ngerti. Fatir akan melakukanya dengan pelan nanti,"Fatir tersenyum ke arah Cantika. sedang Fatir tersenyum senang.


Setelah menjelaskan semuanya. Fatir , Cantika dan Mamah pun pulang ke rumah. Papah tetap di rumah sakit karena harus tugas.


Sampai rumah Mamah Jihan yang bilang ke Mamih Vivi kalau Cantika sedang hamil anak kembar.

__ADS_1


Mamah dan Mamih cukup lama mengobrol. sedang Fatir dan Cantika ada di kamar. Fatir sudah langsung posesif. Fatir tidak mau Cantika capek.


Malam harinya saat makan malam ,Papah bilang kalau Cantika belum boleh pulang ke Indonesia dulu. tunggu kandungannya kuat.


"Pah. apa ngga bisa waktu dekat ini.?"


"Ngga bisa. setidaknya sampai kandungan Tika kuat."


"Kira kira kapan Pah,?"


"Kalau kandungan Tika masuk 4 bulan."


"Empat bulan. lama banget Pah. apa ngga bisa di bulan ke dua."


"Ngga bisa.!"


"Trus kerjaan Fatir gimana dong Pah."


"Ya kamu pulang aja ke Indonesia. Tika disini sama Papah dan Mamah."


"Ngga bisa Pah. Fatir ngga mau pisah sama Tika lama lama. ayo dong Pah cariin cara agar Tika bisa pulang ke Indonesia. kemarin Tika datang kesini berarti sedang hamil dong Pah. tapi ngga papa kan Tika dan kandungannya."


"Iya sih. tapi sekarang kan beda."


"Beda apanya sih Pah."


"Ya sudah kamu pulang aja dulu ke Indonesia,nanti biar Papah yang akan antar Tika pulang ke Indonesia bersama Mamah."

__ADS_1


"Fatir maunya pulang sama Tika Pah. Fatir ngga mau pulang duluan,"Papah membuang nafas. menantunya benar benar keras kepala.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2