
Hari berlalu,Fatir sudah aktif ke kantor dan menangani kasus,tapi sekarang Fatir lebih di balik layar,karena Fatir masih ada rasa troma dengan kasus penabrakan nya .
Fatir yang memecahkan kasusnya tapi yang membawa ke sidang tim nya.
Jadi Fatir banyak di kantor kalau tim nya sedang ke pengadilan.
Fatir tiap hari pasti telfonan dengan Cantika,pagi sekitar jam 9 pagi dan jam 10 malam .
"Halo Yang,,"
"Halo Bang,,"
"Sedang apa,,?"
"Biasa ,sedang bantu Mamah siapin makanan buat makan malam,,"
"Oh,,Tante masak apa ,,?"
"Mamah masak Cumi sama udang,"
"Wah pasti enak tuh,,"Cantika lalu menyambungkan panggilan menjadi Vc,dan memperlihatkan Mamah yang sedang memasak.
"Wah kelihatanya enak banget itu,, Tante baunya sampai sini,bikin Fatir laper nih,"Mamah tersenyum.
"Makanya main sinih,biar nanti Tante masakin"
"Siap Tan,,nanti Fatir pasti akan kesitu lagi,"
"Tante tunggu loh yah,"
Cantika lalu pamitan ke Mamah karena mau mengobrol dulu dengan Fatir di kamarnya.
"Ya udah Sanah,nanti kalau sudah selesai langsung makan yah,"Cantika jawab iya.
Cantika masuk ke kamar,dan keduanya lanjut mengobrol.
__ADS_1
"Emang Abang ngga sibuk,,?"
"Ngga,Abang lagi santai,kalau Abang sibuk ngga mungkin kan Abang bisa telfon,"Cantika tersenyum.
"Abang sudah bicara belum sama orang tua Abang tentang hubungan kita,?"
"Belum,Abang belum bilang,Mamih sedang sibuk di rumah sakit,pulangnya malam terus,nanti kalau Mamih sudah ngga sibuk dan sedang kumpul semua pasti Abang bicara tentang hubungan kita,"Cantika mengangguk tapi terlihat kecewa.
"Ngga usah takut dan ngga usah kuatir,pasti semua akan setuju dengan hubungan kita,"Cantika tersenyum tapi terlihat di paksa.
Memang Cantika merasa kecewa ,karena sudah dua Minggu Fatir di Indonesia,tapi belum bilang ke keluarganya tentang hubungan dirinya dan Fatir.
Setelah setengah jam,Vc pun mati,Cantika lalu keluar dari kamarnya untuk makan.
Fatir yang tadi melihat wajah Cantika seperti kecewa jadi kepikiran,karena Cantika memang sesungguhnya ingin Fatir bicara ke orang tuanya,dan ingin di akui kalau Cantika adalah wanita yang di cintai Fatir.
"Sayang,,apa kamu kecewa ke Abang,Abang pasti akan bicara ke orang tua Abang,kamu jangan kuatir sayang,,"Fatir bicara sendiri.
Malam harinya Fatir menelfon Cantika, Cantika tidak mengangkatnya,karena Cantika sedang mengajar tambahan pelajaran,tapi pikiran Fatir Cantika sedang kesal padanya.
Fatir lalu keluar dari kamarnya dan duduk di sofa,Fatir masih saja mencoba menelfon Cantika,saat sedang merasa kesal Mamih pulang bersama Atan.
"Malam Sayang,,"
"Malam Mih,,"
"Papih mana sayang,,?"
"Ada di kamar Mih,,"Atan langsung duduk di sofa dan bersandar di sandaran sofa.
"Oh,,ya sudah Mamih ke kamar dulu yah,nanti kita makan malam bareng,"
"Iya Mih,,"
"Dek,,kalau cewek lagi marah,enaknya kita ngapain yah,,?"
__ADS_1
"Kaka udah punya cewek ,wah hebat banget,baru putus kemarin sudah dapat ganti,"
"Ngga usah banyak tanya,jawab dulu pertanyaan Aku,"
"Ya marahnya kenapa dulu,jadi biar Aku bisa bantu,,"
"Ya marah aja pokoknya,,"
"Ya bingung lah kak,siapa sih ceweknya,cantik ngga,,"
"Ya cantik dong,,pastinya,,"
"Sama yang kemarin putus cantik mana,,?"
"Cantikan sekarang,yang sekarang sangat sempurna,,"
"Wih,,keren,,"
"Apa yang sempurna ,,kayanya asik amat ngobrolnya,,lagi ngomongin apaan sih,?"tanya Papih.
"Kaka Pih,,Kaka sudah punya pacar lagi,"
"Serius kak,,wah hebat banget anak papih yang satu ini,ngga kaya si Dokter yang takut sama cewek,,"
"Apa sih Pih,kenapa jadi Adek yang kena sih,,ini kan lagi ngomongin Kaka,,"
"Kaka benar sudah punya pacar lagi,,?"tanya Mamih.
"Iya Mih,,"
"Siapa wanita itu kak,,padahal Mamih inginnya kamu sama Cantika,,"Fatir langsung tersenyum karena ternyata keinginan Mamih adalah Cantika yang jadi calon menantunya.
"Mih,,,Abang kan sudah ada cewek,biarlah si jutek sama Adek,,"Fatir langsung melotot.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1