Janji

Janji
Pagi Hari Yang Panas


__ADS_3

Cantika Akhirnya tidur di kamar Fatir,itu karena di paksa Fatir,Keduanya tidur saling berpelukan.


Jam 1 malam Cantika terbangun karena ingin ke kamar mandi,Cantika melepaskan pelukan Fatir.


"Mau kemana,,?"Fatir ternyata terbangun.


"Saya mau pipis dulu Bang,,"


"Oh,,ya udah Sanah,,"Cantika masuk ke kamar mandi yang ada di kamar Fatir,setelah selesai Cantika balik ke kasur lagi untuk tidur.


Cantika tiduran dan membelakangi Fatir,Fatir langsung memeluknya dari belakang,mereka lanjut tidur sambil pelukan .


Jam 5 Cantika bangun,Cantika lalu mau bangun dan akan pindah kamar,Cantika takut Papah dan Mamahnya pulang pagi,makanya Cantika bangun lebih pagi.


"Mau kemana lagi,,?"tanya Fatir yang tidak mau melepaskan pelukannya.


"Saya mau pindah ke kamar Bang,,"


"Ini masih pagi,ngapain pindah ,,"


"Saya takut kalau Papah dan Mamah pulang pagi,,"


"Ya tapi ngga mungkin sepagi ini mereka pulang,sudah nanti aja jam 6 baru pindah,,"Cantika lalu diam dan menurut bangunnya nanti aja.


Saat Cantika diam,Cantika merasakan di bokongnya ada yang menekan seperti benda keras,dan benda keras itu seperti berkedut.


"Ini apa yah yang menekan di bokongku,kok keras dan berkedut juga,"Kata Cantika dalam hatinya.


Cantika yang penasaran tanganya lalu memegang benda keras itu,Cantika langsung kaget saat tau ternyata itu senjata Fatir.


"Kamu ngapain Yang pegang pegang itu,kamu ingin kenalan apa mau melihatnya,,"Cantika yang malu tidak menjawab.


"Yang,,di tanya kok diam saja sih,ini pegang lagi aja,,"Sambil tangan Fatir mengambil tangan Cantika dan akan membawanya ke senjatanya,tapi Cantika langsung menariknya lagi.


"Abang,,,iiihh ngga ah,,tadi kan Saya ngga tau itu apa,,orang keras dan berkedut gitu neken di bokong,,Abang mundur an gih,biar ngga nempel di bokong Saya,,"


"Emang kenapa kalau menekan gini,Aku justru merasa enak kalau gini Yang,,biar begini bentar yah,,"Fatir justru makin menekan ke bokong Cantika.


Cantika langsung diam dan kaget saat benda keras itu makin menempel dan menekannya,apa lagi Fatir mengerak kan ke atas dan ke bawah,Cantika jadi merasakan ada rasa yang aneh di dalam dadanya.


"Yang,,,enak banget sih,,hemmmm,,"Fatir bicaranya seperti gimana gitu di telinga Cantika, membuat bulu kuduk Cantika berdiri.


Fatir menciumi telinga Cantika membuat Cantika makin gemetar.


"Bang,,,"Suara Cantika pelan dan panjang.


"Eemmm,,,Napa sayang,,?"

__ADS_1


Cantika tidak lanjut berkata,karena rasanya sudah tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata.


Cantika menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara,karena Cantika sudah merasakan rasa yang sulit di ungkapkan.


Fatir terus saja menciumi rambut dan telinga Cantika juga lehernya bergantian,dan menekan meliknnya cukup kencang,setelah menekan miliknya kencang dan Fatir sedikit teriak,Fatir lalu melepaskan pelukannya.


"Ya sudah sayang,,kamu ke kamar Sanah,,kalau di teruskan takutnya kita kebablasan,,"Cantika yang memang takut langsung bangun dan keluar dari kamar Fatir dengan cepat .


Fatir memegang celananya yang basah,"Ya Tuhan,, kenapa Aku segila ini,,"katanya pelan.


Cantika sampai kamar langsung mengatur nafas sambil bersandar di pintu setelah pintu di tutup,badan Cantika penuh keringat,padahal pagi ini udara cukup dingin.


Fatir bangun dari tidurnya ,dengan pelan berjalan menuju kamar mandi,rupanya Fatir mau bersih bersih ,Fatir mencuci celananya sekalian yang terkena cairan cintanya.


Selesai bersih bersih Fatir pakai celana bersih,lalu keluar dari kamar karena mau jalan jalan santai di belakang rumah.


Cantika di kamarnya sudah lebih tenang dan nafas juga sudah normal, Cantika ke kamar mandi dulu sebelum keluar dari kamarnya.


Cantika keluar kamar dan menuju dapur,Cantika mau buat sarapan,Cantika melihat pintu belakang terbuka,lalu Cantika melihat keluar.


Cantika melihat Fatir yang sedang berjalan pelan mengelilingi kolam renang.


Fatir melihat Cantika lalu keduanya saling lempar senyum.


"Pagi sayang,,,"Cantika mengangguk pelan sambil senyum.


"Saya buatkan susu hangat dulu ya Bang,,"


Cantika ke dapur membuatkan minuman buat Fatir, Cantika juga buatkan roti isi coklat buat cemilannya,setelah jadi Cantika lalu membawanya ke belakang rumah .


Cantika lalu menyuruh Fatir duduk,keduanya menikmati pagi hari bersama sambil menikmati minuman hangat.


"Yang,,,Sekarang Aku sudah tidak merasa sakit lagi kalau jalan,"


"Syukurlah Bang,,Saya ikut senang,,"


"Mungkin dua Minggu lagi kita akan menemui Anita,kamu mau ikut temani Aku buat bicara padanya tentang kita yang akan menikah kan,?"


"Apa lebih baik Saya ngga usah ikut Bang,Abang bicara saja sama Anita berdua,kalau saya ikut takutnya nanti tidak akan baik,"


"Trus kalau Aku pergi sendiri apa akan bisa,Aku baru sembuh,"


"Nanti saya akan antar Abang sampai sana,Trus Saya akan pulang lagi,kalau Abang sudah mau pulang Abang tinggal telfon ,Saya akan jemput Abang lagi,,gimana,,?"


"Ya sudah kalau begitu,tapi Aku juga lihat dua Minggu ke depan yah,,"


"Iya Bang,,"

__ADS_1


Setelah mengobrol cukup lama Cantika ke dapur untuk buat sarapan,sedang Fatir masih ingin belajar jalan.


Cantika membaut sarapan agar nanti orang tuanya pulang sudah ada makanan.


Fatir menyusul ke dapur setelah satu jam latihan jalan sendirian.


"Abang mau sarapan sekarang apa nanti,?"


"Apa sudah matang,?"


"Sudah,,Saya siapkan dulu ya Bang,,soalnya Saya mau pergi mengajar,Mamah sama Papah bentar lagi sampai rumah kok,"


"Ya udah Sanah kamu bersiap,Aku makan sendiri aja,nanti kamu kesiangan,"


"Iya Bang,"Sebelum Cantika ke kamar,Cantika menyiapkan makanan dulu buat Fatir.


Setelah itu baru Cantika ke kamarnya untuk mandi dan bersiap.


Saat Fatir sedang makan,orang tua Cantika pulang,"Pagi Fatir,,"


"Pagi juga Om,, Tante,ayo Om Tante kita sarapan bareng,,"


"Iya,,Cantika nya mana,,?"Papah dan Mamah duduk dan ikut sarapan.


"Lagi di kamarnya,Cantika mau bersiap berangkat mengajar,"


"Oh iya,,"


Mamah dan Papah ikut sarapan,Cantika keluar dari kamarnya sudah rapi.


"Mamah sama Papah dah Samapi,,"


"Iya sayang,,ayo sarapan,,"


"Iya,,"


Selesai sarapan Cantika mau berangkat mengajar,dan di luar rumah ada mobil berhenti,Cantika di suruh untuk melihat siapa yang datang.


"Siapa yang datang Sayang,,?"tanya Papah saat Cantika kembali masuk ke tempat makan.


"Jo Pah,,dia jemput Cantika,"Fatir yang mendengar kata Jo langsung menatap Cantika dengan tajam,Cantika yang melihatnya hanya diam dan bingung.


"Oh,,Ya sudah Sanah berangkat,Jo nanti menunggu kelamaan ngga enak,,"Cantika diam karena masih bingung.


"Loh kok malah diam,Sanah sayang berangkat,"


"I,,iya Pah,Mah,,Cantika berangkat,"Cantika cium tangan ke Orang tuanya,lalu melihat ke Fatir,tatapan mata Cantika seperti memohon,lalu Fatir pun mengangguk.

__ADS_1


Cantika tersenyum lalu berangkat,Sebenarnya Fatir ngga mau kasih izin,tapi karena ada orang tua Cantika Fatir pun terpaksa mengizinkan Cantika pergi bersama Jo.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2