
Cantika sudah membuatkan makanan buat Fatir,Cantika membawanya ke kamar Fatir.
Saat Cantika masuk kamar Fatir,Fatir sedang menerima telfon,Fatir melihat Cantika masuk langsung menyudahi telfonya.
"Ya udah dulu telfonya, nanti di lanjut lagi,"
...
"Iya,,"
Cantika mendekat ke Fatir,"Abang makan dulu,"Sambil meletakan makanan di pangkuan Fatir.
Fatir tadi habis telfonan dengan Anita,Cantika pun tau dan bisa melihat tingkah Fatir yang terlihat kaku bicaranya.
"Iya makasih,,"Jawab Fatir ,dan cantika mau pergi,tapi Fatir melarangnya.
"Temani Aku makan,, duduklah,,"Cantika lalu duduk di pinggir kasur.
Fatir mulai makan,"Ini kamu yang masak yah Yang,,"Cantika mengangguk pelan.
"Pantas rasanya sangat enak,,pasti saat buat di kasih bumbu cinta yah,,"Fatir yang tau Cantika sedang bete sengaja mencairkan suasana agar Cantika kembali ceria lagi,Fatir tau kalau Cantika sedang cemburu.
Cantika hanya tersenyum tipis,Fatir makan sangat lahap,setelah habis Cantika mengambilkan minum.
"Ini obatnya Bang,di minum dulu,,"Fatir lalu meminumnya.
Selesai minum obat Cantika mengantarkan piring dan gelas ke dapur,setelah itu Cantika ke kamar Fatir lagi.
"Abang tidur yah,,Saya juga mau istirahat,,"
"Iya,,makasih yah,,"Cantika mengangguk.
Cantika masuk ke kamarnya dan tidur siang,hati hati berlalu,Fatir sudah makin lancar berjalan,di rumah Fatir sudah tidak pakai tongkat untuk membantunya jalan,kecuali kalau jalan sedikit jauh.
Kalau ke kamar mandi Fatir sudah tidak pakai tongkat, tapi harus jalan pelan.
Cantika dan Fatir juga makin akrab, Cantika sangat perhatian ke Fatir,Mamah dan Papah tau kalau Fatir dan Cantika makin akrab dan sangat dekat,Papah dan Mamah ngga masalah asal masih wajar saja.
Pagi hari Cantika sedang bantu Mamah siapkan sarapan,hari ini hari libur jadi Cantika bisa santai.
"Mah,, Mamah,,"Papah memangil Mamah.
"Mamah di dapur,,ada apa sih Pah,,?"Papah lalu ke dapur.
"Papah ada undangan dari teman ,Papah di suruh kerumahnya dan Mamah juga harus ikut,"
"Oh,,gitu ,ya udah sih kita pergi aja,beres kan Pah,,"
"Tapi kita harus nginep semalam,pulangnya besok,,gimana,,"
__ADS_1
"Kenapa menginap,,?"
"Karena rumah teman papah cukup jauh dan acaranya nanti malam,,"Mamah diam karena sedang berpikir.
"Mamah sama Papah pergi aja,Cantika biar di rumah,kan ada Abang juga,"
"Benar ngga papa,,iya sih kalau kamu di ajak juga ngga mungkin,ada Fatir di rumah,nanti ngga ada yang temani,"
"Gimana Mah mau pergi ngga kita,ini teman Papah satunya minta kepastian,karena teman Papah mau sekalian ikut sama mobil kita,?"
"Ya udah,,kita pergi Pah,"Papah langsung menelfon temanya.
"Sayang kamu benar ngga papa kan di tinggal,,"
"Iya Mah ngga papa,,Mamah pergi aja sama Papah,,tapi pulangnya bawa oleh oleh yah,"
"Iya sayang siap,,yuk kita lanjut buat sarapan,"keduanya lalu menyiapkan sarapan.
Fatir di kamarnya sedang ganti baju,Fatir baru selesai mandi,Fatir sudah dua hari tidak lagi di bantu perawat,karena Fatir yang minta.
Fatir keluar dari kamarnya,setelah selesai ganti baju,sampai di meja makan hanya ada Cantika yang sedang membuatkan susu hangat.
"Pagi Ka,,"
"Pagi Bang,,"Cantika buru buru mendekat ke Fatir dan menuntunnya ke bangku.
"Aku bisa kok,,"saat Cantika pegang tangannya.
Cantika membawakan gelas yang sudah berisi susu hangat,lalu menyuruh Fatir minum.
"Om sama Tante tumben belum keluar,"
"Papah sama Mamah sedang bersiap,mereka mau pergi,,"
"Oh,,gitu,,"
"Iya,,Abang mau sarapan duluan,?"
"Ngga nanti aja bareng Om sama Tante,"
"Iya,,"Cantika lalu duduk di dekat Fatir,dan mereka sambil nyemil dan mengobrol.
Sepuluh menit kemudian Papah dan Mamah keluar dari kamar dan sudah rapih,Papah membawa koper kecil dan langsung membawanya ke mobil.
Mereka berempat sarapan bersama setelah Papah sudah balik,selsai sarapan Mamah dan Papah berangkat,Mamah dan Papah menyuruh mereka untuk tidak pergi pergi,dan juga mengingatkan mereka ngga boleh macam macam.
Papah dan Mamah pun pergi,di rumah tinggal ada Fatir dan Cantika,"Bang,,Saya mau mandi dulu yah,,tadi selesai masak keringetan jadi risih,"
"Iya,,,"Cantika masuk ke kamarnya,Fatir duduk di sofa sambil memainkan hpnya.
__ADS_1
Fatir sudah dapat kasus dari Papahnya,Fatir yang minta agar tidak bosan,Fatir membantu dengan memberi ide dan juga pemecahan masalahnya.
Cantika di kamarnya sudah selesai mandi, Cantika lalu keluar dan duduk di sofa bareng Fatir,Cantika sambil bawa laptopnya untuk membuat soal ulangan buat anak anak didiknya.
Keduanya berdekatan tapi sibuk sendiri sendiri,sampai akhirnya sekitar satu jam,Fatir merasa lelah.
"Yang,,Aku haus,,"Cantika mengentikan ketikannya.
"Abang mau es sirup apa mau minum biasa,"
"Biasa aja,,"
"Iya Bang,,tunggu Saya ambil dulu yah,"
Cantika ke dapur,Cantika tidak hanya ambil minum,tapi Cantika juga bawa puding untuk di makan berdua.
"Apa itu,,?'
"Puding coklat,Abang mau kan,,?"
"Mau sayang,,"Cantika lalu mengambilkannya dengan piring kecil,setelah Fatir minum Fatir memakan pudingnya.
Cantika dan Fatir makan pusing bersama ,setelah habis keduanya lanjut dengan kerjaan masing masing.
Jam sudah menujukan pukul dua belas siang,Cantika mengajaknya makan siang,selesai makan siang Cantika mengambilkan obat untuk Fatir minum.
"Habis ini Abang tidur siang yah,,"
"Iya,,kita tidur siang bareng yuk Yang,,"Cantika langsung menatap Fatir dengan tatapan penuh tanya.
"Kita hanya tidur siang saja,Aku janji ngga ngapa ngapain,,"Sambil mengangkat dua jarinya,sebagai janji.
"Mau yah,,selagi ngga ada Om sama Tante,,"Cantika tidak menjawab tapi Fatir tau kalau Cantika mau,kelihatan dari tingkahnya yang malu malu.
Cantika mengandeng tangan Fatir menuju kamarnya,sampai di kamar Fatir Cantika terlihat malu dan bingung.
"Ayo sinih naiklah,,di sini kan lega,,"Fatir sambil menepuk kasur sebelahnya.
Cantika dengan pelan naik ke kasur,dan merebahkan badanya di kasur,keduanya saling hadap dan mata mereka saling pandang.
Tangan Fatir mengusap pipi Cantika,Fatir tersenyum karena tidak menyangka akan sejauh ini dengan Cantika.
"Mendekatkan,,Aku ingin memelukmu,,"Cantika seperti terhipnotis dan menurut ke Fatir,Cantika mendekat ke Fatir,tangan Fatir lalu memeluk Cantika,Cantika memendamkan wajahnya di dada Fatir,dan Fatir menciumi rambut Cantika.
Cantika sangat Nyaman di pelukan Fatir,dan dada Cantika rupanya terasa berdetak cukup cepat.
"Ya Tuhan,,rasanya sangat nyaman,,"kata Cantika dalam hatinya.
Fatir lalu mengangkat dagu Cantika dan wajah Cantika pun mendongak,wajah keduanya sangat dekat sekarang.
__ADS_1
Apa yang akan mereka lakukan,lanjut besok....
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...