Janji

Janji
Lisna Ngga Mau Suaminya Di Penjara


__ADS_3

Atan dan Anton sudah bersiap mau pergi ke Bar milik suami Lisna. keduanya rupanya tidak hanya berdua,tapi Fatir menyuruh orang untuk menjaga Atan dan Anton dari kejauhan.karena siang tadi Cantika juga hampir celaka,makanya Fatir menyuruh orangnya untuk menjaga Atan dan Anton.


Sedangkan Fatir tadi siang sudah bertemu Lisna. Cantika ikut datang ke restoran dimana Fatir dan Lisna akan bertemu. Cantika duduk meja samping meja Fatir.


Saat keduanya masuk restoran,keduanya sudah berakting tidak saling kenal. Fatir melihat Lisna yang sudah datang duluan. Fatir mendekat ke Lisna.


Setelah Fatir duduk, baru Cantika masuk ke restoran dan duduk. Cantika memesan minuman dan cemilan saja.


Sedang Lisna sudah memesan banyak makanan.


"Maaf Saya telat,"


"Ngga papa Pak,memang saya yang datang terlalu cepat. Saya tidak bisa lama lama di sini,takut suami Saya tau ,saya ada di sini karena Pak Fatir telfon dan bilang kalau Pak Akbar ada yang menusuk pisau setelah bertemu Saya.jadi Saya pergi secara diam diam dari rumah untuk bertemu Bapak Fatir,"


"Iya memang Papih saya mendapat musibah setelah bertemu kamu,untung nyawa Papih Saya bisa di selamatkan.jadi Saya kesini ingin bertanya langsung ke inti saja,"


"Iya Pak silakan,"


"Saya kemarin mundur dari kasus perceraian kamu karena Saya juga dapat musibah,setelah bertemu kamu mobil Saya ada yang menabrak,saat saya turun dari mobil untuk melihat separah apa mobil ,tiba tiba mobil yang menabrak mobil Saya berjalan cepat ke arah Saya,dan mobil itu mengincar Saya.seketika itu saya lari karena tidak mau tertabrak.karena saya terus di kejar oleh mobil itu akhirnya Saya menjatuhkan diri ke selokan yang ada di sebelah kiri jalan,saat tau Saya terjatuh di selokan mobil itu pun pergi,Kaki saya terluka parah sampai tidak bisa jalan untuk beberapa hari,makanya kasus kamu saya kasih ke Papih ,tapi nasib Papih sama dengan Saya,setelah bertemu kamu mendapatkan musibah,"


Lisna diam dan mendengarkan cerita Fatir,dan sungguh tidak menyangka kalau Fatir dan Papih nya mendapatkan musibah setelah bertemu dengannya.


"Saya berkesimpulan kalau yang melakukan itu semua adalah Suami kamu ,"Lisna terlihat kaget tapi memang ada kemungkinan,karena memang suami Lisna selalu mengancam kalau ada yang ingin membantunya akan di buat mati.


"Apa Pak Fatir ada bukti yang mengarah ke Suami Saya,?"


"Kita belum ada bukti,tapi kita akan selidiki untuk cari bukti.jika itu benar suami kamu yang merencanakannya,kita akan laporkan Suami kamu dengan tuduhan percobaan pembunuhan,"


"Ya Tuhan,,apa Suami saya berarti akan di penjara kalau semua terbukti,"


"Pastinya,,!"

__ADS_1


"Saya tidak mau Suami Saya di penjara Pak,!"


"Tapi kalau memang suami kamu terbukti bersalah ,ya harus mempertanggung jawab dengan apa yang di lakukannya,karena Saya juga tidak terima Papih Saya yang hampir kehilangan nyawa nya."


"Trus apa yang harus Saya lakukan untuk suami Saya supaya tidak di penjara Pak.?"


"Kalau terbukti bersalah hukuman penjara pasti akan suami kamu dapatkan,tapi kalau dia mau mengakui dan berhenti membuat ulah,hukumannya mungkin tidak akan lama.jadi yang harus kamu lakukan gimana caranya agar suami kamu tidak melakukan kejahatan.pasti kamu tau apa yang harus kamu perbuat dan lakukan.!"


Fatir bicara ke Lisna cukup tegas.karena Fatir tidak ingin ada korban lagi nantinya.


Lisna diam dan berfikir apa yang harus di lakukannya. Lisna jadi teringat apa yang di inginkan suaminya padanya.


"Kamu tidak akan bisa bercerai dengan ku,karena kamu hanya milik ku. kalau kamu tidak suka dengan istriku yang pertama biarkan saja dia dan jangan pedulikan dia .kamu hanya cukup ada di rumah dan menemani Aku kalau Aku pulang ke sini."


"Aku mencintai kamu. Aku ingin kamu selalu mendukung dan menemani ku dalam keadaan apapun. kamu tau kan semua usaha dan uang yang Aku miliki tidak bisa membuatku bahagia,termasuk istri pertamaku yang sukanya Hura hura.tapi saat bersamamu Aku merasa bahagia,jadi tetaplah bersamaku."


"Cabut gugatan cerai nya,karena Aku tidak akan mau bercerai dengan kamu.akan Aku lakukan apa pun demi menggagalkan gugatan cerai kamu meski nyawaku taruhannya."


Fatir yang melihat Lisna menangis jadi serba salah harus gimana. saat mata Fatir terus melihat ke Lisna tiba tiba ada kentang goreng yang melayang ke dadanya.


Fatir mengambil kentang goreng itu lalu melihat ke sekeliling untuk mencari siapa yang melempar nya. Fatir langsung ingat ada istrinya di meja sebelahnya.


Mata Cantika sedang melotot ke arahnya. Cantika rupanya melihat Fatir yang sedang menatap Lisna.


Lisna lalu mengusap air matanya. dan Lisna pamit untuk pergi duluan.


Setelah Lisna pergi,Fatir bangun dari duduknya dan berjalan ke meja Cantika.


"Kita pulang yuk,"Cantika tidak menjawab,tapi Cantika langsung bangun dari duduknya dan berjalan kearah luar.


Fatir buang nafas kasar,"Ngambek lagi aja,"katanya pelan.

__ADS_1


Fatir lalu mengekar Cantika yang sudah jalan ke arah parkiran mobil.


Saat Cantika sedang jalan ke mobilnya,ada motor yang melaju sangat cepat,padahal itu masih ada di parkiran Restoran. Fatir yang melihat motor itu mengarah ke Cantika,Fatir langsung menarik tangan Cantika ke arah nya.


"Sayang,,,awas,,,"Fatir sambil teriak.


Cantika yang kaget langsung memeluk Fatir dengan kencang karena takut.


Fatir melihat ke motor yang langsung pergi dengan cepat.


"Kejar dia,,!"Fatir berkata cukup kencang.rupanya Fatir menyuruh orang orang nya untuk mengejar pengendara motor itu.


Dengan cepat orang orang Fatir langsung masuk mobil dan mengejar motor yang hampir menabrak Cantika.


"Sudah sayang jangan takut,ayo kita masuk mobil,"Fatir sambil merangkul Cantika berjalan ke mobil.


Atan dan Anton sudah masuk ke mobil. Anton membawa mobilnya menuju Bar milik suami Lisna.


Atan dan Anton akan mencari informasi tentang suami Lisna. sampai di Bar keduanya masuk. penjaga pintu yang baru melihat Atan dan Anton langsung mencegahnya untuk tidak masuk.


"Tunggu,,"Atan dan Anton berhenti berjalan.


Anton yang takut terlihat tegang,tapi Atan biasa aja.


"Iya kenapa,,?"Atan sok biasa gitu deh. tapi sebenarnya Atan deg degan juga. gimana ngga deg degan penjaganya dua orang dan orangnya gede Dede serem lagi.


"Kalian baru kesini yah,!"


"Iya, kita baru kesini. kenapa memangnya ngga boleh? Saya kesini karena teman Saya yang merekomendasikan tempat ini,makanya kita pengin lihat apa bagusnya Bar di sini,"si penjaga melihat Atan dan Fatir dari atas ke bawah.karena penampilan keduanya terlihat ada uang,si penjaga lalu mengizinkan masuk.


Anton dan Atan pun akhirnya bisa masuk,gimana dengan keduanya di dalam,lanjut besok yah....

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2