Janji

Janji
Pulang Ke Indonesia


__ADS_3

Akhirnya Papah Frengki dan Mamah Jihan ikut ke Indonesia untuk mengantar Cantika. Papah khuatir takut terjadi sesuatu dengan Cantika dan kandungannya. maklum saja ini cucu pertama dan sudah lama di nantikan. jadi orang tua Cantika ingin menjaganya.karena Kanada sampai Indonesia harus menempuh kurang lebih 22 jam .


Di pesawat Cantika merasa pusing mual dan banyak lagi yang di rasakan. untungnya ada Papah dan Mamah yang membantu untuk menemani Cantika. mungkin Fatir bisa tapi kalau sendiri Fatir juga belum tentu bisa sendiri.


"Mah. punggung Tika pegel."


"Mamah usap usap yah. Tika tiduran lalu miring badanya biar Mamah usap nya gampang."


Tika menurut dan Mamah mulai mengusapi nya. Fatir melihat Mamah mengusapi Tika ,lalu mendekat. yang duduk sebelah Tika Mamah,dan Fatir di seberangnya.


"Mah. biar Fatir yang temani Tika. Mamah istirahat aja di tempat Fatir."


"Ya udah. Mamah istirahat dulu."


Mamah lalu pindah duduknya ke tempat Fatir. sedang Fatir ke tempat duduk Mamah.


"Oh iya. Fatir punggung Tika di usap saja. jangan di pijit yah. itu ngga boleh."


"Iya Mah."


Tika pun tidur saat Fatir mengusapi punggungnya. Fatir sudah tidur dari tadi ,jadi sekarang tidak mengantuk dan menemani Tika.Mamah dan Papah keduanya juga sudah tidur.


Akhirnya pesawat sudah sampai di bandara Surabaya. Papih dan Mamih yang menjemput.dan jam saat ini pukul 12 siang.


Mamih langsung memeluk Cantika dengan sayang saat keduanya bertemu.


"Sayang. selamat yah,akhirnya kamu hamil juga.kembar lagi. Mamih sangat bahagia."

__ADS_1


"Iya Mih. Cantika juga sangat bahagia."


Papih lalu mengajak semuanya untuk pulang. biar nanti lanjut mengobrol nya kalau sudah di rumah.


Sampai di rumah Cantika di suruh istirahat di kamarnya. Cantika tiduran di kasur dan merasakan nyaman. Fatir baru saja dari kamar mandi. Fatir habis bersih bersih.


"Abang mau kemana,?"tanya Cantika saat Fatir mau keluar dari kamar.


"Abang mau buat kopi."


"Abang jangan keluar ah. kalau mau kopi tinggal panggil Mba aja,"Fatir dengar perkataan Cantika merasa aneh. soalnya Cantika ngga biasanya seperti itu.


"Masa Abang teriak teriak sih. Abang cuman mau buat kopi kok Yang. bentar yah."


"Abang suruh Mba buat kopinya, nanti Abang langsung naik lagi."


Fatir turun ke bawah,dan benar hanya menyuruh Mba buat kopi.setelah itu naik lagi ke atas.


"Sudah kan Bang.?"


"Iya sudah. nanti Mba antar ke sini."


"Ya sudah Abang sinih. Tika mau di peluk."


Fatir hanya menurut,dan Cantika sekarang jadi manja Fatir suka juga. Fatir belum tau aja kalau wanita hamil itu suka berubah rubah sifatnya.


Esok harinya Semua sarapan bersama. Atan juga datang ke rumah karena mau kasih selamat ke pada Kaka dan Kaka iparnya yang sebentar lagi akan jadi orang tua.

__ADS_1


Atan memeluk Fatir untuk memberinya selamat. saat Atan mau memeluk Cantika untuk memberi selamat. Fatir langsung melarangnya.


"Freng. kenapa kamu ngga pindah lagi aja ke sini. kamu sudah tua ngapain cari uang jauh jauh. kamu ngga pengin apa dekat sama Anak dan cucu,"kata Papih saat mereka semua sedang sarapan.


"Iya benar kata suamiku Freng. kamu bisa kok kerja di rumah sakit keluarga kita. kamu dan Jihan sudah tua. kita sekarang tinggal nikmatin masa tua kita aja tanpa harus bekerja keras. kalau kalian di sini bisa dekat dengan anak dan cucu."


"Aku juga pengin kaya gitu. Jihan sudah sering mengajak pindah ke Indonesia lagi.tapi kontrak kerjaku masih setengah tahun lagi. dan itu tidak bisa Aku tinggalkan begitu saja."


"Ya sudah kamu habiskan saja dulu kontrak kerjamu enam bulan lagi. setelah itu pindahkan ke sini. biar nanti saat Tika lahiran kalian sudah pindah kesini."


Mereka mengobrol sampai selesai sarapan. selesai sarapan Semua lanjut dengan rutinitasnya. yang di rumah tinggal Papah, Mamah dan Cantika saja.


"Papah sama Mamah kapan pulang ke Kanada.?"


"Mungkin dua hari lagi Sayang,"Cantika langsung terlihat sedih.


"Jangan sedih. nanti Papah sama Mamah akan kesini lagi ,"sambil mengusap kepala Cantika Mamah bicara.


"Papah sama Mamah jadi kan pindah kesini lagi.?"


"Iya sayang. Papah sama Mamah akan pindah ke sini. biar kita selalu bersama."


Cantika tersenyum senang. lalu Cantika memeluk Papah dan Mamahnya secara bergantian.


Satu bab lagi tamat yah..


Aku udah siapkan cerita cintanya Atan.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..


__ADS_2