
Papah Frengki mengajukan cuti ke rumah sakit tempatnya bekerja,Papah Frengki dapat izin hanya 5 hari saja.
Papah Frengki sudah mengirimkan data data Cantika untuk mendaftar di KUA ke Papih Akbar,jadi Papah Frengki ngga perlu repot.
Mamah Jihan sudah di kasih tau Papah Frengki tentang Pak Agung yang sakit dan minta Fatir dan Cantika untuk cepat menikah,karena Pak Agung ingin melihat cucunya menikah.
Mamah Jihan sangat senang,karena itu yang di harapkan,karena Mamah Jihan tau bagai mana perasaan Anaknya yang dari kecil mencintai Fatir.
"Sayang,,nanti kamu izin cuti yah,soalnya Mamah sama Papah mau ke Indonesia,,"saat Mamah, Papah dan Cantika sedang sarapan.
"Ke Indonesia Mah,,ada apa,,kok mendadak,?"
"Ngga mendadak kok Sayang, Papah sudah cuti mulai hari ini,dan nanti sore kita akan berangkat ke Indonesia,Pak Agung Kakek nya Fatir sakit,jadi Papah dan Mamah mau jenguk"
"Tapi kalau Cantika ngga dapat cuti gimana dong Mah, Pah,,ini tuh mendadak buat Cantika,"
"Kalau kamu ngga dapat cuti keluar saja,kamu langsung ajuin pengunduran diri,"
"Tapi Pah,,apa Cantika ngga usah ikut,Papah sama Mamah ngga lama kan,?"
"Eh ngga Sayang,,kamu harus ikut,Mamah ngga akan tenang ninggalin kamu sendirian di rumah,"
Cantika berangkat ke kerja dengan rasa bingung,karena biasanya kalau mendadak ambil cuti itu ngga akan bisa dapat Izin.
Mamah Jihan di rumah merapikan baju baju miliknya dan milik Papah ke dalam koper.
Di Jakarta Papih Akbar sudah selesai mengurus sarat sarat pernikahan ke KUA di temani Mamih tadi pagi,Papih sudah bilang ke Mamih tentang pernikahan Fatir dan Cantika,adik adik Papih juga sudah di beri tau.
Papih dan Mamih saat ini ada di rumah sakit ,tadi pagi Fatir dan Atan yang menemani Kakek,keluarga semua kompak saling jaga secara bergantian,biar Kakek nya ngga kesepian.
"Semuanya sudah beres kan Bang,?"tanya Mamah Dinda, Papah Agung sekarang sudah tidur.
"Sudah Mah,,semua sudah beres,"
"Syukurlah,,hari apa pernikahannya,?"
"Lusa Mah,,Frengki baru berangkat sekarang,"
"Papah dari siang sudah tanya Abang terus,kenapa belum juga datang,"
"Tadi siang selesai dari KUA Abang sama Vivi pergi ke butik Mah,cari kebaya buat Cantika,"
"Oh gitu,,"
"Mamah udah makan malam belum,,?"tanya Mamih Vivi.
"Belum,,Mamah ngga enak makan,,"
"Jangan gitu Mah,,Mamah harus makan,ngga enak juga harus di paksa,,sayang ajak Mamah makan dulu Sanah,biar Papah Papih yang jaga,"
"Iya Pih,,,ayo Mah kita cari makan di kantin,"
"Mamah malas pergi, Mamah ingin temani Papah aja,,"
__ADS_1
"Mah,,Papah kan ada Abang yang jaga,sudah Sanah Mamah makan dulu sama Vivi,"
Mamah Dinda Akhirnya mau,di temani Mamih Vivi keduanya menuju kantin rumah sakit.
Papah Frengki bersama Istri dan anaknya sudah ada di Bandara,mereka sedang duduk menunggu keberangkatan pesawat yang akan menuju Indonesia .
Cantika Akhirnya keluar dari pekerjaannya karena tidak dapat izin cuti, Cantika sebenarnya berat untuk keluar dari kerjaan,tapi Papah dan Mamahnya menyuruh keluar saja kalau ngga dapat izin cuti.
"Sayang,,kamu masih mikirin masalah kerjaan,?"Cantika tersenyum tipis dan menggeleng saat Mamahnya bertanya.
"Sudah jangan di pikirkan,nanti kan bisa cari kerja an yang lain,"
"Iya Mah,,"Cantika sudah mengajar di sekolah itu sekitar 4 tahun,jadi merasa sedih kalau berhenti secara mendadak.
Pengumuman penerbangan pesawat sudah di umumkan,lalu ketiganya bangun dari duduknya menuju pesawat.
Cantika sampai tidak memberi tau Fatir kalau akan ke Indonesia,karena tadi pagi Cantika masih saja memikirkan tentang cuti,pulang mengajar Cantika langsung beberes.
"Sayang,,kamu udah kasih tau Fatir kita mau datang,,?"
"Belum Mah,,"
"Ya sudah jangan kasih tau,biar nanti buat kejutan aja buat Fatir,pasti dia akan sangat senang,"
"Iya Mah,,Mah apa kakeknya Abang parah sakitnya,,?"
"Kata Papah sih penyakit orang tua,ngga ada penyakit ,cuman ya gitu namanya orang sudah tua pasti kan sakit sakitan,,"
"Semoga kakek Abang ngga papa ya Mah,biar bisa lihat Abang sama Cantika menikah,"
"Iya Mah,,"
Penerbangan selama 23 jam lebih akhirnya sampai juga di Bandara Jakarta,Papih Akbar yang menjemput ,sekarang ke empatnya sudah di dalam mobil yang akan menuju rumah Papah frengki.
"Kalian mau beli makan dulu apa mau langsung pulang,?"
"Langsung Pulang aja,, Mba di rumah sudah memasak buat kita,,"jawab Papah Frengki.
"Iya baiklah,"
"Cantika,,Fatir tau ngga kalau Cantika ke Indonesia,,?"
"Ngga Om,,Cantika ngga kasih tau,"
"Pantes Fatir di rumah uring uringan,katanya hp kamu ngga bisa di hubungi,"
"Kata Mamah sama Papah biar buat kejutan,"
"Iya,, Om setuju,biar aja Fatir uring uringan di rumah,nanti juga langsung seneng kalau lihat kamu datang,"
Sampai di rumah Papah Frengki,Papih Akbar mengobrol dulu dengan papah Frengki,mereka membicarakan tentang rencana besok.
"Jadi mau di mana acaranya,di rumah kamu apa mau di rumah sakit,?"
__ADS_1
"Papah ku minta di rumah,nanti sore Papah ku di bawa pulang,selesai acara nanti kita bawa lagi ke rumah sakit,"
"Kenapa ngga di rumah sakit aja sih,kasihan kalau Pak Agung bolak balik rumah sakit,"
"Ya kita juga pengin nya gitu,tapi Papah ku kekeh aja,,susah,,kita semua serba bingung,ngga di turutin kasihan di turutin kita juga kasihan,biar lah kita hanya ingin Papah senang dan bahagia,,"
"Ya memang sih serba bingung,,"
Papih Akbar pamit pulang setelah setengah jam mengobrol,dan Papih juga bilang besok acara jam 10 pagi.
Sampai di rumah Papih sudah jam 4 sore,dan ternyata Papah Agung sudah di bawa pulang, Papah Agung tau kalau Papih Akbar jemput Frengki dan keluarganya.
"Gimana ,,beres,,,?"
"Beres Pah,,sekarang Papah harus banyak istirahat,obat jangan sampai tidak di minum,besok pagi jam 10 acaranya,,"Papah Agung hanya mengangguk.
Fatir di ruang tamu sedang duduk dan terlihat bete.
"Dek,,Kaka kenapa,,?"tanya Papih.
"Kaka lagi kesal ,kekasihnya dari kemarin susah di hubungin,,"
"Oh,,ya udah Papih ke kamar dulu,,"Atan jawab Iya.
Papih jalan ke kamarnya sambil tersenyum karena berhasil membuat Fatir seters.
Mamih Jihan Dan Mamih Vivi sedang mengobrol di hp,Mamih bilang kalau kebaya untuk Cantika sudah ada di rumahnya.
Untuk acara besok juga Mamih Vivi di bantu Tante Iza sudah menyiapkan semuanya,dari makanan sudah di pesan juga sampai MUA.
Pagi harinya Mamah Jihan membangunkan Cantika cukup pagi,sekitar jam setengah 6 pagi,Mamah menyuruh Cantika untuk mandi dan bersiap.
"Mah,,ini kan masih pagi,emang kita mau jenguk Kakek sepagi ini,,?"
"Iya Sayang,,kita ngga boleh lama,karena kita sudah di tungguin,,"Cantika hanya menurut tanpa banyak tanya lagi.
Fatir juga sama,Mamih membangunkan Fatir cukup pagi,dan Fatir yang semalam ngga bisa tidur sangat susah di bangunkan.
"Ayo Kak bangun,,ini sudah jam 6 pagi,,"
"Mih,,,Kaka masih ngantuk ,,emang kita mau kemana sih,,"
"Di rumah mau ada acara, jadi Kaka harus bersiap sekarang,,ayo bangun,,"
"Iya Mih,,Kaka akan bangun,,tunggu bentar, Kaka kumpulin nyawa dulu,"
"Ya sudah buruan,,Adek,, Adek juga ayo bangun,,,"
"Hemm,,iya Mih,,5 menit lagi yah,"Mamih hanya menggeleng melihat kedua putranya.
Jam 7 Cantika bersama orang tuanya sudah sampai di rumah ,ketiganya langsung di suruh masuk,Cantika melihat banyak orang yang sedang bekerja dan seperti bersiap.
Tapi Cantika tidak banyak tanya,dan mengikuti kedua orang tuanya untuk menemui Kakek Agung.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...