Janji

Janji
Pertanyaan Jebakan


__ADS_3

Atan dan Anton sudah ada di dalam Bar. di dalam Bar sangat ramai.suara musik menggema sangat kencang.banyak cewek cewek seksi dan cantik yang sedang berjoget dengan para pasamganya.


Atan mengajak Antin cari tempat duduk dulu,setelah dapat keduanya duduk.


"Ton,,pesan minuman gih."


"Iya Mas."


Anton memangil pelayan lalu memesan minuman. setelah pesan pelayan Bar mengambilkan pesanan Anton.


Atan tidak tau apa yang di pesan Anton,saat pelayan datang mengantar pesanan Anton,Atan mengerutkan keningnya,karena Anton memesan minuman yang beralkohol.


"Kok kamu pesan minuman itu,?"


"Emang kenapa? di sini minumannya ya kaya gini semua kan.!"


"Apa ngga ada minuman yang ngga ada alkohol nya,?"


"Ngga ada."


"Kalau kita minum ini nanti mabuk dong,!"


"Ya jangan banyak banyak minumnya."


Atan yang ngga pernah minum minum seperti itu tidak bisa cara minumnya. dan Atan meminumnya langsung merasakan mulutnya pahit.


"Ya Tuhan minuman pahit ngga ada enaknya gini kenapa mahal banget sih,"kata Atan bicara dalam hatinya setelah meminum sedikit.


Beda dengan Anton yang sudah pernah meminum minuman seperti yang di minumnya sekarang. Anton bisa cara menikmatinya.


"Ton,,kamu jangan banyak banyak minumnya,nanti mabuk.ingat yah apa niat kita datang kesini,!"


"Iya Mas,,ini soalnya enak."


"Enak apanya sih orang minuman pahit gini,"


Anton mengajak Atan turun untuk joget. Atan langsung mengelengkan kepalanya.


"Kamu aja sanah,Aku nyari mangsa yang sedang kita cari."


"Saya turun dulu ya Mas. kalau ada apa-apa Mas panggil saya aja,"Atan jawab iya.


Setelah Anton pergi,Atan melihat sekeliling sambil tanganya memegang gelas yang berisi minuman.

__ADS_1


Atan merasa ingin pipis,Atan lalu pergi ke toilet. saat Atan jalan ke toilet, di lorong arah toilet banyak pria dan wanita yang sedang bermesraan.


"Ini orang pada ngga bisa bayar hotel kali yah.depan WC umum kok bisa mesra mesra an,"Atan bicara dalam hatinya.


Atan masuk toilet dan pipis."Eh kamu tau pemilik Bar ini ngga,?"saat Atan sedang pipis di sebelahnya ada dua orang yang sedang membicarakan pemilik Bar.


"Tau lah. Pak Elang kan orang yang kejam. wajah tampan dan terlihat kalem gitu.tapi kalau sudah cari masalah dengan nya kita bisa bisa di buat mati oleh nya."


"Wah serem juga.pantas banyak orang yang ngga mau berurusan dengannya."


"Iya. tapi walau seram gitu Pak Elang sangat bucin ke pada dua istrinya."


"Serius itu,!"


"Iya serius,,eh takutnya ada yang menguping pembicaraan kita.udah yuk kita keluar."


"Iya ayo."


Kedua orang itu keluar dari dalam toilet. Atan mendengar semua pembicaraan dua orang tadi.


Atan sudah punya satu kelemahan pemilik Bar ini,yaitu bucin ke istrinya.


"Pantas saja orang yang berurusan dengan istrinya di buat celaka olehnya,"Atan bicara pelan lalu keluar dari toilet.


Saat Atan baru keluar toilet, Atan melihat orang di pukuli. Atan langsung kaget karena orang yang di pukuli ternyata dua orang yang tadi mengobrol di toilet.


"Katanya mereka berdua berani membicarakan tentang pemilik Bar ini,jadi mereka di hajar biar kapok dan tidak melakukanya lagi,"Atan langsung melotot karena tidak menyangka para pengawal pemilik Bar itu bisa tau kalau tadi habis di bicarakan oleh dua orang itu.


Atan balik ke mejanya.setelah duduk mata Atan mencari Anton. Atan ingin mengajaknya pulang .


Fatir dan Cantika sudah tiduran di kasur. Cantika sudah tidak bete lagi ke Fatir,tapi Cantika melarang Fatir untuk bertemu dengan Lisna lagi.


Karena Cantika takut Fatir naksir Lisna. menurut Cantika Lisna memang sangat cantik dan bodinya aja sangat bagus.beda dengan dirinya yang tidak semok.


"Bang,,Abang lebih suka Tika badanya segini apa gemuk ,?"Fatir menghadap Cantika.


"Kenapa tiba tiba bicara tentang gemuk.?"


"Iiihh. jawab aja bisa kan! lebih suka Tika badan segini apa lebih gemuk lagi,"Fatir sebenarnya takut salah jawab. bisa bisa nanti Tika ngambek lagi. Fatir ngga mau pusing.


"Ya badan kamu segini juga bagus kok.jangan terlalu gemuk,karena kegemukan itu ngga bagus."


"Bukanya kalau yang gemuk itu terlihat seksi ya Bang,?"Fatir mau jawab sambil berfikir.

__ADS_1


"Ya ngga semuanya gemuk terlihat seksi.ada juga yang gemuk jadi jelek."


"Kalau Tika gemuk jadi cantik apa jelek Bang,?"


"Kamu sudah segini aja,jangan di gemukkan lagi.karena menurut Abang kamu sudah sangat pas."


"Pas gimana maksudnya.?"


"Badan kamu pas buat di peluk,pas buat di pegang dan dada kamu aja sangat pas di tangan Abang. kalau kamu gemuk nanti Abang susah peluknya,"


"Tapi kalau Tika badanya kaya wanita yang tadi siang gimana? bagus ngga,?"


"Mati aku,,ini pertanyaan jebakan.harus hati hati Jawab kalau sampai salah ngga bisa dapet jatah ini malam,mana udah lama ngga dapat jatah lagi,"Fatir bicara dalam hatinya sambil berpikir buat jawab.karena Fatir siapa wanita yang di maksud.


"Sayang,,sudah yah jangan bahas tentang itu.menurut Abang badan kamu sudah sangat ideal buat Abang. jadi jangan punya niatan ingin gemuk yah. sekarang lebih baik kita main satu ronde dulu gimana? Abang sudah 4 hari ngga di kasih jatah."


"Tapi kaki Abang kan masih sakit."


"Kamu yang kerja gimana? jadi Abang tinggal tiduran aja,"sambil Fatir menggerakan alisnya naik turun.


Cantika tersenyum sambil mengangguk. Fatir langsung bilang yes dengan senang.


Fatir yang tadi tiduran lalu duduk untuk melepaskan baju dan celananya. Cantika hanya tersenyum melihat Fatir yang sangat bersemangat.


"Ayo sayang Abang sudah ngga tahan. lihat lah adik Abang sudah berdiri dengan gagah nya,"sambil tangan Fatir memegangi adik kecilnya.


"Iih Abang ngga sabaran banget ,tunggu bentar yah, Tika mau ke kamar mandi dulu,"Cantika turun dari kasur dan menuju ke kamar mandi.


Cantika mau pipis juga melepaskan bajunya di kamar mandi.setelah pipis dan melepas bajunya, Cantika sudah polos lalu memakai handuk nya.


Cantika lalu keluar dari kamar mandi,dan Cantika langsung kaget saat melihat ternyata Fatir sedang mengobrol dengan Atan dengan pintu di buka cukup lebar.


Ya pastinya Atan melihat Cantika yang hanya pakai handuk. mata Cantika dan Atan bertemu. Cantika langsung buru buru masuk lagi ke kamar mandi sebelum Fatir menengok ke belakang.


Degg..degg..deg..


Jantung Atan berdetak sangat cepat karena tadi baru saja melihat pemandangan indah tapi tak bisa dilihatnya lama.


"Ya udah besok aja bicaranya. ini sudah malam,Aku mau tidur dulu,"kata Fatir. Atan tidak menjawab hanya diam saja. Fatir lalu menutup kembali pintu kamarnya.


Atan lalu menyenderkan badanya di pintu yang sudah tertutup sambil mengusap dadanya.


"Ya Tuhan. ini sungguh menyiksaku,Aku harus cari ide agar Aku bisa pindah dari rumah,secepatnya."

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


Hai kaka Kaka semua mampir juga ke karya teman ku yuk,judulnya CINTA TANPA SPASI,Author yanktie Ino. makasih atas perhatiannya..


__ADS_2