Janji

Janji
Mau Pulang Ke Indonesia


__ADS_3

Sore hari sekitar jam 6 Papah Frengki pulang,saat buka pintu Papah langsung mencium bau masakan,Papah lalu masuk ke dapur.


"Masak apa Mah,,baunya wangi amat,,?"sambil memeluk Mamah dari belakang dan mencium rambutnya.


"Ini masak Sup,,Cantika sama Fatir sudah pulang,"


"Sudah pulang,katanya mereka mau 5 hari,"papah sedikit kaget lalu melepaskan pelukannya.


"Iya,,memang niatnya mereka 5 hari,tapi ngga jadi,tadi Mamah tanya pada Cantika apa ada masalah,dan Cantika bilang Fatir sama tunanganya putus,,"


"Putus,,kok bisa Mah,,'


"Iya,,tapi Mamah belum tau kenapa putusnya,Cantika belum cerita,tadi soalnya Cantika merasa capek,jadi mau istirahat dulu,,"


"Oh,,kita bisa tanyakan nanti kalau gitu,"


"Iya Pah,,Papah Sanah bersih bersih dulu,biar ngga bau asem,,"


"Emang Papah Bau Mah,,?"


"Ya Ngga sedih,tapi Papah Sanah mandi biar seger,,"


"Iya Baiklah nyonyah akan Saya lakukan perintah nyonyah,,"Mamah tersenyum mendengarnya.


Papah masuk ke kamar,sedang Mamah lanjut memasak,Fatir di kamar sedang menelfon Mamahnya,Fatir menceritakan tentang dirinya dan Anita yang sudah putus.

__ADS_1


"Ya sudah Kak kalau itu memang keputusan yang terbaik untuk Kaka dan Anita,Mamih dan Papih hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Kaka,semoga nanti Kaka akan dapat jodoh yang lebih baik dari Anita,"


"Amin ,,iya Mih,,"Fatir bercerita ke Mamahnya masih dengan rasa sedih,Fatir merasa ngga enak ke orang tuanya,tapi mau gimana lagi.


Mamah selesai masak ke kamar Cantika,rupanya Mamah masih kepo.


"Mamah,,Cantika masih ngantuk,"


"Tapi ini sudah setengah tujuh malam,ayo cuci mukanya biar segar,,"Cantika menurut lalu ke kamar mandi untuk cuci muka.


Setelah cuci muka Mamah menyuruh Cantika duduk di sofa yang ada di kamar Cantika.


"Sekarang ceritain kenapa Fatir sama tunangannya putus,"


Cantika menceritakan semuanya dari awal mereka sampai apartemen Anita dan sampai pulang ke Kanada lagi.


"Sayang,apa Anita tau kalau kaki Fatir yang pincang itu bisa sembuh,itu kan ngga permanen,"


"Sudah Mah,tapi Anita tetap ngga peduli,dan tetap ngga mau dengan Abang Fatir,"mamah hanya mengangguk.


"Mungkin memang ini sudah takdir mereka dari Tuhan,dan Fatir sepertinya memang jodoh kamu sayang,,"


"Iya Mah Amin semoga,"


"Ya sudah yuk kita keluar, Mamah sudah masak buat makan malam,"Cantika jawab iya dan keduanya keluar dari kamar.

__ADS_1


Mamah ke kamarnya untuk memanggil Papah,Cantika melamar Fatir untuk melihat Fatir.


"Malam Bang,,"


"Malam,,"Cantika mendekati Fatir.


"Gimana kakinya Bang,sakit ngga,,?"


"Ngga,,"


"Syukurlah,,tidurnya nyaman juga kan?,"


"Nyaman,sangat nyaman,"


"Ya udah yuk kita makan malam, Mamah sudah masak,,"Fatir mengangguk,lalu Cantika membantu Fatir bangun,Cantika tidak ingin membahas masalah Anita,Cantika juga sudah bilang ke Mamah untuk tidak membahas masalah yang di Belanda,dan Mamah akan bilang ke Papah juga untuk tidak membahas nya.


Keduanya keluar dari kamar menuju meja makan,keduanya duduk bersebelahan,lalu Mamah dan Papah juga datang untuk makan malam bersama.


Ke empatnya makan dengan lahap,mereka hanya mengobrol sekedarnya saja.


Selesai makan Mereka berempat mengobrol di ruang tv,Papah membicarakan tentang kaki Fatir yang masih sering sakit.


Papah menjelaskannya,dan Fatir pun paham,"Om,,saya mau pulang ke Indonesia dua hari lagi,saya sangat berterimakasih untuk bantuan Om danTante,juga Cantika,tanpa kalian semua saya pasti tidak bisa secepat ini sembuh,"Cantika cukup kaget saat dengar Fatir mau pulang ke Indonesia,Cantika terus menatap ke Fatir.


***maaf dikit..nanti sore lagi,ini soalnya LG ribet SM kerjaan rumah..

__ADS_1


*jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih****...


__ADS_2