Janji

Janji
Kembali Ke Kanada


__ADS_3

Fatir dan Cantika pulang ke apartemen,Fatir dari tadi terus saja diam, Cantika tidak banyak bicara dan bertanya karena tau Fatir sedang tidak baik baik saja.


Cantika sudah memesan tiket pesawat menuju Kanada,setelah itu Cantika bersiap siap.


"Abang,,semuanya sudah siap,Abang mau ganti baju dulu apa ngga,,?"


"Ngga usah,,Aku pakai baju ini saja,ayok kita berangkat sekarang,,"


"Iya Bang ,,"Cantika yang mendorong koper,saat Fatir mau bantu ,Cantika melarangnya.


"Biar Saya aja Bang,,ini ngga berat kok,,"


Fatir benar benar merasa jadi beban saja,karena tidak bisa membantu Cantika bawa koper,karena Fatir memang merasa kakinya sakit.


"Maaf yah Ka Aku cuman jadi beban,,"


"Abang ngomong apa sih,,sudah yuk kita berangkat,,"


Cantika dan Fatir langsung keluar dari apartemen Anita, keduanya turun kebawah dan naik taxsi menuju Bandara.


Cantika mengambil tangan Fatir untuk di genggamnya,Fatir melihat ke Cantika , Cantika tersenyum dengan manisnya.


"Sudah Bang,jangan terlalu di pikirkan,ini pasti jalan terbaik dari Tuhan untuk Abang dan Anita,percaya sama Tuhan pasti Tuhan sudah punya rencana indah untuk Abang,"Fatir tersenyum tipis dan mengangguk.


"Untungnya ada kamu di sisiku,,Aku jadi tidak akan gila karena Anita,"


"Abang jangan gila dong,,masa gila sih,kalau Abang gila Saya ngga mau ,saya ngga mau nikah sama orang gila,serem,,"Fatir jadi tersenyum,dan cantika merasa senang.


Sampai di bandara keduanya menunggu jam penerbangan sekitar setengah jam,keduanya tidak memberi tau keluarganya kalau mau pulang hari ini,karena Fatir dan Cantika sudah bilang akan 5 hari,tapi ini baru 3 hari itupun sama di jalan.


Saat dengar panggilan penumpang menuju Kanada,Cantika dan Fatir berjalan menuju pesawat.


Cantika mengandeng Fatir karena sudah tidak bawa koper,keduanya berjalan dengan santai.

__ADS_1


Di dalam pesawat Cantika menyandarkan kepalanya di pundaknya.


"Ya Tuhan,,Aku senang sekali rasanya Anita dan Abang putus ,Aku jadi tidak menjadi orang ketiga di antara mereka,maaf Bang Aku bahagia di atas kesedihan Abang,"kata Cantika bicara dalam hatinya,sambil terus bersandar di pundak Fatir,Fatir sesekali menciumi rambut Cantika.


"Ya Tuhan Aku ikhlas dengan semua yang terjadi,mungkin memang Anita itu bukan yang terbaik untuk ku,Cinta Anita ternyata tidak tulus dari hatinya ,melihat kakiku yang pincang begini saja dia sudah tidak mau lagi denganku dan memutuskan pertunangannya dengan ku,beda dengan Cantika yang justru merawatku dengan tulus,"kata Fatir sambil mencium rambut Cantika.


Karena di pesawat cukup lama sekitar 6 jam lebih,keduanya pun tertidur ,Samapi akhirnya mereka sudah Samapi di bandara Kanada.


Cantika dan Fatir langsung naik taxsi menuju rumahnya,sampai di rumah keduanya turun dari taxsi,Mamah yang melihat ada mobil datang langsung keluar.


"Sayang,,,kalian sudah pulang,,"kaya Mamah setelah buka pintu.


"Iya Mah,,kita sudah pulang,"Cantika sambil kasih kode ke Mamah untuk tidak banyak tanya dulu,Mamah langsung paham karena melihat wajah Fatir yang terlihat tidak baik.


Mamah membantu Fatir,sedang Cantika yang mengangkat koper,Fatir langsung masuk kamar karena sudah merasa lelah.


"Kalian istirahat yah,,Mamah akan masak buat kalian,"Saat Mamah sudah mengantar Fatir ke kamarnya dan Cantika mengantar koper Fatir.


"Ngga kok,ya sudah yah,,"Mamah lalu keluar dari kamar Fatir.


Cantika tidak langsung pergi,tapi Cantika membantu Fatir untuk mengusap kakinya dengan salep agar kakinya tidak sakit lagi.


"Abang istirahat yah,,Saya mau ke kamar dulu"


"Iya,,kamu juga istirahat,pasti kamu juga capek kan,"Cantika hanya tersenyum.


Cantika keluar dari kamar Fatir,Cantika tidak langsung ke kamarnya,tapi menuju dapur untuk menemui Mamahnya.


"Masak apa Mah,,?"


"Mamah buat sup,kamu istirahat aja dulu Sanah sayang,pasti capek kan,?"


"Iya Mah,Cantika mau minum dulu,"

__ADS_1


Selesai minum Cantika mau ke kamar,tapi ternyata Mamah kepo.


"Sayang tunggu bentar,,"


"Ada apa Mah,,?"


"Kenapa kalian pulang cepat,apa ada masalah,?"Cantika mengangguk.


"Ada masalah apa sayang,ayo bicara Mamah penasaran,"


"Iihh Mamah ,, Cantika mau istirahat,"


"Iya,,tapi bilang dulu ada apa,,"


"Abang sama Anita putus Mah,"


"Serius,,kok bisa,,"


"Bisa lah Mah,buktinya mereka putus,udah dulu ya Mah,nanti kita lanjut lagi mengobrol nya, Cantika mau istirahat dulu,"


"Ya udah,tapi nanti harus ceritain semuanya ke Mamah yah,"


"Siap,,,"Cantika pun masuk kamar untuk istirahat.


Anita baru saja pulang,saat masuk apartemen ternyata sudah sepi dan gelap,"Mereka beneran pulang juga,,ya syukur lah,,"Kata Anita sambil masuk ke dalam kamarnya.


Saat Anita menyalakan lampu kamarnya,di kasur ada kertas,Anita mengambilnya dan ternyata sebuah surat.


***Aku tidak menyangka ternyata cintamu tidak tulus padaku,hanya karena kakiku yang pincang kamu mengakhiri hubungan kita yang sudah dua taun kita jalani,bahkan kita sudah berencana untuk menikah,tapi Aku tidak akan merasa sedih ,karena Tuhan sudah menujukan siapa kamu sebelum kita menikah.


Aku harap kita tidak akan bertemu lagi,selamat tinggal ,,,,(semoga saja Anita nantinya tidak akan menjadi orang ketiga di rumah tangga Fatir dan Cantika,kita lihat nanti saja ceritanya,,)


Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih***...

__ADS_1


__ADS_2